Anda di halaman 1dari 4

a.

Analisa Data

data etiologi Masalah keperawatan


DS : Operasi secsio caesarea Nyeri
Pasien mengatakan nyeri, nyeri
dirasakan semakin bertambah
ketika bergerak dan berkurang Terputusnya kontinuitas
ketika tidak bergerak. Nyeri jaringan
seperti disayat-sayat, nyeri
doirasakan daerah lokal operasi
dan menyebar keseluruh Merangsang area sensorik
abdomen

DO :
pasien tampak meringis Nyeri
b. Diagnosa :
Nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisik
Definisi :
Pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan yang muncul akibat
kerusakan jaringan yang potensial atau digambarkan dalam hal sedemikian rupa
(international Association For the Study of Pain) : awitan yang tiba-tiba atu lambat dan
intensitas ringan hingga berat dengan akhir yang dapat diantisipasi atau diprediksi dan
berlangsung < 6 bulan
Domain : 12 (kenyamanan)
Kelas : 1 (kenyamanan fisik)

c. intervensi

diagnosa Tujuan Intervensi Rasional


Nyeri akut Tingkat nyeri Monitor TTV
berhubungan Setelah dilakukan tindakan 1.Monitor TD, nadi, 1.Meningkatkan
dengan agen keperawatan selama 1x suhu dan status frekuensi nadi dan
cedera fisik 24jam diharapkan nyeri pernapasan dengan nafas maupun
berkurang dengan kriteria tepat tekanan darah yg
hasil tiba-tiba rendah /naik
merupakan tanda
Indikator A T bahaya
Nyeri yg 2 4 Manajemen nyeri
dilaporkan 2.Lakukan pengkajian 2.Berguna dalam
Panjang 3 4 nyeri komprehensif yg pengawasan
episode meliputi lokasi, keefektifan
nyeri karakteristik, durasi, obat,kemajuan
Ekspresi 2 4 frekuensi, kualitas, penyembuhan.
nyeri wajah intensitas, atau Perubahan
beratnya nyeri dan karakteristik nyeri
Keterangan : faktor pencetus menunjukan
1. Berat terjadinya
2. Cukup berat abses/peritonitas
3. Sedang memerlukan upaya
4. Ringan evaluasi medik dan
5. Tidak ada intervensi
3.Berikan infpormasi
mengenai nyeri, 3.Pengetahuan
seperti penyebab pasien tentang
nyeri, berapa lama penyebab nyeri dan
nyeri akan dirasakan, menurunkan ketidak
dan antisipasi dari nyamanan
ketidak nyamanan
akibat prosedur

4.Ajarkan penggunaan 4.Meningkatkan


teknik nonfarmakologi relaksasi dan
untuk menurunkan pengalihan
rasa nyeri seperti ketidaknyamanan
distraksi relaksasi dan meningkatkan
efek analgetik

5.Berikan individu 5.Meningkatkan


penurunan nyeri koping yang
optimal dengan membantu
peresepan analgetik menghilangkan nyeri

(Moorhead, Johnson, (Bulechek, Butcher, (Doengoes, Moer


L.Maas, Swanson, 2013 Docherman, Wagner House Geissler)
hal. 577) 2013 hal. 198)

d. Implementasi
diagnosa Hari/tgl Implementasi Evaluasi paraf
Nyer akut 1.memonitor TD, nadi, suhu S:
berhubungan dan status pernapasan pasien mengatakan
dengan agen dengan tepat. nyeri berkurang
cedera fisik R : td : 110/70 O:
ditandai dengan Nadi : 100 N : 110/70
terputusnya Suhu : 36,5°C Nadi : 100
kontinuitas Suhu : 36,5°C
jaringan A:
2.Melakukan pengkajian Masalah nyeri
nyeri komprehensif yg teratasi ditandai
meliputi lokasi, karakteristik, dengan skala nyeri 2
durasi, frekuensi, kualitas, (0-10)
intensitas, atau beratnya P:
nyeri dan faktor pencetus Intervensi dihentikan
R : pasien dapat menunjukan
lokasi nyeri

3.Berikan infpormasi
mengenai nyeri, seperti
penyebab nyeri, berapa lama
nyeri akan dirasakan, dan
antisipasi dari ketidak
nyamanan akibat prosedur
R : pasien dapat memahami
informasi yang diberikan
4.Mengajarkan penggunaan
teknik nonfarmakologi
distraksi relaksasi
R : pasien mampu
melakukan teknik nafas
dalam

5.Memberikan obat
penurunan nyeri optimal
dengan obat analgetik
R : pasien mendapatkan obat
analgetik