Anda di halaman 1dari 53

DOKUMEN TEKNIS

KONSULTAN MANAJEMEN BALAI

2.1 TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN


KERJA
A. Tanggapan dan Saran Terhadap Latar Belakang
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk mendukung kedaulatan
pangan nasional sebagai perwujudan kemandirian ekonomi dengan
menggerakan sektor strategis ekonomi domestik sebagaimana termuat
dalam program nawa cita ketujuh melalui pemberdayaan masyarakat
petani dalam perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan
peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah pedesaan.

Penyedia jasa beranggapan bahwa kegiatan ini sangat perlu untuk


dilakukan guna mempercepat program yang akan dicanangkan yaitu
P3-TGAI, agar terlaksana dengan baik dan lancar. Konsultan
Manajemen Balai merupakan salah satu bentuk struktural organisasi
dari P3-TGAI yang bertugas dalam melakukan pendampingan terhadap
pengelola di tingkat balai dan pelaksana lapangan ditingkat masyarakat.
Penyedia jasa menyarankan bahwa selain sosialisasi program kegiatan,
maka perlu juga diadakan Kick Off Meeting dari seluruh struktural yang
terlibat dalam kegiatan ini untuk menyatukan visi dan misi sekaligus
menyiapkan rencana kegiatan yang akan dilakukan khususnya kepada
Konsultan Manajemen Balai.

B. Tanggapan dan Saran Terhadap Maksud, Tujuan, dan


Sasaran
Penyedia Jasa beranggapan bahwa maksud, Tujuan, dan Sasaran yang
tercantum dalam KAK cukup jelas dan terkait dengan latar belakang

1
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

kegiatan ini. Saran kami sebagai Penyedia Jasa adalah perlu adanya
konsisten dari pihak Pemberi Pekerjaan dalam pekerjaan yang akan
dilakukan sebagaimana tercantum dalam KAK khususnya maksud,
tujuan, dan sasarannya.

C. Tanggapan dan Saran Terhadap Lokasi Kegiatan


Penyedia Jasa beranggapan bahwa perlu adanya kerja tim dan
koordinasi yang baik antara pihak pemberi pekerjaan dengan penyedia
jasa yang lebih intensif karena telah diketahui bersama bahwa lokasi
kegiatan ini meliputi 375 daerah irigasi yang terdapat pada 13
Kabupaten di D.I Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah, untuk itu kami
sebagai Penyedia Jasa menyarankan adanya informasi gambaran
kondisi awal lokasi kegiatan yang dimaksud, dimana akan diuraikan
sebagai berikut.
Gambaran Umum Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak
1. Informasi Umum
Wilayah Sungai Serayu-Opak, terletak di Provinsi Jawa Tengah
bagian selatan dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan
luas 12.338,4583 km². Secara administratif, daerah yang berada di
WS Serayu-Opak adalah sebagai berikut:
1) Prov. Jawa Tengah :
Cilacap, Banyumas,
Purbalingga,
Banjarnegara,
Wonosobo,
Temanggung,
Magelang, Purworejo,
Kebumen.
2) Provinsi DIY : Kodya
Yogyakarta, Sleman,
Kulonprogo, Bantul,
Gunungkidul.

2
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Kondisi topografi secara umum terdiri dari wilayah-wilayah


pegunungan, perbukitan dan dataran rendah.

Curah hujan per tahun bervariasi antara 1.700 mm s.d. 4.000 mm


per tahun, dengan variasi hujan bulanan antara 33 s.d. 385 mm
dan jumlah hari hujan antara 57 sampai 102 hari per tahun.

Suhu udara rata-rata berkisar antara 25°C s.d. 27°C. Sedangkan


kelembaban rata-rata yang terjadi berkisar antara 80% s.d. 85%.
Kecepatan angin rata-rata berkisar antara 0,96 m/detik s.d 1,81
m/detik dan penyinaran matahari rerata bervariasi dari 37% s.d.
65%.

Formasi Pra Tersier sampai Kuarter di WS Serayu-Bogowonto


berupa lipatan, kekar dan sesar. Struktur Pra Tersier berupa sesar
naik, turun dan geser dengan orientasi tidak beraturan akibat
tumbukan.

2. Potensi dan Prasarana Sumber Daya Air


a. Sungai
Wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak meliputi
Wilayah Sungai :
1) WS Serayu Bogowonto, 7.344,6083 km² (DAS Serayu,
Bogowonto, Bengawan, Ijo, Luk Ulo, Cokroyasan, Sempor,
Padegolan, Tipar Wawar, Telomoyo, Watugemulung, Pasir,
Tuk, Yasa, Srati, Donan.
2) WS Progo-Opak-Serang, 4.993,85 km² (DAS Progo, Opak,
Serang, Tangsi, Elo, Oyo)

3
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Tabel 2.1 Sungai-Sungai Besar di WS Serayu-Opak

No. Nama Sungai Panjang Sungai (Km) Kabupaten

1 Donan 19.5 Cilacap


2 Serayu 176 Banjarnegara, Cilacap
3 Pancasan/Tajum 25 Cilacap
4 Logawa 25 Banyumas
5 Telomoyo 12 Kebumen
6 Jatinegara 20 Kebumen
7 Wawar 62 Purworejo
8 Bedegolan 15 Kebumen, Wonosobo
9 Bogowonto 65 Purworejo, Temanggung
10 Progo 138 DIY, Jawa Tengah
11 Serang 28 Kulon Progo
12 Opak 65 DIY, Jawa Tengah
13 Oyo 107 DIY, Jawa Tengah

Tabel 2.2 Potensi Pengembangan dan Pemanfatan SDA

4
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Tabel 2.3 Ketersediaan Air Wilayah Sungai Serayu-Opak

b. Bendungan
Bendungan di wilayah BBWS Serayu-Opak, meliputi:

Tabel 2.4 Data Bendungan BBWS Serayu-Opak

1) Bendungan Sermo
a) Informasi Umum
 Lokasi bendungan di
Desa Hargowilis,
Kecamatan Kokap
Kabupaten Kulon
Progo;

5
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

 Diresmikan 20 November 1996. Dibangun Maret 1994


sampai dengan Maret 1996;
 Sungai yang dibendung Kali Ngrancah, Luas DAS 2.200
Ha;dan
 Daerah kritis / lahan kritis : sangat kritis 376,87 Ha,
Kritis 5.247,13 Ha, Agak Kritis 7.089,50 Ha, potensi
kritis 17.990,84 Ha.
b) Data Teknis
 Tipe bendungan urugan batu dengan inti tanah,
Volume 25 juta m³;
 Tinggi bendungan 52,60 m, lebar puncak 8 m, dan
panjang puncak bendungan 190 m;dan
 Manfaat mengairi irigasi 3.550 Ha.

c. Irigasi
Berikut adalah daerah irigasi di WS Serayu-Opak menurut
Kepmen PU 390/KPTS/M/2007 tentang Penetapan status daerah
irigasi yang pengelolaannya menjadi Wewenang dan tanggung
jawab pemerintah, pemerintah provinsi, dan pemerintah
kabupaten/kota.

Tabel 2.5 Daftar Daerah Irigasi Kewenangan

No. Daerah Irigasi Lokasi Luas (Ha) Keterangan


1 Tuk Kuning Klaten & Sleman 264 Lintas Provinsi
Banyum as, Cilacap,
2 Serayu 20.795 Lintas Kab./Kota
Kebumen
Banjarnegara & Purba-
3 Banjarcahyana 5.001 Lintas Kab./Kota
lingga
4 Waduk Wadaslintang Purworejo, Kebumen 31.853 Lintas Kab./Kota
Progomanggis- Temanggung, Mage-
5 3.663 Lintas Kab./Kota
Kalibening lang, Kota Magelang
Karang Talun Sleman, Kota Yogya-
6 (Vanderwijck+Matara 5.159 Lintas Kab./Kota
karta
m)
7 Singomerto Banjarnegara 5.863 Dalam satu Kab./Kota
8 Tajum Banyumas 3.200 Dalam satu Kab./Kota
9 Waduk Sempor Kebumen 6.478 Dalam satu Kab./Kota
10 Boro Purworejo 5.136 Dalam satu Kab./Kota
11 Kedung Putri Purworejo 4.341 Dalam satu Kab./Kota
d.12Pantai
Sistem Kalibawang Kulonprogo 7.152 Dalam satu Kab./Kota
TOTAL 98.875

6
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Pengembangan dan pemanfaatan pantai dilakukan dengan


pengamanan pantai pada WS Serayu Opak yang dititik-beratkan
pada :
1) Pembuatan Pemecah
Gelombang Glagah
Bagian Timur;
2) O&P Muara Sungai
Progo;
3) O&P Jetty Bagian
Selatan BBWS SO;
4) Pembuatan Groundsill
di Muara Sungai
Serang;
5) Pembuatan Krib Pantai Glagah;
6) O&P Pemecah Gelombang Glagah Bagian Barat;
7) O&P Pemecah Gelombang Glagah Bagian Timur;
8) Perbaikan Pantai Samas;
9) Pembuatan Tanggul Barat Pantai Samas
10) Galian Alur Pelabuhan;dan
11) Krib Pantai Glagah.

e. Air Baku
Kegiatan yang dilakukan:
 Pengambilan dari Waduk Sempor sebesar 100 lt/dt, dan telah
dimanfaatkan oleh PDAM seluruhnya;
 Pengambilan dari Waduk Wadaslintang sebesar 800 lt/dt, baru
dimanfaatkan untuk kota Prembun dan sekitarnya sebesar
200 lt/dt;dan
 Bendung Gerak Serayu telah dimanfaatkan untuk air baku
Cilacap sebesar 3 m³/dt dari kapasitas 5 m³/dt.

Tabel 2.6 Tingkat Pelayanan PDAM

Tabel 2.7 Kapasitas Produksi Air Permukaan

7
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

f. Cekungan Air Tanah dan Mata Air

Tabel 2.8 Cekungan Air Tanah


3
Nama Cekungan Kapasitas (m /
th)
Cekungan Air Tanah Serang 128.990.000

Cekungan Air Tanah Progo 4.953.060.000

Cekungan Air Tanah Opak 1.298.290.000

Cekungan Air Tanah Oyo 125.600.000

Cekungan Air Tanah Gunung 833.020.000


Sewu
Cekungan Magelang- 424.260.000
Tabel
Temanggung (air tanah 2.9 Mata
dangkal) Air
Cekungan Magelang- 2.710.000
Temanggung (air tanah dalam)

8
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Gambar 2.1 Peta Cekungan Air Tanah DI. WS Serayu-


Bogowonto
g. Sungai Bawah Tanah
Pada tahun 1982 sampai 1984, dengan dana Grant Pemerintah
Inggris serta dibantu konsultan Sir M. McDonald & Partner
melakukan eksplorasi sungai bawah tanah di wilayah
Pegunungan Seribu, Kabupaten Gunungkidul.

9
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Terdata bahwa pola aliran air tanah di Zona Cekungan Wonosari


berubah dan menyatu dengan sistem pengeringan ( drainage )
membentuk pola aliran sungai bawah tanah di Zona Pegunungan
Seribu.

Dalam kurun waktu 1990 sampai 1995, dalam rangka

menanggulangi kekeringan di zona Pegunungan Seribu,


Departemen Pekerjaan Umum telah membangun jaringan
penyediaan air baku pedesaan bagi 75.000 jiwa di pegunungan
Seribu melalui sistem pompanisasi dengan sumber air baku dari
sungai bawah tanah, antara lain Sistem Bribin ( 80 lt/dt).

Tabel 2.10 Potensi Sungai Bawah Tanah

Nama Sungai Kapasitas rata-


rata
Sungai Bawah Tanah Bribin 956 liter/det
Sungai Bawah Tanah 700 liter/det
Ngobaran
Sungai Bawah Tanah 800 liter/det

10
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Gambar 2.2 Peta Areal Pelayanan Sumber Air Kabupaten


Gunungkidul

Gambar 2.3 Skematik Kawasan Air Baku Sistim Bribin


h. Potensi PLTA
Tabel 2.11 Potensi PLTA DI WS Serayu-Opak

11
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

D. Tanggapan dan Saran Terhadap Lingkup Kegiatan


Lingkup kegiatan yang diuraikan dalam KAK menurut konsultan sudah
mewakili secara garis besarnya saja, untuk dapat menjelaskan secara
detail pihak penyedia jasa harus menyesuaikan dengan pedoman dan
peraturan yang terkait dengan kegiatan, dengan ditunjang pengalaman
tenaga ahli yang mumpuni berdasarkan pengalaman dan ahli dalam
bidangnya, diharapkan kegiatan ini akan berjalan dengan baik dan
menghasilkan keluaran (output) sesuai dengan KAK. Untuk lebih
jelasnya, lingkup kegiatan akan dibahas pada sub bab usulan dokumen
teknis ini.

E. Tanggapan dan Saran Terhadap Keluaran


Keluaran yang tertuang dalam KAK sudah jelas, terselesaikannya
pekerjaan dengan baik merupakan tujuan bersama, Penyedia Jasa
menanggapi bahwa perlu adanya koordinasi yang baik dalam hal ini
sehingga apa yang akan dihasilkan dalam pekerjaan ini tercapai sesuai
dengan ketentuan yang ada.

12
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

F. Tanggapan dan Saran Terhadap Peralatan dan Material dari


Penyedia jasa
Penyedia Jasa menanggapi dalam hal peralatan material, personil dan
fasilitas dari PPK, selain dukungan administrasi dan surat menyurat
disarankan setidaknya perlu adanya perwakilan dari pihak pemberi
pekerjaan yang bersedia mendampingi pihak konsultan dalam
melakukan kegiatan dilapangan, agar dalam pelaksanaan nanti bisa
dengan mudah dalam penyelesaiannya sesuai schedule pekerjaan dan
tentunya hasil kegiatan yang baik.

Menanggapi hal peralatan dan material dari Penyedia Jasa Konsultasi,


maka wajib Penyedia Jasa untuk menyediakan dan memelihara semua
fasilitas dan peralatan yang dipergunakan untuk kelancaran
pelaksanaan pekerjaan.

G. Tanggapan dan Saran Terhadap Jangka Waktu Pelaksanaan


Menanggapi Jangka waktu pelaksanaan kegiatan selama 9 (Sembilan)
bulan, menurut Penyedia Jasa waktu penyelesaian kegiatan sudah
cukup memenuhi dalam rangka menyelesaikan kegiatan dengan baik.
Kewajiban kami sebagai pihak Penyedia Jasa adalah menggunakan
waktu yang telah ditentukan dengan sebaik dan seoptimal mungkin
untuk menghasilkan output yang baik sesuai yang tercantum dalam
KAK. Penyedia Jasa menyarankan dalam hal jangka waktu penyelesaian
kegiatan ini diupayakan konsisten dan komitmen yang kuat antara
pihak Pemberi Pekerjaan dan Penyedia jasa agar pekerjaan
terselesaikan dengan baik sesuai dengan jangka waktu yang telah
disediakan.

H. Tanggapan dan Saran Terhadap Personil


Personil yang tercantum dalam KAK menurut konsultan sudah
memenuhi standar kualifikasi untuk penyelesaian pekerjaan ini,
pendidikan dan pengalaman tiap personil menunjukkan kualitas
pekerjaan yang harus benar-benar menghasilkan output yang baik.
Berdasarkan kualifikasi yang diinginkan pihak pemberi pekerjaan, kami
dari pihak konsultan akan menyediakan personil dengan persyaratan

13
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

yang sesuai seperti yang tercantum dalam KAK sehingga jika dilihat dari
pengalaman personil yang dimiliki dapat menyelesaikan pekerjaan
dengan baik dan sesuai schedule pekerjaaan yang telah ditetapkan.

I. Tanggapan dan Saran Terhadap Jadwal Tahapan


Pelaksanaan Kegiatan
Penyedia Jasa menanggapi bahwasanya jadwal tahapan pelaksanaan
kegiatan belum diuraikan dengan jelas dalam KAK, Penyedia Jasa
menyarankan perlu adanya rincian jadwal tahapan pelaksanaan
kegiatan yang sudah disetujui bersama agar dalam pelaksanaan
pekerjaan nanti bisa menjadi panduan Tenaga Ahli dan Tim Teknis
dalam tahapan demi tahapan pekerjaan yang dilakukan.

J. Tanggapan dan Saran Terhadap Laporan-Laporan


Menanggapi laporan-laporan yang telah dijelaskan KAK, menurut
Penyedia Jasa laporan-laporan tersebut sudah memenuhi keluaran yang
dibutuhkan dalam pekerjaan ini. Pihak penyedia Jasa menyarankan
perlu dilakukannya asistensi terhadap laporan-laporan yang dibuat
sebelum pihak Penyedia Jasa menyerahkan laporan-laporan tersebut ke
Pemberi Pekerjaan, agar pekerjaan yang dilakukan nanti tidak terlalu
banyak membuang waktu hingga berakibat tertundanya penyelesaian
pekerjaan

2.2 PENDEKATAN, METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA


Pelaksanaan Konsultan Manajemen Balai terdiri atas tahapan:
A. Persiapan;
B. Pendampingan;dan
C. Penyelesaian kegiatan.

Kegiatan Konsultan Manajemen Balai dalam pelaksanaannya sebagian


besar pekerjaannya adalah sebagai berikut :
1. Terlaksananya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air
Irigasi (P3-TGAI) sesuai dengan pedoman umum, petunjuk teknis
serta ketentuan lain yang ditetapkan oleh Balai Besar Wilayah
Sungai Serayu Opak;

14
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

2. Membantu BBWS Serayu Opak dalam persiapan dan pelaksanaan


kegiatan P3-TGAI;
3. Membantu BBWS Serayu Opak dalam monitoring dan evaluasi
dalam pelaksanaan P3-TGAI;
4. Menyusun pelaporan pelaksanaan Program Percepatan
Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI);
5. Memberikan pendampingan teknis dan administrasi kepada Tenaga
Pendamping Masyarakat (TPM) dalam melaksanakan
pendampingan terhadap P3A/GP3A/IP3A dalam pelaksanaan P3-
TGAI;
6. Terarahnya pelaksanaan program serta optimalisasi partisipasi
masyarakat tani dalam kegiatan perbaikan, rehabilitasi atau
peningkatan jaringan irigasi sesuai dengan kebutuhan dan
berdasarkan prinsip kemandirian;dan
7. Terlaksananya peningkatan kondisi dan fungsi jaringan irigasi
melalui program P3-TGAI.

Tahap pelaksanaan kegiatan Konsultan Manajemen Balai ini disusun


berdasarkan Permen PUPR No.24 Tahun 2017 tentang P3-TGAI,
mengenai flowchart kegiatan KMB dapat dilihat pada Gambar 2.4.

15
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

MULAI

Sosialisasi Kegiatan P3-TGAI


Pelaksanaan ToT kepada TPB
dan/atau KMB
Pelaksanaan pelatihan (Training)
kepada TPM
Pelaksanaan Sosialisasi P3-TGAI di
Tingkat BBWS/BWS
Pelaksanaan Sosialisasi P3-TGAI di
Tingkat Penerima P3-TGAI
Pelaksanaan Musyawarah Desa I

TAHAP PERSIAPAN
Usulan Calon Penerima P3-TGAI
kepada PPK

Verifikasi
P3A/GP3A/IP3A oleh
Tidak
KMB
Ya
Penetapan dan Pengesahan
P3A/GP3A/IP3A

Survei Perbaikan Jaringan Irigasi, Rehabilitasi


Jaringan Irigasi atau Peningkatan Jaringan Irigasi
Pelaksanaan Musyawarah
Desa II
Penyusunan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A
270 Hari Kalender

Usulan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A
kepada PPK

Verifikasi
RKP3A/RKGP3A/ Tidak
RKIP3A

TAHAP PENDAMPINGAN
Ya

Pelaksanaan, Pemantauan, Pengawasan dan Evaluasi, Pelaporan,


dan Pendokumentasian Kegiatan Perbaikan Jaringan Irigasi,
Rehabilitasi Jaringan Irigasi atau Peningkatan Jaringan Irigasi
Musyawarah Desa III TAHAP PENYELESAIAN KEGIATAN

Laporan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan P3- TGAI

Surat Pernyataan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan (SP3K) P3-TGAI

Persetujuan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A oleh PPK


Penyerahan Hasil Pekerjaan

Penandatanganan Pakta
Gambar 2.4 FlowChart
Integritas dan PKS Kegiatan
SELESA
I
Pencairan Dana Pencairan Dana
Tahap I Tahap II

16
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

A. Tahap Persiapan
Tahap persiapan kegiatan ini terdiri atas:
1. Sosialisasi Kegiatan P3-TGAI di Tingkat Pusat
Setelah ditetapkannya Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat tentang penetapan lokasi daerah irigasi
penerima P3-TGAI, TTP melaksanakan sosialisasi kegiatan P3-
TGAI yang meliputi sosialisasi Pedoman Umum P3-TGAI dan
Petunjuk Teknis Pelaksanaan P3-TGAI kepada Kepala BBWS/BWS,
Kasatker, PPK, dan TPB.
2. ToT kepada TPB dan/atau KMB
ToT dilaksanakan oleh TTP kepada TPB dan/atau KMB dalam
rangka pembekalan pelaksanaan P3-TGAI.
3. Pelatihan kepada TPM
Untuk memberikan pembekalan pendampingan TPM kepada
P3A/GP3A/IP3A dalam pelaksanaan P3-TGAI, TPB melakukan
pelatihan kepada TPM dengan difasilitasi oleh Kasatker.
4. Materi pelatihan tersebut antara lain berisi petunjuk teknis P3-
TGAI, tata cara pelaksanaan pekerjaan secara swakelola, tata
cara desain serta pengawasan pekerjaan perbaikan jaringan
irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan peningkatan jaringan
irigasi.
5. Sosialisasi P3-TGAI di Tingkat BBWS/BWS
Sosialisasi P3-TGAI di tingkat BBWS/BWS dilaksanakan oleh TPB
kepada Camat, Kepala Desa, Pengamat dan Juru Pengairan pada
daerah irigasi penerima P3-TGAI.
Dalam hal diperlukan, BBWS/BWS dapat melibatkan TPM dalam
sosialisasi P3-TGAI di tingkat BBWS/BWS.
6. Sosialisasi P3-TGAI di tingkat penerima P3-TGAI
Sosialisasi P3-TGAI di tingkat penerima P3-TGAI dilaksanakan
oleh TPM untuk memberikan penjelasan petunjuk teknis
pelaksanaan P3-TGAI dan pakta integritas kepada P3A/GP3A/IP3A
dan aparatur desa.
Format berita acara sosialisasi P3-TGAI di tingkat penerima P3-
TGAI sebagaimana tercantum dalam Format yang telah
ditentukan.
7. Musyawarah Desa I
17
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Musyawarah desa I dilaksanakan di tingkat desa dengan


didampingi oleh TPM untuk melakukan pemilihan dan penetapan
P3A/GP3A/IP3A calon penerima P3-TGAI serta pembentukan Tim
Swakelola. Dalam pembentukan Tim Swakelola agar melibatkan
peran perempuan.
Hasil musyawarah desa I tersebut dituangkan dalam berita acara.
Format berita acara musyawarah desa I sebagaimana tercantum
dalam Format yang telah ditentukan.
Berdasarkan Musyawarah Desa I di atas, Ketua P3A/GP3A/IP3A
menyampaikan usulan calon penerima P3-TGAI dan susunan
keanggotaan Tim Swakelola beserta dokumen administrasi
pendukung lainnya yang diperlukan kepada PPK.
Format surat usulan calon penerima P3-TGAI sebagaimana
tercantum dalam Format yang telah ditentukan.
8. Verifikasi Calon P3A/GP3A/IP3A Penerima P3-TGAI
Verifikasi calon P3A/GP3A/IP3A penerima P3-TGAI dilakukan oleh
KMB.
KMB menyampaikan hasil verifikasi calon P3A/GP3A/IP3A
penerima P3-TGAI tersebut kepada PPK.
Verifikasi calon P3A/GP3A/IP3A penerima P3-TGAI tersebut
dilakukan dengan memeriksa kelengkapan administrasi.
Pelaksanaan verifikasi calon P3A/GP3A/IP3A penerima P3-TGAI
tersebut, dilakukan untuk memeriksa:
a. Keabsahan administrasi identitas calon P3A/GP3A/IP3A
penerima P3-TGAI sesuai dengan persyaratan yang tercantum
dalam Pedoman ini;
b. Kelengkapan dan keabsahan data pengurus P3A/GP3A/IP3A
(dilengkapi kartu tanda penduduk masing-masing pengurus
yang masih berlaku);
c. Nomor rekening pada bank pemerintah atas nama
P3A/GP3A/IP3A (bukan Bank Perkreditan Rakyat dan tidak
atas nama perseorangan); dan
d. Data pengalaman dan kompetensi P3A/GP3A/IP3A dalam
melaksanakan pekerjaan perbaikan jaringan irigasi/
rehabilitasi jaringan irigasi/peningkatan jaringan irigasi.
18
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

e. Penetapan dan pengesahan P3A/GP3A/IP3A


Berdasarkan hasil verifikasi calon P3A/GP3A/IP3A penerima
P3-TGAI yang dilakukan oleh KMB, PPK melakukan penetapan
P3A/GP3A/IP3A penerima P3-TGAI untuk selanjutnya disahkan
oleh Kasatker.
Format surat keputusan penetapan P3A/GP3A/IP3A penerima
P3-TGAI sebagaimana tercantum dalam Format yang telah
ditentukan.

B. Tahap Pendampingan
Tahap pendampingan terdiri atas:
1. Survai Perbaikan Jaringan Irigasi, Rehabilitasi Jaringan Irigasi
Atau Peningkatan Jaringan Irigasi
Survai perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi atau
peningkatan jaringan irigasi dilaksanakan oleh P3A/GP3A/IP3A
dengan didampingi oleh TPM dengan tujuan untuk pengumpulan
data kondisi jaringan irigasi.
Pengumpulan data kondisi jaringan irigasi tersebut digunakan
untuk melakukan penyusunan usulan perbaikan jaringan irigasi,
rehabilitasi jaringan irigasi atau peningkatan jaringan irigasi, sket
lokasi, sket desain, serta rencana anggaran dan biaya.
2. Musyawarah Desa II Untuk Menentukan Prioritas Kegiatan
Musyawarah desa II untuk menentukan prioritas kegiatan
dilaksanakan oleh P3A/GP3A/IP3A dengan didampingi oleh TPM
bertujuan untuk menentukan prioritas perbaikan jaringan irigasi,
rehabilitasi jaringan irigasi atau peningkatan jaringan irigasi yang
akan dilaksanakan dalam kegiatan P3-TGAI.

Musyawarah desa II dilaksanakan dalam rangka mencapai


kesepakatan mengenai:
a. Permasalahan irigasi pada lokasi tersebut;
b. Beberapa usulan penanganan masalah irigasi;
c. Pemilihan upaya penanganan masalah berdasarkan urutan
prioritas;
d. Kejelasan prosedur dan mekanisme pelaksanaan P3-TGAI;

19
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

e. Kesepakatan perihal pelaksanaan perbaikan jaringan irigasi,


rehabilitasi jaringan irigasi atau peningkatan jaringan irigasi
secara swakelola;
f. Kesanggupan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pakta
Integritas; dan
g. Prosedur serta tata cara pengorganisasian dalam hal
pengawasan pekerjaan oleh P3A/GP3A/IP3A.
Hasil Musyawarah Desa II dituangkan dalam Berita Acara.
Format berita acara pelaksanaan musyawarah desa II
sebagaimana tercantum dalam Format yang telah ditentukan.
3. Penyusunan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A
Penyusunan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A dilaksanakan oleh
P3A/GP3A/ IP3A dengan didampingi TPM yang berisi rencana
kerja pelaksanaan P3-TGAI.
Format RKP3A/RKGP3A/RKIP3A sebagaimana tercantum dalam
Format yang telah ditentukan.
RKP3A/RKGP3A/RKIP3A tersebut meliputi:
a. Sket lokasi dan sket desain
Format sket lokasi sebagaimana tercantum dalam Format
yang telah ditentukan;
b. Jenis dan kuantitas kegiatan perbaikan jaringan irigasi,
rehabilitasi jaringan irigasi atau peningkatan jaringan irigasi
yang akan dilaksanakan, berupa perhitungan volume
pekerjaan
Format perhitungan volume sebagaimana tercantum dalam
Format yang telah ditentukan;
c. Rencana anggaran dan biaya
Format rencana anggaran biaya sebagaimana tercantum
dalam Format yang telah ditentukan.
Rencana anggaran dan biaya dilampiri:
1)Daftar satuan bahan, material, alat bantu, dan tenaga kerja
Format harga satuan bahan, material, alat bantu, dan
tenaga kerja sebagaimana tercantum dalam Format yang
telah ditentukan.
2)analisa harga satuan
Format analisa harga satuan sebagaimana tercantum dalam
Format yang telah ditentukan.

20
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

d. jadual pelaksanaan P3-TGAI


Format jadual pelaksanaan P3-TGAI sebagaimana tercantum
dalam Format yang telah ditentukan;
4. Usulan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A
RKP3A/RKGP3A/RKIP3A beserta lampirannya disampaikan kepada
PPK.
5. Verifikasi RKP3A/RKGP3A/RKIP3A
Verifikasi RKP3A/RKGP3A/RKIP3A dilaksanakan oleh KMB dan
hasil verifikasi RKP3A/RKGP3A/RKIP3A disampaikan kepada PPK.
Pelaksanaan verifikasi RKP3A/RKGP3A/RKIP3A tersebut, meliputi:
a. pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian RKP3A/RKGP3A/
RKIP3A dengan kriteria perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi
jaringan irigasi atau peningkatan jaringan irigasi;
b. Penentuan urutan prioritas kegiatan perbaikan jaringan irigasi,
rehabilitasi jaringan irigasi atau peningkatan jaringan irigasi
yang dilengkapi dengan dokumen administrasi dan teknis
(kelengkapan administrasi dan RKP3A/RKGP3A/ RKIP3A); dan
c. Jenis pekerjaan yang diusulkan dalam RKP3A/RKGP3A/
RKIP3A harus sesuai dengan kemampuan teknis kelompok
masyarakat pelaksana pekerjaan. Hasil verifikasi RKP3A/
RKGP3A/RKIP3A dilaporkan kepada PPK.
6. Persetujuan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A
Berdasarkan hasil verifikasi RKP3A/RKGP3A/RKIP3A dari KMB,
PPK memeriksa dan menyetujui RKP3A/RKGP3A/RKIP3A.
7. Penandatanganan pakta integritas dan PKS
Penandatanganan pakta integritas dilakukan oleh Ketua
P3A/GP3A/ IP3A dengan disetujui oleh Kepala Desa dan diketahui
oleh PPK.
Pakta integritas tersebut dibuat dalam rangkap 3 (tiga) dengan
ketentuan:
a. rangkap pertama disimpan oleh Ketua P3A/GP3A/IP3A;
b. rangkap kedua disimpan oleh Kepala Desa; dan
c. rangkap ketiga disimpan oleh PPK.
Penandatanganan PKS dilaksanakan oleh Ketua P3A/GP3A/IP3A
dengan PPK.
Format PKS sebagaimana tercantum dalam Format yang telah
ditentukan.

21
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

8. Penyaluran atau pencairan dana P3-TGAI


Penyaluran atau pencairan dana P3-TGAI dilaksanakan sesuai
dengan ketentuan yang telah ditentukan.
9. Pelaksanaan perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi
atau peningkatan jaringan irigasi
Pelaksanaan perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi
atau peningkatan jaringan irigasi dilaksanakan oleh
P3A/GP3A/IP3A dengan didampingi oleh TPM.
Proses pelaksanaan perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi
jaringan irigasi atau peningkatan jaringan irigasi tersebut antara
lain:
a. Pekerjaan persiapan (misalnya pengukuran lapangan,
pembersihan lapangan, dan penyiapan lokasi);
b. Pengadaan material dan barang
Pengadaan material dan barang harus sesuai dengan
spesifikasi atau rincian material dan barang yang telah
disepakati dan disetujui dalam RKP3A/RKGP3A/RKIP3A.
Material yang akan digunakan harus diperiksa oleh Tim
Pengawas.
Proses pengadaan material dan/atau barang dilakukan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Pengadaan material dan/atau barang dapat dibeli langsung
kepada penyedia material dan/atau barang dengan bukti
berupa:
1) Nota pembelian/bukti pembelian untuk pengadaan material
dan/atau barang dengan nilai sampai dengan Rp
10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah);
2) Kuitansi dengan materai secukupnya untuk pengadaan
material dan/atau barang dengan nilai sampai dengan Rp
50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah); dan
3) Surat perintah kerja untuk pengadaan material dan/atau
barang dengan nilai sampai dengan Rp 200.000.000,00
(dua ratus juta rupiah).

22
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Material harus disimpan sedemikian rupa untuk menjamin


perlindungan kualitas dan mudah diperiksa.
c. Pelaksanaan konstruksi;
Dalam pelaksanaan konstruksi, dilakukan pengawasan
kuantitas dan kualitas serta memeriksa bahan-bahan yang
ditempatkan, dipindahkan, atau yang terpasang.
d. Pengaturan tenaga kerja
Jadual kebutuhan tenaga kerja harus disesuaikan dengan
target jumlah dan waktu. Bila kondisi pekerjaan diperkirakan
tidak bisa diselesaikan, maka tenaga kerja perlu ditambah;
e. Pengendalian waktu (jadual pekerjaan)
Jadual pekerjaan tersebut dijabarkan ke dalam target harian,
kemudian diperiksa terhadap pencapaian target hariannya.
Apabila target harian tidak terpenuhi maka selisih volume
harus diprogramkan untuk hari berikutnya; dan
f. Pengendalian dana dan/atau biaya.
10. Pelaporan dan Dokumentasi
Pelaporan dan dokumentasi pelaksanaan P3-TGAI dilakukan oleh
P3A/GP3A/IP3A dengan didampingi TPM.
Hasil pelaporan dan dokumentasi tersebut disampaikan kepada
PPK.
Pengambilan dokumentasi gambar dalam kegiatan ini
menggunakan (Drone), manfaat drone untuk pertanian/irigasi
sendiri berawal dari kemampuannya melakukan pergerakan
dalam area jangkauan yang sangat luas dan ruang gerak sempit.
Alat ini sanggup mencapai tempat-tempat yang tidak mungkin
dijangkau oleh helikopter. Kemampuan pemetaan drone pun
dijadikan alternatif metode pemetaan lain yang membutuhkan
biaya dan resiko yang jauh lebih tinggi.

Manfaat drone untuk pertanian/irigasi sebenarnya secara umum


dapat dibagi menjadi 3, antara lain;
1. Pemetaan
Memetakan area lahan serta
mengidentifikasi jumlah serta
umur tanaman menjadi hal
23
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

yang penting bagi petani modern. Drone pertanian yang dapat


dimanfaatkan untuk survei tanaman berikut pemetaan ini
meliputi penggambilan gambar otomatis dengan berbagai
sensor yang terpasang dan GPS. Pemetaan lahan berikut
tanaman menggunakan drone bisa menjadi lebih presisi dan
efisien.
2. Penyiraman/ Penyemprotan
Dibanding dengan
penggunaan mesin traktor
konvensional, drone
menawarkan penyemprotan
yang lebih efisien, terukur
dan merata. Drone Yamaha RMAX yang sanggup memuat
beban 24,94 kg berupa pupuk maupun obat, menjadi yang
pertama memiliki ijin standar penggunaan penyemprotan.
3. Monitoring
Manfaat drone untuk
pertanian lainnya adalah
memonitor kondisi tanaman
secara rutin dan konstan
lewat gambar udara. Citra
tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi adanya
permasalahan yang sulit dilihat langsung, kandungan air dan
kesehatan tanaman hingga deteksi hama.
11. Tahap Pengawasan Dan Evaluasi
a. Pengawasan
Pengawasan pekerjaan dilakukan oleh P3A/GP3A/IP3A melalui
Tim Pengawas untuk mengawasi pekerjaan mulai dari tahap
persiapan sampai dengan tahap penyelesaian kegiatan.
Pengawasan tersebut meliputi pengawasan administrasi,
pengawasan teknis, dan pengawasan keuangan.
Pengawasan administrasi, pengawasan teknis, dan
pengawasan keuangan tersebut dilakukan dengan ketentuan
sebagai berikut :
24
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

1) Pengawasan administrasi yang dilakukan terhadap


dokumentasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan;
2) Pengawasan teknis terhadap hasil pelaksanaan pekerjaan
untuk mengetahui realisasi fisik pekerjaan lapangan,
meliputi:
a) Pengawasan terhadap bahan meliputi pengadaan,
pemakaian, dan sisa bahan;
b) Pengawasan terhadap penggunaan peralatan atau suku
cadang untuk menghindari tumpang tindih pemakaian
di lapangan; dan
c) Pengawasan terhadap penggunaan tenaga kerja atau
ahli agar pelaksanaan pekerjaan sesuai yang
direncanakan; dan
3) Pengawasan keuangan yang mencakup cara pembayaran
serta efisiensi dan efektifitas penggunaan keuangan.
Dalam hal berdasarkan hasil pengawasan Pengawasan
administrasi, pengawasan teknis, dan pengawasan keuangan
tersebut ditemukan penyimpangan, PPK harus segera
mengambil tindakan.
b. Evaluasi
Evaluasi terhadap pelaksanaan P3-TGAI dilaksanakan oleh Tim
Pengawas.
Tim Pengawas tersebut melakukan evaluasi terhadap:
1) Pengadaan dan penggunaan material atau bahan;
2) Pengadaan dan penggunaan tenaga kerja;
3) Pengadaan dan penggunaan peralatan;
4) Realisasi keuangan dan biaya yang diperlukan;
5) Pelaksanaan fisik; dan
6) Hasil kerja setiap jenis pekerjaan.
Hasil evaluasi tersebut berupa masukan dan rekomendasi
yang disampaikan kepada Ketua P3A/GP3A/IP3A.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut P3A/GP3A/IP3A
melakukan perbaikan dan peningkatan pelaksanaan P3-TGAI.

C. Tahap Penyelesaian Kegiatan


Tahap penyelesaian kegiatan terdiri atas:
1. Musyawarah Desa III

25
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Musyawarah desa III diawali dengan pelaksanaan survai oleh


P3A/GP3A/IP3A terhadap pekerjaan fisik yang telah mencapai
100% (seratus persen).
Musyawarah desa III dilaksanakan dalam rangka melaporkan
hasil pekerjaan P3-TGAI oleh P3A/GP3A/IP3A kepada masyarakat
desa, Musyawarah desa III tersebut dilaksanakan dalam hal:
a. Kondisi pada saat seluruh jenis kegiatan dinyatakan telah
selesai dilaksanakan (100%); dan
b. Rangkuman penggunaan dana, dan pelaksanaan kegiatan
(memuat volume, jumlah hari orang kerja, gambar-gambar/as
built drawing) berdasarkan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A dan
kondisi aktual di lapangan.
Hasil musyawarah desa dituangkan dalam bentuk berita acara
musyawarah desa III.
Format berita acara musyawarah desa III sebagaimana tercantum
dalam Format yang telah ditentukan.
2. Laporan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan P3-TGAI
Laporan penyelesaian pelaksanaan kegiatan P3-TGAI disusun oleh
P3A/GP3A/IP3A untuk disampaikan kepada PPK.
Format laporan penyelesaian pelaksanaan kegiatan P3-TGAI
sebagaimana tercantum dalam Format yang telah ditentukan.
laporan penyelesaian pelaksanaan kegiatan P3-TGAI dengan
melampirkan:
a. Laporan kemajuan fisik yang telah mencapai 100% (seratus
persen) yang dibuktikan dengan berita acara pemeriksaan
hasil pekerjaan P3-TGAI.
Format laporan kemajuan pelaksanaan kegiatan P3-TGAI
sebagaimana tercantum dalam Format yang telah ditentukan;
Format berita acara pemeriksaan hasil pekerjaan P3-TGAI
sebagaimana tercantum dalam Format yang telah ditentukan;
b. Foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan 100% (seratus
persen);
c. Berita acara musyawarah desa III beserta lampirannya.
d. Data pendukung posisi progres 50% (lima puluh persen)
sampai dengan 100% (seratus persen) berupa:
1)catatan harian, laporan 2 (dua) mingguan dan bulanan.

26
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Format laporan penggunaan bahan sebagaimana tercantum


dalam Format yang telah ditentukan.
Format laporan kondisi cuaca sebagaimana tercantum
dalam Format yang telah ditentukan.
2)salinan absensi tenaga kerja
Format absensi tenaga kerja sebagaimana tercantum dalam
Format yang telah ditentukan;
3)buku kas yang dilampiri salinan bukti pembelian (nota)/
kuitansi
Format laporan keuangan/buku kas P3A/GP3A/IP3A
sebagaimana tercantum dalam Format yang telah
ditentukan;
3. Surat Pernyataan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan P3-TGAI
Surat pernyataan penyelesaian pelaksanaan kegiatan P3-TGAI
dibuat oleh P3A/GP3A/IP3A dan disampaikan kepada PPK.
Format surat pernyataan penyelesaian pelaksanaan kegiatan
(SP3K) P3-TGAI sebagaimana tercantum dalam Format yang telah
ditentukan.
4. Penyerahan Hasil Pekerjaan Dari P3A/GP3A/IP3A
Penyerahan hasil pekerjaan dari P3A/GP3A/IP3A dilakukan oleh
P3A/GP3A/IP3A setelah pekerjaan selesai kepada PPK.
Penyerahan hasil pekerjaan tersebut dituangkan dalam berita
acara penyerahan hasil pekerjaan.
Format berita acara penyerahan hasil pekerjaan oleh
P3A/GP3A/IP3A sebagaimana tercantum dalam Format yang telah
ditentukan.
5. Pemeliharaan Pekerjaan
Pemeliharaan pekerjaan wajib dilaksanakan oleh P3A/GP3A/IP3A.
Pemeliharaan pekerjaan bertujuan untuk memelihara hasil
pelaksanaan P3-TGAI.
6. Tindak lanjut penyelesaian pekerjaan yang belum selesai
Tindak lanjut penyelesaian pekerjaan yang belum selesai
dilakukan dalam hal berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan
terdapat kekurangan dalam pelaksanaan termasuk administrasi,
maka PPK memerintahkan kepada P3A/GP3A/IP3A untuk
menyelesaikan kegiatan dan/atau melakukan perbaikan.
7. Penyerahan Hasil Pekerjaan Dari PPK
27
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Penyerahan hasil pekerjaan dari PPK kepada Kasatker yang


dituangkan dalam berita acara serah terima hasil pekerjaan.
Format berita acara penyerahan hasil pelaksanaan P3-TGAI oleh
PPK kepada Kepala Satuan Kerja sebagaimana tercantum dalam
Format yang telah ditentukan.
8. Penyerahan hasil P3-TGAI
Berdasarkan hasil serah terima pekerjaan dari PPK kepada
Kasatker, Kasatker tersebut menyerahkan hasil P3-TGAI kepada
Pemerintah Desa yang dituangkan dalam berita acara serah
terima hasil pekerjaan.
Format berita acara penyerahan hasil pelaksanaan P3-TGAI oleh
Kepala Satuan Kerja sebagaimana tercantum dalam Format yang
telah ditentukan.

2.2.1. Program Kerja


Dalam menyelesaikan pekerjaan ini, tim akan menyusun langkah-
langkah yang sesuai dalam KAK, adapun program kerja yang akan
dilakukan meliputi:
A. Tahap Persiapan
1. Sosialisasi Kegiatan P3-TGAI;
2. Pelaksanaan ToT kepada TPB dan/atau KMB;
3. Pelaksanaan Pelatihan (Training) kepada TPM;
4. Pelaksanaan Sosialisasi P3-TGAI di Tingkat BBWS/BWS;
5. Pelaksanaan Sosialisasi P3-TGAI di Tingkat Penerima P3-TGAI;
6. Pelaksanaan Musyawarah Desa I;
7. Usulan Calon Penerima P3-TGAI Kepada PPK;
8. Verifikasi P3A/GP3A/IP3A oleh KMB;dan
9. Penetapan dan Pengesahan P3A/GP3A/IP3A.

B. Tahap Pendampingan
1. Survey Perbaikan Jaringan Irigasi, Rehabilitasi Jaringan Irigasi
atau Peningkatan Jaringan Irigasi;
2. Pelaksanaan Musyawarah Desa II;
3. Penyusunan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A;
4. Usulan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A kepada PPK;
5. Verifikasi RKP3A/RKGP3A/RKIP3A;
6. Persetujuan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A oleh PPK;
7. Pencairan Dana Tahap I dan Tahap II;dan

28
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

8. Pelaksanaan, Pemantauan, Pengawasan dan Evaluasi, Pelaporan,


dan Pendokumentasian Kegiatan Perbaikan Jaringan Irigasi,
Rehabilitasi Jaringan Irigasi atau Peningkatan Jaringan Irigasi.

C. Tahap Penyelesaian Kegiatan


1. Musyawarah Desa III;
2. Laporan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan P3-TGAI;
3. Surat Pernyataan Penyelesaian Pelaksanaan Kegiatan (SP3K) P3-
TGAI;
4. Penyelesaian Hasil Pekerjaan;dan
5. Pemeliharaan Pekerjaan.

D. Pelaporan
Pelaporan yang harus dibuat untuk pekerjaan ini terdiri dari :
1. Rencana Mutu Kontrak
Penyedia jasa membuat Rencana Mutu Kontrak yang mengacu
kepada Permen PU Nomor 04/PRT/M/2009 tentang Sistem
Jaminan Mutu dan Pedoman QA dari SDA. Dokumen RMK harus
disetujui oleh pihak Direksi Pekerjaan dan harus memuat
diantaranya Struktur Organisasi, Tugas, tanggung jawab dan
wewenang, Bagan Alir Pelaksanaan Kegiatan, Jadwal
Pelaksanaan Kegiatan, Jadwal Peralatan, Jadwal Material, Jadwal
Personil, Jadwal Arus Kas, Rencana & Metoda Verifikasi, Validasi,
Monitoring, Evaluasi, Inspeksi Dan Pengujian & Kriteria
Penerimaannya, Jadwal Kriteria Penerimaan, Daftar Induk
Dokumen, Daftar Induk Rekaman/Bukti Kerja, Metode
Pelaksanaan, Daftar Produk yang diserahkan, Daftar Simak serta
Jadwal Aktifitas Pelaksanaan Pekerjaan.
RMK diserahkan selambat-lambatnya 3 (tiga) minggu setelah
terbitnya SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) laporan.
2. Laporan Pendahuluan
a. Rencana kerja penyedia jasa secara menyeluruh
(persiapan meliputi mobilisasi personil, penyediaan kendaraan
operasional dan lain-lain);
b. Mobilisasi tenaga ahli dan tenaga pendukung Iainnya;
c. Jadwal kegiatan penyedia jasa;
d. Jadwal penugasan personil dan peralatan;
29
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

e. Hasil kesimpulan sementara hasil pengumpulan data,


gambar/peta dan laporan hasil kegiatan terdahulu yang
terkait (bila ada), tinjauan lapangan, identifikasi
permasalahan.
f. Kendala-kendala yang mungkin akan terjadi selama
pelaksanaan pekerjaan nantinya.
Laporan pendahuluan didiskusikan dengan direksi dan
dipresentasikan, tanggapan, masukan dan perbaikan-perbaikan
dari hasil pembahasan Laporan Pendahuluan dimasukkan dalam
Laporan Antara. Laporan diserahkan paling lambat 1 (satu)
bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) laporan.
3. Laporan Antara
Memuat hasil seluruh pelaksanaan kegiatan pada pertengahan
waktu kontrak, berisi antara lain capaian tahapan kegiatan,
capaian progress fisik dan keuangan, dokumentasi kegiatan,
masalah yang terjadi serta solusi yang telah dilakukan.
Tanggapan, saran dan masukan yang relevan dari hasil
pembahasan Laporan Antara segera diperbaiki dan yang
memerlukan tindaklanjut pada tahapan kegiatan selanjutnya
agar dimasukkan dalam Laporan Akhir.
Laporan diserahkan selambat-Iambatnya 6 (enam) bulan sejak
SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima) rangkap laporan.
4. Draft Laporan Akhir
Laporan Akhir Sementara berisi tentang proses pelaksanaan
kegiatan dari awal sampai dengan akhir kontrak, meliputi data
tahapan kegiatan, data progress fisik dan keuangan,
dokumentasi kegiatan, masalah yang terjadi serta solusi yang
telah dilakukan.
Tanggapan, saran dan masukan yang relevan dari hasil Diskusi
Teknik Laporan Akhir Sementara akan dimasukkan dalam
Laporan Akhir
Laporan Akhir Sementara diserahkan paling lambat pada akhir
waktu kontrak dibuat sebanyak 5 (lima) rangkap laporan.
5. Laporan Akhir

30
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Laporan Akhir ini merupakan penyempurnaan dari Laporan Akhir


Sementara yang telah disusun setelah mendapatkan masukan
dari pelaksanaan diskusi teknik. Laporan diserahkan paling
lambat 1 (satu) minggu setelah berakhirnya waktu kontrak
dibuat sebanyak 5 (lima) rangkap laporan.
6. Laporan Bulanan
Laporan Bulanan memuat:
a. Tahapan Kegiatan;
b. Progres pelaksanaan fisik lapangan di setiap P3A/GP3A/IP3A;
c. Progres penyerapan dana di setiap P3A/GP3A/IP3A;
d. Permasalahan yang terjadi di setiap P3A/GP3A/IP3A; beserta
upaya penanganan yang telah dan akan dilakukan.
e. Pengaduan masyarakat yang terjadi;
f. Ringkasan pelaksanaan program P3-TGAI bulanan secara
keseluruhan pada wilayah kerja BBWS Serayu Opak.
g. Dokumentasi pelaksanaan kegiatan.
Laporan diserahkan selambat-Iambatnya 1 (satu) minggu setiap
awal bulan berikutnya dibuat sebanyak 5 (lima) rangkap laporan.
7. Laporan Verifikasi
Laporan Verifikasi berisi tentang profil dan legalitas dari
P3A/GP3A/IP3A, seperti Legalitas pendirian, Susunan Orgaisasi,
Copy NPWP, Copy Buku Rekening , Copy KTP Anggota, Copy
Surat Kesanggupan Anggota dan SK Penetepan Pengelolaan
P3TGAI dari Kepala Desa/Lurah.
Laporan diserahkan selambat-lambatnya 7 (tujuh) bulan setelah
diterbitkannya SPMK, dibuat sebanyak 5 (lima) rangkap laporan.
8. Laporan Ringkas
Laporan berisi ringkasan (executive Summary) laporan-laporan
kegiatan yang telah diselesaikan. Laporan diserahkan selambat-
lambatnya setelah laporan-laporan diselesaikan dan diterima
Pemberi Pekerjaan dengan baik dan benar.

Pra Rencana Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Kontrak (Pra-


RK3K)
1. Kebijakan K3

31
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Saya selaku direktur PT. MAXITECH UTAMA INDONESIA, saya


berkomitmen penuh menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Sesuai dengan Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang


ketenagakerjaan menjelaskan tentang pentingnya perlindungan
terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja. Undang-undang
tersebut didukung oleh UU no 1 tahun 1970 tentang keselamatan
kerja. UU No.1 Tahun 1970 tersebut menjelaskan bahwa
pentingnya keselamatan kerja baik itu di darat, di dalam tanah, di
permukaan air, di dalam air, dan di udara di wilayah Republik
Indonesia. Implementasi K3 diberlakukan di tempat kerja yang
menggunakan peralatan berbahaya, bahan B3 (Bahan Beracun
dan Berbahaya), pekerjaan konstruksi, perawatan bangunan,
pertamanan dan berbagai sektor pekerjaan lainnya yang
diidentifikasi memiliki sumber bahaya.

Menurut permenaker PER.05 / MEN / 1996 Bab I, salah satu


upaya dalam mengimplementasikan K3 adalah SMK3 (Sistem
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja). SMK3 meliputi
struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan,
prosedur, proses, dan sumber daya yang dibutuhkan bagi
pengembangan penerapan, pencapaian, pengkajian dan
pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam
rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja
guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif
penerapan, pencapaian, aman, produktif.

SMK3 merupakan upaya integratif yang harus dilakukan tidak


hanya dilakukan oleh pihak manajemen tetapi juga para pekerja
yang terlibat langsung dengan pekerjaan.

Perundang-undangan yang dihasilkan tentu saja harus selalu


diawasi dalam proses implementasinya. Proses pengawasan
tersebut diharapkan bisa menekan angka kecelakaan kerja dan

32
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

penyakit akibat kerja yang pada akhirnya menghasilkan angka


zero accident.

2. Perencanaan

Tabel 2.12 Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko Bahaya


Jenis/Type Identifikasi Jenis Bahaya
No. Pengendalian Risiko K3
Pekerjaan & Risiko K3
1 Mobilisasi Kendaraan slip a. Engineering Controls:
kendaraan  Memberikan penutup untuk
dan persiapan barang-barang yang dibawa
dan diberi pengaman (diikat)
perlengkapan
dengan kuat
pekerjaan
b. Administrative Controls:
 Memberikan safety briefing
kepada supir agar mematuhi
rambu-rambu yang ada
 Melakukan pengecekan
kendaraan
2 Mobilisasi Menabrak/ tertabrak a. Administrative Controls:
personil, dari kendaraan lain  Memastikan bahwa supir
kantor ke memiliki SIM sesuai
kendaraan yang dikendarai
proyek atau
dan masih berlaku
sebaliknya  Memberikan induksi
keselamatan berkendaraan di
jalan raya sebelum bertugas
 Memastikan bahwa supir dan
pengendara menggunakan
seat belt (jika mengendaraai
mobil)
 Melakukan pemeriksaan
berkala terhadap kondisi
mesin
 Memasang tanda 'hati-hati
keluar masuk kendaraan
proyek' pada pintu masuk dan
pintu keluar proyek
b. APD: helm (sesuai standar) bagi
pengendara motor
Tabrakan antar kendaraan a. Administrative Controls:
 Memasang rambu-rambu
'hati-hati ada pekerjaan
proyek' sebelum area proyek/
area flagman
 Memasang spanduk untuk
sosialisasi kepada
masyarakat lingkungan sekitar
proyek
b. APD: seat belt

33
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Jenis/Type Identifikasi Jenis Bahaya


No. Pengendalian Risiko K3
Pekerjaan & Risiko K3
Bekerja dengan suhu a. Administrative Controls:
panas maupun dingin  Menjaga keseimbangan suhu
 Meningkatkan pengawasan
saat proses kerja berlangsung
b. APD:
 Baju lengan panjang
 Sarung tangan
 Sepatu keselamatan
 Kacamata keselamatan
3 Survey a. Kecelakaan Berkendara Persiapan Kondisi Kendaraan seperti
Lapangan cek tekanan ban, cek kondisi baut
roda, dan cek kondisi Rem.
b. Kecelakaan di Lokasi Persiapan alat pelindung keselamatan
Kegiatan dan peralatan kegiatan
c. Terperosok/terjatuh Persiapkan alat keselamatan kerja
seperti helm, sepatu, jaket, dsb.
Perhatikan rambu-rambu
keselamatan kerja dilapangan
d. Jalan lokasi licin/longsor Persiapkan alat keselamatan kerja
seperti helm, sepatu, jaket, dsb.
Perhatikan rambu-rambu
keselamatan kerja dilapangan
e. Terkontaminasi Bahan Persiapkan alat keselamatan kerja
Kimia seperti masker, helm, sepatu, jaket,
dsb.
Perhatikan rambu-rambu
keselamatan kerja dilapangan
f. Tersengat arus listrik pada Perhatikan rambu-rambu
saat inspeksi dilapangan keselamatan kerja dilapangan
Fokus dan Konsentrasi Kerja serta
menjaga kesehatan Jasmani dan
Rohani
Persiapkan alat keselamatan kerja
seperti sarung tangan, helm, sepatu,
jaket, dsb.
g. Kejatuhan peralatan kerja/ Perhatikan rambu-rambu
atau tertimpa bahan keselamatan kerja dilapangan
material
Fokus dan Konsentrasi Kerja serta
menjaga kesehatan Jasmani dan
Rohani
Persiapkan alat keselamatan kerja
seperti helm, sepatu, jaket, dsb.
h. Kecelakaan/tertabrak Perhatikan rambu-rambu/aturan
kendaraan pada saat keselamatan kerja dilapangan
inspeksi dilapangan

34
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Jenis/Type Identifikasi Jenis Bahaya


No. Pengendalian Risiko K3
Pekerjaan & Risiko K3
Fokus dan Konsentrasi Kerja serta
menjaga kesehatan Jasmani dan
Rohani
Persiapkan alat keselamatan kerja
seperti helm, sepatu, jaket, dsb.
i. Terjadi kebakaran unit Perhatikan rambu-rambu/aturan
keselamatan kerja dilapangan
Persiapkan alat keselamatan kerja
seperti tabung hydrant, helm, sepatu,
jaket, dsb.
j. Tergigit Binatang Liar dan Perhatikan rambu-rambu
Beracun keselamatan kerja dilapangan
Fokus dan Konsentrasi Kerja serta
menjaga kesehatan Jasmani dan
Rohani
Persiapkan alat keselamatan kerja
seperti helm, sepatu, jaket, dsb.

4 Pengelolaan a. Hindari posisi duduk Duduk dalam posisi yang nyaman dan
Data dan didepan komputer dengan sesuai dengan prosedur kesehatan
laporan' posisi duduk melengkung kerja
Pilih tempat duduk yang bisa
membuat nyaman dalam bekerja
didepan komputer
b. Hindari terkontaminasi Pasang filter radiasi pada layar
radiasi komputer komputer
Istirahat dengan cukup
c. Hindari kebakaran wajib disediakan tabung pemadam
kebakaran
Perhatikan tempat stop kontak yang
tersedia tidak boleh melebihi beban
kapasitasnya.

3. Pemenuhan Perundang-Undangan Dan Persyaratan Lainnya


Daftar Peraturan Perundang-undangan dan Persyaratan K3 yang wajib
dipunyai dan dipenuhi dalam melaksanakan paket pekerjaan ini adalah :
a. Undang-undang Nomor 14 tahun 1969 tentang Ketentuan-ketentuan
Pokok mengenai Tenaga Kerja;
b. Undang-undang Nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja;
c. Undang-undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang jasa Konstruksi;

35
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

d. Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan;


e. Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 1979 Tentang : Keselamatan
Kerja Pada Pemurnian Dan Pengolahan Minyak Dan Gas Bumi;dan
f. Peraturan menteri PU No. 09/PRT/M/2008 tentang Pedoman Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi
Bidang PU.

4. Sasaran K3 Dan Program K3


K3 adalah suatu program yang dibuat pemerintah yang di tujukan bagi
pekerja maupun pengusaha dalam rangka mengupayakan pencegahan
timbulnya kecelakaan kerja. K3 diatur dalam UU No.1 tahun 1970.
Sehingga bagi siapapun yang melanggar akan mendapatkan sanksi
tertentu. Tempat kerja ialah tempat seseorang bekerja yang terdapat
sumber berbahaya, baik di dlm ruangan maupun di luar ruangan.

Tujuan adanya k3 yaitu melindungi pekerja dan pengusaha dari hal yang
tidak di inginkan,seperti kecelakaan atau bahkan kematian.
 Sasaran K3
Sasaran K3 yang hendak dituju meliputi atas :
i. Menciptakan suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja di
tempat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga
kerja, kondisi dan lingkungan kerja yang terintegrasi dlam
rangka mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit
akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman, efisien,
dan efektif;
ii. Tidak ada kecelakan kerja yang berdampak korban jiwa (Zero
Fatal Accident);
iii. Tingkat penerapan elemen SMK3 minimal 80 %;dan
iv. Semua pekerja wajib memakai APD yang sesuai bahaya dan
risiko pekerjaannya masing-masing.

 Program K3
Pelaksanaan Program K3 pada pelaksanaan sebuah pekerjaan dapat
di jabarkan sebagai berikut:
36
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

i. Melaksanakan Rencana K3 dengan menyediakan sumber daya K3


(APD, Rambu-rambu, Spanduk, Poster, pagar pengaman, jaring
pengaman, dsb) secara konsisten;
ii. Melakukan inspeksi secara rutin terhadap kondisi dan cara kerja
berbahaya;
iii. Memastikan semua pekerja untuk mematuhi peraturan yang telah
ditetapkan;
iv.Pelatihan secara umum, dengan materi pelatihan tentang
panduan K3 di proyek, misalnya:
 Pedoman praktis pelaksanaan keselamatan dan kesehatan
kerja pada proyek;
 Penanganan, penyimpanan dan pemeliharaan material;
 Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan sipil;
 Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan finishing
luar;
 Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan
mekanikal dan elektrikal;
 Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan bekisting;
 Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan pembesian;
 Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan sementara;
 Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan rangka
baja;
 Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan struktur
khusus;
 Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan
pembetonan;
 Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan pondasi
pile dan strutting;dan
 Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan
pembongkaran.
v. Pelatihan khusus proyek, yang diberikan pada saat awal proyek
dan di tengah periode pelaksanaan proyek sebagai
penyegaran, dengan peserta seluruh petugas yang terkait

37
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

dalam pengawasan proyek, dengan materi tentang pengetahuan


umum tentang K3 atau Safety plan proyek yang bersangkutan.
 Organisasi K3 :
Struktur organisasi petugas K3 sesuai dengan struktur organisasi
yang diusulkan yaitu :

Penanggung jawab
K3

Kebakaran Emergency/
P3K
Kedaruratan

Gambar 2.5 Struktur Organisasi K3

2.3 ORGANISASI DAN PERSONIL


Keberhasilan pencapaian sasaran pekerjaan ini umumnya ditentukan
oleh organisasi dan personil pelaksana yang tepat, terkoordinasi, dan
proporsional sesuai wewenang dan tanggung jawab masing-masing
pelaksana. Dilain pihak juga harus berlangsung koordinasi yang baik
antara pihak pelaksana dengan pihak pemilik pekerjaan. Team Leader
sebagai koordinator harus mampu mengkoordinasi dan memberikan
peranan yang seimbang kepada semua anggota tim selama
pelaksanaan pekerjaan. Sedangkan disisi lain Team Leader bertanggung
jawab secara langsung terhadap kemajuan pekerjaan. Oleh karena itu,
perlu ditentukan lingkup penugasan serta tanggung jawab yang jelas
pada masing-masing personil pelaksana. Demikian pula perlu
dirumuskan organisasi dan personil yang tepat untuk mendukung
kelancaran pekerjaan. Bagan Struktur Organisasi dan Personil
pelaksana pekerjaan dapat dilihat pada Gambar 2.6.

38
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

MENTERI PU-PR

DIREKTUR JENDERAL
SUMBER DAYA AIR

TIM TEKNIS PUSAT KONSULTAN


MANAJEMEN PUSAT

DINAS PROVINSI TIM PELAKSANA


BALAI

DINAS KAB./KOTA SATKER


DIREKTUR
DIREKTUR
KONSULTAN PT
PT MAXITECH
MAXITECH
MANAJEMEN BALAI UTAMA
UTAMA
PEJABAT PEMBUAT
PEMERINTAH DESA Tenaga Ahli INDONESIA
INDONESIA
KOMITMEN

TENAGA
Masyarakat Petani P3A/GP3A/IP3A Tenaga Sub Profesional Staf
PENDAMPING TEAM LEADER

Tenaga Pendukung

Operator Komputer;
Pengemudi;dan
Tenaga Kantor
Keterangan :
Ahli Irigasi Ahli SDA
Garis Konsultasi
Garis Manajemen
Garis Koordinasi
Senior Pendamping
Gambar 2.6 Organisasi dan Personil
Masyarakat

39
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

2.4 JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN


Untuk dapat melaksanakan rangkaian kegiatan dengan baik guna
pencapaian sasaran yang tepat yaitu untuk mendapatkan hasil
perencanaan dengan mutu yang baik dengan mengacu pada KAK serta
spesifikasi teknis pekerjaan yang telah ditetapkan di dalam pekerjaan,
maka diperlukan jadwal pelaksanaan kegiatan yang tepat. Dimana
dengan penyusunan jadwal pelaksanaan pekerjaan ini selain sebagai
acuan dalam melaksanakan kegiatan juga sebagai fungsi kontrol jika
terjadi deviasi dalam pelaksanaan kegiatan, jadwal pelaksanaan
pekerjaan dapat dilihat pada Tabel 2.13.

Tabel 2.13
Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan

Tahun 2019 (Bulan)


No. Kegiatan Keterangan
1 2 3 4 5 6 7 8 9
A Tahap Persiapan
1 Administrasi dan SPMK
2 Mobilisasi Personil & Rencana Kerja
3 Laporan RMK
4 Laporan Bulanan
5 Sosialisasi Kegiatan P3-TGAI
6 Laporan Pendahuluan
7 Pelaksanaan ToT kepada TPB dan/atau KMB
Pelaksanaan Pelatihan (Training) kepada
8
TPM
Pelaksanaan Sosialisasi P3-TGAI di Tingkat
9
BBWS/BWS
Pelaksanaan Sosialisasi P3-TGAI di Tingkat
10
Penerima P3-TGAI
11 Pelaksanaan Musyawarah Desa I
12 Usulan Calon Penerima P3-TGAI kepada PPK
13 Verifikasi P3A/GP3A/IP3A oleh KMB
14 Laporan Verifikasi P3A/GP3A/IP3A
15 Penetapan dan Pengesahan P3A/GP3A/IP3A
B Tahap Pendampingan
Survey Perbaikan Jaringan Irigasi,
1 Rehabilitasi Jaringan Irigasi atau
Peningkatan Jaringan Irigasi
2 Pelaksanaan Musyawarah Desa II
3 Penyusunan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A
4 Usulan RKP3A/RKGP3A/RKIP3A kepada PPK

40
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Tahun 2019 (Bulan)


No. Kegiatan Keterangan
1 2 3 4 5 6 7 8 9
5 Verifikasi RKP3A/RKGP3A/RKIP3A
6 Penandatanganan Fakta Integritas dan PKS
7 Pencairan Dana Tahap I & II
Pelaksanaan , Pemantauan, Pengawasan
dan Evaluasi, Pelaporan, dan
8 Pendokumentasian Kegiatan Perbaikan
Jaringan Irigasi, Rehabilitasi Jaringan Irigasi
atau Peningkatan Jaringan Irigasi
9 Laporan Antara
C Tahap Penyelesaian Kegiatan
1 Musyawarah Desa III
2 Laporan Akhir Sementara
Surat Pernyataan Penyelesaian Pelaksanaan
3
Kegiatan (SP3K) P3-TGAI
4 Laporan Akhir
5 Laporan Ringkas

41
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

2.5 KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN


Dalam pekerjaan ini akan dilibatkan sejumlah tenaga ahli yang
berkompeten, sesuai dengan kebutuhan dalam pekerjaan ini. System
pengorganisasian yang digunakan adalah koordinasi lini dan staff (Line
and Staff Organization) ini pada dasarnya merupakan kombinasi dari
organisasi lini dan organisasi fungsional. Kombinasi ini dilakukan
dengan cara memanfaatkan kebaikan-kebaikannya dan meniadakan
keburukannya. Asas komando tetap dipertahankan dan pelimpahan
wewenang berlangsung secara vertikal dari pucuk pimpinan pada
pemimpin dibawahnya.

Pucuk pimpinan (dalam hal ini team leader) tetap sepenuhnya berhak
menetapkan keputusan dan kebijakan, serta merealisasikan tujuan
pekerjaan. Dalam membantu kelancaran tugas pimpinan, team leader
mendapat bantuan dari tenaga ahli dan pendukungnya. (Lihat Tabel
2.14)

Tabel 2.14
Komposisi Tim dan Penugasan Personil
Tenaga Ahli
Jumlah
Nama Tenaga Ahli Lingkup Posisi
Perusahaan Uraian Pekerjaan Orang
Personil Lokal/Asing Keahlian Diusulkan
Bulan
Ir. Nur PT. Maxitech Lokal Teknik Tenaga  membantu Tim Pelaksana Balai 9
Wahyudi Utama Sipil/ S1 Ahli dalam pelaksanaan P3-TGAI;
Indonesia Teknik ( Team  melakukan verifikasi terhadap
Pengairan Leader ) kelengkapan administrasi
P3A/GP3A/IP3A;
 memberikan bantuan teknis dan
administrasi kepada Tenaga
Pendamping Masyarakat (TPM)
untuk melaksanakan
pendampingan terhadap
P3A/GP3A/IP3A;
 melakukan verifikasi
RKP3A/RKGP3A/RKIP3A sebelum
ditetapkan oleh PPK;
 memantau aktivitas dan peran
Tenaga Pendamping Masyarakat
(TPM) dalam pendampingan
pelaksanaan P3-TGAI;
 menyusun laporan bulanan
kepada PPK yang berisi progres
fisik dan keuangan,
permasalahan dan tindak lanjut,
pengaduan masyarakat (apabila
ada) serta dokumentasi kegiatan
fisik dalam pelaksanaan P3-
TGAI; dan

42
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Tenaga Ahli
Jumlah
Nama Tenaga Ahli Lingkup Posisi
Perusahaan Uraian Pekerjaan Orang
Personil Lokal/Asing Keahlian Diusulkan
Bulan
 membantu PPK dalam memeriksa
laporan pelaksanaan kegiatan
yang dibuat oleh P3A/GP3A/IP3A
 membantu Tim Pelaksana Balai
dalam pelaksanaan P3-TGAI;
 melakukan verifikasi terhadap
kelengkapan administrasi
P3A/GP3A/IP3A;
 memberikan bantuan teknis dan
administrasi kepada Tenaga
Pendamping Masyarakat (TPM)
untuk melaksanakan
pendampingan terhadap
P3A/GP3A/IP3A;
 melakukan verifikasi
Ahli RKP3A/RKGP3A/RKIP3A sebelum
Heri Teknik
PT. Maxitech Sumber ditetapkan oleh PPK;
Sipil/ S1
Suprapto, Utama Lokal Daya Air  memantau aktivitas dan peran 9
Teknik
ST, MT Indonesia (Wakil Tenaga Pendamping Masyarakat
Pengairan
Ketua Tim) (TPM) dalam pendampingan
pelaksanaan P3-TGAI;
 menyusun laporan bulanan
kepada PPK yang berisi progres
fisik dan keuangan,
permasalahan dan tindak lanjut,
pengaduan masyarakat (apabila
ada) serta dokumentasi kegiatan
fisik dalam pelaksanaan P3-TGAI;
dan
 membantu PPK dalam memeriksa
laporan pelaksanaan kegiatan
yang dibuat oleh P3A/GP3A/IP3A
 membantu Tim Pelaksana Balai
dalam pelaksanaan P3-TGAI;
 melakukan verifikasi terhadap
kelengkapan administrasi
P3A/GP3A/IP3A;
 memberikan bantuan teknis dan
administrasi kepada Tenaga
Pendamping Masyarakat (TPM)
untuk melaksanakan
pendampingan terhadap
P3A/GP3A/IP3A;
 melakukan verifikasi
RKP3A/RKGP3A/RKIP3A sebelum
Teknik
Tania Edna PT. Maxitech ditetapkan oleh PPK;
Sipil/ S1
Bhakti, ST, Utama Lokal Ahli Irigasi  memantau aktivitas dan peran 9
Teknik
MT Indonesia Tenaga Pendamping Masyarakat
Pengairan
(TPM) dalam pendampingan
pelaksanaan P3-TGAI;
 menyusun laporan bulanan
kepada PPK yang berisi progres
fisik dan keuangan,
permasalahan dan tindak lanjut,
pengaduan masyarakat (apabila
ada) serta dokumentasi kegiatan
fisik dalam pelaksanaan P3-
TGAI; dan
 membantu PPK dalam memeriksa
laporan pelaksanaan kegiatan
yang dibuat oleh P3A/GP3A/IP3A
Tenaga Sub-Profesional Staf
Nama Perusahaan Tenaga Ahli Lingkup Posisi Uraian Pekerjaan Jumlah
Personil Lokal/Asing Keahlian Diusulkan Orang

43
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Tenaga Ahli
Jumlah
Nama Tenaga Ahli Lingkup Posisi
Perusahaan Uraian Pekerjaan Orang
Personil Lokal/Asing Keahlian Diusulkan
Bulan
Bulan
1. Muham
mad
Noviana,
ST
2. Nurul
Faidah,
ST
3. Moham
mad
Lubis
Lancara,
ST
4. Rizky
Adithia  membantu Tim Pelaksana Balai
dalam pelaksanaan P3-TGAI;
Maulana
 memberikan bantuan teknis dan
, ST administrasi kepada Tenaga
5. Henry Pendamping Masyarakat (TPM)
Hartanto untuk melaksanakan
, ST pendampingan terhadap
6. Fani Senior P3A/GP3A/IP3A;
Teknik
PT. Maxitech Pendampin  memantau aktivitas dan peran
Soemari Sipil/ S1
Utama Lokal g Tenaga Pendamping Masyarakat 108
anto, ST Teknik
Indonesia Masyaraka (TPM) dalam pendampingan
7. Andrie Pengairan
t pelaksanaan P3-TGAI;dan
Setiawa  menyusun laporan bulanan
n, ST kepada PPK yang berisi progres
8. Nicolaus fisik dan keuangan,
Paliling, permasalahan dan tindak lanjut,
pengaduan masyarakat (apabila
ST
ada) serta dokumentasi kegiatan
9. Yanis fisik dalam pelaksanaan P3-TGAI.
Afrizal,
ST
10. Randy
Voller
Surentu,
ST
11. Moh.
Zammi
Akhzam,
ST
12. Alfi
Sahrin,
ST
Tenaga Pendukung
Jumlah
Nama Tenaga Ahli Lingkup Posisi
Perusahaan Uraian Pekerjaan Orang
Personil Lokal/Asing Keahlian Diusulkan
Bulan
1. Muslem, PT. Maxitech Lokal Operator  Mempelajari standar, pedoman 18
SE Utama Pendukung dan prosedur kerja yang
2. Suwisno, Indonesia berkaitan dengan tugas
S.Pd pengetikan sebagai dasar untuk
melaksanakan tugas-tugas yang
telah diberikan;
 Mengumpulkan dan menyiapkan
bahan, konsep-konsep surat,
naskah, daftar, matrik yang akan
diketik atas perintah atasan;

44
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Tenaga Ahli
Jumlah
Nama Tenaga Ahli Lingkup Posisi
Perusahaan Uraian Pekerjaan Orang
Personil Lokal/Asing Keahlian Diusulkan
Bulan
 Menyiapkan sarana prasarana
yang diperlukan untuk
melakukan pengetikan meliputi
mesin ketik, komputer, kertas,
korektor, pita, tinta dan lainya
untuk pelaksanaan tugasnya;
 Membaca dan mempelajari
konsep-konsep yang akan diketik
untuk kelancaran tugas
pengetikan;
 Menanyakan kepada pembuat
konsep yang akan diketik untuk
menghidari kesalahan dalam
pengetikan;
 Melakukan pengetikan konsep-
konsep surat, naskah, daftar,
matrik dengan menggunakan
mesin ketik dan atau komputer;
 Mengoreksi hasil pengetikan dan
memperbaiki apabila masih ada
kesalahan ketik agar
mendapatkan hasil ketikan yang
baik dan rapi;
 Menyusun dan menyampaikan
hasil-hasil ketikan kepada
atasan;
 Menyimpan dengan rapi arsip
hasil-hasil pengetikan pada
tempat yang telah disediakan;
 Melaporkan bila ada kerusakan
mesin ketik dan atau komputer
kepada atasan aga rsegera
mendapatkan perbaikan;dan
 Menyampaikan informasi, usul
dan saran yang berkaitan dengan
tugas pengetikansebagai
masukan bagi atasan
PT. Maxitech
1. Amir  Melayani mobilisasi tim dalam
Utama Lokal Pengemudi 18
2. Sigit agenda kerjanya
Indonesia
 Membantu dalam pelaksanaan
1. Afifuddin PT. Maxitech
Tenaga foto copy data dan laporan serta
2. Saifuddi Utama Lokal 18
Kantor reproduksi dan pengiriman
n Indonesia
laporan-laporan.

2.6 JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI


Susunan Team Tenaga Ahli yang kami persiapkan/ajukan untuk
menangani pekerjaan dapat dilihat pada jadwal penugasan tenaga ahli.
Berdasarkan tugas dan KAK yang diterima konsultan, dalam hal ini
pihak konsultan akan menyiapkan team dengan multi-disiplin ilmu dan
siap bekerjasama dalam menyelesaikan pekerjaan ini. Kualifikasi
personil dipilih menurut pendidikan, pengalaman pada pekerjaan
sejenis, kemampuan teknis, kemampuan bekerjasama dalam tim.

45
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Biodata dari nominasi professional staff dan supporting staff diberikan


dalam lampiran Curriculum Vitae dalam format yang diminta dalam
undangan pelelangan ini. Jadwal penugasan personil tenaga ahli yang
diperlukan dan tenaga pendukung jawab dapat dilihat pada Tabel 2.15.

Tabel 2.15
Jadwal Penugasan Tenaga Ahli

Masukan Personil Orang


No. Jabatan/Posisi Personil
1 2 3 4 5 6 7 8 9 Bulan
Tenaga Ahli
1 Ketua Tim 9
2 Ahli Sumber Daya Air (Wakil Ketua Tim) 9
3 Ahli Irigasi 9
Tenaga Sub Profesional Staf
1 Senior Pendamping Masyarakat 9
2 Senior Pendamping Masyarakat 9
3 Senior Pendamping Masyarakat 9
4 Senior Pendamping Masyarakat 9
5 Senior Pendamping Masyarakat 9
6 Senior Pendamping Masyarakat 9
7 Senior Pendamping Masyarakat 9
8 Senior Pendamping Masyarakat 9
9 Senior Pendamping Masyarakat 9
10 Senior Pendamping Masyarakat 9
11 Senior Pendamping Masyarakat 9
12 Senior Pendamping Masyarakat 9
Tenaga Pendukung
1 Operator Komputer 9
2 Operator Komputer 9
3 Pengemudi 9
4 Pengemudi 9
5 Tenaga Kantor 9
6 Tenaga Kantor 9
Total 189

2.7 DAFTAR PERALATAN UTAMA


Kebutuhan fasilitas penunjang yang dimiliki oleh Konsultan dapat dilihat
pada Tabel 2.16.
Tabel 2.16

46
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Fasilitas dan Peralatan Penunjang yang dimiliki Konsultan

Nama Tahun Kondi Lokasi Bukti


Jumla Kapasit
No. Peralatan Merk dan Tipe Pembuat si Sekara Kepemilik
h as
Utama an (%) ng an

1 2 3 4 5 6 7 8 9
I. Peralatan

1 Motor 4 100% Honda Supra X, 2010, 95% Jakarta Milik


Honda Vario 2014 Sendiri
125
2 Mobil 14 95% KIA Carens 2003 95% Jakarta Milik
Sendiri
95% Kijang 1999 95% Jakarta Milik
Sendiri
95% Sedan Eterna 1992 95% Jakarta Milik
Sendiri
95% Sedan Infinity 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
95% Opel Blazer 2001 95% NAD Milik
Sendiri
95% Avanza (2) 2005 95% Jakarta Milik
Sendiri
95% Honda New 2007 95% Jakarta Milik
Stream Sendiri
95% Nissan Teana 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
95% Volvo S-80 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
95% Ssangyong 2005 90% Jakarta Milik
Rexton Sendiri
100% Avanza (3) 2014 100% Jakarta Milik
Sendiri
3 PC Komputer 20 100% PC PIII & PIV 2001 95% Jakarta Milik
GHz Asus Sendiri
6 100% PC PIV GHz 2006 95% Jakarta Milik
Asus Sendiri
4 100% Desk-Top HP 2002 95% Jakarta Milik
Pavilliun Sendiri
4 100% Compaq EVD 2003 95% Jakarta Milik
D530 Sendiri
3 100% PC PIV GHz 2005 95% NAD Milik
Asus Sendiri
4 Note Book 20 100% HP/14-DO12TU 2013 95% Jakarta Milik
Sendiri
2 100% Acer TravelMate 2005 95% Jakarta Milik
632XV Sendiri
4 100% Acer Travel 2002 95% Jakarta Milik
mate 273 XV Sendiri
1 100% Nec Versa 2004 95% Jakarta Milik
Sendiri
5 Note Book 2 100% HP Pavilion 2006 95% Jakarta Milik
dv5000 Sendiri

47
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Nama Tahun Kondi Lokasi Bukti


Jumla Kapasit
No. Peralatan Merk dan Tipe Pembuat si Sekara Kepemilik
h as
Utama an (%) ng an

1 2 3 4 5 6 7 8 9
4 100% Toshiba 2006 95% Jakarta Milik
Sendiri
3 100% Acer Aspire 2005 95% Jakarta Milik
3620 Sendiri
6 Plotter (A0) 1 100% HP Designjet 2006 95% Jakarta Milik
500Ps (A0) Sendiri

7 Printer dan 10 100% Printer 2001 95% Jakarta Milik


Printer HPLaserjet 1000 Sendiri
Multifungsi 8 100% HP-Laserjet 2002 95% Jakarta Milik
1200 Sendiri
2 100% HP Deskjet 1280 2006 95% Jakarta Milik
A3 Sendiri
1 100% Epson 1170 2006 95% Jakarta Milik
Sendiri
15 100% Canon iP 1900 2012 95% Jakarta Milik
Sendiri
15 100% Canon IP-2770 2014 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 100% HP Color 2006 95% Jakarta Milik
Laserjet 2600n Sendiri
1 100% HP 3920 2006 95% Jakarta Milik
Sendiri
5 100% Canon MX-450 2014 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 100% HP Color 2007 95% Jakarta Milik
Laserjet 2605 Sendiri
2 100% HP Color Office 2013 95% Jakarta Milik
Jet K-7100 Sendiri
8 Theodolit 5 100% TOPCON DT- 1995 95% Jakarta Milik
101, TOPCON Sendiri
TL10G
9 Transite 3 100% Wild/73957 1999 95% Jakarta Milik
Theodolite (TO) Sendiri
10 Universal 3 100% Wild/109763 1999 95% Jakarta Milik
Theodolite (T2) Sendiri
11 Waterpass 3 100% Nak-2 1998 95% Jakarta Milik
Wild/503335 Sendiri
12 Global 1 100% Leica CR-333 1995 95% Jakarta Milik
Positioning Sendiri
System (GPS)
receiver
13 Global 4 100% GARMIN/GPSma 2014 100% Jakarta Milik
Positioning p 62SC Sendiri
System (GPS)
14 Waterpas 3 100% Wild NA-2002 1998 95% Jakarta Milik
Sendiri
15 Kamera Digital 6 100% OLYMPUS/STYL 2014 100% Jakarta Milik
US VG-180 Sendiri

48
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Nama Tahun Kondi Lokasi Bukti


Jumla Kapasit
No. Peralatan Merk dan Tipe Pembuat si Sekara Kepemilik
h as
Utama an (%) ng an

1 2 3 4 5 6 7 8 9
II. PERALATAN KANTOR

1 Filling Kabinet 4 100% ERA 2000 95% Jakarta Milik


4 Laci Sendiri
5 100% ALBA 2001 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 100% ALBA 2005 95% NAD Milik
Sendiri
2 Lemari Buku 15 100% Standing Besar 2001 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 100% Standing Besar 2004 95% NAD Milik
Sendiri
30 100% Modera 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
10 100% Fittech 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
3 Lemari Buku 2 100% BC-13 Mahoni 2006 95% Jakarta Milik
Kaca Sendiri
4 Brangkas 3 100% Power Ston 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 100% Power Ston 2004 95% NAD Milik
Sendiri
1 100% Power Ston 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
5 Meja 1 Biro 10 100% Olympic 1998 95% Jakarta Milik
Sendiri
2 100% Olympic 2003 95% NAD Milik
Sendiri
1 100% Olympic 2006 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 100% Modera 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
6 Meja 1/2 Biro 50 100% Olympic 2001 95% Jakarta Milik
Sendiri
6 100% Olympic 2003 95% NAD Milik
Sendiri
4 100% Olympic 2006 95% Jakarta Milik
Sendiri
3 100% Chitose 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
7 Meja Rapat 1 100% Modera 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
8 Meja 1 100% Modera 2007 95% Jakarta Milik
Resepsionis Sendiri
9 Kursi Direktur 4 100% Chitose 2002 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 100% Chitose 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri

49
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Nama Tahun Kondi Lokasi Bukti


Jumla Kapasit
No. Peralatan Merk dan Tipe Pembuat si Sekara Kepemilik
h as
Utama an (%) ng an

1 2 3 4 5 6 7 8 9
10 Kursi 64 100% Chitose NBK 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
13 100% Chitose NBK 2003 95% NAD Milik
Sendiri
2 100% Chitose NBK 2006 95% Jakarta Milik
Sendiri
20 100% Chitose NBK 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
11 Kursi Sofa 4 100% Lokal 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 100% Lokal 2006 95% Jakarta Milik
Sendiri
12 Kursi Lipat 18 100% Chitose 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
13 Meja Tamu 4 100% Lokal 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
14 White Board 8 100% Sakura 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
2 100% Sakura 2004 95% NAD Milik
Sendiri
2 100% Sakura 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
15 Calculator 12 100% Citizen 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
2 100% Citizen 2004 95% NAD Milik
Sendiri
16 Faximile 4 100% Panasonic 2000 95% Jakarta Milik
KXFM-131 Sendiri
1 100% Panasonic 2004 95% NAD Milik
KXFM-131 Sendiri
17 Mesin Tik 2 100% IBM, Selectric 2001 95% Jakarta Milik
Elektrik III Sendiri
1 100% IBM 2006 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 100% IBM 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
18 Mesin Fotokopi 2 100% Ricoh Aficio 2012 95% Jakarta Milik
80/Aficio 25 Sendiri
19 Paper Cutter 1 100% Daico 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
20 Staples Jilid 2 100% Kenko 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
21 Perforator 2 100% Tata 2007 95% Jakarta Milik
Besar Sendiri
22 Binding 2 100% G-Met 21 H 2007 95% Jakarta Milik
Machine Sendiri
23 AC Split 20 100% National 1.5 PK 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri

50
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Nama Tahun Kondi Lokasi Bukti


Jumla Kapasit
No. Peralatan Merk dan Tipe Pembuat si Sekara Kepemilik
h as
Utama an (%) ng an

1 2 3 4 5 6 7 8 9
4 95% National 2 PK 2001 95% Jakarta Milik
Sendiri
2 95% LG 2 PK 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 95% Toshiba 1 PK 2006 95% Jakarta Milik
Sendiri
6 95% LG 1 PK 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
24 Dispenser 6 95% Aqua 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 95% Aqua 2003 95% NAD Milik
Sendiri
25 Kulkas 2 95% Mitsubishi 2001 95% Jakarta Milik
MR147 Sendiri
1 95% Toshiba 2003 95% NAD Milik
Sendiri
26 Televisi 5 95% Hitachi 21" 2001 95% Jakarta Milik
Sendiri
1 95% Sony 14" 2003 95% NAD Milik
Sendiri
1 95% LG 21" 2007 95% Jakarta Milik
Sendiri
III. PERALATAN STUDIO & SURVEY

27 Meja Gambar & 5 100% Mutoh 1998 95% Jakarta Milik


Mesin Sendiri
28 Planimeter 2 100% President 1998 95% Jakarta Milik
Sendiri
29 Lettering Set 5 100% Kent 1998 95% Jakarta Milik
Sendiri
30 Overhead 3 100% Xerox 1998 95% Jakarta Milik
Projector Sendiri
31 Rafidograft 2 100% Steadler 1998 95% Jakarta Milik
Sendiri
35 Automatic 1 100% Mikasa 1999 95% Jakarta Milik
Level Sendiri
37 EDM-3 3 100% DMC-3 1999 95% Jakarta Milik
Topcon/B.20088 Sendiri
40 Plane Table 1 100% S.5 - 32 Tamura 1999 95% Jakarta Milik
Sendiri
41 Rantai ukur 1 100% Simron/ Tajima 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
42 Prisma Roelef 1 100% GSP-1 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
43 Altimeter 1 100% No. 1426 1999 95% Jakarta Milik
Sendiri
44 Bak Ukur 5 100% Lokal 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
45 Mesin Bor 1 100% YH-3 2000 95% Jakarta Milik

51
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Nama Tahun Kondi Lokasi Bukti


Jumla Kapasit
No. Peralatan Merk dan Tipe Pembuat si Sekara Kepemilik
h as
Utama an (%) ng an

1 2 3 4 5 6 7 8 9
Sendiri
46 Yalon 15 100% Lokal 2000 95% Jakarta Milik
Sendiri
47 Echosounder 1 100% TOPCON 2002 95% Jakarta Milik
Sendiri
48 Current Meter 2 100% TOPCON 2002 95% Jakarta Milik
Sendiri
49 Peil Schall 5 100% TOPCON 2002 95% Jakarta Milik
Sendiri
50 Eikman Grab 5 100% TOPCON 2002 95% Jakarta Milik
Sendiri
51 Range Finder 2 100% Magellan 2001 95% Jakarta Milik
Sendiri
52 Bor Tangan 2 100% Hitachi 2001 95% Jakarta Milik
Sendiri
53 PH Soil Tester 2 100% Hamilton 2002 95% Jakarta Milik
Sendiri
54 Kompas 4 100% Fryka 2001 95% Jakarta Milik
Sendiri
55 Water Test Kitt 2 100% Merck 2001 95% Jakarta Milik
Sendiri
56 Refractometer / 2 100% Attago 2001 95% Jakarta Milik
Salinometer Sendiri

57 Rapido 10 100% Steadler/ 1999 95% Jakarta Milik


Rotring Sendiri
IV. PERALATAN KHUSUS

63 Scanner 10 100% HP Scanjet, 2000 95% Jakarta Milik


CanoScan Sendiri
D646Uex,
CanoScan LiDE
25
64 Viewer 4 100% Toshiba 2003 95% Jakarta Milik
Sendiri
65 Digitzer (A1) 1 100% Graphtec 1998 95% Jakarta Milik
Sendiri
66 Digitzer (A3) 3 100% Numories 1998 95% Jakarta Milik
Sendiri
V. PERALATAN PENGOLAHAN DATA

67 Perangkat 1 100% ESRI 1994 95% Jakarta Milik


lunak GIS Sendiri
Arc/Info 3.4D
68 Perangkat 1 100% ESRI 1998 95% Jakarta Milik
lunak GIS Sendiri
Arcview 2
69 Perangkat 1 100% IDRISI 1998 95% Jakarta Milik
lunak Remote Sendiri
Sensing Idrisi
Versi 2.0

52
Dokumen Usulan Teknis
Konsultan Manajemen Balai
Tahun Anggaran 2019

Nama Tahun Kondi Lokasi Bukti


Jumla Kapasit
No. Peralatan Merk dan Tipe Pembuat si Sekara Kepemilik
h as
Utama an (%) ng an

1 2 3 4 5 6 7 8 9
70 Perangkat 1 100% ERMapper 1997 95% Jakarta Milik
lunak Remote Sendiri
Sensing ER
Mapper Versi
5.5
71 Perangkat 1 100% PCI 2003 95% Jakarta Milik
lunak Remote Sendiri
Sensing PCI
Versi 9
72 Perangkat 1 100% Microsoft 2004 95% Jakarta Milik
Lunak Microsoft Sendiri
Office
73 Perangkat 1 100% Open Source 2000 95% Jakarta Milik
Lunak GIS- Sendiri
Remote
Sensing Open
Source GRASS

53