Anda di halaman 1dari 4

MATERI PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN

Total jumlah kandungan air di bumi hampir 326 juta kubik mil, menurut Lembaga
Survei Geologi Amerika Serikat.

Sebanyak 72% permukaan bumi tertutup oleh air, tetapi 97% air tersebut asin dan
tidak baik untuk diminum.

Diantara 70% air minum tersebut berbentuk es, kurang dari 1% air minum yang
ada di dunia siap dimanfaatkan secara langsung.

PENGELOLAAN KUALITAS LINGKUNGAN

Apa lingkungan itu?

Lingkungan adalah seluruh faktor luar yang mempengaruhi suatu organisme.


Faktor- faktor tersebut dapat berupa organisme hidup atau variabel- variabel yang
tidak hidup.

Sedangakan lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya
keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya.

Komponen lingkungan terdiri dari faktor abiotik (tanah, air, udara, cuaca, suhu)
dan faktor biotik (tumbuhan dan hewan, termasuk manusia).

Apa yang dimaksud dengan kualitas lingkungan?

Kualitas lingkungan secara sederhana dapat diartikan sebagai keadaan lingkungan


yang dapat memberikan daya dukung yang optimal bagi kelangsungan hidup
manusia di suatu wilayah. Kualitas lingkungan itu dicirikan antara lain dari
suasana yang membuat orang betah/kerasan tinggal ditempatnya sendiri. Berbagai
keperluan hidup terpenuhi dari kebutuhan dasar/fisik seperti makan minum,
perumahan sampai kebutuhan rohani/spiritual seperti pendidikan, rasa aman,
ibadah dan sebagainya.
Manusia dan lingkungan dapat diibaratkan sebagai bangunan yang seharusnya
saling menguatkan. Manusia dan lingkungan saling bergantung satu sama lain.
Namun dilihat dari sisi manusia, lingkungan merupakan sesuatu yang pasif,
sedangkan manusia yang aktif, sehingga kualitas lingkungan sangat tergantung
dengan kualitas manusia.

Apa pengertian pengelolaan lingkungan hidup?

Pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu dalam pemanfaatan,


pemeliharaan, pengawasan, pengendalian, pemulihan, dan pengembangan
lingkungan hidup.

Sehubungan dengan pemanfaatan sumber daya alam, agar lingkungan tetap


lestari, harus diperhatikan tatanan/tata cara lingkungan itu sendiri. Dalam hal ini
manusialah yang paling tepat sebagai pengelolanya karena manusia memiliki
beberapa kelebihan dibandingkan dengan organisme lain. Manusia mampu
merombak, memperbaiki, dan mengkondisikan lingkungan seperti yang
dikehendakinya, seperti:

1. manusia mampu berpikir serta meramalkan keadaan yang akan datang

2. manusia memiliki ilmu dan teknologi

3. manusia memiliki akal dan budi sehingga dapat memilih hal-hal yang baik

Pengelolaan ini mempunyai tujuan sebagai berikut :

1. Mencapai kelestarian hubungan manusia dengan lingkungan hidup sebagai


tujuan membangun manusia seutuhnya.

2. Mengendalikan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana.

3. Mewujudkan manusia sebagai pembina lingkungan hidup.

4. Melaksanakan pembangunan berwawasan lingkungan untuk kepentingan


generasi sekarang dan mendatang.
Apa saja jenis pencemaran lingkungan?

Pencemaran lingkungan adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup,


energi, atau komponen lain yang dapat menurunkan kualitas lingkungan ke
tingkat tertentu sehingga tidak sesuai lagi dengan peruntukannya.

Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Syarat-
syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian
terhadap makhluk hidup.

Pencemaran lingkungan ada 3, yaitu :

1. Pencemaran udara

Pencemaran udara sekarang ini semakin menampakkan kondisi yang sangat


memprihatinkan. Sumber pencemaran udara dapat berasal dari berbagai kegiatan
manusia antara lain industri, transportasi, perkantoran, dan perumahan. Berbagai
kegiatan tersebut merupakan kontribusi terbesar dari pencemar udara yang
dibuang ke udara bebas. Sumber pencemaran udara juga dapat disebabkan oleh
berbagai kegiatan alam, seperti kebakaran hutan, gunung meletus,dan gas alam
beracun. Dampak dari pencemaran udara tersebut adalah menyebabkan penurunan
kualitas udara, yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia.

2. Pencemaran air

Pencemaran air dapat disebabkan oleh beberapa jenis pencemar sebagai berikut :

• pembuangan limbah industri

• sisa insektisida

• pembuangan limbah domestik

3. Pencemaran tanah

Pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manusia


masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya terjadi
karena kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial;
penggunaan pestisida; masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan
sub-permukaan;kecelakaan kendaraan pengangkut minyak, zat kimia, atau limbah;
air limbah daritempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung
dibuang ke tanahsecara tidak memenuhi syarat (illegal dumping).Ketika suatu zat
berbahaya/beracun telah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap,
tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaranyang masuk ke
dalam tanah kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah.Zat beracun di
tanah tersebut dapat berdampak langsung kepada manusia ketika bersentuhan atau
dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya