Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Efusi cairan pleura adalah pengumpulan cairan di dalam rongga pleura akibat
transudasi atau eksudasi yang berlebihan dari permukaan pleura. Rongga pleura adalah
rongga yang terletak di antara selaput yang melapisi paru-paru dan rongga dada,
diantara permukaan viseral dan parietal. Dalam keadaan normal, rongga pleura hanya
mengandung sedikit caira sebanyak 10-20 ml yang membentuk lapisan tipis pada pleura
parietalis dan viseralis, dengan fungsi utama sebagai pelicin gesekan antara permukaan
kedua pleura pada waktu pernafasan. Jenis cairan lainnya yang bisa terkumpul di
rongga pleura adalah darah, nanah, cairan seperti susu dan cairan yang mengandung
kolesterol tinggi (Price dan Lorraine, 2005).
Pada negara-negara barat, efusi pleura terutama disebabkan oleh gagal jantung
kongesif, sirosis hati, keganasan dan pneumonia bakteri, sementara di negara-negara
yang sedang berkembang, seperti indonesia, lazim diakibatkan oleh infeksi
tubercolosis. Efusi pleura keganasan merupakan salah satu komplikasi yang biasa
ditemukan pada penderita keganasan dan terutama disebabkan oleh kanker paru dan
kanker payudara. Efusi pleura merupakan manifestasi klinik yang dapat dijumpai pada
sekitar 50-60% penderita keganasan pleura primer atau metastatic (Price dan Lorraine,
2005).
Berdasarkan hal tersebut, maka perlunya menegakkan diagnosa percobaan
pemeriksaan cairan pleura secara makroskopis, kimia dan mikroskopis untuk
mengetahui adanya kelainan patofisiologi cairan pleura, yang selengkapnya akan
dibahas pada pemeriksaan yang dilakukan pada percobaan kali ini.