Anda di halaman 1dari 5

Cara Ternak Cacing Mudah, Efisien – DACK

Pembeli cacing sangat beragam, mulai pengusaha perikanan, peternak unggas hingga
industri kosmetik dan farmasi. Selain itu memiliki peternakan kambing, ayam, dan empang
ikan yang akan mengonsumsi cacing untuk penggemukan

Lima langkah memulai budidaya cacing tanah (lumbricus rubellus):

1. Buat rumah cacing tanah

Sistem Jedingan, di sini kita dapat memasukkan 5 kg bibit dalamnya.

Rak kayu, masing-masing dapat menampung 3 sampai 5 kg bibit.


Cara Ternak Cacing Mudah, Efisien – DACK

Pemanfaat kolam bekas ikan

Lahan Seadanya
Cara Ternak Cacing Mudah, Efisien – DACK

2. Persiapkan media/lingkungan cacing

Siapkan bahan pembuatan media, bisa menggunakan kotoran sapi atau sampah
organik seperti grajen, sisa baglog pada jamur tiram, jerami padi, dan sampah
organik lainnya. Kemudian busukkan media tersebut dengan bantuan bakteri
dengan menggunakan tetes tebu atau bisa menggunakan prodak pengurai seperti
Bio Fit dengan menyemprotkan ke media tersebut selanjutnya tutup atau di krakap
dengan terpal agar mempercepat proses pembusukan / penguraian terhadap bakteri
yang mengandung senyawa bagus untuk pertumbuhan cacing tanah yang akan kita
budidayakan.

Proses ini bisa memakan waktu 1-7 hari tergantung dari kwalitas dan media
yang kita olah dengan proses fermentasi, biasanya untuk kotoran lembu atau sapi
bisa memakan waktu 3-7 hari. Sedangkan untuk media grajen bisa memakan waktu
3 hari, Kalau ingin cepat ya gunakan limbah atau sisa baglog pada jamur tiram
cukup kita diamkan dan kita tutup selama 1-2 hari, sebenarnya tidak melalui proses
fermentasi ini sudah sangat bisa dan layak untuk hidup cacing tanah yang kita
budidayakan nanti. Pastikan media cacing tanah yang akan kita gunakan untuk
budidaya cacing tanah tersebut ber PH sejuk, jika sudah terbiasa hanya dengan
memegang media cacing tanah yang akan kita gunakan tersebut sudah tahu, tidak
pelu menggunakan alat pengukur PH.

Untuk bubuk gergaji ada cara lain, rendam serbuk gergaji selama 1 hari, untuk
mengeluarkan getahnya:
 Lalu cuci serbuk gergajinya sambil diperas
 Masukkan pupuk kandang dan serbuk gergaji ke dalam media dengan
komposisi 50:50
 Tambahkan air, agar campurannya lembab.
 Lalu aduk
 Biarkan selama 5-7 hari
 Setiap hari disiram dengan air sedikit, diaduk trus untuk menjaga
kelembabannya sehingga mempercepat proses pembusukan media.
 Jangan biarkan media kering, jaga terus kelembabannya.
 pastikan suhu medianya tidak panas
 Letakkan media ditempat yang teduh.
 Setelah 7 hari, benih cacing sudah bisa dimasukkan.

Selama pembuatan media dan pemeliharaan berlangsung, ada beberapa benda


atau bahan yang tidak boleh atau tercampur ke dalam media budi daya cacing
Sebab sedikit saja tercampur dapat membuat cacing tanah mati, beberapa benda
tersebut antara lain: Ampas kopi atau the, minyak atau bahan berminyak, sabun
atau bahan kimia, bahan yang mengeluarkan bau keras, tulang atau daging, buah
yang masam, garam atau gula, cabai.

3. Persiapkan makanan yang dibutuhkan


Pakan cacing:
 Berupa sayur-sayur busuk yang sudah dihancurkan
 Ampas tahu lebih baik
 Bekas nasi yang sudah ditumbuk.
 Limbah organic lainnya yang sudah membusuk
Cara Ternak Cacing Mudah, Efisien – DACK

Komposisinya adalah 1:1, untuk 1 kg cacing diberikan 300 gram pakannya.


Namun untuk awal pembudidayaan secukupnya saja, karena media yang sudah kita
siapkan merupa makanan juga bagi cacing. Diberikan setiap 1 x sehari, baiknya
sore hari sekitar jam 16.00 sd 18.00, pasalnya cacing tanah termasuk salah satu
hewan yang aktif makan pada malam hari. Campur bahan pakan tersebut dengan
air secukupnya hingga terbentuk seperti bubur, lalu tebarkan pakan tersebutdi
permukaan media. Sebaiknya 3 cm dari tepi media sebab cacing tanah
merupakan binatang yang dominan berada tengah media. Bubur pakan ditaburkan
secara merata di atas 1/3 bagian permukaan media hidup cacing tanah.

Cara pemberian pakan ada tiga cara antara lain diberikan secara langsung,
dibusukkan terlebih dahulu dan difermentasi terlebih dahulu, fermentasi berarti
memberikan “tetes tebu” untuk meningkatkan jumlah bakteri dalam makanan.

4. Pengadaan indukan cacing

Pengadaan indukan, bias dibeli langsung dari peternak cacing itu sendiri, hal ini
lebih baik dibandingkan mencari sendiri di alam, karena kemampuan berkembang
biak tidak bagus dan kadang tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

5. Lakukan perawatan rutin

 Penyiraman
Penyiraman bertujuan untuk menjaga media budidaya agar tetap lembab, jika
media kering, segera lakukan penyiraman secukupnya namun jangan
berlebihan, sehingga membuat media menjadi becek, jika hal itu terjadi
biasanya cacing akan keluar dari media. Idealnya, tingkat kelembabpan media
budidaya yang diinginkan cacing adalah 15%-30%.
 Pengadukan
Pengadukan bertujuan untuk menyegarkan dan menggemburkan
media, sehingga suplai oksigen dalam tanah tercukupi, selain itu
pengadukan juga berfungsi untuk mencampurkan bahan yang tersisa,
pengadukan sebaiknya dilakukan rutin 3-4 hari sekali atau tergantung kebutuhan.
 Pengukuran PH dan Suhu
Cacing tanah membutuhkan tingkat keasaman dan suhu tertentu untuk dapat
hidup dan berkembang biak, karena itu pengukuran secara berkala terhadap
media budi daya mutlak diperlukan, tingkat keasaman tanah yang diinginkan
oleh cacingtanah adalah 6-7,5 dan suhu berkisar 15-25°C.
 Penggantian Media
Cara Ternak Cacing Mudah, Efisien – DACK

Penggantian media dilakukan jika kondisi media dirasa sudah tidak layak lagi
untuk kehidupan cacing, ciri media tidak layak adalah terlihat mulai memadat
dan lengket, solusinya segera ganti dengan media yang baru
 Pencegahan Hama
Dari beberapa hama yang suka menyerang cacing tanah, musuh utamanya
ternyata semut merah, untuk pencegahan letakan wadah yang berisi air di setiap
kaki-kaki rak budi daya, dengan begitu semut merah tidak bisa naik ke atas
media.