Anda di halaman 1dari 16

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMK Negeri 1 Kalasan


Mata Pelajaran/ Tema :: Matematika
Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Pertumbuhan, Peluruhan, Bunga Dan Anuitas
Alokasi Waktu : 8 x 45 menit (4 x Pertemuan Tatap Muka)

A. Kompetensi Inti
KI 3:Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasitentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kajian
matematikapada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu
 pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan
 potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia
d unia kerja, warga masyarakat nasional,
regional, dan internasional.
KI 4: Melaksanakan tugas
tugas spesifik
spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang
yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kajian matematika
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif,
 produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah
ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B. Tujuan Pembelajaran
Melalui proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat memahami pengetahuan
faktual, konseptual, dan prosedural tentang cara menggunakan aturan, sifat-sifat dan menggunakan
 bilangan berpangkat, bentuk akar dan logaritma dalam kehidupan sehari-hari serta mampu
membangun sikap ilmiah dan keterampilan prosedural melalui proses mencoba/eksperimen,
mengasosiasi dan mengomunikasikannya dalam presentasi dan lap oran tertulis.
C. Kompetensi Dasar
3.7 Menganalisis pertumbuhan, peluruhan, bunga dan anuitas.
4.7 Menyelesaiakan masalah kontekstual yang berkaitan dengan pertumbuhan, peluruhan,
 bunga dan anuitas.

D. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)


KD 3.7
3.7.1 Menentukan nilai bunga dan anuitas dengan mengunakan rumus.
3.7.2 Menghitung jumlah pertumbuhan dengan mengunakan aturan yang berlaku.
3.7.3 Menghitung peluruhan dengan mengunakan aturan
aturan yang
yang berlaku.
KD 4.6
4.7.1 Terampil Menerapkan konsep bunga dan anuitas dalam kehidupan
kehidupan nyata.
4.7.2 Terampil Menerapkan konsep pertumbuhan dalam kehidupan nyata
4.7.3 Terampil Menerapkan konsep peluruhan dalam kehidupan nyata

E. Materi Pembelajaran
Pengertian Bunga Tunggal
Bunga tunggal adalah bunga yang timbul pada setiap akhir jangka waktu tertentu yang
tidak mempengaruhi besarnya modal (besarnya modal tetap). Besarnya bunga berbanding senilai
dengan persentase dan lama waktunya dan umumnya berbanding senilai pula dengan besarnya
modal.
Jika modal sebesar M dibungakan dengan bunga p % setahun maka:
a. Setelah t tahun, besarnya bunga:
 p
 I    M    t 
100

 b. Setelah t bulan, besarnya bunga:


 p t 
 I    M   
100 12
Model Pertumbuhan Penduduk

Penerapan deret ukur yang paling konvensional di bidang ekonomi adalah dalam hal
 penaksiran jumlah penduduk. Sebagaimana pernah dinyatakan oleh Malthus, penduduk dunia
tumbuh mengikuti pola deret ukur. Secara matematik, hal ini dapat dirumuskan sebagai :
 P t  = P 1 Rt-1
Dimana

R=1+r
P1= jumlah pada tahun pertama (basis)
Pt= jumlah pada tahun ke-t
r = persentase pertumbuhan per-tahun
t = indeks waktu (tahun)

F. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran

Pendekatan pembelajaran adalah pendekatan saintifik. Pembelajaran koperatif menggunakan


kelompok diskusi yang berbasis Discovery learning  dan Problem Based learning .

PERTEMUAN PERTAMA DAN KEDUA (3.7.1, 4.7.1)


G. Langkah-langkah Pembelajaran
Model Pembelajaran : Problem-Based Learning (PBL)

Sintak Rinciankegiatan waktu

Pendahuluan  Guru mempersilahkan peserta didik 5


untuk memulai pembelajaran dengan
 berdoa.
 Mengecek kehadiran peserta didik.
 Guru menyampaikan tujuan
 pembelajaran yang ingin dicapai
yaitu memperluas definisi Bunga
dan Anuitas.
 Sebagai apersepsi untuk mendorong
rasa ingin tahu dan berpikir kritis,
 peserta didik diajak memecahkan
masalah mengenai Bunga dan
Anuitas .

Kegiatan inti

Orientasi siswa pada masalah  Guru menyajikan suatu 10


 permasalahan yang berkaitan dengan
Bunga dan Anuitas .

 Peserta didik mencermati dan


mengidentifikasi permasalah yang
 berkaitan dengan konsep Bunga dan
Anuitas   yang disampaikan oleh
guru.
 Guru memberikan kesempatan
kepada peserta didik untuk bertanya
terkait dengan pengamatan dan
 pencermatan tentang permasalahan
yang berkaitan dengan konsep
Bunga dan Anuitas .

Mengorganisasikan peserta  Guru membagi peserta didik ke 10


didik belajar dalam kelompok-kelompok yang
terdiri dari 5 atau 6 orang dengan
tingkat kemampuan yang bervariasi.

 Secara berkelompok peserta didik


mendiskusikan cara menyelesaikan
masalah yang disampaikan oleh
guru.

 Peserta didik menanyakan hal-hal


yang belum dipahami berkaitan
dengan materi yang sedang
dipelajari.

 Guru membantu peserta didik


mendefinisikan dan
mengorganisasikan tugas belajar
yang berhubungan dengan materi
yang dibahas.

 Mendorong peserta didik agar


 bekerja sama dalam kelompok.

Membimbing penyelidikan  Guru berkeliling ke semua kelompok 15


individu dan kelompok  untuk melihat diskusi yang dilakukan
 peserta didik, melihat keterlibatan
semua peserta didik dalam kelompok
serta mengarahkan jika ada
kelompok yang melenceng dari
 pekerjaannya.

 Meminta peserta didik mengolah


informasi  berdasarkan hubungan-
hubungan informasi/data terkait
untuk membangun konsep atau
mencoba menganalisa data dan
langkah-langkah penyelesaian
dengan merujuk beberapa contoh
Bunga dan Anuitas .

 Mendorong peserta didik agar


 bekerja sama dan disiplin dalam
 belajar.
Mengembangkan dan  Guru memberikan LKS tentang 25
menyajikan hasil karya  permasalahan nyata yang berkaitan
dengan Bunga dan Anuitas .

 Melalui pengamatan literatur, peserta


didik melakukan eksplorasi tentang
Bunga dan Anuitas .

 Guru menunjuk salah satu kelompok


untuk mempresentasikan hasil
diskusinya ke depan kelas.
Sementara kelompok lain,
menanggapi dan menyempurna- kan
apa yang dipresentasikan.

Menganalisa dan  Guru meminta kelompok lainnya 15


mengevaluasi proses yang mempunyai cara atau hasil
 pemecahan masalah  pekerjaannya yang berbeda dengan
kelompok lainnya
(mengkomunikasikan)

 Guru memberikan konfirmasi


terhadap jawaban peserta didik dalam
diskusi, dengan meluruskan
 jawabkan jawaban yang kurang tepat
dan memberikan penghargaan bila
 jawaban benar dengan pujian atau
tepuk tangan.

Guru memberikan soal yang terkait


dengan bilangan berpangkat untuk
dikerjakan peserta didik dan
dikumpulkan.
Penutup  Peserta didik bersama guru 10
menyimpulkan tentang definisi dan
konsep Bunga dan Anuitas
 Guru memberikan reward kepada
kelompok dengan penampilan terbaik.
 Guru menyampaikan materi yang akan
dibahas pada pertemuan selanjutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar
dengan memberikan pesan untuk tetap
 belajar dan memberi salam

PERTEMUAN KETIGA (3.7.2 & 4.7.2)


H. Langkah-langkah Pembelajaran
Model Pembelajaran : Problem-Based Learning (PBL)

Sintak Rinciankegiatan waktu


Pendahuluan  Guru mempersilahkan peserta didik 5
untuk memulai pembelajaran dengan
 berdoa.
 Mengecek kehadiran peserta didik.
 Guru menyampaikan tujuan
 pembelajaran yang ingin dicapai
yaitu memperluas definisi
pertumbuhan .
 Sebagai apersepsi untuk mendorong
rasa ingin tahu dan berpikir kritis,
 peserta didik diajak memecahkan
masalah mengenai pertumbuhan .

Kegiatan inti

Orientasi siswa pada masalah  Guru menyajikan suatu 10


 permasalahan yang berkaitan dengan
pertumbuhan .

 Peserta didik mencermati dan


mengidentifikasi permasalah yang
 berkaitan dengan konsep
pertumbuhan   yang disampaikan
oleh guru.

 Guru memberikan kesempatan


kepada peserta didik untuk bertanya
terkait dengan pengamatan dan
 pencermatan tentang permasalahan
yang berkaitan dengan konsep
pertumbuhan .

Mengorganisasikan peserta  Guru membagi peserta didik ke 10


didik belajar dalam kelompok-kelompok yang
terdiri dari 5 atau 6 orang dengan
tingkat kemampuan yang bervariasi.

 Secara berkelompok peserta didik


mendiskusikan cara menyelesaikan
masalah yang disampaikan oleh
guru.

 Peserta didik menanyakan hal-hal


yang belum dipahami berkaitan
dengan materi yang sedang
dipelajari.

 Guru membantu peserta didik


mendefinisikan dan
mengorganisasikan tugas belajar
yang berhubungan dengan materi
yang dibahas.
 Mendorong peserta didik agar
 bekerja sama dalam kelompok.

Membimbing penyelidikan  Guru berkeliling ke semua kelompok 15


individu dan kelompok  untuk melihat diskusi yang dilakukan
 peserta didik, melihat keterlibatan
semua peserta didik dalam kelompok
serta mengarahkan jika ada
kelompok yang melenceng dari
 pekerjaannya.

 Meminta peserta didik mengolah


informasi  berdasarkan hubungan-
hubungan informasi/data terkait
untuk membangun konsep atau
mencoba menganalisa data dan
langkah-langkah penyelesaian
dengan merujuk beberapa contoh
pertumbuhan .

 Mendorong peserta didik agar


 bekerja sama dan disiplin dalam
 belajar.

Mengembangkan dan  Guru memberikan LKS tentang 25


menyajikan hasil karya  permasalahan nyata yang berkaitan
dengan pertumbuhan .

 Melalui pengamatan literatur, peserta


didik melakukan eksplorasi tentang
pertumbuhan .

 Guru menunjuk salah satu kelompok


untuk mempresentasikan hasil
diskusinya ke depan kelas.
Sementara kelompok lain,
menanggapi dan menyempurna- kan
apa yang dipresentasikan.

Menganalisa dan  Guru meminta kelompok lainnya 15


mengevaluasi proses yang mempunyai cara atau hasil
 pemecahan masalah  pekerjaannya yang berbeda dengan
kelompok lainnya
(mengkomunikasikan)

 Guru memberikan konfirmasi


terhadap jawaban peserta didik dalam
diskusi, dengan meluruskan
 jawabkan jawaban yang kurang tepat
dan memberikan penghargaan bila
 jawaban benar dengan pujian atau
tepuk tangan.

Guru memberikan soal yang terkait


dengan bilangan berpangkat untuk
dikerjakan peserta didik dan
dikumpulkan.
Penutup  Peserta didik bersama guru 10
menyimpulkan tentang definisi dan
konsep pertumbuhan
 Guru memberikan reward kepada
kelompok dengan penampilan terbaik.
 Guru menyampaikan materi yang akan
dibahas pada pertemuan selanjutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar
dengan memberikan pesan untuk tetap
 belajar dan memberi salam

PERTEMUAN KEEMPAT (3.7.3 & 4.7.3)


E. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran
Pendekatan pembelajaran adalah pendekatan saintifik. Pembelajaran koperatif menggunakan
kelompok diskusi yang berbasis Discovery learning  dan Problem Based learning .
I. Langkah-langkah Pembelajaran
Model Pembelajaran : Problem-Based Learning (PBL)

Sintak Rinciankegiatan waktu

Pendahuluan  Guru mempersilahkan peserta didik 5


untuk memulai pembelajaran dengan
 berdoa.
 Mengecek kehadiran peserta didik.
 Guru menyampaikan tujuan
 pembelajaran yang ingin dicapai
yaitu memperluas definisi
peluruhan .
 Sebagai apersepsi untuk mendorong
rasa ingin tahu dan berpikir kritis,
 peserta didik diajak memecahkan
masalah mengenai peluruhan .

Kegiatan inti

Orientasi siswa pada masalah  Guru menyajikan suatu 10


 permasalahan yang berkaitan dengan
peluruhan .

 Peserta didik mencermati dan


mengidentifikasi permasalah yang
 berkaitan dengan konsep peluruhan
yang disampaikan oleh guru.

 Guru memberikan kesempatan


kepada peserta didik untuk bertanya
terkait dengan pengamatan dan
 pencermatan tentang permasalahan
yang berkaitan dengan konsep
peluruhan .

Mengorganisasikan peserta  Guru membagi peserta didik ke 10


didik belajar dalam kelompok-kelompok yang
terdiri dari 5 atau 6 orang dengan
tingkat kemampuan yang bervariasi.

 Secara berkelompok peserta didik


mendiskusikan cara menyelesaikan
masalah yang disampaikan oleh
guru.

 Peserta didik menanyakan hal-hal


yang belum dipahami berkaitan
dengan materi yang sedang
dipelajari.

 Guru membantu peserta didik


mendefinisikan dan
mengorganisasikan tugas belajar
yang berhubungan dengan materi
yang dibahas.

 Mendorong peserta didik agar


 bekerja sama dalam kelompok.

Membimbing penyelidikan  Guru berkeliling ke semua kelompok 15


individu dan kelompok  untuk melihat diskusi yang dilakukan
 peserta didik, melihat keterlibatan
semua peserta didik dalam kelompok
serta mengarahkan jika ada
kelompok yang melenceng dari
 pekerjaannya.

 Meminta peserta didik mengolah


informasi  berdasarkan hubungan-
hubungan informasi/data terkait
untuk membangun konsep atau
mencoba menganalisa data dan
langkah-langkah penyelesaian
dengan merujuk beberapa contoh
peluruhan .

 Mendorong peserta didik agar


 bekerja sama dan disiplin dalam
 belajar.

Mengembangkan dan  Guru memberikan LKS tentang 25


menyajikan hasil karya  permasalahan nyata yang berkaitan
dengan peluruhan .

 Melalui pengamatan literatur, peserta


didik melakukan eksplorasi tentang
peluruhan .

 Guru menunjuk salah satu kelompok


untuk mempresentasikan hasil
diskusinya ke depan kelas.
Sementara kelompok lain,
menanggapi dan menyempurna- kan
apa yang dipresentasikan.

Menganalisa dan  Guru meminta kelompok lainnya 15


mengevaluasi proses yang mempunyai cara atau hasil
 pemecahan masalah  pekerjaannya yang berbeda dengan
kelompok lainnya
(mengkomunikasikan)

 Guru memberikan konfirmasi


terhadap jawaban peserta didik dalam
diskusi, dengan meluruskan
 jawabkan jawaban yang kurang tepat
dan memberikan penghargaan bila
 jawaban benar dengan pujian atau
tepuk tangan.

Guru memberikan soal yang terkait


dengan bilangan berpangkat untuk
dikerjakan peserta didik dan
dikumpulkan.
Penutup  Peserta didik bersama guru 10
menyimpulkan tentang definisi dan
konsep peluruhan
 Guru memberikan reward kepada
kelompok dengan penampilan
terbaik.
 Guru menyampaikan materi yang
akan dibahas pada pertemuan
selanjutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar
dengan memberikan pesan untuk
tetap belajar dan memberi salam

H. Teknik Penilaian
Test lisan, tes tertulis, Observasi

I. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran


Media/Alat : White Board, Tayangan Power Point dan Lembar Kerja Siswa
Bahan : Laptop, LCD
Sumber Belajar :
- Buku Siswa Matematika Kelas XI
- Buku Guru Matematika Kelas X

Kalasan, 02 Januari 2020

Mengetahui,
Waka Kurikulum Guru Mata Pelajaran

Agus Suratno, S.Pd Nur Setyo Widyaningsih, S.Pd


 NIP.19710311 199512 1 002 NIP. 19710623 199503 2 002

Catatan Kepala Sekolah

……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………….
BARISAN DAN DERET GEOMETRI
 Nama: ........................................... Kelas: .......................... Tanggal: .......................................... ..
Petunjuk :
Diskusikan dengan teman dalam kelompokmu !

1. Modal sebesar Rp 6.000.000,00 disimpan di bank dengan bunga majemuk sebesar 21% pertahun.
Tentukan nilai akhir modal tersebut setelah 6 bulan!
Jawab :

2. Sebuah modal diinvestasikan dengan bunga majemuk sebesar 11% pertahun. Setelah tiga tahun
modal itu menjadi sebesar Rp 15.000.000,00. Tentukan nilai modal!
Jawab :
BARISAN DAN DERET GEOMETRI
 Nama: ........................................... Kelas: .......................... Tanggal: ........................................ ....
Petunjuk :
Diskusikan dengan teman dalam kelompokmu !
1. Tentukan jumlah 4 suku pertama, jika diketahui suku pertama 39 dan rasionya 12

Jawab:
n
1 a(1 r  )
karena r = 2
 dan r .... 1, maka rumus yang sesuai adalah Sn , sehingga:
1 r 

.....
....(1 ..... ) 39(1 .....) 39(.....) 39 x ..... .... ......
S4
1
......
1 ..... ...... 2
16 1 8

Jadi jumlah empat suku pertama adalah ........


2. Hitunglah jumlah 7 suku pertama, jika diketahui deret geometri:
a. -3 + (-6) + (-12)+…..
1 1
 b. 4 + 1 + +…..
4 16

Jawab:
.....
a. dari deret -3 + (-6) + (12) +…..diperoleh U1 = a = ...., dan r =  .... , r .... 1, maka:
 3

....(....7 1) ....(..... 1)
 jumlah tujuh suku pertama adalah S7
..... 1 .....

= ....(.......) = .........
Jadi jumlah tujuh suku pertama adalah ........

1 1 ....
 b. dari deret 4 + 1 + +…..diperoleh U1 = a = ...., dan r = , r ..... 1, maka:
4 16 .....
7
.....(1 ... ) ....(1 1
16.384
) 4( 1616.384
.384
1
)
 jumlah tujuh suku pertama adalah S7
3
1 ..... ...... 4

4(16.383) ...... 4(........)


=
.......... 3 4.096
........
= ........
1.024

Jumlah tujuh suku pertama deret tersebut adalah .....


BARISAN DAN DERET GEOMETRI
 Nama: ........................................... Kelas: .......................... Tanggal: ........................................ ....
Petunjuk :
Diskusikan dengan teman dalam kelompokmu !
1 1
1. Hitung 1   ....
2 4

Jawab : ………………

2. Hitung 1 + 3 + 9 + …. (Beri alasannya !)

Jawab : ……………….

3. Suku pertama deret geometri adalah 6. Jika jumlah sampai tak hingga sama dengan 9, maka
tentukan rasionya !

Jawab : …………………….
INSTRUMEN PENILAIAN
Barisan dan deret geometri
Pedo
man
 No Soal Kunci jawaban
 pensk 
oran
1 Tentukan suku ke-6 dari suku ke-6 dari barisan bilangan 2, 6, 18,...
6
 barisan bilangan 2, 6, 18,...! a = 2, r =  3 dan r > 1, maka 5
2
2(3 6 1) 2(729 1)
S6 728
3 1 2
2 Suatu deret geometri 3 + 12 +  jumlah 8 suku pertama deret geometri 3 + 12 + 48 + ...
a = 3, r = 4 dan r > 1, maka
48 + ... , tentukan jumlah 8
3(4 8 1) 3(65.536 1)
S8 65.535
suku pertama! 4 1 3 5

3 Tentukan jumlah seluruh suku- Barisan bilangan 1, 1 , 1 ,...., 1


2 4 32
suku pada barisan bilangan 1
1 1 1 2 1 10
1, , ,...., ! a = 1, dan r =  , r<1, maka jumlah semua
2 4 32 1 2
sukunya adalah:
n
1
n
1
1(1 ) 1 n
a(1 r 
n
) 2 2 1
Sn 2 1
1 r  1 1 2
1
2 2

4 Diketahui barisan bilangan 1,  jumlah seluruh suku-suku barisan bilangan 1, 3, 9, ...,


3, 9, ..., 729. Maka tentukan 729.
 jumlah seluruh suku-sukunya! a = 1, r = 3 dan Un = 729 15
Un = 729  ar n -1 = 729
1.(3)n-1 = 36
n –  1 = 6
n=7
1(3 7 1) (2.187 1)  2.186
S7     1.093
3 1  2 2
5 Tentukan jumlah 8 suku yang  barisan bilangan 2, 4, 8, 16,...
 pertama dari barisan bilangan a = 2, r = 2 dan r > 1, maka jumlah 8 suku yang
2(2 8 1) 2(256 1)
2, 4, 8, 16,...!  pertama adalah: S8 2(255) 510 5
2 1 1

6 Tentukan jumlah 8 suku yang  barisan 81, 27, 9,...


 pertama pada barisan 81, 27, 27 1
a = 81, r =   dan r < 1, maka jumlah 8 suku yang
81 3
9,...!
1
8
20
81 1
a(1 r 
n
) 3
 pertama adalah S8 =
1 r  1
1
3

1
81 1
6.561
2
3

=
6.561 1 6.560
81 81
6.561 6.561 81(6.560) 3
2 2 6.561 2
3 3

3.280 13
=  121
27 27

7 Suku keenam suatu deret U3 = 18  ar 


2
 18

geometri sama dengan 486 dan U6 = 486  ar 


5
 486  ar 2 (r 3 )  486  18 r 3 = 486
suku ketiga sama dengan 18. 486
r 3 = 27  r= 3
27 3, r>1
Tentukan jumlah lima suku 18 10
 pertama deret itu! r = 3 maka ar 2 = 18  a(32) = 18  a=2
Jumlah lima suku pertama deret tersebut :
2(3 5 1) 2(243 1)
S5 242
3 1 2

8 Jumlah suku pertama dan suku U1 + U3 = 60  (a + ar 2) = 60


ketiga dari suatu barisan a(1 + r 2) = 60
geometri adalah 60. U2 = 24  ar = 24
Sedangkan suku ke-2 adalah 24 24
a=  (1 r 2 )  60
r  r 
24. Tentukan jumlah sepuluh
24
suku pertama dari barisan  24r   60

geometri itu jika rasio 2
24r   60r   24  0
ditentukan lebih dari 1! 20
2r 2 –  5r + 2 = 0
(2r - 1)(r - 2 ) = 0
1
r 1 =  dan r 2 = 2 (maka rasio yang memenuhi adalah r
2

= 2)
24 24
r = 2 maka a =   12
r  2

 jumlah 10 suku pertama =


12(210 1) 12(1.024 1)
12(1.023) 12.276
2 1 1

9 Hitunglah jumlah sampai tak Diketahui : deret 1+ 1/4 + 1/16 + ...


 berhingga dari deret 1+ 1/4 + Ditanya : ∞
Penyelesaian :
1/16 + ... 1⁄ 1
 = 1;  = 4 =
1 4
 10
 =

1

= −⁄


= 3⁄


= 3

Jadi, jumlah deret tak hingga adalah
3

Skor maksimum 100