Anda di halaman 1dari 3

Nama : Dina Puspita

NPM : 08160100013
Mata Kuliah : Biostatistik

Tugas : Tentukan Mean (x), Median (Md), Mode (Modus), Range, Sum, Max, Min, Variasi
Standar Deviasi (SD)
Data pengamatan = jumlah kunjungan pasien RSU X bulan Maret 2017 minggu ke-3

No Poliklinik Kunjungan
1. Anak 50
2. Internist 60
3. Bedah Umum 33
4. Saraf 47 Min = 25
5. Mata 39
6. THT 38 Max = 60
7. Paru 40 Sum = 457
8. Kandungan 60
9. Bedah Mulut 25
10. Kulit 30
11. Umum 35

∑ variabel
Mean (x̅) = n
25+30+33+35+38+39+40+47+50+60+60
= 11
457
= 11

= 41,54

Median (MD) = 25, 30, 33, 35, 38, 39, 40, 47, 50, 60, 60

Mode (Modus) = 25, 30, 33, 35, 38, 39, 40, 47, 50, 60, 60

Range = Min-Max
= 60-25
= 35
Nama : Dina Puspita
NPM : 08160100013
Mata Kuliah : Biostatistik

Variasi
41 - 50 = -9 → 81
41 - 60 = -19 → 361
41 - 33 = 8 → 64
41 - 47 = -6 → 36
41 - 39 = 2 → 4
41 - 38 = 3 → 9
41 - 40 = 1 → 1
41 - 60 = -19 → 361
41 - 25 = 16 → 256
41 - 30 = 11 → 121
41 - 35 = 6 → 36 +
1.330

∑ (x̅ − x)2 1330 1330


Variasi = = = = 133
n−1 11 − 1 10

SD = √𝑉𝑎𝑟𝑖𝑎𝑠𝑖

= √133
= 11,55
Nama : Dina Puspita
NPM : 08160100013
Mata Kuliah : Biostatistik

Skala Pengukuran
1. Nominal : Apabila pengukuran terhadap variabel hanya dapat membedakan satu
pengamatan dengan pengamatan lain.

Contoh:
I Kunjungan Laki-laki Perempuan
Poli Anak 27 23
Internist 35 25
Bedah Umum 20 13
Saraf 18 29
Mata 19 20
THT 20 18
Paru 20 20
Kandungan - 60
Bedah Mulut 15 10
Kulit 12 11
Umum 22 13

2. Ordinal : Apabila pengukuran terhadap variabel dapat membedakan serta mengurutkan


satu pengamatan dengan pengamatan lainnya.
Contoh:
Status Karyawan
Pendidikan LK PR
SMA 7 6
D3 37 28
S1 7 5
S2 6 4
57 43

3. Interval : Apabila pengukuran terhadap variabel dapat membedakan, mengurutkan


serta melihat besar beda antara tiap nilai variabel. Tidak terdapat nilai nol absolut dan
tidak dapat dikatakan kelipatannya secara mutlak.
Contoh:
Usia
Poli Anak 1–3 4–6 7–9 10 – 12 13 – 16
7 12 10 8 3

4. Rasio : Apabila pengukuran terdapat variabel dapat membedakan, mengurutkan,


memperlihatkan besar beda, serta juga dapat memperlihatkan kelipatannya. Terdapat
nilai nol absolut yang mutlak.
Contoh : Bayi A Bayi B Bayi C

2 kg 5 kg 4 kg

Rasionya Bayi C memiliki berat badan 2X dari berat badan Bayi A