Anda di halaman 1dari 4

Tugas Personal ke-3

(Minggu 8 / Sesi 12)

1. Buatlah jadwal pengujian black box untuk menguji LMS Anda!


Berikut jadwal pengujian black box pada LMS

Kelas uji Jenis uji Tingkat pengujian Pengujian

Login Isi data login Modul Black box

Verifikasi login Modul Black box

Lupa password Modul Black box

Akses Jadwal Pengecekan data mata Modul Black box


Kuliah pelajaran
Pengecekan data kelas Modul Black box

Pengecekan data jadwal Modul Black box


pelajaran
Unduh modul Modul Black box

Unduh tugas kuliah Modul Black box

Upload tugas kuliah Modul Black box

Pengecekan kuis Modul Black box

ISYS6507 – Testing and System Implementation


2. Buatlah template pengujian black box menggunakan tabel keputusan!
Berikut tabel keputusan yang kami berdasarkan beberapa fitur LMS:

3. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengujian!


Jawab :
a. ReabilityMenekankan bahwa aplikasi akan dilaksanakan dalam fungsi
sesuai yangdiminta dalam periode waktu tertentu.

b. AuthorizationMenjamin data di proses sesuai dengan kebutuhan manajemen.


Authorisasimenyangkut proses transaksi secara umum yaitu otoritas bisnis
dan secarakhusus otoritas pelaksanaan tindakan khusus.

c. File IntegrityMenekankan pada data yang dimasukkan melalui aplikasi agar


tidak dapatdiubah serta prosedur yang akan memastikan bahwa file yang digunakan
benardan data dalam file tersebut akan disimpan sequensial dan benar.

d. Audit TrailM e n e k a n k a n p a d a k e m a m p u a n u n t u k m e n d u k u n g pr o s e s
ya n g t e r j a d i . Pemrosesan data secara keseluruhan berdasarkan retensi/jumlah dari

ISYS6507 – Testing and System Implementation


kejadianyang cukup mendukung keakuratan, kelengkapan, batasan waktu dan
otorisasidata.

4. Jelaskan tipe serangan yang dilakukan pada sistem!


Jawab :
 Spoofing
Spoofing adalah Teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke
suatu komputer atau informasi, dimana penyerang berhubungan dengan pengguna
dengan berpura-pura memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya.
Hal ini biasanya dilakukan oleh seorang hacker/ cracker.
 Sniffer
Sniffer Paket atau penganalisa paket (arti tekstual: pengendus paket — dapat pula
diartikan 'penyadap paket') yang juga dikenal sebagai Network
Analyzers atau Ethernet Sniffer ialah sebuah aplikasi yang dapat melihat lalu lintas
data pada jaringan komputer. Dikarenakan data mengalir secara bolak-balik pada
jaringan, aplikasi ini menangkap tiap-tiap paket dan kadang-kadang menguraikan isi
dari RFC(Request for Comments) atau spesifikasi yang lain.
 Ddos ( Distributed denial of service )

Serangan DOS (Denial-Of-Service attacks) adalah jenis serangan terhadap


sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara
menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai
komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga
secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses
layanan dari komputer yang diserang tersebut.

5. Jelaskan taksonomi cacat pada saat pengujian sistem!


Taksonomi dapat diartikan sebagai pengelompokan suatu hal berdasarkan hierarki
(tingkatan) tertentu. Di mana taksonomi yang lebih tinggi bersifat lebih umum dan
taksonomi yang lebih rendah bersifat lebih spesifik.
Bug membuat keberadaannya diketahui melalui perilaku yang diamati, gejala, output
yang tidak normal, transformasi data, waktu respons yang lambat, kerusakan sistem,
keterlambatan yang tidak dapat dijelaskan, atau program lain yang terlihat melanggar.
Ketika seorang penguji yang melakukan pengujian perilaku mengamati suatu bug, ia
hanya melihat gejalanya. Sederhananya, akar penyebab adalah alasan mendasar untuk
bug.

ISYS6507 – Testing and System Implementation


Hubungan antara bug dan akar penyebabnya dapat berupa kesalahan dan kegagalan
yang tidak memiliki hubungan satu dengan lainnya hingga bug yang paling sulit
seperti masalah stabilitas. Dan banyak peristiwa mungkin terjadi. Biasanya, tujuan
melakukan analisis akar penyebab bukan untuk menentukan kesalahan yang tepat dan
bagaimana hal itu terjadi. Alih-alih, analisis akar penyebab mengelompokkan bug ke
dalam taksonomi.

Kesimpulan :
Menurut kami, taksonomi disini ialah pengelompokkan akar penyebab dari beberapa
bug yang ditemui dalam proses pengujian. Hal itu berguna untuk mengklasifikasikan
tingkatan kesulitan untuk penanganan dan perbaikan bug tersebut.

6. Buatlah laporan bug terperinci dari kegagalan pengujian LMS anda!


7. Bagaimana pengelolaan bug yang akan anda lakukan?

---oOo---

ISYS6507 – Testing and System Implementation