Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH PAIBP

TENTANG IJAB QOBUL

DISUSUN OLEH :

NAMA : ADI ARIYANTO

KELAS : XII TKR 1

NO ABS : 01

GURU PENGAMPU : BU NUR HAYATININGSIH

TAHUN PELAJARAN 2019/2020


SMK MA’ARIF NU 1 SUMPIUH

1
A. Susunan acara Ijab Qobul
1. Pembukaan
2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
3. Sambutan
4. Acara Inti
5. Penutup
B. Keterangan
1. Pembukaan
Assalammualaikum
pertama marilah kita panjatkan puji syukur atas khadirat Allah SWT atas rahmat, taufiq,
dan hidayahnya sehingga pada hari yang berbahagia ini kita dapat menghadiri acara ijab
Qobul antara ananda Adi AriyantoDengan Dewi Mulya Safitri untuk mengawali acara
pada hari ini marilah kita membaca basmalah bersama – sama.
2. Al Quran surah Ar-Rum ayat 21

Allah telah berfirman dalam Al Quran surah Ar-Rum ayat 21:

Artinya:
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari
jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-
Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Rum ayat 21).
3. sambutan
1. Sambutan Pengantin Pria

Assalamu ’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Ibu-ibu, Bapak-bapak, yang kami hormati,
serta hadirin-hadirat yang kami muliakan.
Pada malam resepsi yang berbahagia ini, kami atas nama sohibul hajat, mengajak hadirin
dan hadirat untuk bersama-sama bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha
pemurah, atas semua nikmat yang diberikan kepada kita semua, sehingga pada malam
yang berbahgia ini kita dapat bersama-sama mengahadiri acara resepsi atas nikahnya putra
kami tercinta (Dika Madu Surya Daru) dengan putri kami (Dewi Mulya Safitri).
Yang kedua, sudah seharusnya kita menyanjungkan sholawat salam untuk junjungan kita
Nabi Besar Muhammad SAW, semoga kelak sudi menyampaikan syafa’atnya kepada kita
semua. Aamiin.
Hadirin yang kami muliakan,
sebagaimana telah saya sebutkan tadi, bahwa saat berbahagia ini merupakan malam
resepsi pernikahan putra kami (Dika Madu Surya Daru) dengan putri kami (Dewi Mulya
Safitri), maka Alhamdulillah acara pernikahan tersebut secara resmi dilaksanakan pada
hari … dengan lancar tanpa ada halangan.
Hadirin yang berbahagia,
Sebagai sambutan pengantin pria, mewakili ayahanda putra (Dika Madu Surya Daru)
beserta keluarga, kami mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang diberikan
kepada rombongan kami, dengan ringan kaki penuh keikhlasan ikut mengantarkan putra
kami (Dika Madu Surya Daru) guna memenuhi I’tikad baik untuk dapat berbahagia
bersanding seumpama raja dengan putri Bapak (nama bapak mempelai wanita) sekeluarga,
yakni pengantin putri (Dewi Mulya Safitri)selaksa ratu.
Selaku orang tua, sekaligus atas nama ayahanda (Dika Madu Surya Daru) sekeluarga,
sesuai amanat yang kami bawa, maka kami pada malam ini, kami bermaksud
menyerahkan putra kami (Dika Madu Surya Daru) kepada bapak (Alex) sekeluarga, untuk

2
diakui sebagaimana layaknya putra sendiri. Untuk itu sepenuhnya kami persilahkan sudi
kiranya Bapak dengan ikhlas menerimanya, sekaligus menerima keluarga kami sebagai
keluarga besar Bapak, sebagaimana kami juga menerima keluarga Besar Bapak … sebagai
keluarga besar kami sendiri.
Kepada pengantin berdua kami hanya berpesan, berbahagialah menjalani hidup kalian,
namun ingatlah bahwa masih banyak kewajiban sebagai seorang suami dan seorang istri
yang harus dipenuhi dalam kehidupan sehari-hari kelak. Oleh sebab itu hendaknya rasa
syukur pada saat yang berbahagia ini kalian jadikan sebagai pedoman, bukan justru
membuat kalian menjadi lupa diri, namun menjadi lebih hati-hati.
Semoga perjalanan hidup kalian senantiasa mendapat tuntunan di jalan Allah, senantiasa
dalam lindungan-Nya, dan senantiasa dalam rahmat dan ridho-Nya. Aamiin.
Bapak (Alex) sekeluarga yang kami hormati, kiranya sekian amanat dari ayahanda putra
(Dika Madu Surya Daru), telah kami sampaikan dengan segala kerendahan hati. Semoga
Bapak (Alex) sekeluarga berkenan.
Hadirin yang kami muliakan,
Akhirnya marilah bersama kita doakan kedua mempelai, semoga apa yang diinginkannya
senantiasa dikabulkan dan mendapat ridho Allah SWT. Aamiin.
Billahitaufiq walhidayah, Wassalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

2. sambutan mempelai putri

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.


(Pilihlah Muqoddimah pidato yang anda sukai) Yang kami hormiati para pengantar
penganten putra, dan segenap paRa uNdangan sekalipun yang berbahagia Pada siang yang
penuh dengan suasana bahagia ini, patutlah kita sEmua memanjatkan puja dan puji syukur
kehadirat Allah SWT.
karena pada saat ini kita semua masih diberi kesempatan hidup oleh Allah dimuka bumi-
Nya dengan menikmati segala fasilitas yang telah diSediakan.
Selanjutnya sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi
Muhammad saw. keluarganya, para sahabatnya dan semua arang yang mengikuti ajaran-
ajarannya.
Hadirin dan segenap undangan sekalian yang berbahagia Pada siang hari ini saya
mendapat amanat dari bapak Solihan wali dari pengantin putri untuk menyampaikan
sepatah dua kata pada kesempatan ini.

1. Pertama, kami atas nama keluarga penganten putri mengucapkan selamat datang
kepada semua rumbongan penganten putra.
2. Pertama, kami atas nama keluarga penganten putri mengucapkan selamat datang
kepada semua rombongan penganten putra.
3. Kedua, Mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang membantu kami,
baik yang berupa fisik atau non fisik sehingga terselenggaranya acara resepsi ini.
Mudah-mudahan atas jerih payah para hadirin sekalian diterima oleh Allah SWT.
4. Ketiga, kami atas nama keluarga penganten putri mohon maaf yang sebesar-
besarnya apabila kami sekeluarga dalam menyambut kehadiran rombongan
penganten putra atau undangan sekalian kurang berkenan dihati para hadirin, atau
jamuan yang kurang memuaskan dan Iain sebagainya, Keempat, kami atas nama
keluarga penganten putri, kami terima dengan lapang dada, muka yang manis
penganten putra
5. semoga rumah tangga yang dibinanya nanti membuahkan rumah tangga yang
bahagia, rumah tangga yang barokah, rumah tangga seperti yang disambdakan oleh
Nabi, BAITII JANNAT1 = Rumahku adalah syurgaku.
hadirin sekalian yang berbahagia Pada kesempatan ini kami menghadirkan sebuah hadits
Rasulullah saw. yang berbunyi sebagai berikut:
Artinya :

3
"Sebaik-baik wanita (istri) itu adalah yang bilamana engkau pandang dia menyenangkan
hatimu, dan bilamana engkau sedang bepergian dia menjaga kehormatan dirinya dan
menjaga pula milikmu (harta benda).
Hadits di atas tidak hanya ditunjukkan bagi wanita atau istri yang baru menjalin akad
nikah ini, akan tetapi bagi wanita atau istri yang sudah lama menjalani rumah tanggapun
juga harus mempunyai ciri-ciri tersebut. Dalam hadits ini disebutkan oleh Nabi saw.
bahwa wanita (istri) yang baik itu mempunyai empat sifat utama, yaitu:
1. Menyenangkan, bilamana dipandang oleh sang suami (arjunanya). Hal ini
menunjukkan bahwa seorang istri itu harus menjaga keindahan rupa tubuhnya
semata mata bagi suami bukan berhias untuk dipandang mata umum, sebagaimana
lazimnya yang dilakukan oleh wanita-wanita abad yang canggih ini.
2. Taat, bila diperintah oleh sang suami, dan perintahnya itu tidak diluar batas
kewanitaannya, juga perintahnya itu tidak melanggar syari'at Islam. Seorang istri
yang taat kepada suaminya ini dapat mengantarkan masuk syurga, sebagai mana
sabda Rasuilullah saw. yang artinya : Jika seorang istri telah melakukan sholat lima
waktu dan berpuasa sebulan penuh Romadlon dan memelihara kehormatannyadan
mentaati suaminya, maka diucapkan kepadanya "masuklah ke dalam syurgu
darimana saja pintu-pintu syurga yang kamu kehendaki".
3. Menjaga kehormatan diri, selama sang suami sadang tidak ada dirumah, atau sedang
bepergian mencari nafkah untuk kebutuhan keluarganya.
4. Menjaga harta milik suami selama suami sedang tidak ada di rumah atau sedang
bepergian untuk mencari nafkah.
Hadirin serta para undangan sekalian yang berbahagia Kalau masing-masing patner
katakanlah suami dan istri itu menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan hukum
/aturan Islam, maka pastilah terwujud rumah tangga bahagia (sakinah), yaitu rummah
tangga yang diliputi oleh suasana tentram karena dijiwai oleh perasaan cinta dan sayang,
sebagaimana yang telah dinyatakan oleh Allah dan al-Qur'an Surat Ar-Rum ayat 21. "Dan
diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya (Allah) ialah menciptakan untuk kaum istri-istri dari
jenis kamu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan
dijadikannya rasa cinta dan sayang diantara kamu. Sesunggunya pada yang demikian. itu
benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir, Hadirin sekalian yang
berbahagia.
Ketahuilah bahwa kunci kebahagiaan dunia akhirat itu terletak kepada ketaqwaan kepada
Allah SWT. Kalau rasa taqwanya kepada Allah itu seratus persen, niscaya Allah akan
memberikan karunia-Nya atas rumah tangga yang kit'a bina itu.
Mudah-mudahan sepatah duapatah kata yang kami sampaikan pada kesempatan ini
bermanfaat bagi kita semua, utamanya bagi kedua insan yang baru saja melaksanakan
akad nikah ini. Dan untuk menutunkan pembicarakan kita ini, marilah kita semua berdo'a
kepada Allah semoga kedua insan yang baru saja melaksanakan akad nikah ini diberi
petunjuk, atau jalan yang benar, diberi pula kesabaran dalam menghadapi semua cobaan
dan rPutrigan hidup.

3. menerima calon mempelai pria

Ibu-ibu dan Bapak-bapak yang kami Hormati,


Hadirin dan hadirat yang kami muliakan,
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Salam sejahtera dan salam bahagia kami sampaikan juga kepada hadirin dan hadirat yang
beragama lain.
Pertama-tama marilah kita mengucapkan syukur alhamdulillah, atas nikmat dan rahmat-
Nya yang dilimpahkan kepada kita semua, sehingga pada malam yang berbahagia ini kita

4
bisa mengadakan silaturahmi, khususnya dalam rangka ikut serta menyaksikan malam
resepsi pernikahan putri kami (Dewi Mulya Safitri)dengan putra (Dika Madu Surya Daru).
Selanjutnya puja dan puji juga kita sampaikan kepada Nabi Besar Muhammadjunjungan
kita, semoga beliau senantiasa di temptakan di sisi Allah SWT sebagai umatnya yang
paling mulia. Amin!
Atas nama ayahanda putri tercinta (Putri), yang pada malam hari ini duduk berdampingan
dengan sang raja sehari (Dika Madu Surya Daru), kami mengucapkan selamat datang
kepada rombongan pengantin pria, khususnya selamat datang kepada keluarga besar putra
(Dika Madu Surya Daru). Semoga itikad baik saudara-saudara itu mendapatkan balasan
yang setimpal dari Allah SWT. Amin!
Hadirin yang berbahagia, dengan disaksikan hadirin yang pada malam hari ini ikut
berbahagia menyaksikan perkawinan putra berdua, kami atas nama bapak (nama
ayahmempelai wanita) sekeluarga, dengan seizin Allah SWT, Insya Allah dengan tulus
menerima keluarga besar Bapak (nama ayah mempelai pria) sebagai keluarga sendiri,
sekaligus juga tentunya menerima putranda (Dika Madu Surya Daru) sebagaimana
layaknya putra sendiri. Mudah-mudahan hubungan keluarga ini mendapat berkah dari
Allah SWT hingga di akhirat kelak. Amin!
Kepada putranda (Dika Madu Surya Daru), sebagai seorang suami tentunya sepenuhnya
bertanggung jawab terhadap seorang istri. Oleh sebab itu kami serahkan nanda (Dewi
Mulya Safitri)kepadamu, pergaulilah istrimu sebagaimana engkau menggauli dirimu
sendiri, kasihilah istrimu sebagaimana kamu mengasihi dirimu sendiri. Insya Allah
hidupmu akan bahagia hingga akhir hayat di kandung badan. Amin!
Hadirin yang kami hormati, atas nama keluarga Besar (Alex) juga menyampaikan terima
kasih yang tak terhingga, atas ringan kaki, dan berbagai bantuan lainnya, dalam ikut serta
berbahagia bersama kami, khususnya dalam rangka ikut mnyaksikan sekaligus
memberikan doa restu semoga pengantin yang berbahagia ini senantiasa hidup rukun
berdampingan penuh berkah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pemurah. Amin!
Akhirnya, atas nama Bapak (Alex) sekeluarga kami mohon maaf, jika ada sesuatu yang
kurang berkenan dalam acara resepsi malam ini.
Billahitaufiq walhidayah, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Ijab Kabul yang benar
Prosesi Ijab dan Kabul bisa diucapakan dalam bahasa Indonesia atau bahasa Arab. Ijab dan
Kabul yang diucapkan dalam bahasa Indonesia tetap sah, karena tidak harus diucapkan
dalam bahas arab.
Jika pengantinnya bisa berbahasa arab, dianjurkan dan ditekankan untuk menggunakan
bahasa arab. Karena bahasa arab inilah yang dianjurkan oleh Rasulullah.
Namun jika pengantinnya tidak bisa berbahasa arab, ucapan Ijab dan Kabul bisa
diucapakan dengan bahasa Indonesia.
Ijab adalah Kata-kata yang diucapkan oleh ayah dari pengantin perempuan atau walinya.
Kabul adalah Kata-kata yang diucapkan oleh pengantin pria sebagai jawaban dari Ijab
yang diucapkan ayah atau wali dari pengantin perempuan. Simak ucapan Ijab Kabul yang
benar dalam akad nikah berikut.
Ijab Kabul Dalam Bahasa Indonesia
Lafal Ijab dalam bahasa indonesia
“Saudara Atau Ananda (Dika Madu Surya Daru) Bin (Badrudin) Saya nikahkan dan saya
kawinkan engkau dengan (Dewi Mulya Safitri)Binti (Alex) dengan maskawinnya berupa
(uang Rp. 1.500.000), tunai.”
Lafal Kabul dalam bahasa indonesia
“Saya terima nikah dan kawinnya (Dewi Mulya Safitri)Binti (Alex) dengan maskawinnya
yang tersebut diatas tunai.”

5
4. Acara Inti

1. Khutbah Nikah

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan manusia dari setitik air, lalu Dia
menjadikannya keturunan dan kekerabatan, dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa. Dan aku
bersaksi bahwa tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah Yang Maha Esa,
tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan
utusan-Nya. Ya Allah, limpahkanlah rahmat ta’dhim dan kesejahteraan atas junjungan
kami Nabi Muhammad saw, seutama-utama penciptaan makhluk dan atas keluarga dan
shahabatnya dengan limpahan rahmat ta'dhim serta kesejahteraan yang banyak. Setelah itu,
wahai yang hadhir, aku mewasiatkan padamu dan diriku untuk bertaqwa kepada Allah,
karena sesungguhnya itu adalah kemenangan (yang besar) bagi orang-orang yang
bertaqwa. Allah swt berfirman dalam kitab-Nya yang mulya: Wahai orang-orang yang
beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa kepada-Nya, dan
sekali-kali janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan menyerahkan diri pada Allah
(beragama Islam) Ketahuilah bahwa nikah itu adalah sunah dari beberapa sunah
Rasulullah saw. Nabi saw bersabda: Adapun aku, demi Allah, adalah orang yang paling
takut kepada Allah di antara kalian, dan juga paling bertakwa kepada-Nya. Akan tetapi
aku berpuasa dan juga berbuka, aku shalat dan juga tidur serta menikahi wanita. Barang
siapa yang benci sunnahku, maka bukanlah dari golonganku. Dan beliau bersabda lagi:
Wahai sekalian pemuda, siapa di antara kalian yang telah mempunyai kemampuan
(menafkahi keluarga), maka hendaklah ia menikah, karena menikah itu lebih bisa
menundukkan pandangan dan lebih bisa menjaga kemaluan, dan barang siapa yang belum
mampu, hendaklah ia berpuasa karena hal itu akan lebih bisa meredakan gejolaknya. Dan
beliau bersabda lagi: Istri yang baik adaalah wanita yang menggembirakan hatimu ketika
dipandang, apabila kamu perintah ia mentaatimu, apabila kamu tiada ia mampu menjaga
kehormatan dirinya dan hartamu Dan Allah swt berfirman: Hai manusia, sesungguhnya
Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan
kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal.
Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang
paling bertakwa di antara kamu. Dan Allah swt berfirman pula: Dan kawinkanlah orang-
orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-
hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka
miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas
(pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. Semoga Allah memberi berkah kepadaku dan
kepadamu dalam Qur'an yang agung. Dan memberi manfaat kepadu dan kepadamu

6
terhadap apa yang ada di dalamnya, dari ayat-ayat dan peringatan yang bijak, dan semoga
Allah menerima dariku dan darimu dalam membacanya, karena sesungguhnya Allah Maha
penerima Tobat lagi Maha Penyayang Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan
yang terkutuk. Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah
menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan
daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.
Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling
meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah
selalu menjaga dan mengawasi kamu. Aku katakan perkataanku ini, dan mohon ampun
pada Allah Yang Maha Agung untukku dan untukmu, untuk kedua orang tau dan guru-
guru serta untuk orang Islam lainnya. Maka mohonlah ampun kepada-Nya, karena
sesunggunya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

2. pembacaan istigfar dan syahadat

Bacaan syahadat

3. Ijab dan Qobul

a. Ijab

Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan Deni bin Wahyu dengan pinanganmu, puteriku
(Intan bin Teguh) dengan mahar (Uang RP. 1.500.000) dibayar tunai.
b. Qabul
Saya terima nikah dan kawinnya dengan mas kawin (mahar) tersebut tunai.

7
d. Doa

e. Taklik Nikah

‫الر ِح ِيم‬
َّ ‫من‬ِ ْ‫الرح‬ َّ ِ‫ِبس ِْم هللا‬
‫َوأ َ ْوفُواْ ِب ْال َع ْه ِد ِإ َّن ْال َع ْه َد َكانَ َمسْؤُ ولا‬
saya : Deni bin Wahyu berjanji dengan sesungguh hati bahwa saya akan mempergauli
istri saya yang bernama : arin binti sirin dengan baik (mu’asyarah bil ma’ruf) menurut
ajaran Islam.
Kepada istri saya tersebut, saya menyatakan sighat ta’lik sebagai berikut :
Apabila saya :
1. Meninggalkan istri saya selama 2 (dua) tahun berturut-turut;
2. Tidak memberi nafkah wajib kepadanya 3 (tiga) bulan lamanya;
3. Menyakiti badan atau jasmani istri saya;
4. Membiarkan (tidak memperdulikan) istri saya selama 6 (enam) bulan atau lebih,
Dan karena perbuatan saya tersebut, istri saya tidak ridho dan mengajukan gugatan
kepada Pengadilan Agama, maka apabila gugatannya diterima oleh Pengadilan tersebut
kemudian istri saya membayar uang sebesar Rp. 10,000,- (sepuluh ribu rupiah) sebagai
‘iwadl(pengganti) kepada saya, maka jatuhlah talak saya satu kepadanya.
Kepada pengadilan agama saya memberikan kuasa untuk menerima uang iwad
( pengganti ) tersebut dan menyerahkannya kepada badan amil zakat nasional setempat
untuk keperluan ibadah.

8
5. PENUTUP

Saudara, bapak, ibu, hadirin dan hadirat serta para undangan sekalian yang berbahagia.
Acara demi acara telah kita lalui bersama, kini tibalah kita pada puncak acara, yaitu
penutup/pembacaan do’a yang akan dipimpin oleh yang terhormat Bapak KH
Imamuddin Namun sebelum do‘a dimulai, kami sebagai pembawa acara Resepsi
Pernikahan ini, bila ada kurang lebihya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Kepada yang terhormat bapak KH. Imamuddin kami mohon untuk menutup acara ini
dengan pembacaan do’a, kepada beliau kami persilahkan.

Akhirnya, billahittaufik wal hidayah wassalamu ‘alaikum warahmatullah


wabarakatuh.