Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Evolusi merupakan salah satu teori maupun cabang dalam
khasanah ilmu pengetahuan. Teori tersebut menyatakan terjadinya sebuah
perubahan pada makhluk hidup atau spesies secara gradual (perlahan
lahan). Perubahan yang dihasilkan membutuhkan waktu yang cukup lama
dalam menghasilkan spesies atau makhluk hidup yang baru. Teori evolusi
menjadi sebuah teori yang tenar ketika dipopulerkan oleh seorang ilmuan
Inggris Chalres Darwin (1809-1882). Teori evolusi Darwin dihasilkan dari
sebuah ekspedisi yang Darwin lakukan pada saat pelayaran menjelajahi
daratan maupun lautan Amerika Selatan.

Teori evolusi Darwin merupakan penyempurna dari teori evolusi


sebelum-sebelumnya. Teori evolusi sudah jauh hari muncul zaman yunani
kuno. Pertama kali teori tersebut dipopulerkan oleh Thales (600 SM), yang
menyatakan air adalah induk asal usul serta sumber adanya sesuatu.
Anaximander (611–547 SM0, menyatakan makhluk hidup berasal dari
lumpur yang dipanasi oleh sinar matahari. Aristoteles (384–322 SM),
menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati (Abiogenesis),
Heraklitus, menyatakan bahwa segala sesuatu dirubah menjadi bentuk
baru. Hal tersebut menjadi tonggak sejarah perkembangan teori evolusi.
Namun seiring dengan perjalanan waktu teori evolusi mengalami
penyempurnaan atau modifikasi hingga sampai saat ini. Seperti halnya
teori evolusi Darwin menjadi teori evolusi sintesis modern.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat diambil maslah yang harus dibahas yaitu :
1. Apakah yang dimaksud dengan “Teori Evolusi Charles Darwin”?
2. Apakah yang diamksud dengan “Teori Intelligent Design”?
3. Apa yang membedakan dari kedua teori tersebut?

C. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian :
1. Untuk mengetahui lebih mendalam konsep Teori Evolusi menurut Darwin yang
dinyatakan dalam asal usul makhluk hidup.
2. Mengetahui lebih dalam tentang “Teori Intelligent Design” yang merupakan teori
pandangan baru terhadap evolusi

1
3. Untuk mengetahui perbedaan diantara teori yang terkenal di antara para pencetus
dengan teori baru tentang evolusi

D. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian ini adalah:
1. Secara teoritis, dapat menambah khasanah pemikiran tentang teori
evolusi dan bagi civitas akademik UMS dan FKIP Biologi khususnya.
Dan juga dapat di jadikan referensi penelitian yang selanjutnya secara
mendalam guna mengembangkan khasanah ilmu pengetahuan.
2. Secara praktis dapat bermanfaat bagi masyarakat umum dan secara
khususnya dapat dijadikan sebabgai referensi dalam pengkajian
tentang teori evolusi.

2
BAB II
KAJIAN TEORI

2.1 Teori Charles Darwin


Teori Evolusi adalah pendapat yang menyatakan bahwa terjadi perubahan secara pelan dan
memakan waktu yang sangat lama sekali dalam kehidupan makhluk hidup. Perubahan ini tidak
Nampak bila diukur dalam tempo hanya ribuan tahun, diperlukan waktu jutaan tahun agar
perubahan tampak jelas.

Seorang berkebangsaan Inggris bernama Charles Robert Darwin(1802-1882), sejak kecil


sudah memiliki minat yang sangat besar terhadap alam. Ayah Darwin, seorang dokter yang
sangat terhormat dan terkenal itu mengganggap bahwa tidak ada masa depan bagi seorang ahli
ilmu alam, maka ayahnya menyekolahkan Charles Darwin ke University of Endinburg untuk
belajar kedokteran. Saat itu umur Darwin adalah 16 tahun, ia merasa sekolah kedokteran itu
sangat membosankan dan memuakkan, meskipun begitu ia mendapat nilai dan angka yang baik.
Karena kebosanannya itu, kemudian ia mendaftarkan dirinya di Cambridge University. Tahun
1831 Darwin menerima gelar BA, karena ia merupakan lulusan termuda, maka Pastur John
Henslow, professor botani di Cambridge merekomendasikan Darwin untuk melakukan pelayaran
mengelilingi dunia.

Saat Darwin berumur 22 tahun, ketika ia berlayar di Britania Raya, misi utama
pelayaran tersebut adalah mendata daerah-daerah sepanjang garis pantai Amerika Selatan.
Darwin menghabiskan sebagian besar waktunya di pantai, mengamati dan mengumpulkan ribuan
spesies flora dan fauna yang eksotik dan beragam. Darwin mengamati berbagai adaptasi
tumbuhan dan hewan yang ada disana. Dari hasil pengamatannya, Darwin menulis banyak sekali
mengenai flora dan fauna di Amerika Selatan, tepatnya di Galapagos.

Setelah kembali ke Britania Raya pada tahun 1836, Darwin mulai mengevaluasi semua hasil
pengamatannya. Ia mulai memahami bahwa asal mula spesies baru dan adaptasi dengan
lingkungan adalah dua proses yang saling berkaitan.

Pada awal tahun 1844, Darwin telah mengetahui bagian penting dari teorinya mengenai
seleksi alam sebagai mekanisme evolusi. Dalam bukunya The Origin Of Species By Means Of
Natural Selection Or The Preservation Of Favoured Race In The Struggle For Life(1859)
mengemukakan teori evolusi yang sangat menghebohkan, karena dinilai bertentangan dengan
ajaran agama. Dalam buku tersebut dikemukakan bahwa asal-usul makhluk hidup yang menjadi
dasar organiknya adalah seleksi alam dan seksual. Alam semesta menyeleksi untuk cadangan
variasi individu yang sudah sangat cocok dengan lingkungan. Karena lingkungan selalu berubah,
maka berubah pulalah organisme di dalamnya dan individu yang paling cocok dengan
lingkungan alam akan membuahkan keturunan yang tercocok. Dalam kehidupan terjadi seleksi

3
alami dan seksual. Seleksi alami berupa pertarungan dalam kehidupan, yang kuat akan terus
bertahan.

Teori seleksi tersebut diatas yang ditujukan pada dunia binatang berlaku juga pada
manusia.Pada manusia lebih berpengaruh seleksi seksual daripada seleksi alam. Tentang ini
ditulis Darwin dalam The Descent Of Man, And Selection In Relation On Sex(1871). Kemudian
dalam buku Man’s Place In Nature(1863) menguraikan perkembangan manusia secara ilmiah.
Diambilnya perbandingan susunan anatomi manusia dengan kera, terutama dengan simpanse dan
gorilla, kedua makhluk tersebut paling dekat pertaliannya dengan manusia(ada yang
menyebutkan persamaannya sampai 97%).

Seorang pakar Jerman, August Weissmann (1834-1914), mendukung teori evolusi yang
dikemukakan oleh Darwin, tetapi menolak pendapat bahwa watak atau sifat yang diperoleh suatu
makhluk diwariskan. Weissmann mengemukakan teori genetika modern dengan menekankan
bahwa ada kebebasan dari germ-plasm (istilah yang diberikan untuk faktor-faktor warisan dalam
sel kelamin). Menurutnya Germ plasm terdapat dalam kromosom, jadi evolusinya adalah
masalah genetika, soal keturunan yang menyangkut masalah bagaimana diwariskan gen-gen
melalui sel kelamin. Evolusi yang dimaksud adalah gejala seleksi alam terhadap faktor genetika.

Menurut Bapak Made Wirawan bahwa teori evolusi itu tidak benar bahwa manusia lahir
dari kera,karena tidak ada sebuah benang merah yang ditemukan, yang seolah-olah ada benang
yang terputus dan tidak ada bukti secara ilmiah bahwa tiba-tiba ada manusia lahir dari seekor
kera. Jadi kalau dibandingkan dengan dengan teori darwin dengan teori samkya maka teori
darwin akan terpatahkan. Teori samkya yaitu pertemuan antara asas jasmani dan rohani yang
disebut purusa dan pradana yang muncul melalui proses manas, mahat, budi, ahamkara, lalu
melalui proses lagi yaitu panca budindriya, panca kamendriya, dan terahir menjadi panca
mahabhuta. Begitulah proses bagaimana penciptaan alam semesta dan seluruh isinya termasuk
umat manusia, manusia berproses dari yang ada menjadi tidak ada. (Wawancara, sabtu, 16 April
2016, pukul 19:44 WIB)

Kemudian tentang teori Darwin, menurut Bapak Wayan Budha bahwa teori Darwin telah di
bantahnya dan telah gugur lama karena tidak akurat seutuhnya. Darwin hanya meneliti dari
makhuk hidup yang geraknya merunduk kemudian merangkak hingga akhirnya bisa berdiri
tegap, sedangkan menurut hindu tidak demikian karena semua yang hidup ini tidak hanya
manusia saja, kera pun demikian sudah berbentuk sama sebagai mana wujud bentuknya,
kemudian yang membedakanya adalah dari segi kualitas fisik, menurut pandangan hindu awal
mula dari adanya manusia adalah berasal Manu. Manu adalah makhluk berfikir begitu ada
makhluk berfikir itulah awal mula adanya manusia. (wawancara senin, 25 April 2016, pukuk
18.30)

Berdasarkan sumber buku dan beberapa pernyataan dari para narasumber yang kami pilih,
dapat kami simpulkan bahwa teori evolusi yang dikemukaan oleh Charles Darwin tersebut tidak

4
masuk akal, ia hanya membuat kesimpulan berdasarkan pengamatan dan penglihatannya di satu
sisi saja, yaitu hanya melihat dari sisi seleksi alam, tanpa mempertimbangkan adanya kehidupan
yang terdahulu. Di samping itu juga taidak ada bukti ilmiah yang dapat membuktikan bahwa
teori Darwin itu benar, terbukti bahwa gen antara manusia dan hewan, khususnya kera sangatlah
berbeda dengan manusia. Sehingga seiring berjalannya waktu banyak masyarakat, khususnya
yang ahli dalam bidang sains, menganggap bahwa teori Darwin tersebut telah gugur lama, karena
tidak ada bukti ilmiah yang ditemukan.

2.2 Teori Intelligent Design

Desain Cerdas atau Intelligent Design adalah masalah pelik di bidang ilmu
pengetahuan. Ini karena susahnya menentukan apakah ini sains atau bukan. Hal ini
menyebabkan perdebatan panjang di Amerika serikat mengenai apakah ia sains ataukah
lebih condong pada kepercayaan agama.

Desain Cerdas atau Intelligent Design adalah suatu program penelitian ilmiah begitu
pula mereka yang disebut komunitas ilmu, filsuf dan pelajar lainnya yang mencari bukti
adanya Desain dalam alam. Teori Desain Pintar menyatakan bahwa bagian dari alam
semesta dan makhluk hidup paling baik dijelaskan dengan kepandaian, bukan suatu
proses seleksi alam. Desain Cerdas adalah bagian dari Teori Desain. Teori Desain
kadang disebut juga desain atau argumen desain. Mereka berpandangan bahwa alam
semesta penuh tanda bahwa ia didesain dari kecerdasan yang mendahuluinya

Yang paling terkenal dari teori Desain adalah argumen dari teolog William Paley
pada 1802. Dia mengajukan tesis “pembuat jam.” Namun demikian setelah munculnya
Teori Darwin teori Desain terkalahkan. Teori Desain kemudian muncul kemb ali dengan
revisi bernama Desain Cerdas. Desain Cerdas berbeda dengan teori Desain lain karena itu
tidak sekedar menjelaskan keberadaan Tuhan dari alam. Teori ini berpendapat bahwa
suatu kecerdasan adalah penting untuk bisa memahami biologi yang komplek da n itu bisa
dideteksi secara empiris. Intelligent Design tidak sama dengan Kreasionisme.
Kreasionisme seringkali merujuk pada teori bahwa Tuhan menciptakan jagad raya dan
manusia dalam enam hari seperti tercatat pada Injil buku satu, Genesis.

Teori Intelligence Design menimbulkan perdebatan panjang apakah itu sains ataukah
hanya persembunyian dari agama. Intelligent Design juga dituduh mengusulkan

5
meninggalkan penelitian ilmiah karena mengusulkan adanya Desainer. Pada Desember
2005 Intelligent Design mengalami nasib sama dengan kreasionisme di Amerika, doktrin
agama tidak bisa diajarkan di institusi secular

2.3. Perbedaan Teori Evolusi Darwin dan Teori Intelligent Design

Secara singkat, teori evolusi Darwin menyatakan bahwa makhluk hidup


merupakan keturunan makhluk hidup sebelumnya yang secara terus - menerus beradaptasi
dengan lingkungannya, sedangkan teori intelligent design menyatakan bahwa makhluk hidup ada
karena diciptakan oleh Tuhan, Sang Perancang alam semesta, bukan dari seleksi alam.

6
BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
Evolusi darwin menyatakan keragaman mahluk hidup terbentuk karena adanya
spesiasi (terbentuknya spesies baru dari spesies lain yang berevolusi). sedangkan Intelligent
Design adalah teori yang mengetengahkan bahwa kehidupan di bumi, dan alam semesta
secara umum, memperlihatkan sedemikian banyak keteraturan, kegunaan dan perancangan
sehingga sudah pasti harus ada sang perancang di balik kemunculannya.

Berkaitan dengan asal-usul keragaman mahluk hidup, perlu ditekankan lagi bahwa ID
tidak menolak evolusi sepenuhnya. Perbedaan pandangan ID hanya terjadi pada tahap
makro evolusi (teori evolusi darwin). Menurut ID, evolusi hanya mungkin terjadi pada
tingkat mikro, sehingga tidak mungkin spesiasi mahluk hidup benar-benar terjadi seperti
yang diyakini oleh para pendukung teori darwin.

7
DAFTAR PUSTAKA

 https://myamiut.blogspot.com/2018/06/teori-evolusi-darwin-dan-
teori.html
 https://www.apaitu.net/2011/6682/intelligent-design/
 https://islamediation.wordpress.com/2008/12/23/intelligent-design/
 https://prezi.com/tftxeky2uvbg/evolusi-darwinisme-dan-intellegent-
design/
 http://enikustirahayu.blogspot.com/2018/03/makalah-teori-evolusi-
darwin-dan.html
 https://www.academia.edu/19530262/makalah_evolusi

Anda mungkin juga menyukai