Anda di halaman 1dari 7

1.

Sebuah mesin las listrik memiliki tegangan 50 V digunakan untuk pengelasan dengan arus 120
A, Berapakah hambatan listrik mesin las tersebut?
a. 0,04 Ohm b. 2,4 Ohm c. 3,4 Ohm
d. 0,4 Ohm e. 1,4 Ohm
2. Berdasarkan satuannya besaran dibagi menjadi 2 jenis, yaitu besaran pokok dan besaran
turunan. Berikut termasuk besaran pokok adalah …
a. Luas, Kecepatan, Percepatan, Gaya, Volume.
b. Panjang, Masa, Waktu, Suhu, Intensitas Cahaya, Jumlah Zat.
c. Luas, Kecepatan, Percepatan, Gaya, Tekanan, Usaha.
d. Luas, Volume, Waktu, Suhu, Kuat Arus, Intensitas Cahaya
e. Suhu, Percepatan, Gaya, Volume, Kuat Arus, Intensitas Cahaya.
3. Sistem satuan standar internasional memiliki satuan, turunan serta mempunyai nama dan
lambang, apabila besaran kuat arus nama satuannya adalah …
a. Ampare b. Joule c. Watt
d. Pascal e. Hz
4. Resultan gaya adalah penjumlahan dari gaya-gaya yang bekerja pada suatu benda. Resultan
gaya dilambangkan dalam huruf R.
60 N
100 N
105 N
5. Dari gambar diatas resultan gaya R adalah …
a. 40 N b. 165 N c. 265 N
d. 45 N e. 65 N
6. Hasil Pembacaan pada alat ukur dibawah adalah …

a. 5,45 mm b. 5,47 mm c. 5,40 mm


d. 5,95 mm e. 5,97 mm
7. Pada proses pengelasan OAW terjadi distorsilongitudinal, distorsi dapat mulai dari persiapan
sampai pada proses pengelasan. Perkakas yang perlu disiapkan untuk mengurangi distorsi
adalah …
a. Jig, Klem C dan Siku
b. Klem Siku, Smitang, dan Klem C
c. Jig, Klem C dan Smitang
d. Smitang, jig dan Klem Siku
e. Las Ikat, Smitang, Jig
8. Pada polaritas DCEP material dasar atau material yang akan dilas disambungkan dengan kutup
negatif dan elektrodannya di sambungkan dengan kutup positif pada mesin las DC, dengan cara
ini busur listrik bergerak dari material ke elektroda dasar sehingga …
a. Menghasilkan tembusan dalam dan cocok untuk plat tipis
b. Menghasilkan tembusan dalam dan cocok untuk plat tebal
c. Menghasilkan tembusan dangkal dan cocok untuk plat tipis
d. Menghasilkan tembusan dangkal dan cocok untuk plat tebal
e. Tidak menghasilkan tembusan dan cocok untuk plat tebal
9. Peralatan bantu las busur listrik yang benar adalah …
a. Meja Las, Helm Las, Sarung Tangan
b. Trafo Las, Masker, Penjepit
c. Kabel Tenaga, Penjepit Masa
d. Sarung Tangan, Kikir, Masker
e. Palu, Sikat Baja, Meja Las
10. Berikut adalah jenis-jenis elektroda dengan selaput serbuk besi, Kecuali …
a. E6027 b. E7024 c. E6013
d. E7018 e. E7028
11. Pipa stainless steel dapat dilas dengan proses smaw, elektrodanya yang benar adalah …
a. E308-16 b. E347-16 c. EV7016
d. ERNi-1 e. EV361L-16
12. Nama Jenis sambungan berikut adalah …

a. Kampuh U b. Kampuh X c. Kampuh J


d. Kampuh V e. Kampuh K
13. Urutan persiapan las pipa posisi 1 G yang benar adalah …
1. Siapkan peralatan las
2. Bersihkan sisi tajam
3. Pembuatan kampuh las
4. Pengaturan ampare las
5. Setting posisi pengelasan
6. Las catat tiga atau emapat tempat
7. Pengelasan tanpam jalur tanpa ayunan
a. 1,2,3,5,7,6,4
b. 1,2,3,5,4,6,7
c. 1,2,3,4,5,6,7
d. 1,2,3,5,7,6,4
e. 1,2,3,4,5,7,6
14. Posisi pengelasan 5F plat dan pipa adalah pengelasan sambungan fillet posisi sumbu pipa
simetri 90° pada plat (Fixed), maka posisi elektroda untuk jalur layer kedua adalah …
a. 30° dari plat posisi vertikal
b. 45° dari plat posisi vertikal
c. 60° dari plat posisi vertikal
d. 70° dari plat posisi vertikal
e. 90° dari plat posisi vertikal
15. Gambar dibawah adalah posisi pengelasan pipa berputar …

a. 1 G b. 3 G c. 5 G
d. 2 G e. 6 G
16. Urutan kerja teknik pengelasan pipa sambungan tumpul posisi 6 G yang paling tepat adalah …
1. Bersihkan hasil terak las titik, kemudian lakukan pengelasan
2. Atur ampare pengelasan
3. Dekatkan 2 pipa yang akan dilas, kemudian tempatkan dimeja
4. Siapkan 2 bahan pipa dan kikir pada bagian yang tajam
5. Buatlah kampuh V pada ujung pipa
6. Buat las titik pada bagian kedua ujung benda yang akan disambung
a. 1,4,3,2,5,7,6
b. 2,3,6,5,4,1,7
c. 4,5,3,2,6,1,7
d. 5,7,6,1,4,3,2
e. 6,1,4,3,2,5,7
17. Prosedur pencegahan distorsi berikut menggunakan …

a. Urutan Pengelasan b. Tack Weld c. Klem


d. Celah akar e. Backing Strip
18. Berikut adalah gambar cacat las pada proses pengelasan SMAW yang disebabkan oleh …

a. Lingkungan basah b. Elektroda pendek c. Kampuh Kotor


d. Ampare terlalu tinggi e. Timbul gas
19. Cacat las ini biasanya terjadi karena beberapa hal berikut :
 Suhu metal terlalu rendah
 Ampare capping terlalu rendah
 Sisi kampuh kotor
 Ayunan tidak sempurna
 High Low
a. Survace Concavity
b. Porosity
c. Surface Concavity
d. Surface Undercut
e. Surface Underfill
20. Pada setiap akan memulai melakukan pengelasan MIG/MAG kawat elektroda perlu
memperoleh panjang yang ideal, untuk itu diperlukan …
a. Pemotong Kawat b. Fish Grip c. Pahat
d. Smit Tang e. Clamp C
21. Gas lindung (Shielding gas) adalah suatu gas yang berfungsi melindungi cairan logam las dari
udara lingkungan sekitarnya untuk mencegah terjadinya proses oksidasi antar logam las dengan
udara luar, berikut adalah salah satu sifat karbon dioksida (CO2) adalah …
a. Perpindahan panas yang buruk
b. Menghasilkan penetrasi yang dalam
c. Menghasilkan busur yang stabil
d. Sedikit terdapat percikan atau spater
e. Susah didapat
22. Kode Elektroda ER-70S-6 angka 70 menyatakan …
a. Kekuatan tekan minimum
b. Kekuatan tekan maksimum
c. Kekuatan tarik minimum
d. Kekuatan tarik maksimum
e. Kekuatan tarik menengah
23. Untuk menghasilkan penembusan sedang pada proses pengelasan MIG/MAG selain pemilihan
arus yang tepat, pengesetan mesin yang digunakan harus benar, yaitu …
a. Menggunakan polaritas DC
b. Menggunakan polaritas AC
c. Menggunakan polaritas DCSP
d. Menggunakan polaritas DCEP
e. Menggunakan polaritas AC-DC
24. Pengelasan baja lunak dengan proses MIG posisi sambungan 2G, langkah kerja pengelasan
dengan urutan yang tepat adalah …
1. Bersihkan sisi tajam
2. Siapkan peralatan las MIG
3. Siapkan kampuh las
4. Pengaturan ampare pengelasan
5. Setting posisi pengelasan
6. Pengelasan tanpa jalur tanpa ayunan
7. Las catat tiga atau empat tempat
a. 1,3,5,4,6,7,2
b. 1,2,3,4,5,6,7
c. 2,4,1,5,6,7,3
d. 2,3,4,5,6,7,1
e. 2,1,3,5,4,7,6
25. Jenis dan ukuran kawat paling tepat untuk menghasilkan penembusan yang sedang pada
pengelasan alumunium dan aluunium paduan dengan proses pengelasan las MIG/MAG
adalah…
a. ER70S-3, Ø 1,2 mm
b. ER1100, Ø 1,2 mm
c. ERNiCu-7, Ø 1,2 mm
d. ER308, Ø 1,2 mm
e. ERCuSn-A, Ø 1,2 mm
26. Peralatan utama adalah peralatan yang berhubungan langsung debngan proses pengelasan.
Berikut adalah peralatan las utama Las MIG/MAG, Kecuali …
a. Mesin las
b. Pemanas
c. Unit pengontrol kawat
d. Handel las beserta nozzle
e. Regulator gas pelindung
27. Berikut disajikan kode kawat pengelasan pipa pada sambungan posisi 5G pengelasan
MIG/MAG, yaitu ER70S-3. Arti angka 3 pada kode tersebut adalah …
a. Komposisi Kimia
b. Elektroda rood
c. Elektroda konsumable
d. Tegangan tarik minimum
e. Solid
28. Dua buah alumunium akan disambung dengan Las MIG, Gas pelindung yang digunakan
adalah…
a. CO2 b. Helium + CO2 c. CO2 + Helium
d. Argon e. CO2 + Argon
29. Pada gambar dibawah, prosedur pencegahan distorsi dalam las MIG/MAG dilakukan dengan
cara berikut, kecuali …

a. Sebelum dilakukan pengelasan penuh harus di las catat dengan sempurna


b. Gunakan alat bantu pengikat yang sesuai seperti clamp untuk mencegah terjadinya
deformasi/perubahan bentuk
c. Sebelum dilakukan las penuh pada bagian sisi sebelah diberi plat pengganjal/penguat
d. Melakukan teknik pengelasan berurutan
e. Gunakan las catat sedini dan sebanyak mungkin
30. Penyebab cacat las berikut adalah …
 Travel speed terlalu tinggi
 Jarak gap atau rood opening terlalu lebar
 Sudut elektroda yang salah
 Ampare las terlalu kecil
a. Incomplate fusion
b. Incomplate penetration
c. Over spater
d. Hot crack
e. Distorsi
31. Perangkat yang dipakai dalam pengelasan GTAW adalah …
a. Mesin las AC/DC, tabung gas lindung, flow meter untuk gas, selang gas dan
perlengkapan pengikatnya, kabel elektroda dan selang, stang las
b. Mesin las DC, Tabung gas lindung, regulator gas lindung, flowmeter, selang gas dan
perlengkapannya
c. Mesin las listrik, sumber tegangan listrik AC/DC, tang/tangkai las dan klem las, cipping
hammer, hammer, botol pemadam kebakaran.
d. Mesin las DC, Tabung Gas, Regulator gas, flow meter, slang gas dan perlengkapannya,
klem las, stang las
e. Mesin las AC/DC, tabung gas lindung, flowmeter gas, selang gas dan
perlengkapannya,sistem kendali, motor penggerak kawat, stang las.
32. Pada pengelasan MIG ketebalan benda lasan antara 1,0-10,0 mm, diameter kawat lasnya adalah
0,9 mm, pengaturan arus yang tepat adalah …
a. 120 – 350 A b. 70 – 220 A c. 50 -80 A
d. 100 – 290 A e. 60 – 150 A
33. Elektroda tungsten adalah elektroda tidak termakan ( non consumable electrode ) yang
berfungsi sebagai pencipta busur nyala saja yang digunakan untuk mencairkan kawat las yang
ditambah dari luar dan benda yang akan disambung menjadi satu kesatuan sambung. Elektroda
tungsten dengan perkiraan komposisi 98,3% tungsten dan 1% lanthanum oksida dan berwarna
hitam adalah …
a. EWP b. EWCe-2 c. EWTh-2
d. EWLa-1 e. EWZr-1
34. Untuk mendeteksi cacat permukaan pin hole, digunakan metode pengujian …
a. Visual test
b. Ultrasonic test
c. Dye penetran test
d. Radiography test
e. Eddy current
35. Distorsi dapat diminimalkan dengan mengikat benda kerja pada klem yang ada pada fixture
ketika dilakukan pengelasan , cara lain yang dapat digunakan untuk meminimalkan distorsi
adalah sebagai berikut kecuali …
a. Jangan mengelas dengan logam deposit yang berlebihan
b. Gunakan cara mengelas berulang
c. Minimalkan jumlah lapisan dalam pengelasan
d. Mengelas dengan cara maju mundur dan berulang
e. Gunakan bentuk sambungan las yang benar
36. Ada tiga jenis nyala api pada proses las karbit salah satunya dipakai untuk pengelasan baja
karbon rendah. Nyala api tersebut adalah …
a. Nyala netral b. Nyala oksidasi c. Nyala normal
d. Nyala biru e. Nyala karburasi
37. Regulator meter tekanan gas dihubungkan pada botol dengan mur nipel, kedua jenis regulator
mempunyai ciri drat yang berbeda yaitu ulir kanan dan ulir kiri. Untuk ulir kiri biasanya
terdapat pada mur nipel …
a. Regulator gas oksigen
b. Regulator gas asetelin
c. Regulator gas argon
d. Regulator gas aktif
e. Regulator CO2
38. Berdasarkan standar AWS dua angka pertama setelah huruf E menunjukkan…
a. Jenis salutan b. Kekuatan tarik e. Kekuatan tekan
c. Posisi Pengelasan d. Karakteristik elektroda
39. Jenis salutan yang digunakan untuk pemakaian umum dibidang konstruksi adalah…
a. Cellulose b. Rutile e. Low Oksigen
c. Low hydrogen d. Iron powder
40. Yang perlu diperhatikan dalam pemilihan jenis elektroda adalah…
a. Jenis dan tebal material yang dilas
b. Output mesin las dan tebal material yang dilas
c. Output mesin las dan jenis material yang dilas
d. Tebal dan panjang material yang dilas
e. Panjang material yang akan dilas