Anda di halaman 1dari 13

PENGURUS SESAR

IKATAN DOKTER INDONESIA


JI. Dr. 8.S.S.Y. Ratulangie No. 29 Jakarta 10350 Telp. 021-3150679 - 3900277 Fax 3900473
Email: (PB 101) : pbidi@idola.net.id, (MKKI) : majeliskolegiumkedokteran_ind@yahoo.com,
(MKEK) : mkeUdi@yahoo.co.id, (MPPK): mppkjdi@yahoo.co.id
Website: www.idionline.org

Nomor : 762/PB/A.3-BFJ2KB/08/2007 Jakarta, 10 Agustus 2007


Ketua Urn urn : Lampiran : 4 (empat) berl~2ls
DR. Dr. Fachrni Idris, M.Kes Perihal : Penjelasan Program P2KB

Ketua Majelis Kehorrnatan


Etik Kedokteran (MKEK) : Yang terhormat,
DR. Dr. Agus Purwadianto, SH, MSi,Sp.F(K)
1. Ketua-Ketlla 101 Wilayah
2. Ketlla-Ketlla BP2KB Wilfi)!ah
3. Ketlla-Ketua POPP
Ketua Majelis Kolegiurn
Kedokteran Indonesia (MKKI) : 4. ~\etua-Ketua POSp
Prof. DR. Dr. Biran Affandi, Sp.OG(K) lJi
Ternpat

Ketua Majelis Pengernbangan


Pelayanan Keprofesian (MPPK) :
Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM OenQan hormat,

Wakil Ketua Urn urn 1/


Sehubungan dengan pelaksalldan Undang-Undang Praktik Kedokteran No. 29
Ketua Terpilih : ~ahlm 2004, AD/ART 101 200(-i. hasil Muktamar 101 2006, dan Program BP2KB,
Dr. Prijo Sidipratomo, Sp.Rad(K)
LJers1ma ini kami sampaikan: urat edaran dengan latar belakang dan tujuan
sbf) ;
1. Set:3p Ool<:ter yang berpr,lktek wajib mengikuti pendidikan dan pelatillan
Wakil Ketua Urnurn 2 :
Dr. Sukman Tulus PulIa SpA(K). FACC. FESC kedo!<:terar. berkelanjutan y-=.• ng diselenggarakan oleh organisasi profesi dan
lembaga lain yang diakre<Jitasi oleh organisasi profesi (UUPK no 29/2004
pasal 28 ayat 1).
Ketua Puma: 2. Pendidikan dan pelatihan kedokteran berkelanjutan dilaksanakan dengan
Prof. DR. Dr. FA Moeloek, Sp.OG(K)
~t8nd8r yc:ng ditetapkan olehorganisasi profesi (UUPK no 29/2004 pasal 28
?yat 2). Yang dimaksud d{; 'Igan organisasi profesi dalam UUPK no 29/2004
Sekretaris Jenderal :
adalah :01 (Ikatan Ookter I·:donesia).
Dr. Zaenal Abidin 3. Pergelola prograrn pellgembangan dan pendidikan keprofesian
berkelanjutan (selanjutnya disebut P2~ZB), adalah Badan Khusus 101 yang
disebut Badan Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan
Bendahara Urnurn :
Dr. Wanarani Aries Sp.RM
(8P2KB), dengan tugas dan wewenang diatur dalam ART 101 2006 pasal
55 88n dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, BP2KB didukungan
sepenuhnya oleh MKKI, M :lPK, dan MKEK.
4. Untul< rnela-ksanakan P21<8 tersebut, PB 101 telah rnenetapkan Buku
Pedoman Pelaksanaan Program P2KB sebagai pedoman dan acuan
l1alam penyusunan skerr';1 P2KB dan pelaksanaan program P2KB oleh
setiap suborganisasi IDI (seperti PDSp/POPP,dll). Paling lambat 30
Septr:mber 2007 semua PDSp/PDPP telah mEmyelesaikan Skema
P.2KB-nya masing-masin;l dan siap untuk melaksanakan programnya.
5. Dalam tahap awal pelaksn;,'aan Program P2KB yaitupada fase sosialisasi
dan peralihan, ternyata dijumpai beberapa kesulitan. dan hambatan yang
periu dicermati dan ditinrjaklanjuti untuk mencegah hal-hal yang akan
merugikan 8nggota 101.
6. Oleh karena itu melalui serangakaian pertemuan '·formal dan informal
dengan berbagai pihak (suborganisasi 101 - POSp/POPP,dll), dikembangkan
ulasan, usulan, dan asupan yang baik dan benar tentang P2KB - untuk
diakornodC:isi PB 101, demi 'kepentingan anggota 101.

Dalam R8pat Pleno PB 101 !Jada tanggal 3 Agustus 2007 telah ditetapkan
untui~ memberikan penjelasarr ..penjelasan maupun revisi beberapa hal dalam
Guku Pedoman P2KB, untuk penyempurnaan pelaksanaan program P2KB.
Adapun penjelasan tersebut ad:~lah sebagai berikut ;

......... al 2
Surat Pengurus Besar 101
Nomor : 762/PB/A.3-BP2KB/08/2007
Tanggal : 10 Agustus 2007
Halaman :2

1. Jumlah Satuan Kredit Partisipasi (SKP)


a Optimal requirement sebagai persyaratan untuk rekomendasi /01 adalah
250 SKP /01 dalam 5 tahun, dengan minimal requirement 200 SKP 101
dalam 5 tahun. Jumlah ini ditetapkan dengan kesadaran bahwa 101 ingin
& harus membawa perubahan total dalam budaya profesional dokter
sehubungan dengan adanya UUPK
t\ Pada tahun I (termasuk dalam kurun waktu sosialisasi 6 bulan),
ditetapkan minimal requirement 30 SKP 101. SebenarnY8 bila setiap
POSp/POPP membuat Skema P2KBI CPO dengan baik dan benar
sesuai dengan petunjuk Buku Pedoman P2KB (hal 10-11 dstnya),
pencapaian requirement 50 SKP per tahun dapat diperoleh secara
wajar (Lihat Lampiran I dan 1.1 sebagai contoh)
2. Revisi Tabel 2 halaman 13 Buku Panduan :
Tabel ini merupakan suatu pegangan bagi BP2KB dalam memberi nilai SKP
untuk suatu kegiatan eksternal.Pertimbangan lainnya adalah untuk
membantu anggota 101 da/am mencapai optimal requirement 250 SKP 101
da/am 5 tahun (atau 50 SKP /01 pertahun). Oilakukan revisi nila-nilai SKP
101 pad a tabel 2 dengan nilai-nilai ,yang relevan u.ntuk pencapaian
requirement 200-250 SKP /01. (Lihat lampiran II sebagai revisi dari Tabel 2
hal 13 ). Menjadi tugas POSp/POPP untuk melakukan konversi pemberian
nilai SKP, dari nilai sebelum revisi (TMT 1 April 2007) ke nilai sesudah revisi,
dalam setiap buku log anggota.
3. Penyesuaian Tarif SKP
Oipandang perlu untuk melakukan penyesuaian tarif SKP /01 dari
Rp. 400.000,- menjadi Rp 200.000 per total SKP 101 yang diberikan ..
4. Alur Proses Perolehan Akreditasi sid Rekomendasi 101
Pada lampiran 3, merupakan penegasan kembali Alur Proses Perole.han
Akreditasi sid Rekomendasi /01 dalam proses Resertifikasi.

Oengan demikian ·Buku Pedoman Pelaksanaan Program P2KB (berikut


Penjelasan dan Revisi-nya), merupakan Pedoman dan Acuan dalam
Penyusunan Skema P2KB dan Pelaksanaan Program P2KByang wajib diikuti
oleh setiap sub-organisasi 101 (seperti POSp/POPP,dll) .. ,

Oemikian kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami u'capkan


terima kasih.

Ketua Umum PB 101

OR. Or. Fachmi Idris, M.Kes . Prof. Or. I. Oetama Marsis,SiJ.OG


NPA. 10/ : 32.552 NPA. 101 : 7.535
Lampiran I : CONTOH PERHITUNGAN NILAI PENDIDIKAN KEGIATAN P2KB PDSp X
PDSp X ditinjau dari Kelompok Layanan Bidang Profesi (misal) termasuk dalam Kelompok Medik Oengan Intervensi (Tabel I Buku Pedoman
P2KB - halaman 12).
-7 Setiap jenis kegiatan diberi bobot kredit dalam persentase (%) (dengan Acuan Tabell dan Lampiran 2-2 (Buku Pedoman -halaman 32) dgn
penetapan Optimal Requirement 250 SKP 101 ( Standar WFME ).

Lampiran 2-2. Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan Menurut Bidang Profesi-nya Masing-masing

i
II 1
I
2
I
1
33.
1.
1.
4. 1.3
3.
,3
2
Kegiatan
22.
12
4.
4.
3.
I II12
4.
3.
.I3Workshop
1.
1dstnya
1.dstnya
4.
4.
II
dstnya
dstnya
dstnya
1

%
1401'%
125 %
35
.1 Seminar..%
00%
.%
1··%
1

100%
I
..

.%
..
..
00
1··% %
%%
I 00%
00%
.%
00%
..
..
100%
% 0;(
%
2.
%% ..
11
12
3.
1Psikomotor
00%
I..
.%..
%%
%1.%dstnya (20 %)
i4.
..
11000
.% I
I
Nonklinik (10 %) I

Afektif (10 %) I"i

~ Kebutuhan SKP IDI yg harus dicapai pertahun : 50 SKP 101


~ Disusun Daftar kegiatan yg mempunyai nilai P2KB/CPD (Iihat contoh lampiran 2.1 hal 30 Buku Pedoman) dan Lal1lpiran 2.a. 1.
a. Kegiatan Pendidikan Pribadi I Mandiri (40 %): 1- 11 kegiatan
b. Kegiatan Pendidikan Internal (35 %) : 1 - 10 kegiatan
c. Kegaiatan Pendidikan Eksternal (25 %): 1- 4 kegiatan
~ Selanjutnya masing-masing kegiatan dikelompokkan dalam Kelompok Kognitif (60 %), Kelompok Psikomotor (20 %), Kelol1lpok
Afektif (10 %), Kelol1lpok Nonklinik (10 %).
Sebagai contoh diambil •
1_ Pelatihan yang melibatkan keterampilan psikomotor (workshop/hands-on) merupakan kegiatan eksternal- psikomotor
2_ Seminar dan symposium merupakan kegiatan eksternal- kognitif
--7 Dengan perhitungan normatif.
1) Kebutuhan nilai psikomotor per tahun 10 SKP IDI (Tabel 1 hal 12). Kegiatan eksternal (antara lain workshop) misal diberikan
pemberian bobot 25% (tabellampiran 2_2 halaman 32; ini ditetapkan berdasarkan kesepakatan oleh PDSp X), berarti
kebutuhan perolehan nilai SKP IDI per tahun (sebagai peserta) untuk Workshop hanya 2,5 SKP IDL
2) Kebutuhan nilai kognitif pertahun 30 SKP IDI (lihat Tabel 1 hal ] 2) Kegiatan eksternal kognitif (antara lain seminar)
misalnya dari kesepakatan yang ditetapkan diberi bobot 25% (tabellampiran 2_2 hal 32), berarti kebutuhan perolehan nilai
SKP IDI per tahun (sebagai peserta) untuk seminar
, hanya 7,5 SKP IDI

--7 Dengan menghadiri workshop maupun seminar 1 kali saja per tahun seorang anggota sudah dapat memenuhi
persY3l'atan kegiatan eksternal per tahun.

-7 lJntuk menekan biaya transportasi dan akomodasi anggota utk mengikuti kegiatan eksterna, sebaiknya kegiatan
dilakukan tidak hanya di pusat, tetapi juga di cabang atau wilayah.
Lampiran 1.1

Ranah kegiatan yang bernilai pendidika~ dalam P~KB

a Kegiatan profesional: sebagai dokter


b Kegiatan pengabdian mayarakat/profesi: kersos, penyuluhan, kegiatan
organisasi profesi
c Kegiatan pembelajaran: mengikuti seminar, kursus dll
d Kegiatan publikasi ilmiah
e Kegiatan pengembangan ilmu: penelitian, mengajar, menguji

1. KEGIA TAN PENDIDIKAN PRIBADI .

, "
Terlibat
Membuat
Menyajikan
Duduk
Membaca
Melakukan dalam
Mengajar/membuat
Melakukan tinjauan suatu
Kegiatan
Menulis., dalam
dim
penelitian
makalah
kajian Pribadi/Profesi
pengabdian
tulisan
jurnal
penelusuran
dan Pribadi
Institusi
Pribadi/institusi
Pribadi
Pribadi
kepengurusan
dalam
Perhimpunan
populer
soal
menjawab
Tanggung
kasusl
mitra masyarakat
ujianPengembangan
Jenis
be~tari Pembelajaran
Pengembangan
Kegiatan
Pengabdian
kegiatan
jawab
Perhimpunan/.institusi
tinjauan Karya
Kegiat~n
., profesional
I ilmiah,
Pengabdian
masyarakatl ilmu
prpfesi
i1mu
prpfesi
pro,fesional
II

6835210
2. KEGIA T AN PENDIDIKAN INTERNAL

Berpartisipasi
Bertugas
Penyelia dalam
Berpartisipasi/memimpin
Membimbing
Menangani
Duduk dim pasien
mahasiswa
dalam (di
kepanitiaan
pembacaan
(supervisor)
Kegiatan dalam
journal
peer Institusi
Pribadi/institusi
Pembelajaran
Profesionall
pembelajaran,
Pem
pengembangan
Pengembangan
Kegiatan
K
pembelajaran
review
Jenis
pertemuan
Tangg'ung P egiatan
kegiatan
jawab pembelajaran
belajaran/profesional/
rofesional/Pem ilmu
belajaran
profesionall
ilmu
i
ia 7352

3. KEGIA T AN PENDIDIKAN EKSTERNAL

' '
I
Menghadiri
Mengikuti Pribadi
Pribadi/institusi
Pribadi/it)stitw;ij
pelatihan
konferensi
Berpartisipasi dalam untuk
Mengikuti Tanggurig
Kegiatan
pendidikan . Jenis
kualifikasi
seminar/lokakarya
jawab
jarak Pembelajaran
Pengembangan
Pembelajaranl
jauhkegiatan
ilmul
prdfesiPengabdian
-7Lampiran II.Revisi Tabel2.

Tabel 2. Perhitungan batasan minimal dan maksimal kredit kegiatan pcndidikari P2KB
untuk sil1lposiulll dan workshop Oangkapendek) ..

1---------· Skala
Kegiatan Pendidikan P2KB ---
1 ---
I ----,-
-
-------
,
3 <8 10-
- -- 8-1612
637
3.
3
18
16
>16
35
33
.35
Tnternasional
'6
14
LokallWilnyah 3
NaSlOnal
14'
31
33
14
14 --
,~
-
6
Peserta 6 8 10 8 -1- 10 12
S· !
r~~~~b~ar-a ---8 -8- --8- 1--12-1-12-12-
~ v{aktu
SemI na r d~I~~l2..Lal~
12 H_<8
- --- 8:)'<>1
---- I~±~_<8~I?-=J!~-.-?.l~

c (K 0 gnit i f)
Imposlum ~__Ml:9~ ra ~~_~__
er makalah
Pall1tla
L
1-
.-!__
1
'__}1
------
._~
----2
..£ __
--2
4_, __
2
Jumlah 17 19 21 26 28 30
./ Peserta 8 10 12,
---- 10
-.---.- 12 14
Penyelia 8 8 8 '12 12 12
Workshop!
Course _!2er makalah ~ _
Moderator - - -
(Psikomotor)
Panitia 1 1 1 2 2 2
Jum]ah 17 19 21 24 26 28
SKEMA P2KB PDSp

Kompetensi yang harus dicapai

, '

' 10
1010-
10
%10%
Psikomotor
10%
400-
%-%20
%
Nonklinik
-20
10 5 %
Afel<tif
% 35%
5,-10%
10'-
10 20%
% %' 7540%- %
60
50
60 -7'0%
70 80%
11%
60%
a, dengan intervensi

Kelompok
Kelompok Praklinik
bedah dengan

c=::> Contoh Pembobotan Kegiatan P2KB


Lampiran III:

Alur perolehan akreditasi sId rekomendasi IDI


dalam proses resertifikasi

l_
(

r KEGIATAN P2KB I. PDSP/PDPP


KONSESI OARI
101/ BP2KB
I
L-- MANDIRI/ INTERNAL I
POSP/PDPP
- DILAKUKAN PENCATATAN .-
KOMISI P2KB
OLEH INDIVIDU
- MELAKUKAN PENILAIAN KEGIATAN
101 - rvlEMBERIKAN NILAI -7 KREOIT SKP 101
~----------------------------------------------------------------------,
BP2KB : - MENCATAT KEGIATAN P2KB :
~ I I
.•.. -_1 I

& : MANDIRI - INTERNAL :I


1 ,

EX-OFFICIO ~----------------------------------------------------------------------,

:, - SETELAH DIDAPAT KECUKUPAN JUMLAH KREDIT


.•.
,
I
MELAKUKAN VERIFIKASI
:, & VALIDASI/PENGESAHAN
---.! MANDIRI - INTERNAL - EKSTERNAL .:
'- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -- - - - - - - - - ~- ~- - - - - - - - - -.- - - - - - - - - - - - - - - - - -:- - - - - - - - - :"

!
"

KOLt:GIUM
i
, MASING-MASING POSP/POPP
REKOMENDASI
. ~

SERTIFIKASI KOMPETENSI
~

KKI

~
, .
L - - - - - - - - - - - - - - - -- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - "- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -. - - - - - - - - .: - - - - -~" STR
)
ILPDSP I PDPP +- KEGIATAN P2KB EKSTERNAL
r PENYELENG,.l\RAAN i
I
I 101 ]I
P2KB I REKOMENDASI

I
"-- .• I

PDSP/PDPP
KAJIAN OLEH BP2KB
ANGGOTA EX-~~
~KP 101
;.
A ,, ,
, ,
, ,
.•. :

KOfv1ISI P2KB

,--------------------------------------
,
PDSP/PDPP ,
,

1- _

SERTIFIKAT ~
I PDSP I PDPP
SKP 10i (Individu)
I KOMISI P2KB .
- rvlENCATAT KEGfATAN P2KB EKSTERNAL ,.
,
DALP,M BUKU LOG ,
,
,--------------------------------------~----------------- ,
,
: -SETELAH DIDAPAT KECUKUPAN JUMLAH KREDIT :
I I
,
: P2KB (MANDIRI-INTERNAL-EKSTERNAL) : ,
1 ~ I

KOLEGIUM

MASING-MASING PDSP I PDPP

SERTIFIKAT
l KOMPETEt'JSI
~
,
STR -------4

KKI ,.
• PANITIA PELAKSANA PENYELENGGARA KEGIATAN
P2KB EKSTERNAL (MISAL WORKSHOP I SEMINAR)
MENGAJUKAN PERMINTAAN SKP IOi KE BP2KB .,

PUSAT/VVILAYAH
o B·P2KB AKAN MEMINTA KAJIAN DILAKUKAN OLEH:
1.ANGGOTA EX-OFFICIO DARI PDSp/PDPP TERKAIT
-7MEMBERIKAN· DRAFT NILAI·SATUAN SKP IDI
2.KOMISI (KERJA) P2KB ICPD PDSP/PDPP -I ERKAIT '
-7MEMBERIKAN- DRAFT NILAISATUAN:SKP IDI· .
3.TIM INTI BP2KB AKAN MELAKUKAN TELAAH
BILAMANA DIDAPATKAN PERBEOAAN NILAI SKP -
• SK PEMBERIAN
..
NILAI SKP AKAN OITANOATANGAN·I·
OLEH' KETUA BP2KB 7DIBERlKAN PO PAN'PEL
(
l<EGIA T.AN P2KB EKSTERNAL I. NON POSP/POPP (miso PDSfv1, PO SEOKUPASI)

:- II. NON iOI (YANG TELAH TERAKREDITASI)


I Pt:NYELENGARAAN
i REKOMENDASI
I! P2KB
i
i
l
I / I!
•••
I
-~~·I B~~~B
KAJIAN OLEH ANGGOTA EX-OFFICIO
I.~---:-~~·~I~;I----
:
I
, I
L ~

1
SERTIFiKAT
;..

SKP 101 (Individu) r-= PDSP / PDPP


I KOMISI P2KB I

- MELAKUKAN KONVERSI ~ILAI SKP YANG DIPEROLEH, SESUAI


DENGAN NILAI KREDIT MASING-MASING.

_- MENCATAT KEGIATAN P2KB EKSTERNAL DALAM BUKU LOG


- 0

,
- SETELAH DIDApAT KECUKUPAN JUMLAH- KREDIT P2KB ,
,

(MANDIRI-INTERNAL~EKSTERNAL) - ,
,

~ .0

KOLEGIUM

,. MASING-:MASING °
PDSP / PDPP -

,
,
,
,
~- ,
,
SERTIFIKAT KOMPETENSI ,
I
- ,
,

I KKI I.··. STR-·--~