Anda di halaman 1dari 1

PENYIMPANAN BAHAN BERBAHAYA DAN

BERACUN

No. Dokumen No. Revisi : Halaman :


UPT RSD DR.H.SOEMARNO 35 /SPO-IFRS.II/RSDSS/I/2020 00 1/2 Lembar
SOSROATMODJO
Jl. Cendrawasih Tanjung Selor Kaltara

Tanggal Terbit : 11 Januari 2020 Ditetapkan Oleh :


Direktur
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. H. Surya Tan, M. Sc, Sp. S
NIP : 19660408 200012 1 007
Suatu proses atau cara penyimpanan bahan kimia berbahaya dan
PENGERTIAN beracun

Sebagai acuan penerapan langkah–langkah dalam melakukan


TUJUAN penyimpanan bahan kimia beracun dan berbahaya ( B3 )

KEBIJAKAN SK Direktur No. 445/ 496 /RSD-III/XII/2019 Tentang Pelayanan


Farmasi
PROSEDUR 1. Petugas gudang farmasi membawa masuk bahan kimia berbahaya
dan beracun satu persatu ke ruang penyimpanan B3
2. Petugas gudang farmasi menempatkan / menata bahan kimia
berbahaya dan beracun yang baru dibelakang dan bahan yang
lama di depan dan memberi tulisan tanggal diterimanya bahan
kimia berbahaya tersebut.
3. Petugas gudang farmasi menata tumpukan bahan kimia berbahaya
dan beracun sesuai dengan karakteristik bahan dan menempelkan
label pada posisi yang terlihat.
4. Petugas gudang farmasi mencatat jumlah, jenis dan tanggal
diterimanya bahan pada buku penyimpanan
5. Petugas gudang farmasi mengunci gudang dan menyimpan kunci.
6. Petugas gudang farmasi dan gudang non farmasi melakukan
kebersihan tangan sesuai prosedur setelah selesai melakukan
kegiatannya
UNIT TERKAIT GUDANG FARMASI