Anda di halaman 1dari 1

PENYIMPANAN CAIRAN ELEKTROLIT TINGGI

No. Dokumen No. Revisi : Halaman :


UPT RSD DR.H.SOEMARNO 34 /SPO-IFRS.I/RSDSS/I/2020 02 1/2 Lembar
SOSROATMODJO
Jl. Cendrawasih Tanjung Selor Kaltara

Tanggal Terbit : 02 Januari 2020 Ditetapkan Oleh :


Direktur
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. H. Surya Tan, M. Sc, Sp. S
NIP : 19660408 200012 1 007

PENGERTIAN Obat-obat yang membutuhkan kewaspadaan tinggi (high alert


medication) adalah obat yang persentasinya tinggi dalam menyebabkan
terjadinya kesalahan dan atau kejadian sentinel (sentinel event), obat
yang beresiko tinggi menyebabkan dampak yang tidak diinginkan
(adverse outcome).
Untuk meningkatkan keamanan dalam pemberian obat-obatan
TUJUAN khususnya yang memerlukan kewaspadaan tinggi (high alert
medication) dan meminimalkan jumlah kesalahan pengobatan
(medication error dan patient risk) akibat pemberian yang tidak
disengaja.
KEBIJAKAN SK Direktur Nomor : 445/ 496 /RSD-III/XII/2019 Tentang Kebijakan
Pelayanan Farmasi Rumah Sakit “Pelayanan dan pengelolaan
Perbekalan farmasi High Alert di atur sesuai peraturan dan ketentuan
yang berlaku”

PROSEDUR 1. Obat-obat yang sering digunakan dalam keadaan darurat karena


berkaitan dengan keselamatan pasien, contohnya Natrium klorida
lebih pekat dari 0,9%, Magnesium sulfat 50% atau lebih pekat,
Natrium bikarbonat, Dextrose 40%.
2. Untuk meningkatkan proses pengelolaan obat-obat elektrolit di
label dengan stiker merah dan khusus NACL 3% diberi label
dengan penandaan obat yg ditambahkan serta jam pemberian.
3. Pemberian label yang jelas (dengan menggunakan huruf balok
cara permintaan tertulis berupa resep).
4. Elektrolit konsentrat yang disimpan pada unit pelayanan harus
diberikan label yang jelas dan disimpan pada tempat terpisah dari
obat-obat lain serta terkunci.

UNIT TERKAIT GUDANG FARMASI RUMAH SAKIT, INSTALASI FARMASI


RAWAT INAP, RAWAT JALAN, DAN GUDANG, RAWAT INAP