Anda di halaman 1dari 16

RESUME

ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA PADA AQ.”S”


DENGAN REMATOID ARTRITIS

Tanggak pengkajian : Senin,25 Desember 2017


Nama pengkaji : YantiKurniawati

I. PENGKAJIAN

a. Data Biografi
Nama : Aq ”S”
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tempat/Tanggal Lahir : Banyumulek, 1948
Golongan Darah : Tidak tahu
Pendidikan terakhir : SD
Agama : Islam
Status Perkawinan : Kawin
TB / BB : 160 cm / 55 kg
Penampilan : Klien tampak bersih dan
kurang rapi
Ciri-ciri tubuh : rambut beruban, kulit
keriput, gemuk, dan klien
tidak kiposis
Alamat : Dasan Tawar Banyumulek
Orang yang dekat dihubngi : Hambali
Hubungan dengan lansia : Anak
Alamat : Dasan Tawar Banyumulek
b.Riwayat Keluarga
Genogram

Keterangan : 22

: Laki-laki / Perempuan hidup


: Laki-laki/ Perempuan meninggal
: Hubungan perkawinan
: Klien
: Hubungan keluarga
: Tinggal serumah

Klien adalah anak ke empat dari lima bersaudara. Kien


menikah satu kali dan memiliki 5 orang anak, 3 orang anak
laki-laki dan 2 orang anak perempuan. Sekarang klien
tinggal bersama anak dan cucu perempuannya.
c. Riwayat Pekerjaan
Pekerjaan saat ini : Klien saat ini dalam keadaan
tidak bekerja, hanya tinggal di
rumah. Biasanya klien
membersihkan halaman rumah pada
pagi hari setelah shalat subuh.
Alamat pekerjaan : Tidak ada
Jarak dari rumah : Tidak ada
Alat transportasi : Tidak ada
Pekerjaan sebelumnya : Klien mengatakan dulu bekerja
sebagai tukang
Jarak dari rumah : Klien mengatakan + 5 km
Alat transportasi : klien mengatakan untuk pergi
bekerja naik motor dengan teman.
Sumber-sumber pendapatan dan kecukupan terhadap
kehidupan : Klien mengatakan
kebutuhan makan dan minum /
hidup sehari-hari dipenuhi oleh
anak
a. Riwayat Lingkungan Hidup
Tipe tempat tinggal : Permanen
Jumlah kamar : 2 kamar tidur, 1 kamar tengah,1
teras dan dapur.
Jumlah tingkat : Tidak ada
Kondisi tempat tinggal : Pencahayaan agak remang-
remang, ventilasi cukup baik,
tidak lembab, lantai bersih.
Jumlah orang yang tinggal dirumah : 2 laki-laki
dan 3 perempuan
Derajat privasi : Baik
Tetangga terdekat : Anak
Alamat/ telpon : Dasan Tawar Banyumulek
b. Riwayat Rekreasi
Hobby/minat : Tidak ada.
Keanggotaan organisasi : Tidak dikaji
Liburan perjalanan : Tidak pernah
c. Sistem Pendukung
Klien mengatakan tempat tinggalnya jauh dengan
pusat pelayanan kesehatan (Pustu/Puskesmas). Jarak
pelayanan kesehatan + 500 m dari tempat tinggalnya.
Klien mengatakan bila mengalami masalah dengan
kesehatannya, klien terlebih dahulu membeli obat di
warung, jika tidak ada perubahan klien baru berobat ke
Pustu/ Puskesmas. Perawatan yang dilakukan oleh
keluarga setiap hari tidak ada.
d. Deskripsi Kekhususan
Kebiasaan ritual : Klien mengatakan biasanya Shalat 5
waktu di rumah.
e. Status Kesehatan
Status kesehatan untuk selama setahun yang lalu :
Klien mengatakan sering merasakan sakit pada daerah
lutut dan pinggang.
Status kesehatannya selama 5 tahun terakhir adalah
klien mengatakan tidak pernah menderita penyakit yang
berat-berat, hanya menderita sakit flu, batuk dan
panas. Namun setelah diolesi balsem dan minum obat
klien akan sembuh.
f. Keluhan Utama
-Klien mengatakan nyeri di bagian lutut dan pinggang.
o Paliative : klien merasakan sakit jika sudah
lama berdiri atau duduk, atau kadang-kadang
muncul tiba-tiba.
o Quality/Quantity : Klien mengatakan sakitnya
seperti ditusuk-tusuk.
o Region : Klien mengatakan sakitnya terasa
dipinggang dan lutut sampai kaki.
o Severity scale : Klien mengatakan merasa tidak
nyaman jika sakitnya datang dengan skala 2.
o Timming : Klien mengatakan sakitnya kambuh
jika terlalu lama melakukan aktifitas, kadang-
kadang sakitnya juga tiba-tiba terasa pada
malam hari menjelang tidur. Hal ini sudah
terjadi kurang lebih setahun, tapi tidak
sampai mengganggu istiahatnya.
Pemahaman masalah : Klien mengatakan jika sakitnya
kambuh, maka klien mengolesi daerah yang sakit
dengan balsem. Klien mengatakan penyakit yang
sekarang dideritanya adalah penyakit yang biasa
diderita oleh orang tua dan klien mengatakan
selama tidak mengganggu aktivitasnya penyakit
tersebut tidak terlalu dipikirkan.
Obat-obatan yang diminum : klien mengatakan saat
ini tidak mengkonsumsi obat.
Status imunisasi :
Tetanus : tidak dikaji
Difentri : tidak dikaji
Influenza : tidak dikaji
Pneomovaks : tidak dikaji
Alergi : Tidak ada
Penyakit yang diderita : Rematik
g. Aktivitas hidup sehari-hari
1) Indeks Katz
Skor A yaitu klien mandiri dalam hal makan,
berpindah, kontinen, ke kamar kecil, berpakaian dan
mandi.
2) Oksigenasi
Klien mengatakan tidak pernah mengalami gangguan
dalam bernapas, RR:21x/menit
3) Cairan dan elektrolit
Klien mengatakan minum air putih yang dimasak + 6
gelas / sehari (+ 1.200 mL)
4) Nutrisi
Klien mengatakan makan 3 kali sehari dengan porsi
sedang dan komposisi nasi, sayur bening, ikan,
kdang-kadang buah. Klien menghindari makanan yang
pedas dan bersantan.
5) Eliminasi
Klien mengatakan BAB 1 kali/hari pada pagi hari
dengan konsistensi lembek, bau khas, warna kuning
pucat. BAK 4-6 kali/hari warna bening dan agak
kekuningan, bau khas, tidak ada keluhan.
6) Istirahat dan tidur
Klien mengatakan istirahat dari jam 21.00-05.00
Wita, setelah itu klien tidak tidur. Klien kadang-
kadang tidur siang, + 30 menit.
7) Aktivitas
Klien dapat melakukan aktivitas secara mandiri
setiap hari seperti makan, ke kamar kecil,
berpakaian dan mandi. Tetapi bila berakitivitas
berlebihan rasa sakit pada lutut dan pinggang
akan kambuh.
8) Personal Hygiene
Klien berpenampilan bersih, rapi, mandi 2x sehari
jam 7 pagi. Kadang-kadang klien keramas
menggunakan shampo.
9) Seksual
Klien tidak menjawab
10) Rekreasi
Klien mengatakan tidak pernah jalan-jalan, hanya
menonton TV dirumah anaknya bersama keluarganya.
11) Psikologis : klien mengatakan
merasa nyaman tinggal bersama keluarganya
 Persepsi klien : Klien mengetahui menderita
rematik.
 Konsep diri : Klien menyadari bahwa
penyakitnya timbul karena umur yang sudah
tua
 Emosi : Klien mengatakan tidak pernah marah-
marah atau merasa tidak puas dengan
kondisinya saat ini
 Adaptasi : Klien mengatakan mampu
beradaptasi dengan kondisinya.
 Mekanisme pertahanan diri : Klien mengatakan
selalu berdo’a agar sembuh dari penyakitnya.
h. Tinjauan Sistem
Keadaan umum : Baik, klien tampak kurang
rapi dan bersih, kelayan terlihat lelah dan tidak
bergairah
Tingkat kesadaran : Composmentis
GCS : E : 4, V : 5, M : 6
TTV : TD : 120/80 mmHg, Nadi : 78 x/menit,
RR: 20 x/menit,
Head To Toe :
1) Kepala
Inspeksi : penyebaran rambut merata, rambut
putih dan tipis, klien tampak meringis, tidak
ada lesi
Palpasi : tidak terdapat benjolan, tidak
terdapat nyeri tekan pada semua area kepala
2) Mata
Inspeksi : sklera tidak ikterus,
konjungtiva anemis, reflek pupil (+),
simetris, tidak ada kotoran, VOS : 4/60, VOD :
4/60
Palpasi : tidak ada nyeri tekan
3) Telinga
Inspeksi : bentuk simetris, bersih
Palpasi : tidak teraba benjolan, tidak ada
nyeri tekan
4) Hidung
Inspeksi : bentuk simetris, tidak ada napas
cuping hidung, bersih
Palpasi : tidak ada polip
5) Leher
Inspeksi : tidak ada lesi
Palpasi : tidak teraba pembengkakan
kelenjar tiroid dan getah bening, tidak ada
tegangan vena jugularis
6) Dada dan Punggung
Inspeksi : pernapasan normal, tidak ada
tarikan dinding dada, bentuk simetris,
punggung tidak kifosis (bungkuk), klien tampak
memegang punggung yang sakit
Palpasi : vokal-fremitusnya normal dengan
getaran yang sama pada kedua dinding
dada/punggung
Perkusi : sonor pada semua lapang paru,
pekak pada area jantung
Auskultasi : suara napas vesikuler,
tidak terdapat suara ronchi, terdengar S1 S2
tunggal, tidak ada suara tambahan
7) Abdomen dan Pinggang
Inspeksi : tidak ada lesi, abdomen datar,
tidak ada asites
Auskultasi : bising usus 3-4 x/menit
Palpasi : tidak terdapat nyeri tekan,
tidak ada massa atau benjolan, titik Mc Burney
normal, tidak ada pembesaran hepar, turgor
kulit elastis
Perkusi : lobus kiri atas, kanan dan kiri
bawah bunyi timpani, lobus kanan atas bunyi
dullness
8) Ekstremitas Atas dan Bawah
Inspeksi : tidak terdapat oedem, kuku
bersih, simetris, memegang lutut yang sakit
Palpasi : nyeri tekan pada lutut, reflek
babinsky (-), CRT < 1 detik
Perkusi : reflek patella (+)
Tonus otot: 5 5
4 4
9) Sistem Imune : Tidak terkaji
10) Genitalia : Tidak terkaji
11) Sistem Reproduksi
Klien telah menopause sejak berusia ± 45
tahun.
12) Sistem Persyarafan
Nervus eduscana: klien masih bisa menggerakan
bola matanya ke kiri dan ke kanan, ke atas dan
ke bawah, Nervus vacialis : klien masih bisa
tersenyum dan menunjukkan giginya dan
mengangkat alisnya.
13) Sistem Pengecapan
Klien masih bisa membedakan rasa makanan
seperti rasa manis, asin, pahit dan asam.
14) Sistem Penciuman
Klien masih bisa membedakan bau-bauan dengan
mata tertutup seperti bau nasi gosong.
15) Tactil Respon
Klien masih bisa merespon bisa membedakan rasa
kasar dan halus
i. Status Kognitif, Afektif dan Sosial
1) SPSMQ (Short Portable Mental Questioner); jumlah
kesalahan 1 yang berarti klien memiliki fungsi
intelektual utuh
Pertanyaan yang tidak bisa dijelaskan:
- Tanggal berapa hari ini
2) MMSE (Mini Mental State Exam); nilai yang
didapatkan 26 yang berarti klien diindikasikan
tidak mengalami kerusakan kognitif.
3) IDB (Inventaris Depresi Bock); nilai yang
didapatkan 4, yang berarti klien tidak mengalami
depresi.

4) APGAR keluarga: nilai yang didapatkan 8


No Fungsi Skor
1 Adaptation 1
2 Partnership 2
3 Growth 1
4 Affection 2
5 Resolve 2
Total 8

j. Data Penunjang
1) Laboratorium : tidak ada
2) EKG : tidak ada
3) CT Scan : tidak ada
4) Radiologi : tidak ada
5) USG : tidak ada
6) Obat-obatan : tidak ada

II. Analisa Data

No Symptom Etiologi Problem


1. DS :
 P: Klien mengatakan Destruksi sendi Nyeri Akut
sakit lutut dan
pinggang akan kambuh
bila beraktivitas
berlebihan, jika Inflamasi
beristirahat rasa membran sinovial
sakit akan berkurang.
 Q: Klien mengatakan
sakit seperti
ditusuk-tusuk, panas Melepas reseptor
dan terasa ngilu, stimulus nyeri
dengan frekuensi (brakinin,
sering. histamin)
 R: Klien mengatakan
nyeri terasa di lutut
dan pinggang.
 S: skala nyeri 2
(ringan) (0-10) Nyeri akut
 T: klien mengatakan
nyeri kambuh pada
malam hari setelah
shalat Isya, pada
saat dingin dan
bangun tidur
DO :
 Klien tampak
meringis.
 Skala nyeri 2 (0-10)
nyeri ringan
 Klien memegang bagian
lutut dan pinggang
yang sakit
 K/U : Baik
 TTV :
N : 78x/ menit
RR :20x/ menit
TD:120/80mmHg

2 Ds : Kurang terpapar Kurang


 Klien mengatakan informasi tentang pengetahuan
penyakit yang hipertensi
dideritanya adalah
penyakit yang biasa
diderita oleh orang
tua. Kurang pemahaman
 Klien mengatakan tentang
selama sakitnya tidak pencegahan
sampai mengganggu, rematik dan
maka tidak terlalu pengobatannya
dipikirkannya.
Do :
Klien tampak
bersemangat saat Kurang
dibertahu akan pengetahuan
diberikan informasi
tentang penyakitnya.

III.DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Nyeri, berhubungan dengan destruksi sendi ditandai


dengan :
Ds :
 Klien mengatakan sering sakit pada pinggang dan
lutut sampai kaki jika beraktifitas berlebihan,
jika beristirahat rasa sakit akan berkurang.
 Klienn mengatakan sakitnya seperti ditusuk-tusuk.
 Klien mengatakan tidak nyaman jika sakitnya kambuh.
Do :
 Skala nyeri 2
 Nyeri yang dirasakan interminten pada daerah
pinggang dan lutut sampai kaki.
2. Kurang pengetahuan berhubungan dengan keterbatasan
paparan informasi ditandai dengan :
Ds :
 Klien mengatakan penyakit yang dideritanya adalah
penyakit yang biasa diderita oleh orang tua.
 Klien mengatakan selama sakitnya tidak sampai
mengganggu, maka tidak terlalu dipkirkannya.
Do :
 Klien tampak bersemangat saat dibertahu akan
diberikan informasi tentang penyakitnya.

III. RENCANA TINDAKAN


Hri No
/ Dx Tujuan Rencana Tindakan Rasional
Tgl Kep
Sel I  1. Diskusikan 1.Mengetahui
asa Setelah tindakan yang kemampuan
26 dilakukan telah dilakukan kelayan
Des tindakan klien untuk mengatasi
17 keperawatan menangani nyeri nyeri
selama 1 x 2. Diskusikan 2. Membantu
24 jam, dengan klien kelayan
diharapkan upaya lain yang menangani
nyeri bisa dilakukan nyeri secara
terkontrol, untuk menangani mandiri
dengan nyeri seperti
Kriteria terapi kompres
hasil: hangat 3. Membantu
 3. Berikan mengatasi
Skala nyeri 2 massase lembut nyeri
(0-10) nyeri 4. Kolaborasi : 4. Meningkatkan
ringan berikan obat- relaksasi
 obatan yang 5. Mengurangi/
Tidak mengeluh dapat mengurangi menghilangka
nyeri rasa nyeri ; n rasa nyeri
 analgesik
Tidak meringis

TTV dalam
batas normal

Klien mampu
melakukan
penanganan
Sel II Setelah 1. Jelaskan 1. Mengetahui
asa dilakukan tentang tentang
26 tindakan penyakit penyakit
Des keperawatan Reumatoid Reumatoid
17 selama 1 x 24 Artritis, arthritis
jam, (pngertian,
diharapkan penyebab,
klien dapat pencegahan dan
mengerti cara mengatasi,
tentang dll) 2. Mengetahui
penyakitnya 2. Diskusikan tindakan
Dengan kebiasaan klien penanganan
kriteria hasil untuk menangani penyakit
 Klien penyakit yang sudah
mengungkapka 3. Anjurkan dilakukan
n keinginan klien mengikuti 3. Mempertahank
untuk program terapi an kemampuan
mengikuti non-farmakologi klien
terapi dan setiap hari ; menangani
penanganan kompres hangat keluhan
penyakit atau massage nyeri secara
 Klien mampu ringan. mandiri
melakukan 4. Berikan 4. Klien tetap
aktivitas dukungan melaksanakan
terapi dalam emosional program
kehidupan seperti terapi
sehari-hari reinforcement
positif untuk
setiap tindakan
yang telah 5. Mengikutsert
dilakukan klien akan peran
5. Libatkan keluarga
keluarga untuk merawat
membantu klien klien
mematuhi program
terapi

IV. PELAKSANAAN

Tindakan Evaluasi
No Hari/tgl No.Dx
Keperawatan Tindakan
1 Selasa, I 1. Diskusikan 1. Klien
26/12/17 tindakan yang kooperatif.
Pukul telah dilakukan memperhatika
10.00 klien untuk n dengan
menangani nyeri seksama
2. Diskusikan dengan setiap
klien upaya lain penjelasan
yang bisa yang
dilakukan untuk diberikan.
menangani nyeri 2. Klien
seperti terapi aktif
air hangat, atau mengikuti
massage lembut. percobaan
3. Menganjurkan penggunaan
klien untuk teknik
mencari posisi relaksasi
yang nyaman jika yang
sakitnya kambuh. diajarkan.
4. Menganjurkan 3. Klien
klien untuk tidak mengatakan
memaksakan diri akan
beraktivitas mengikuti
secara terus- anjuran yg
menerus. diberikan
5. Menganjurkan
klien utk berobat
ke pelayanan
kesehatan jika
nyeri sekali.
3 Selasa, II 1. Menanyakan 1. Klien
26/12/17 tentang menjelaskan
Pukul pengetahuan klien tentang
10.30 tentang penyakit penyakitnya,
yang dideritanya rasa sakit
2. Memberikan yang
informasi tentang dirasakan
penyebab penyakit pada
yang dideritanya. pinggang dan
3. Mendiskusikan lutut
tentang merupakan
penatalaksanaan penyakit
yang mudah dan orang tua
biasa klien yang terjadi
lakukan saat jika terlalu
sakitnya kambuh. capek.

2. Klien
mengatakan
baru
mengetahui
apa yang
menyebabkan
sakitnya.
3. Klien
mengatakan
hal yang
paling mudah
dilakukan
jika
sakitnya
kambuh
adalah
memijat-
mijat daerah
yang sakit.

V. EVALUASI

No
Hari/
No Dx Evaluasi Ket
Tgl
Kep
1 Rabu, S :
27/12/ - Klien mengatakan nyeri
2017 berkurang ; skala ringan 1 (0-
10)
Pukul - Silu-silu kambuh saat bekerja
10.00 berlebihan, bila beristirahat
rasa sakit berkurang.
- Klien menggunakan air hangat
untuk mandi, tetapi tidak
terus menerus
O :
- Klien tampak mengangguk, mau
menuruti anjuran perawat
- Klien tampak rileks
A : Masalah teratasi sebagian
P : menganjurkan klien utk
tetap melakukan yang telah
diajarkan

2 Rabu, S : Klien mengatakan senang


27/12/ diberitahukan tentang
2017 penyakitnya. Klien mengatakan
Pukul penjelasan yang paling diingat
10.30 adalah cara-cara menangani
penyakitnya serta bagaimana
mencegahnya.
O : Klien menyebutkan jika
ditanya tentang salah satu
materi yang dijelaskan.
A : Masalah teratasi
P : Intervensi dipertahankan.