Anda di halaman 1dari 1

Obesitas pada anak dapat dinilai dari beberapa kriteria selain IMT.

Terkadang seseorang
anak terlihat gemuk, namun belum tentu disebut obesitas pada anak. Sekilas anak yang
gemuk memang terlihat lucu dan menggemaskan, bahkan ada ungkapan jikalau obesitas
pada anak balita berarti sehat.

Namun hendaknya para orang tua juga waspada apabila balita mereka memiliki nafsu
makan tinggi sehingga badannya nampak gemuk. Sebab, tidak hanya orang dewasa saja,
obesitas pada anak balita juga rentan terjangkit berbagai penyakit. Beberapa metode dan
teknik diagnosis dapat dilakukan untuk menilai apakah anak gemuk sudah memasuki tahap
obesitas pada anak atau hanya over weight. Obesitas pada anak di Indonesia telah menjadi
masalah yang serius. Lebih dari sembilan juta anak di dunia berusia enam tahun ke atas
mengalami obesitas, lapor Dennis Bier dari Pediatric Academic Society (PAS).

Penanganan obesitas pada anak dan permasalahannya menjadi dalam hal yang
penting untuk ditangani setelah gizi buruk. Secara keseluruhan sekitar 3% kasus obesitas
pada anak indonesia merupakan kasus obesitas pada anak balita. Berbagai penyakit yang
akan dialami penderita obesitas pada anak balita antara lain penyakit jantung
koroner, diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, sesak nafas dan sebagainya. Selama ini
obesitas pada anak balita kebanyakan disebabkan digantikannya air susu ibu (ASI) dengan
susu botol. Faktor lain yang mempengaruhi obesitas pada anak di Indonesia yakni
pemberian makanan manis-manis,makanan fast food dan junk food yang sering. Faktor
keturunan juga menjadi salah satu sebab obesitas pada anak balita. Selain itu obesitas
pada anak balita juga membuat bayi justru tidak lincah. Pola aktivitas yang dilakukan oleh
seorang anak juga dapat mempengaruhi seorang anak terkena obesitas pada anak. Pola
aktivitas yang minim akan meningkatkan risiko kegemukan dan obesitas pada anak.

http://thetahitiannoni.com/obesitas-pada-anak-tahitian-noni/

http://www.dokteranak.net/kegemukan-pada-anak-kuncinya-ada-pada-orangtua-519.html