Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN PRAKTIKUM

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS 1

Acara 2. Model Data Vektor Titik

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Geografi

yang diampu oleh :

Dr.rer.nat. Nandi, S.Pd. M.T., M.Sc.

Muhammad Ihsan, S.T., M.T.

Dibuat Oleh :

Alya Sekar Hapsari

1800814

PRODI SURVEY PEMETAAN DAN INFORMASI GEOGRAFI

FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

2019
BAB I

PENDAHULUAN

A. Tujuan
1) Mahasiswa dapat membuat data spasial titik
2) Memberikan dapat melakukan digitasi onscreen data spasial titik
3) Mahasiswa dapat menyimpan data spasial dalam format shapefile (*.shp)

B. Alat dan Bahan


1) Laptop/Komputer + Software ArcGIS
2) Peta Analog/Digital format raster (*.jpg)
3) Data vektor Batas Administrasi Kota Bandung

C. Dasar Teori
Data spasial merupakan salah satu komponen dalam SIG yang memiliki ciri berorientasi
geografis dengan sistem koordinat tertentu sebagai dasar referensinya. Data spasial
selalu terikat dengan lokasi dan disertai dengan informasi deskriptif (atribut).

Vektor Raster
Data spasial direpresentasikan dalam dua format yaitu format data raster dan data vector.
Entitas di permukaan bumi (real world) direpresentasikan dalam bentuk titik, garis, dan
polygon. Model data titik mendeskripsikan objek-objek di permukaan bumi seperti
landmark, sumur bor, mata air, dll.
BAB II

TAHAPAN KEGIATAN

D. Tahapan Kegiatan
1. Tentukan system koordinat pada mapview tempat anda bekerja
1) Pada jendela Table of Content, klik kanan Layer, lalu klik properties

2) Pada jendela Data frame Properties pilih tab coordinat System

3) Pilih geographic coordinat system, dropdown pilih world kemudian pilih WGS 1984
2. Buatlah File Data Spasial titik
1) Tambahkan layer file peta analog format raster yang telah disediakan.

2) Cek terlebih dahulu, apakah peta analog sudah terektifikasi atau belum dengan cara
klik kanan pada layer kantor pos, klik properties > sourse, apabila pada bagian Spatial
Reference memiliki keterangan <Undefined> maka peta analog tersebut belum di
rektifikasi. pastikan yang anda gunakan untuk digitasi adalah peta analog yang sudah
terektifikasi.

3) Pada jendela catalog, pilih folder tempat anda ingin menyimpan data praktikum, klik
kanan dan pilih New lalu pilih shapefile

4) Pada jendela create new shapefile, buatlah nama layer “KantorPOS_NIM”, pilih
feature type POINT, dan klik edit lalu pilihlah system koordinat sesuai dengan lokasi
peta anda.
 Pada jendela spatial reference properties, klik select
 pada jendela browse for coordinat, pilih geographic coordinate system
 jika koordinat yang ditentukan geodetic dengan datum WGS 1984, maka pilih
world lalu pilih WGS1984.prj

5) Klik Ok, layer yang anda buat otomatis akan muncul pada table of content

6) Aktifkan Toolbars Editor Toolbar

7) Klik Editor lalu pilih start Editing

8) Pada jendela start Editing pilih layer yang akan anda edit
9) Klik create Features, pada jendela create features pilih layer yang akan diedit

10) Klik point lalu mulailah melakukan digitasi titik sesuai dengan peta analog format
raster yang anda gunakan.

11) Jika proses editing telah selesai, klik Editor lalu pilih stop editing. Klik Save File
3. Lengkapilah Data Atribut pada Data Spasial yang telah dibuat
1) Pada jendela Table of content, klik kanan pada layer data lalu pilih open attribute
table

2) Pada Jendela Table, pilih Table Option lalu pilih add field

3) Pada jendela add field,tulis nama field (diusahakan tidak terlalu panjang)

4) Lengkapi data atribut dari masing-masing data spasial/grafis sebagai berikut :


Nama Field ID Lon Lat Kec
Type Short Interger Float Float Text
Length - - - 50
Keterangan Bujur Lintang Admin Kecamatan
5) Untuk menambah nilai koordinat, klik kanan pada field lon atau lat, pilih calculate
geometry, kemudian pada Property pilih X/Y coordinate of point
6) Klik Editor lalu pilih start Editing, dan mulai isikan nama Kecamatan untuk setiap
lokasi kantor Pos di Kota Bandung.
BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN

E. Hasil
1) Digitasi data spasial titik untuk Objek Kantor POS (screenshoot)

2) Data atribut yang telah diisi dengan koordinat dan nama Kecamatan (screenshoot)

3) Layout Peta Sebaran Kantor Pos di Kota Bandung


F. PEMBAHASAN
G. KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA

Modul II Model Data Vektor Titik.