Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

MANFAAT SEJARAH DALAM KEHIDUPAN

DISUSUN OLEH:
1. DILA TRI HANDIKA
2. TIAN

KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KEPAHIANG


MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 KEPAHIANG
TAHUN AJARAN 2018-2019
KATA PENGANTAR

Dengan telah memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga dengan dorongan semangat yang tinggi,
maka kami sebagai penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Manfaat Sejarah
dalam Kehidupan” .
Makalah ini membahas tentang pengertian dan manfaat sejarah bagi kita dalam
kehidupan ini. Untuk itu kami segenap penyusun berharap rekan semua membaca makalah
yang telah kami susun ini.
Makalah yang disusun ini tentunya jauh dari kesempurnaan. Untuk itu, kami
segenap penyusun menerima saran maupun kritikan dari berbagai pihak, baik guru,
maupun teman sekalian. Kami segenap penyusun mengucapkan terimakasih kepada
berbagai pihak. Atas perhatian dan partisipasinya kami ucapkan terima kasih.

Kepahiang, Desember 2018

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...........................................................................................................i


KATA PENGANTAR .........................................................................................................ii
DAFTAR ISI .......................................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ................................................................................................................1
B. Rumusan Masalah ...........................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Sejarah ..........................................................................................................2
B. Manfaat Sejarah ..............................................................................................................3
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan .....................................................................................................................6
B. Saran ............................................................................................................................... 6
DAFTAR PUSTAKA

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sejarah merupakan suatu penggambaran ataupun rekonstruksi peristiwa, kisah, maupun
cerita yang benar – benar telah terjadi di masa lampau dan peristiwa – peristiwa tersebut
mempunyai keterkaitan antara satu dan yang lainya.
Dilihat dari perkembangan sejarah di wilayah kita sekarang ini, para penerus kurang
memahami arti pentingnya sejarah, karena jika tanpa sejarah, masa lalu hanya akan
digunakan untuk kepentingan praktiknya saja. Dan tidak lama lagi kita akan menjadi terputus
dari berbagai pengalaman kehidupan manusia pada masa lampau.
Adapun fungsi dari mempelajari sejarah yaitu, membawa dan mengajarkan
kebijaksanaan ataupun kerifan – kearifan (fungsi edukatif), memberikan inspirasi attau ilham
(fungsi inspiratif), serta berperan dalam proses pembelajaran pada salah satu kejujuran atau
ketrampilan tertentu (fungsi instruktif), dan jga memberikan rasa kesenangan maupun
keindahan (fungsi rekreasi)
Mengingat bahwa ilmu sejarah dipandang perlu bahkan penting untuk dipelajari,
karena ilmu sejarah memiliki banyak hubungan dengan ilmu – ilmu social lainya. Diantara
hubungan – hubungan itu adalah hubungan sejarah dengan sosiologi, antropologi, hubungan
antropologi budaya dengan sejarah, hubungan sejarah dengan psikologi, hubungan sejarah
dengan geografi, hubungan sejarah dengan ekonomi, dan hubungan sejarah dengan ilmu
politik

B. Rumusan Masalah
1) Apa pengertian dari sejarah?
2) Apa manfaat sejarah bagi kehidupan?

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Sejarah
Mernbahas sejarah memang tidak akan pernah ada habisnya, sekecil apapun yang
dibahas dalarn sejarah, pada point yang perlama ini karni akan memaparan tentang pengertian
dan ruang lingkup sejarah. Kata sejarah secara harafiah berasal dari kata Arab (Sajaratun)
yang artinya pohon. Dalarn bahasa Alab sendiri, sejarah disebut tarikh . Adapun kata tarikh
dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih adalah waktu atau penanggalan. Pengertian
pohon kayu disini adalah suatu kejadian, perembangan, atau peftumbuan,tentang suatu hal
(peristiwa), dalam suatu kesinambungan atau (kontinuitas). Beberapa peneliti malah
berpendapat bahwa arli syajarah tidak sama denan sejarah, sebab sejarah bukan hanya
bermakna sebagai pohon keluarga, asal - usul, atau istilah. Dalam istilah bahasa-bahasa
Eropa, asal-muasal istilah sejarah yang dipakai dalam literatur bahasa Indonesia itu terdapat
beberapa variasi, meskipun begitu, banyak yang mengakui bahwa istilah sejarah berasal-
muasal,dalam bahasa Yunani historia.
Dalam bahasa Inggris dikenal dengan history, bahasa Prancis historie, bahasa Italia
storia, bahasa Jerman geschichte, yang berarti yang terjadi, dan bahasa Belanda dikenal
gescheiedenis.Namun, kata Sejarah lebih dekat pada bahasa Yunani yaitu historia (dlbaca:
istoria) yang berarti ilmu atau orang pandai. Namun, dalam penggunaanya oleh filsuf terkenal
dari yunani Adstoteles, historia berlari suatu pertelaan sisternatis mengenai seperangkat
gejala alam, entah susunan kronologi yang merupakan factor atau tidak di dalam pertelaan
penggunaan itu, meskipun jarang, namun nyatanya masih tetap hidup. Kemudian dalam
bahasa Inggris menjadi history, yang berarti masa lalu manusia.akan tetapi seiring dengan
perkembanganzaman, kata lain yang sama artinya yaitu scicntia lebih sering dipergunakan
untuk rnenyebutkan pertelaan sistemais non kronologis mengenai gejala alam, sedangkan
kata istoria biasanya diperuntukan bagi pertelaan mengenai gejala gejala ( terutama yang
berhubungan dengan manusia) dalam urutan kronologis. Kata lain yang mendekati acuan
tersebut adalah dalam bahasa jerman Geschichte yang berarti sudah terjadi. Bila
dibandingkan, arli kata sejarah dalam bahasa inggris dan bahasa jerman, acapkali dijumpai di
dalam ucapan - ucapanya yang terlalu sering dipakai seperli "semua sejarah rnengajarkan
sesuatu" atau "pelajaran - pelajaran sejarah".
Salah satu perkataan Sunnal dan Haas ( 1993:78) pernah menyebut bahwa "History is
a ctu'onological study that interprets and gives meaning to events and applies systhematic

2
rnethods to discover the truth. Dahulu, pembelajaran mengenai sejarah dikategorikan sebagai
bagian dari ilmu budaya (humaniora). Akan tetapi, kini sejarah lebih sering dikategorikan
ke dalam ilmu sosial, terutama bila rnenyangkut perunutan sejarah secara kronologis. Ilmu
sejarah mempelajari berbagai kejadian yang berhubungan dengan kemanusiaan di masa lalu.
Ilmu sejarah dapat dibagi menjadi krouologi, historiografi, genealogi, paleografi, dan
kliometrik. Moh. Yamin pernah berkata bahwa Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang
disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dibuktikan dengan kenyataan.
Sedangkan menurut J.V Brice Sejarah adalah cararan-earatan dari apa yang telah dipikirkan,
dikatakan dan diperbuat oleh manusia.
Sedangkan di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Tahun 1952, sejarah disebutkan
memiliki 3 arti yaitu :
1. Menurut kesusastraan lama : silsilah, atau asal - usul
2. Kejadian dan Peristiwa yang benar benar terjadi pada masa lampau
3. Ilmu, pengetahuan, cerita pelajaran tentang kejadian dan peristiwa yang benar – benar
terjadi pada masa lampau.
Sedangkan Moh.Ali dalam bukunya 'Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia" (1963) mendefi
nisikan sej arah sebagai :
l. Jurnlah perubahan - perubahan kejadian dan peristiwa dalam kenyataan sekitar kita.
2. Cerita tentang perubahan - perubahan, kejadian, dan peristiwa dalam kenyataan sekitar
kita.
3. Ilmu yang bertugas menyelidiki perubahan - perubahan kejadian dan pelistiwa dalam
kenyataan sekitar kita.

B. Manfaat sejarah
Mempelajari sejarah banyak gunanya. Sebab, sejarah berbicara tentang kehidupan
manusia. Kegunaan mempelajari sejarah yaitu sebagai berikut :
1. Sejarah Bersifat edukatif
Edukatif berarti nilai-nilai yang mengandung unsur pendidikan. Banyak
pendapat mengungkapkan “Belajar dari sejarah” atau “Belajarlah dari masa lalu”. Dalam
ungkapan tersebut terkandung arti bahwa sejarah memiliki kegunaan yang sangat mendidik.
Apa yang terjadi pada masa lalu harus menjadi pelajaran. Pendapat sering menyatakan
“ambillah hikmahnya”. Hikmah dapat diambil dari apa yang pernah terjadi dalam diri kita.
Peristiwa yang terjadi pada masa lalu memiliki nilai-nilai yang sangat berharga bagi
kehidupan saat ini. Beberapa nilai yang bisa diambil dari peristiwa-peristiwa sejarah, seperti

3
kebenaran, keadilan, kejujuran, kearifan, keberanian, rela berkorban dan lain-lain. Jadi,
sejarah banyak memberikan pengajaran moral.

2. Sejarah Bersifat Inspiratif


Sejarah banyak menghasilkan berbagai karya, baik karya seni maupun karya sastra.
Karya-karya tersebut banyak memberikan inspirasi bagi seniman untuk berkreasi dalam
menciptakan karya-karyanya. Bahkan karya-karya seni pada masa lalu tidak sedikit yang
memiliki nilai seni yang sangat tinggi. Karya seni tersebut dapat menjadi suatu peradaban.
Di Indonesia banyak sekali karya seni pada masa lalu. Disamping memiliki nilai seni
tinggi, juga menunjukkan kemampuan teknologi yang sudah maju pada zamannya. Misal,
Candi Borobudur, merupakan sebuah bangunan monumental yang memiliki nilai seni sangat
tinggi.

3. Sejarah Bersifat instruktif


Instruktif secara harafiah dapat diartikan pengajaran. Pengajaran dalam konteks disini
memberi arti keterampilan yang diperoleh dari pengajaran sejarah. Keterampilan tersebut,
baik berupa keterampilan berpikir maupun keterampilan yang bersifat fisik.
Keterampilan berpikir adalah keterampilan yang bersifat kognitif yang memiliki
pengertian sebagai kegiatan atau proses memperoleh pengetahuan termasuk kesadaran,
perasaan dan lain sebagainya. Hal ini dapat diperoleh melalui pengkajian terhadap materi
sejarah. Adapun keterampilan yang bersifat fisik lebih banyak diperlihatkan dalam bentuk
unjuk kerja.

4. Sejarah Bersifat Rekreatif


Saat ini kita sering mendengar wisata yang bernuansa spiritual. Wisata seperti tersebut
memiliki nilai sejarah. Sejarah dapat memiliki nilai-nilai penting dalam pengembangan
kepariwisataan. Fungsi rekreatif sejarah dapat mengandung arti wisata mengikuti lorong
waktu masa lalu berupa karya-karya sejarah berupa peninggalan fisik. Kesan tersebut baik
bersifat fisik maupun non fisik.
Kesan secara fisik misalnya orang sangat kagum melihat nilai seni dari peninggalan
tersebut. Akibatnya, orang tersebut tertarik untuk melakukan wisata ke tempat peninggalan
sejarah. Kesan nonfisik bisa dilihat dari nilai-nilai yang terkandung dalam bangunan fisik
tersebut, misalnya masjid kuno. Banyak orang yang melakukan wisata dengan mengunjungi

4
masjid-masjid kuno dengan tujuan ingin meningkatkan penghayatan spiritual dia terhadap
nilai-nilai keagamaan.

5. Sejarah merupakan Pendidikan politik


Nilai-nilai politik sangat kentara dalam penulisan sejarah, terutama sejarah yang
ditulis oleh pemerintah atau penulisan sejarah yang merujuk kepada kepentingan pemerintah.
Penulisan sejarah seperti ini sangat nampak dalam buku-buku teks pelajaran sejarah yang ada
di sekolah.
Pelajaran sejarah yang diberikan di sekolah harus merujuk kepada kurikulum yang
berlaku. Adapun kurikulum pada dasarnya merupakan produk kebijakan politik pemerintah
dalam pendidikan. Dengan demikian, sejarah yang diajarkan di sekolah memiliki misi dalam
rangka pendidikan politik.
Misi penting dalam pengajaran sejarah di sekolah di antaranya adalah menciptakan
warga negara yang baik. Salah satu ciri penting dari warga negara yang baik adalah warga
negara yang selalu tunduk dan taat terhadap peraturan negara. Ketundukan dan kepatuhan ini
dapat dibangun dengan cara menanamkan semangat kebangsaan dan rasa memiliki terhadap
bangsanya. Pengajaran sejarah memiliki peran yang sangat penting dalam membangun
nasionalisme.

6. Sejarah Merupakan Pendidikan Masa Depan


Sejarah adalah suatu studi tentang kehidupan manusia dalam konteks waktu. Waktu
dalam pengertian sejarah dapat berupa sebuah garis yang lurus ke depan. Garis tersebut dapat
menunjukkan adanya kesinambungan. Kesinambungan waktu yang dimaksud adalah
kesinambungan antara masa lalu, sekarang dan masa yang akan datang. Masa lalu sangat
menentukan masa sekarang dan masa sekarang sangat menentukan masa yang akan datang.
Dalam konteks berbangsa, kebesaran masa lalu bukan untuk dikultuskan tetapi harus
memberikan inspirasi semangat masa kini, bagaimana harus menjadi bangsa yang besar.
Kebesaran yang ditandai sebagai bangsa yang diperhitungkan dan dihormati oleh bangsa
lain.

5
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari beberapa uraian diatas dapat disimpulkan bahwa sejarah adalah suatu ilmu
pengetahuan yang mempelajari segala peristiwa atau kejadian yang telah terjadi pada masa
lampau dalam kehidupan umat manusia. Dalam kehidupan manusia, peristiwa sejarah
merupakan suatu peristiwa yang abadi, unik, dan penting.
Abadi = Peristiwa sejarah tidak berubah-ubah dan tetap dikenang sepanjang masa.
Unik = Peristiwa sejarah hanya terjadi satu kali dan tidak pernah terulang persis sama untuk
kedua kalinya.
Penting = Peristiwa sejarah mempunyai arti dalam menentukan kehidupan orang banyak.
Berdasarkan beberapa pengertian dari para ahli sejarah tersebut dapat disimpulkan bahwa
secara umum pengertian sejarah adalah sebagai berikut.
a. Peristiwa-peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau dalam kehidupan
manusia sebagai makhluk sosial.
b. Cerita, kisah, atau cacatan tentang peristiwa – peristiwa yang terjadi pada masa lampau
yang disusun berdasarkan peninggalan – peninggalan atau sumber-sumber sejarah.
c. Ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau.

B. Saran
Untuk pengembangan lebih lanjut maka penulis memberikan saran yang bermafaat
dan dapat menambah wawasan tentang pengertian sejarah sejarah:
 Melihat Sejarah jangan di lihat dari satu sisi saja.
 Pengertian sejarah bisa berbeda2 karena di lihat dari berbagai aspek dan terjadinya

6
DAFTAR PUSTAKA

http://www.rajanembak.com/2011/07/kumpulan-pengertian-sejarah-menurut.html
http://carapedia.com/pengertian_definisi_sejarah_menurut_para_ahli_info231.html
http://www.freewebs.com/rinanditya/pengertiansejarah.htm
https://id.scribd.com/doc/60324918/Makalah-Pengertian-Sejarah
https://citraapuspaa.wordpress.com/2013/12/13/makalah-tentang-pengertian-sejarah/
http://www.rifalnurkholiq.com/2015/09/makalah-pengantar-ilmu-sejarah_0.html