Anda di halaman 1dari 3

ANALISA JURNAL (PICOT)

PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMU
MUHAMMADIYAH KUPANG

P I C O T
Populasi dalam penelitian Jenis penelitian ini adalah Kelompok kontrol yang Perlakuan dalam bentuk Waktu penelitian ini
penelitian eksperimen tidak mengkonsumsi pemberian ekstrak daun dilakukan dari bulan Mei
ini adalah semua remaja
semu atau quasy ekstrak daun kelor. kelor dapat meningkatkan 2015 sampai dengan bulan
putri di SMU experiment dengan kadar hemoglobin pada Juli 2015.
rancangan nonrandomized remaja putri. Kadar
Muhammadiyah kupang
pretest and posttest with hemoglobin remaja pada
berjumlah 94 orang. control group design yang kelompok perlakuan yang
digunakan untuk mengkonsumsi ekstrak
Sampel dalam penilitian
mengetahui Pengaruh daun kelor mengalami
ini adalah remaja putri ekstrak daun kelor peningkatan sebesar 1,61
terhadap peningkatan gr/dl. Hasil uji statistic (uji
yang berjumlah 30 orang
kadar hemoglobin pada T dua sampel
untuk kelompok perlakuan Remaja Putri. berpasangan)
Daun kelor dibuat dalam menunjukkan ada
dan 30 orang untuk
bentuk ekstrak kemudian perbedaan yang signifikan
kelompok kontrol, dikemas dalam bentuk antara kadar hemoglobin
kapsul, sehingga mudah di remaja putri sebelum dan
sehingga total sampel
konsumsi, lebih aman dan sesudah intervensi ekstrak
adalah 60 orang. tahan lama. daun kelor (p=0.000).
ANALISA JURNAL (PICOT)
PEMANFAATAN SIRUP BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) UNTUK MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN

P I C O T
Sampel penelitian adalah Prosedur pengumpulan Kelompok kontrol yang Berdasarkan hasil analisis Waktu pelaksanaan
data diawali dengan tidak mengkonsumsi sirup statistik menggunakan uji penelitian pada bulan
wanita pra lansia dan
pemberian informed buah Naga Merah Merah Independent T Test pada September sampai
lansia Dusun Nangsri consent kemudian (Hylocereus Polyrhiruz) kelompok perlakuan dan November 2018.
dilakukan pengambilan kontrol didapatkan nilai p-
Pundong Bantul sejumlah
data dengan melakukan value 0.034 < 0,05
24 responden yang terdiri pemeriksaan kadar sehingga ada perbedaan
Hemoglobin menggunakan yang signifkan antara
dari kelompok perlakuan
alat pengukur kadar rerata kadar Hemoglobin
dan kontrol. hemoglobin easy touch pada responden kelompok
GCU pada responden perlakuan dan pada
kelompok perlakuan kelompok kontrol.
maupun kelompok kontrol. Dengan demikian terdapat
Setelah pengambilan perbedaan peningkatan
sampel darah diperoleh kadar hemoglobin antara
kemudian diberikan responden yang
intervensi dengan mengkonsumsi sirup buah
pemberian sirup buah Naga Merah (Hylocereus
Naga Merah Merah Polyrhizus) dengan yang
(Hylocereus Polyrhiruz) tidak mengkonsumsi.
dengan dosis 250 ml yang Konsumsi sirup buah Naga
diminum satu hari sekali Merah 250 ml/hari selama
menjelang tidur malam 7 hari efektif untuk
selama 7 hari sedangkan meningkatkan kadar
pada kelompok kontrol Hemoglobin pada wanita
tidak diberikan. pra lansia dan lansia
Pengukuran kadar dengan rerata peningkatan
Hemoglobin dilakukan 1 mg/dl. Pada kelompok
sebanyak dua kali yaitu kontrol yang tidak
sebelum pemberian sirup mengkonsumsi sirup buah
Buah Naga Merah dan Naga Merah terdapat
sesudah 7 hari pemberian penurunan kadar
sirup Buah Naga Merah Hemoglobin dengan rerata
1,02 mg/dl.