Anda di halaman 1dari 1

1. bagaimana memanifestasikan wudhu?

Memanifestasi kan adalah mewujudkan jadi cara memanifestasi kan wudhu itu yang
pertama dengan niat membaca basmalah, berkumur kumur, mencuci lubang hidung,
mencuci muka,mencuci kedua belah tangan hingga siku, mengusap kepala,
membersihkan kedua telinga, mencuci kedua kaki hingga mata kaki, lalu membaca doa
setelah wudhu.

2. Bagaimana memanifestasikan shalat?


Memanifestasikan adalah mewujudkan jadi memanifestasikan salat itu dengan cara:
Pertama, khusyuk dalam persiapan. Seperti wudhu yang sempurna, meninggalkan
perbuatan duniawi setelah mendengar azan, pakaian yang bersih, dan hati yang bersih.
Kedua, khusyuk gerakan, yakni gerakan shalat yang tumakninah, sesuai dengan
ketentuan Rasulullah SAW, "Shalatlah kamu sebagaimana aku shalat." (hadits)
Ketiga, khusyuk bacaan yaitu memahami bacaan shalat lalu menghayatinya,” karna
Shalat itu adalah komunikasi dengan Allah. Jadi hati harus tertuju kepada Allah, karna
Allah menatap kita dan Allah mendengar doa doa kita.

3. Nilai-nilai apa sajakah yang terinternalisasikan dari shalat?


 Pertama shalat mendidik untuk menyucikan diri dari sifat-sifat buruk. “Sesungguhnya
shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” (QS al-Ankabut
[29]: 45).
 Kedua, shalat mendidik kesatuan dan persatuan umat. Orang shalat menghadap ke
satu tempat yang sama, yaitu Baitullah.
 Ketiga, shalat mendidik disiplin waktu. Setiap yang shalat selalu memeriksa
masuknya waktu shalat, berusaha menunaikannya tepat waktu, sesuai ketentuan, dan
menaklukkan nafsunya untuk tidak tenggelam dalam kesibukan duniawi.
 Keempat, shalat mendidik persamaan hak. Pada shalat berjamaah, dalam mengisi shaf
tidak didasarkan pada status sosial jamaah, tidak pula memandang kekayaan atau
pangkat, walau dalam shaf terdepan sekalipun.
 Kelima, shalat mendidik hidup sehat. Shalat memberikan kesan kesehatan, yang
diwujudkan dalam gerakan di setiap rakaat, yang setiap harinya minimal 17 rakaat
secara seimbang.
l