Anda di halaman 1dari 2

No.

Tujuan Intervensi Rasional Tanggal/jam Implementasi


1. Setelah dilakukan 1. Bina hubungan saling 1. Mempermudah proses 12-Agustus 1. Membina hubungan saling
tindakan percaya pengkajian dan 2019 percaya
keperawatan selama 2. Observasi tanda tanda penatalaksanaan 12.00-12.05 2. Melakukan observasi tanda
3x 24 jam vital dan monitoring hb 2. Memantau 12.05-12.10 tanda vital dan monitoring
diharapkan setiap hari perkembangan pasien hb setiap hari
1). Pusing hilang 3. Identifikasi warna BAB 3. Mengidentifiks adanya S = 36
2). Hb >10 dan BAK perdarahan N = 84x/menit
4. Batasi aktivitas 4. Menjaga keadaan pasien RR = 20x/menit
5. Edukasi pasien tentang agar terhindar dari TD = 110/70 mmHg
penyakit resiko jatuh karena Hb = 7,7 mg/dl
6. Kolaborasikan denga keletihan 12.50-12.10 3. Mengidentifikasi warna
tim kesehatan pemberian 5. Memberi informasi BAB dan BAK
obat-obatan untuk mencegah Warna BAB = hitam
7. Kolaborais tranfusi terjasinya ansietas dan Warna BAK = kuning gelap
darah deficit pengatahuan 12.10-12.15 4. Membatasi aktivitas
6. Mempercepat prosen (selama pusing tidak boleh
penyembuhan jalan kekamar mandi)
7. Penambah kadar Hb 12.10-12.15 5. Memberi informasi pasien
dalam tubuh. tentang penyakit
14.00 6. Melakukan Kolaborasikan
denga tim kesehatan
pemberian obat-obatan
Inf. RL 500 cc
Inj.ondansentron 3x4mg
Inj.vit.K
Inj.kalnex
Inj.antrain
Inj.pantopradol 3x40mg
14.00 7. Melakukan Kolaborais
tranfusi darah
(2 bag satu hari darah
dengan golongan darah O)
2. Setelah dilakukan 1. Bina hubungan saling 1. Mempermudah proses 12-Agustus 1. Membina hubungan saling
tindakan percaya pengkajian dan 2019 percaya
keperawatan selama 2. Observasi tamda-tanda penatalaksanaan 12.00-12.05 2. Melakukan observasi
3x 24 jam vital 2. Memantau 12.05-12.10 tamda-tanda vital
diharapkan 3. Anjurkan kompres air perkembangan pasien. 12.50-12.10 3. Menganjurkan kompres air
1) Tidak ada Nyeri hangat pada daerah perut 3. Relaksasi spasme hangat pada daerah perut
abdomen 4. Kolaborasi dengan tim dinding perut 14.00 4. Kolaborasi dengan tim
2) Tidak ada asietes dokter pemberian obat- 4. Mempercepat proses dokter pemberian obat-
obatan penyembuhan. obatan
Inf. RL 500 cc
Inj.ondansentron 3x4mg
Inj.vit.K
Inj.kalnex
Inj.antrain
Inj.pantopradol 3x40mg
Melakukan Kolaborais
3. Setelah dilakukan 1. Bina hubungan saling 1. Mempermudah proses 12-Agustus 1. Membina hubungan saling
tindakan percaya pengkajian dan 2019 percaya
keperawatan selama 2. Observasi keadaan umum penatalaksanaan. 12.00-12.05 2. Melakukan observasi
3x 24 jam dan tanda-tanda vital 2. Memantau 12.05-12.10 keadaan umum dan tanda-
diharapkan 3. Anjurkan pasien makan perkembangan pasien. tanda vital
1). Keadaan umum dengan porsi sedikit tapi 3. Mencegak refluk 12.50-12.10 3. Menganjurkan pasien
2). Nafsu makan sering muntah makan dengan porsi sedikit
meningkat 4. Anjurkan pasien makan 4. Memperringan kinerja tapi sering
3). Menghabiskan 1 makan lunak lambung 12.00 4. Mengnjurkan pasien makan
porsi makan yang 5. Anjurkan pasien untuk 5. Medapatkan nutrisi makan lunak
sudah disediakan. patuh terhadap diit yang adekuat 12.00 5. Menganjurkan pasien untuk
6. Kolaborasi dengan tim 6. Mempercepat proses patuh terhadap diit
gizi pemberian nutrisi penyembuhan 12.00 6. Melakukan kolaborasi
sesui indikasi dengan tim gizi pemberian
nutrisi sesui indikasi
(TKTP)