Anda di halaman 1dari 8

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

PROGRAM STUDI …
FAKULTAS ….. UNIVERSITAS BRAWIJAYA

NAMA MATA KULIAH KODE KELOMPOK MK sks* SEMESTER BARU/REVISI (pilih salah satu)
(MK)
BAHASA INDONESIA MATAKULIAH
SEMESTER 1 DAN
MPK4008 PENGEMBANGAN 3 Tanggal: 25 Juli 2019
2
KEPRIBADIAN
OTORISASI Ketua GJM KPS Koord. Mata Kuliah
Nia Budiana, M.Pd.

MATA KULIAH
PRASYARAT
(Jika ada)
PENILAIAN
DOSEN PENGAMPU Nia Budiana, M.Pd.

Bentuk Kriteria Penilaian Indikator Penilaian Bobot

Terstruktur
DESKRIPSI1 MATA1. Makalah/ Mata kuliahSangat
BahasaBaik: 80-100
Indonesia Sangat
merupakan MataBaik
kuliah(80-100) 12.5%
Pengembangan Kepribadian yang bertujuan menanamkan nilai-nilai
KULIAH Artikel dasar cintaBaik : 70-80
tanah air melalui Makalah/
bahasa nasional. Artikel
Secara yang
khusus, dibuat harus
pemahaman dan: penerapan bahasa Indonesia yang baik dan
benar dalam penulisan
Cukup ilmiah
: 60-70 (academica. Memenuhi Format makalah yangadalah
writing) pada berbagai bidang ilmu telah sarana pengembangan IPTEKS yang
ditentukan;
harus dikuasai mahasiswa. Substansi mata kuliah ini diarahkan pada pembelajaran bahasa Indonesia lisan dan tulis secara
sistematis Kurang : 0-60kegiatan menyimak,
dan logis melalui b. judul yang di ambil
membaca, harus
menulis, sertasesuai dengan
berbicara temaPada
ilmiah. yang telah
aspek teknis, mata
kuliah ini membekali mahasiswa keterampilan ditentukan;
menggali ide (content thougts), menulis secara logis dan sistematis
(organizational thoughts), menulis gayac.penulisan
literaturilmiah
yang dan populer (style
digunakan minimalthoughts),
dari 5serta
bukumewujudkan tulisan ilmiah
dan 3 Jurnal
dan populer di bidang keilmuannya (purpose thougts). Selain itu, diperkenalkan pula aturan penulisan ilmiah (konvensi
Nasional;
ilmiah) dalam bahasa Indonesia yang diintegrasikan dengan upaya pembentukan pola pikir berbasis paradigma keilmuan.
d. teori yang digunakan untuk menganalisa sudah sesuai dengan
CAPAIAN 1. Menguasai pengetahuan berbahasa Indonesia secara lisan dan tulis
PEMBELAJARAN MATA 2. Mempunyai sikap positif terhadap bahasa permasalahan
Indonesiayang diambil;
sebagai bahasa negara dan bahasa nasional
KULIAH 3. Mampu menerapkan kaidah tata bahasa e. analisa yang digunakan
Indonesia sudah sesuaiberbicara
melalui keterampilan dengan teori.
dalam berbagai situasi
Baik (70-80)
4. Mampu menerapkan kaidah tata Bahasa Indonesia melalui keterampilan menulis ilmiah dan popular
a. Memenuhi Format makalah yang telah ditentukan;
RENCANA PEMBELAJARAN b. judul yang di ambil harus sesuai dengan tema yang telah
Pertemua Sub Capaian Pembelajaran Bahan Kajian ditentukan; Metode Pengalaman Belajar Capaian
n Mata Kuliah Pembelajaran Mahasiswa Karakter
c. literatur yang digunakan terdiri dari 3 buku, 2 Jurnal
ke Mahasiswa
1 Mahasiswa memahami PENDAHULUAN Nasional;Ceramah Memberikan
kontrak perkuliahan 1. Kontrak Kuliah Diskusi kesempatan kepada
2. RPS Bahasa Indonesia Studi Kasus mahasiswa untuk
3. Pentingnya mata kuliah bertanya terkait
bahasa Indonesia sebagai dengan pembelajaran
d. teori yang digunakan untuk menganalisa sudah sesuai dengan
permasalahan yang diambil;
e. analisa yang digunakan sudah sesuai dengan teori.
Cukup (60-70):
a. Memenuhi Format yang telah di tentukan;
b. judul yang diambil kurang sesuai dengan tema yang telah
ditentukan;
c. literatur yang digunakan terdiri dari 2 buku, tidak ada jurnal
nasional;
d. teori yang digunakan tidak tepat dengan permasalahan yang
diambil;
e. analisanya tidak sesuai dengan kaidah ilmiah;
f. tugas tidak di kumpulkan tepat waktu.
Kurang (0-60) :
a. Tidak memenuhi format yang telah ditentukan;
b. judul yang diambil kurang sesuai dengan tema yang telah
ditentukan;
c. literatur yang digunakan kurang dari 2 buku, tidak ada jurnal
nasional;
d. teori yang digunakan tidak sesuai dengan permasalahan yang
diambil;
e. analisanya tidak sesuai dengan teori yang diambil;
f. tugas dikumpulkan tidak tepat waktu;
UTS Ujian Tertulis Skor/penilaian Sangat baik (80-100) : 25%
a. Sangat Baik: 80-100 Mahasiswa mampu menjawab sesuai dengan perintah soal lebih
b. Baik: 70-80 dari 80% yang diberikan.
c. Cukup: 60-70 Baik (70-80) :
d. Kurang: 0-60 Mahasiswa mampu menjawab sesuai dengan perintah soal antara
70% dari soal yang diberikan
Cukup (60-70) :
Mahasiswa mampu menjawab sesuai dengan perintah soal 60%
dari soal yang diberikan
Kurang (0-60) :
Mahasiswa mampu menjawab sesuai dengan perintah soal kurang
dari 60% dari soal yang diberikan.

Terstruktur 2 Penyusunan Sangat Baik : 80-100 Sangat Baik (80-100) : Makalah yang di Buat harus : 12,5%
Makalah/ Artikel Baik : 70-80 a. Memenuhi Format makalah yang telah ditentukan;
Presentasi Cukup : 60-70 b Judul yang di ambil harus sesuai dengan tema yang telah
kelompok Kurang : 0-60 ditentukan;
c. Literatur yang digunakan terdiri dari 10 buku dan 3 Jurnal
Nasional
d.Teori yang digunakan untuk menganalisa sudah sesuai dengan
permasalahan yang diambil;
e. Analisa yang digunakan sudah sesuai dengan kaidah ilmiah
f. Adanya kerjasama yang baik dan kekompakan pada saat
presentasi;
g. Presentasi dikemukakan dengan sangat baik.
Baik (70-80) : a. Memenuhi Format makalah yang telah
ditentukan;
b. Judul yang diambil harus sesuai dengan tema yang telah
ditentukan;
c. Literatur yang digunakan terdiri dari 7-8 buku dan 2 Jurnal
Nasional;
d. Teori yang digunakan untuk menganalisa sudah sesuai dengan
permasalahan yang diambil;
e. Analisa yang digunakan sudah sesuai dengan kaidah ilmiah;
f. Adanya kerjasama yang baik dan kekompakan pada saat
presentasi
g. Presentasi dikemukakan dengan baik
Cukup (60-70): a. Memenuhi Format yang telah di tentukan;
b. Judul yang diambil kurang sesuai dengan tema yang telah
ditentukan;
c. Literatur yang digunakan terdiri dari 5-7 buku, tidak ada jurnal
nasional maupun internasional;
d. Teori yang digunakan tidak tepat dengan permasalahan yang
diambil;
e. Analisanya tidak sesuai dengan kaidah ilmiah;
f. tugas tidak di kumpulkan tepat waktu;
g. Tidak menunjukan kerjasama yang baik pada saat presentasi
Kurang (0-60) : a. Tidak memenuhi format yang telah ditentukan;
b. Judul yang diambil kurang sesuai dengan tema yang telah
ditentukan;
c. Literatur yang digunakan kurang dari 5 buku dan tidak ada
jurnal nasional
d. Teori yang digunakan tidak sesuai dengan permasalahan yang
diambil;
e. Analisanya tidak sesuai dengan teori yang diambil;
f. Tugas dikumpulkan tidak tepat waktu;
g. Tidak menunjukan kerja sama yang baik pada saat presentasi
UAS Ujian Tertulis Mahasiswa Sangat baik (80-100) : Mahasiswa mampu menjawab sesuai 25 %
memperoleh dengan perintah soal lebih dari 80% yang diberikan.
skor/penilaian Baik (70-80) : Mahasiswa mampu menjawab sesuai dengan
Sangat Baik: 80-100 perintah soal antara 70% dari soal yang diberikan
Baik: 70-80 Cukup (60-70) : Mahasiswa mampu menjawab sesuai dengan
Cukup: 60-70 perintah soal 60% dari soal yang diberikan
Kurang: 0-60 Kurang (0-60) : Mahasiswa mampu menjawab sesuai dengan
perintah soal kurang dari 60% dari soal yang diberikan.
KUIS Ujian Lisan/Tulis Mahasiswa Sangat baik (80-100) : Mahasiswa mampu menjawab sesuai 15 %
memperoleh dengan perintah soal lebih dari 80% yang diberikan.
skor/penilaian Baik (70-80) : Mahasiswa mampu menjawab sesuai dengan
Sangat Baik: 80-100 perintah soal antara 70% dari soal yang diberikan
Baik: 70-80 Cukup (60-70) : Mahasiswa mampu menjawab sesuai dengan
Cukup: 60-70 perintah soal 60% dari soal yang diberikan
Kurang: 0-60 Kurang (0-60) : Mahasiswa mampu menjawab sesuai dengan
perintah soal kurang dari 60% dari soal yang diberikan.
SIKAP 10 %

PENJELASAN ISIAN

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah

Permenristek Dikti No 44 tahun 2015 tentang SN Dikti


Pasal 5
(1) Capaian Pembelajaran mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
(2) –
(3) Rumusan capaian pembelajaran lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib:
a. mengacu pada deskripsi capaian pembelajaran lulusan KKNI; dan
b. memiliki kesetaraan dengan jenjang kualifikasi pada KKNI.

Pasal 6
(1) Sikap sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) merupakan perilaku benar dan berbudaya sebagai hasil dari \ internalisasi dan
aktualisasi nilai dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual dan sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa,
penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran.
(2) Pengetahuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) merupakan penguasaan konsep, teori, metode, dan/atau falsafah bidang ilmu
tertentu secara sistematis yang diperoleh melalui penalaran dalam proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau
pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran.
(3) Keterampilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) merupakan kemampuan melakukan unjuk kerja dengan menggunakan konsep,
teori, metode, bahan, dan/atau instrumen, yang diperoleh melalui pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau
pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran, mencakup:
a. keterampilan umum sebagai kemampuan kerja umum yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan dalam rangka menjamin kesetaraan
kemampuan lulusan sesuai tingkat program dan jenis pendidikan tinggi; dan
b. keterampilan khusus sebagai kemampuan kerja khusus yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan sesuai dengan bidang keilmuan program
studi.
(4) Pengalaman kerja mahasiswa sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dan ayat (3) berupa pengalaman dalam kegiatan di bidang tertentu pada
jangka waktu tertentu, berbentuk pelatihan kerja, kerja praktik, praktik kerja lapangan atau bentuk kegiatan lain yang sejenis.

Pasal 7
(1) Rumusan sikap dan keterampilan umum sebagai bagian dari capaian pembelajaran lulusan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) dan
ayat (3) huruf a, untuk setiap tingkat program dan jenis pendidikan tinggi, tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
(2) Rumusan sikap dan keterampilan umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat ditambah oleh perguruan tinggi.
(3) Rumusan pengetahuan dan keterampilan khusus sebagai bagian dari capaian pembelajaran lulusan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat
(1) dan ayat (3) huruf b, wajib disusun oleh:
a. forum program studi sejenis atau nama lain yang setara; atau
b. pengelola program studi dalam hal tidak memiliki forum program studi sejenis.

Minggu ke:
Menunjukkan kapan suatu kegiatan dilaksanakan, yakni mulai minggu ke-1 sampai ke-16 (satu semester, termasuk UTS dan UAS). Bisa 1,2,3,
atau 4 mingguan)
Capaian Pembelajaran tiap tahap:
Rumusan kemampuan di bidang kognitif, psikomotorik, dan afektif diusahakan utuh (hard skills & soft skills). Kemampuan yang dirumuskan
untuk tiap tahap ini harus mengacu dan sejalan serta secara kumulatif diharapkan dapat memenuhi Capaian Pembelajaran Mata Kuliah di
akhir semester.

Bahan Kajian:
Diisi pokok bahasan atau sub pokok bahasan (sesuai dengan Silabi/SAP/modul ajar).

Metode Pembelajaran:
Dapat berupa diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis proyek,
pembelajaran berbasis masalah, atau metode pembelajaran lain, yang dapat secara efektif memfasilitasi pemenuhan capaian pembelajaran
lulusan. Setiap mata kuliah dapat menggunakan satu atau gabungan dari beberapa metode pembelajaran.
Pengalaman Belajar Mahasiswa:
Kegiatan yang harus dilakukan oleh mahasiswa agar ybs memiliki kemampuan yang telah ditetapkan. Dapat berupa: survei, menyusun paper,
studi lapang, praktik, dsb.

Bentuk Penilaian

Bentuk penilaian adalah bentuk pengukuran hasil pembelajaran, misalnya analisa kasus, paper, presentasi kelompok, proyek, dll.

Kriteria Penilaian:
Krtieria Penilaian berdasarkan Penilaian Acuan Patokan yang mengandung prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan.
Penilaian Acuan Patokan (PAP) ini merupakan penilaian yang membandingkan skor yang diperoleh mahasiswa dengan suatu standar atau
norma Absolut. Jadi, PAP bukan membandingkan nilai seorang mahasiswa dengan teman sekelasnya, melainkan dengan suatu kriteria atau
patokan yang spesifik. Sistem penilaian ini mengacu pada konsep belajar tuntas atau mastery learning. Makin tinggi kriteria yang digunakan,
makin tinggi pula kualitas belajarnya mahasiswa tersebut.

Indikator Penilaian:
Indikator dapat menunjukkan pencapaian kemampuan yang telah ditetapkan. Dapat dikatakan pula merupakan unsur kemampuan yang dinilai.
Dapat kualitatif, misal: ketepatan analisis, kemampuan komunikasi, sistematika penyajian, dsb. Dapat pula yang kuantitatif, misal: banyaknya
bahan pustaka yang digunakan, kebenaran hitungan, dsb.

Bobot Penilaian:
Disesuaikan dengan waktu yang digunakan untuk membahas atau mengerjakan tugas, atau besarnya sumbangan suatu kemampuan terhadap
pencapaian pembelajaran yang dibebankan pada mata kuliah tersebut.