Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM

MATERIAL TEKNIK

Nama Anggota Kelompok :


1. Muchammad Dicky Ubaidilah 18509134012
2. Riyan Prasetyo 18509134005
3. Fajar Nurhuda 18509134018
4. Musa Mahendra 18509134016

PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2019
1. Hari dan Tanggal Praktikum :
Kamis, 10 September 2019
2. Topik Praktikum :
Menguji Kekerasan Brinell dengan Palu Poldy.
3. Tujuan :
1. Mempersiapkan bahan dan perlengkapan uji kekerasan Brinell Palu Poldy.
2. Melakukan pengujian kekerasan Brinell Palu Poldy.
3. Menentukan harga kekerasan suatu bahan dengan metode Brinell Palu Poldy.
4. Bahan :
1. Kuningan.
2. Alumunium.
3. Besi Baja Lunak.
5. Alat dan Perlengkapan :
1. Peralatan uji kekerasan Brinell Palu Poldy Beserta kelengkapannya.
2. Kaca pembesar berskala.
3. Ragum, ampelas, kikir, palu pemukul.
4. Modul, lembar kerja dan alat tulis.
6. Langkah Kerja :
1. Siapkan permukaan benda kerja.
a. Ratakan kedua permukaan benda kerja menggunakan kikir dan ampelas kasar,
sehingga kedua bidang permukaan tersebut sejajar.
b. Haluskan dan bersihkan permukaan kerja menggunakan ampelas.
2. Siapkan perangkat uji kekerasan Brinell Palu Poldy.
3. Pasangkan benda uji standar pada alat uji kekerasan Brinell Palu Poldy.
4. Letakkan benda kerja pada landasan (ragum) kemudian tempelkan indentor dari alat
uji di atas benda kerja.
5. Berikan gaya pemukulan menggunakan palu sehingga indentor akan membuat bekas
identasi pada benda uji standar dan benda kerja.
6. Lepaskan benda uji standar dari alat uji dan ukur diameter indentasi pada benda uji
standar dan benda kerja menggunakan kaca pembesar berskala. Catatlah hasilnya.
7. Ulangi langkah kerja 3 sampai 6 sebanyak tiga kali pada tiga tempat berbeda pada
benda kerja dan benda uji standar.
8. Hitung harga kekerasan masing-masing pengukuran dengan persamaan (3) dan (4).
9. Ambil rerata harga kekerasan benda kerja yang telah diperoleh dari perhitungan.
7. Data - Data Pengamatan :
1. Intendor : Bola Baja
2. Diameter intendor : 10 mm
3. Diameter indentasi : (d) pada table

4. Rumus HB :


5. Rumus rata-rata HB2 :

6. Tabel pengujian kekerasan Brinell Palu Poldy

Bahan Uji HB1 d1 d2 HB2 Rata-rata HB2


ke- (kg/mm2) (mm) (mm) (kg/mm2) (kg/mm2)
1 132,7 1 2.5 21.4
Kuningan 2 132,7 1 3 14.4 27.719
3 132,7 1.5 2.5 47.359
1 132,7 1.5 2 74.321
Besi 2 132,7 1 2 32.925 46.627
3 132,7 1.5 3 32.636
1 132,7 1.6 3.4 28.731
Alumunium 2 132,7 1 3 14.458 19.215
3 132,7 1 3 14.458

8. Kesimpulan
1) Rata-rata kekerasan bahan
a. Kuningan : 27.719 kg/mm2
b. Besi : 46.627 kg/mm2
c. Aluminium : 19.215 kg/mm2
2) Dari kegiatan praktik yang telah kita lakukan dapat kita ketahui untuk menentukan
nilai kekerasan sebuah sepesimen dengan Palu Poldy kita hanya memerlukan palu
poldy dan sepesimen standard uji yang sudah diketahui nilai kekerasannya.
3) Dari kegiatan praktik di atas dapat kita simpulkan bahwa menentukan nilai kekerasan
suatu sepesimen menggunakan palu poldy memiliki kelebihan dan kekurangan, yaitu :
a. Kelebihannya kita tidak perlu lagi membentuk sepesimen yang kita uji supaya
sesuai dengan alat uji. Misalnya pada Universal Hardness Tester sehingga lebih
efisien.
b. Kekurangannya adalah apabila beban pemukulannya berlebihan dapat
mengakibatkan nilai hasil kekerasan yang diperoleh dari sepesimen kurang
presisi.
9. Saran
Setelah mahasiswa selesai melaksanakan praktik, sebaikya mahasiswa menghaluskan
kembali sepesimen yang memiliki bekas praktikum hingga rata kembali, agar mahasiswa
kelas lain yang akan mengikuti praktik selanjutnya dapat langsung melaksanakan
praktikum tanpa menghauskan sepesimen terlebih dahulu.