Anda di halaman 1dari 3

ANALISA DATA

Nama : Ny.M Ruangan: IRNA 1II RSUD KOTA


Umur : 38 Tahun MATARAM

No. Data Etiologi Problem


1. DS:
 pasien mengeluh Invasi kuman Gangguan
demam sejak 5 hari pengaturan
yang lalu suhu tubuh
 Pasien mengeluh Endotoksin ( hipertermi )
sakit kepala

DO : Pelepasan
 TTV ( TD= 110/70 pirogen
mmHg, N=
92x/menit, S= 39
 Keadaan umum : II-1
sedang hipotalamus
 Terdapat pteki
pada kulit Peningkatan
 Hasil suhu tubuh
Laboratorium
tanggal 27
oktober 2019 NDX.
 GDS = 193 hipertermi
Mg/dl
 WBC = 4.00
RBC = 4.49
 HGB =
13.3 g/dl
 PLT = 96
 Urea darah
= 31.2

DS :
 Pasien mengatakan Invasi virus
2. tidak ada nafsu ke usus halus Ketidakseimban
makan gan nutrisi
 Pasien mengeluh kurang dari
mual dan inflamasi kebutuhan
terkadang pengen
muntah
mual,muntah,
perut kembung,
DO:
obstruksi usus
 Keadaan Umum:
sedang dengan anoreksia
frekuensi 3x
sehari,setiap makan Ketidakseimbng
habis 3 sendok. an nutrisi
 Turgor kulit sedang kurang dari
 Diit TKTP kebutuhan
tubuh
 Membrane mukosa
mulut kering
 BB sebelum sakit =
65 kg
 BB saat sakit = 63
kg

3. DS:
 Pasien dan
keluarga Kurang cemas
bertanya- Tanya pengetahuan
tentang
penyakitnya

DO:
 Pasien tampak
bingung
 Pasien tampak cemas
dan gelisah
 TTV
TD : 110/80mmHg
RR : 20x/menit
Suhu: 39ºC
Nadi: 92x/menit
DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Gangguan pengaturan suhu tubuh( hipertermi )b/d
invasi kuman dengue di tandai dengan pasien mengeluh
demam sejak 5 hari yang lalu,keadaan umum sedang,ada
pteki pada kulit.

2. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan


tubuh b/d Asupan nutrisi tidak terpenuhi di tandai
dengan Pasien mengeluh muntah kadang-kadang
keluar makanan dan minuman,pasien lebih sering
merasakan mual dan rasanya pengen muntah tapi
tidak keluar apa-apa,nafsu makan tidak ada,mulut
terasa pahit saat menelan makanan, Keadaan Umum:
lemah dengan frekuensi 3x sehari,setiap makan habis
3 sendok.

3. Cemas b/d kurang pengetahuan di tandai dengan pasien


dan keluarga bertanya-tanya tentang
penyakitnya,pasien tampak bingung dan gelisah.