Anda di halaman 1dari 10

TUGAS SEMINAR KEUANGAN

Financial Policy at Apple, 2013

Disusun oleh :
Clara Nathania / 01011170188
Nathaniel Richard Suandi / 01011170235
Sonia Gunawan / 01011170068
Viladelva Vio Vieresta Saras Manoe / 01011170434

Fakultas Ekonomi
Program Studi Manajemen
Universitas Pelita Harapan
Karawaci
2020
Introduction

Pada 2013, kondisi dimana Steve Jobs telah meninggal dunia yang sebelumnya menjabat
menjadi CEO Apple dari tahun 1997 sampai 2011 dan digantikan kedudukannya menjadi Tim
Cook. Lalu, awal permasalahan itu muncul pada 12 April 2013, Tim Cook ( CEO Apple )
memanggil semua board of directors untuk menyelesaikan masalah. Mereka menghadapi
kekhawatiran terhadap pemegang saham mengenai level of cash yang dipegang oleh Apple.
Dimana Apple’s second-quarter press conference kurang dari 2 minggu lagi. Mereka mengalami
tekanan dari pemegang saham untuk terus berinovasi sangat tinggi , terutama Apple mengalami
keprihatinan dengan jumlah uang tunai yang dipegang Apple berjumlah $137 milliar pada saat
Apple’s first quarter filing , karena harga saham Apple turun dari $700 di bulan September dan
menjadi $420 di bulan April.

Sebelumnya pada akhir 2012, pemegang saham Apple mengalami kegelisahan. Karena
tidak ada produk Apple yang baru setelah diluncurkan Ipad pada tahun 2010. Maka dari itu , harga
saham terus menurun dari titik tertinggi pada September 2012. Pasar Apple di industri smartphone
dan tablet terus menurun. Sebagian besar dikarenakan pesaingnya yaitu Android. Sementara itu
uang tunai Apple telah bertumbuh selama dekade terakhir ini. Pemegang saham khawatir akan
Apple tidak menggunakannya atau mengembalikan kepada pemegang saham.

Offshore Cash

Apple’s global operations membuat organizational structure multi-tiered. Mayoritas uang tunai
Apple ditahan di Irlandia yang memiliki tarif pajak perusahaan yang rendah. Di Amerika Serikat,
keuntungan yang diperoleh perusahaan Amerika di luar negeri dikenakan pajak , tetapi uang
tersebut tidak dipulangkan ke Amerika Serikat. Ketika dipulangkan dikenakan pajak repatriasi ,
selisih antara tarif Amerika Serikat dan tarif pajak lokal dan asing. Jika pendapatan asing tidak
dikenakan pajak sama sekali. Maka, persentasenya bisa mencapai 35%. Banyak perusahaan
Amerika menyimpan keuntungannya di negara asing. Dimana Apple menyimpan sebesar 69% dari
kas Apple di luar negeri , pajak repatriasi 35% untuk semua cadangan devisa Apple hampir
seperempat dari total cadangan kas.

2012 Share Repurchase Program


Pada bulan Maret 2012 , Apple mengumumkan quarterly dividend sebesar $2.65 / saham
bersama dengan repurchase plan sebesar $10 milliar di 3 tahun mendatang Peter Oppenheimer
berharap share repurchase program dapat menekan biaya sebesar $45 miliar dalam bentuk uang
tunai domestik untuk 3 tahun pertama. Dan itu merupakan pertama kali Apple mengesahkan
dividen tersebut sejak 1995. Akan tetapi , harga saham Apple turun terutama terkait dengan indeks
NASDAQ

Ipref

Pada Februari 2013 , David Einhorn ( president of greenlight capital ) , mengeluarkan term
Ipref kepada Apple. Menyatakan , Apple akan menerbitkan 5 preferred shares per common share
untuk pemegang saham. Preferred shares ini masing-masing akan memiliki nilai nominal sebesar
$50 dan akan membayar dividen secara quarterly sebesar 50 sen. Einhorn menyadari masalah
pajak perusahaan Apple dan memastikan bahwa biaya dividen ini harus ditanggung oleh free cash
flows. Apple dapat menerbitkan 5 Iprefs per saham tanpa harus menghabiskan cadangan kas
mereka. Einhorn memperkirakan distribusi Iprefs dapat membuka nilai sebesar $150 untuk setiap
saham atau sekitar 33% dari harga saham Q1 di tahun 2013 sebesar $450.50. Einhorn mengklaim
bahwa hal tersebut lebih tinggi nilainya daripada share repurchase program atau special dividend
ketika semua mengalami kelebihan uang tunai yang digunakan dalam kedua program tersebut.
Tidak seperti share repurchase program , Iprefs dapat menyelesaikan masalah repatriasi karena
hanya free cash flows yang akan digunakan.

Pada Akhirnya , Apple memegang cadangan kas terbesar dari lembaga non-financial di
dunia. Cook dan Oppenheimer harus menemukan solusi bagaimana cara menyenangkan pemegang
saham tetapi juga harus melakukan inovasi. Dan yang pertama yang harus diputuskan apakah
mereka akan mengembalikan uang kepada pemegang saham? Jika iya , berapa banyak? Dan untuk
melakukannya Cook dan Oppenheimer harus memulai membuat financial forecast untuk melihat
berapa banyak uang tunai yang akan dikumpulkan oleh Apple dalam 5 tahun kedepan. Jika mereka
mengembalikan semuanya pada tahun 2012. Walupun Cook dan Oppenheimer masih gelisah
dengan perhitungan Einhorn mengenai dividen , pembelian kembali, Ipref dan memutuskan untuk
mencoba membuat perhitungan sendiri. Dengan jumlah uang yang begitu besar dan tekanan.
Mereka juga diingatkan bahwa ada masalah lain yaitu high-class problem.
Suggested Questions (Financial Policy in Apple, 2013)

1. From the beginning of 2000 until its peak in 2012, Apple’s stock price rose from
$27.97 to $702.10, an increase of over 25 times. What specific attributes of their
operational performance account for this stock performance?

Jawaban :

● Product Innovation
- Pada tahun 2001, Apple mengeluarkan produk baru yaitu iPod, mp3 player
yang sangat user friendly. Dan bersamaan dengan itu, iTunes juga
diluncurkan, yaitu program yang dapat memasukkan musik dari komputer
ke iPod.
- Pada tahun 2003, Apple membuat iTunes store, sehingga pengguna dapat
membeli musik yang mereka inginkan secara digital.
- Beberapa tahun kemudian, mereka mengembangkan iPod menjadi berbagai
variasi dengan penyimpanan yang lebih besar.
- Pada tahun 2006, Apple meluncurkan Macbook Pro dan iMac, yaitu
komputer Apple pertama yang menggunakan intel chips.
- Pada tahun 2007, iPhone diluncurkan untuk pertama kalinya. Peluncuran ini
merupakan kesuksesan yang besar, karena hanya dalam waktu 30 jam
pertama, iPhone terjual sebanyak 270,000 unit.
- Pada tahun 2008, Apple mengembangkan sebuah aplikasi yang bernama
App Store, dimana para penggunanya dapat mengunduh berbagai aplikasi
ke dalam produk Apple.
- Pada tahun 2010, iPad diperkenalkan ke pasaran. Setahun kemudian, iPhone
4s diresmikan.

Produk-produk yang diciptakan merupakan produk yang revolusioner sehingga


menarik banyak orang untuk menggunakan produk Apple. Hal ini membuat
penjualan dari Apple terus meningkat dari $7,983 juta dolar pada tahun 2000
menjadi $156,508 juta dolar pada tahun 2012. Dengan peningkatan penjualan,
maka perusahaan dapat meningkatkan kemampuannya untuk memperoleh laba
perusahaan. Kenaikan penjualan ini juga meningkatkan laba bersih Apple dari $786
juta dolar menjadi $41,733 juta dolar. Peningkatan laba bersih dapat menyebabkan
meningkatnya minat investor untuk membeli saham Apple, sehingga harga saham
Apple naik.

● Operation Efficiency

Tim Cook mengurangi biaya produksi dengan memotong setengah waktu produksi
perusahaan. Hal ini membuat operasional perusahaan menjadi lebih efisien dengan
menghemat biaya dan waktu produksi. Operating Profit Margin 2010 = 28.16% ; 2011 =
31.22% ; 2012 = 35.30%. Dapat dilihat bahwa efisiensi perusahaan secara keseluruhan
meningkat dari tahun ke tahun. Ini mencerminkan tingginya profitabilitas dari Apple
sehingga harga saham dapat meningkat.

● High Competitiveness

Daya saing Apple tinggi, hal ini dapat dilihat dari Gross Profit Margin perusahaan yang
meningkat dari tahun ke tahun. Gross Profit Margin pada tahun 2010 sebesar 29.28%;
2011= 40.48%; 2012= 43.87%. Tingginya daya saing menunjukkan produk Apple sangat
diminati oleh pasaran pada tahun tersebut. Hal ini berkaitan dengan profitabilitas Apple
yang tinggi dan ini merupakan salah satu faktor harga saham naik.

● Return on Equity

Pada tahun 2010, Apple memiliki ROE sebesar 29% ; tahun 2011 sebesar 34% ; dan tahun
2012 sebesar 35%. Hal ini menyatakan bahwa adanya peningkatan kemampuan Apple
untuk menghasilkan laba tanpa membutuhkan banyak modal. Sehingga profitabilitas Apple
meningkat dan hal ini menyebabkan harga saham untuk meningkat.
2. Apple’s stock price decreased by 37% from its peak in September 2012 until the end
of March 2013, from $702.10 to $442.66. Again, what specific attributes of their
operational performance account for this stock performance?

Jawaban :
● Pangsa pasar Apple yang berkurang

Pangsa pasar Apple di industri ponsel dan tablet terus menurun, hal ini disebabkan
adanya persaingan yang tinggi antara Apple dan perangkat yang menggunakan
Android. Hal ini juga dapat menyebabkan banyaknya pengguna Apple yang
berpindah ke perangkat android. Sehingga penjualan produk Apple menurun dan
mengakibatkan laba untuk menurun. Alhasil, harga saham Apple menurun.

● Tidak ada terobosan produk baru

Setelah tahun 2012, Apple sudah tidak melakukan terobosan inovatif seperti yang
terjadi pada tahun 2000 hingga 2012. Untuk tahun-tahun setelah 2012, produk baru
yang diluncurkan oleh Apple merupakan pengembangan dari produk lama. Hal ini
membuat investor pesimis akan potensi pertumbuhan Apple di masa depan.
Sehingga investor tidak lagi menanam saham di Apple, dan harga saham Apple
menurun.

● Persepsi negatif pemegang saham mengenai kas

Pemegang saham memiliki spekulasi buruk terhadap Apple mengenai kas yang
dimiliki perusahaan tersebut. Para pemegang saham khawatir bahwa Apple
menyembunyikan sejumlah besar kas dan tidak mengembalikannya ke pemegang
saham. Hal ini membuat investor kecewa dan banyak yang tidak lagi menanam
saham di Apple sehingga harga saham turun.

● Turunnya P/E ratio

Pada tahun 2010 P/E ratio sebesar 19.9x, kemudian pada tahun berikutnya P/E ratio
turun menjadi 14.28x, dan pada tahun 2012 terjadi penurunan lagi menjadi 13.34x.
Nilai dari P/E ratio mengindikasikan nilai saham dan pertumbuhan pendapatan
masa depan. Hal ini mengakibatkan turunnya minat investor untuk menanam saham
di Apple karena kurang menguntungkan dan harga saham Apple menurun.

3. What does Apple hold so much cash? How much ‘excess’ cash do they have? How
much cash would they have after five years if they distributed all of their ‘excess’ cash
to shareholders in 2012? Use Exhibit 10 to forecast Apple’s financial status over the
next five years?

Key assumptions in Apple


Forecast
Annual growth rate of sales: 10% Interest Rate: 5.6%

2012
Actual 2013 2014 2015 2016 2017
Accounts receivable as % of
sales: 11.9% 12.7% 11.8% 12.1% 12.2% 12.0%
Inventory as % cost of goods: 0.9% 1.6% 1.6% 1.2% 1.2% 1.4%
Cost of goods as % of sales: 56.1% 58.8% 58.1% 57.7% 58.2% 58.0% average per 3 thn dan
R&D as % of sales: 2.2% 2.4% 2.3% 2.3% 2.3% 2.3% di rolling
Sell, gen'l, admin as% of sales: 6.4% 7.3% 7.3% 6.9% 6.9% 7.0%
Effective Tax Rate 22.9% 22.9% 22.9% 22.9% 22.9% 22.9%
Net PPEN as % of COG 17.6% 13.9% 14.5% 15.3% 14.6% 14.8%

Income Statement
Net sales $156,508 $172,159 $189,375 $208,312 $229,143 $252,058
Cost of goods $87,846 $101,156 $110,094 $120,142 $133,336 $146,192
Research & development $3,381 $4,095 $4,282 $4,722 $5,275 $5,738
Sell, gen'l, admin $10,040 $12,564 $13,820 $14,396 $15,753 $17,714
EBIT $55,241 $54,344 $61,178 $69,052 $74,779 $82,413
Interest expense $1,088 $948 $1,089 $1,264 $1,323 $1,478
Profit before tax $54,153 $53,396 $60,089 $67,788 $73,456 $80,935
Tax at Effective Rate of 23% $12,420 $12,281 $13,821 $15,591 $16,895 $18,615
Net income $41,733 $41,115 $46,269 $52,197 $56,561 $62,320

Times interest earned 50.8 57.3 56.2 54.6 56.5 55.8

Balance Sheet
Menggunakan
cagr per 3 thn
Total Cash $121,251 $161,818 $203,325 $241,561 $276,074 $305,707 dan di rolling
Required Cash $0 $4,380 $8,532 $10,419 $15,292 $18,614
Excess Cash (plug) $121,251
Accounts receivable $18,692 $21,797 $22,364 $25,284 $27,962 $30,373
Inventories $791 $1,606 $1,748 $1,479 $1,653 $1,978
Other Current Assets (10.3% of
COGS) $9,041 $10,419 $11,340 $12,375 $13,734 $15,058
Net PPEN $15,452 $14,067 $15,988 $18,429 $19,453 $21,661
Other (12.3% of COGS) $10,837 $12,442 $13,542 $14,777 $16,400 $17,982
Total assets $176,064 $222,148 $268,306 $313,905 $355,276 $392,757

Liabilities and Net Worth


Accounts payable (24.1% of
COGS) $21,175 $24,379 $26,533 $28,954 $32,134 $35,232
Accrued expenses (7.7% of
COGS) $6,749 $7,789 $8,477 $9,251 $10,267 $11,257
Other current liabilities (12.1% of
COGS) $10,618 $12,240 $13,321 $14,537 $16,134 $17,689
Other non-current liabilities (22%
of COGS) $19,312 $22,254 $24,221 $26,431 $29,334 $32,162
Total liabilities $57,854 $66,662 $72,552 $79,174 $87,869 $96,341
Menggunakan
cagr per 3 thn
Equity $118,210 $159,866 $204,286 $245,150 $282,699 $315,031 dan di rolling
Total $176,064 $226,528 $276,838 $324,324 $370,568 $411,372

Selected Ratios:
Return on equity 35.3% 25.7% 22.6% 21.3% 20.0% 19.8%
Sales/total assets 88.9% 77.5% 70.6% 66.4% 64.5% 64.2%
Assets/Equity 148.9% 139.0% 131.3% 128.0% 125.7% 124.7%
Net income/Revenue 26.7% 23.9% 24.4% 25.1% 24.7% 24.7%

Berdasarkan hasil forecasting yang kami lakukan, kami mendapatkan hasil bahwa tidak
terdapat excess cash melainkan required cash. Hal ini disebabkan karena total asset
perusahaan lebih kecil dibandingkan total liabilities dan equity.
4. If Apple chose instead to commit to an annual dividend from 2012-2017, how much
do you think they could afford to distribute each year?

Jawaban:

Mencari dividen menggunakan data 2012 seperti berikut =

Net Income 41 733

+Depreciation and Amortization 3 277

Cash Flow From operations to Equity Investors 45 010

-Capital Expenditure (8 295)

-Net Working Capital 1 084

Free Cash Flow to Equity 37 799

Outstanding Shares 939.2

Dividend distributable $40.246

Akumulasi dividend yang dibagikan oleh Apple selama 5 tahun mendatang sebesar $40.246.
Apabila Apple memilih untuk membagikan dividend tiap tahunnya dari tahun 2012 hingga
2017, dividend yang akan dibagi sebesar $40.246/5 = $8.049 per tahunnya.

5. Quantitatively compare the results of a share repurchase and dividend. Assume that
Apple will use all excess cash for share repurchases and dividends.

Jawaban:

Sesuai dengan hasil forecasting pada nomor 3, menurut kami, Apple tidak dapat melakukan
repurchase dan membagi dividend dikarenakan tidak terdapat excess cash.
6. What should Cook and Oppenheimer do?

Jawaban:

Cook dan Oppenheimer dapat melakukan inovasi secara terus menerus untuk dapat
memiliki keuntungan kompetitif terhadap pesaing. Selain itu, karena pada soal nomor 3
Apple membutuhkan cash tambahan, maka yang dapat dilakukan oleh Cook dan
Oppenheimer untuk meningkatkan cash pada balance sheet adalah meningkatkan
pertumbuhan penjualan, kontrol pengeluaran dan pembiayaan serta kegiatan investasi:

• Meningkatkan pertumbuhan penjualan


Meningkatnya pertumbuhan penjualan dapat meningkatkan kas dalam balance sheet.
Produk-produk yang inovatif dan berkualitas, pemasaran yang ditargetkan dan layanan
pelanggan yang baik merupakan beberapa cara untuk mencapai penjualan yang lebih
tinggi dan mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar.
• Mengontrol biaya
Mengontrol biaya meningkatkan tingkat kas. Dengan melakukan negosiasi persyaratan
yang lebih baik dengan pemasok dan menyesuaikan shift produksi untuk memperhitungkan
naik atau turunnya permintaan adalah cara untuk mengelola variable cost. Selain itu, untuk
merampingkan proses bisnis, Apple juga dapat mengurangi perjalanan bisnis dan
mengandalkan kontraktor staf untuk mengurangi biaya overhead.
• Financing and Investing Activities
Aktivitas pendanaan termasuk hasil dari pinjaman bank dan dari penerbitan saham atau
obligasi kepada investor. Selain itu, pembayaran dividen dan bunga dari investasi saham
dan obligasi juga meningkatkan tingkat kas, menjual surplus investasi aktiva tetap seperti
kantor regional, peralatan yang tidak digunakan menambah uang tunai di neraca.