Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

Ginjal adalah salah satu organ utama sistem kemih atau traktus

urinarius yang akan menghasilkan urin, menghemat bahan-bahan yang akan

dipertahankan di dalam tubuh dan mengeluarkan bahan yang tidak diinginkan

melalui urin. Fungsi ginjal adalah membantu mempertahankan stabilititas

lingkungan cairan internal dengan cara mempertahankan keseimbangan air di

tubuh, mempertahankan osmolaritas, pemeliharaan keseimbangan asam basa,

eritropoiesis atau fungsi ginjal dalam produksi eritrosit, regulasi kalsium dan

fosfor, regulasi tekanan darah, ekresi sisa metabolik, dan toksin.1,2

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu penyakit infeksi yang

paling banyak terjadi. Menurut National Ambulatory Medical Care Survey dan

National Hospital Ambulatory Medical Care Survey tahun 1997, di Amerika

Serikat infeksi saluran kemih sedikitnya terjadi pada 7 juta kunjungan pasien ke

rumah sakit dan 1 juta kunjungan pasien di instalasi gawat darurat, serta 100.000

pasien yang dirawat inap di rumah sakit.4,6

Infeksi saluran kemih merupakan salah satu jenis infeksi nosokomial yang

angka kejadiannya paling tinggi di Indonesia yaitu sekitar 39%-60% menurut

hasil penelitian yang dilakukan di dua kota besar di Indonesia. Data dari survey

yang dilakukan oleh kelompok peneliti AMRIN (Anti Microbal Resistance In

Indonesia ), angka kejadian ISK merupakan yang paling tinggi yaitu 11%. Infeksi

saluran kemih bisa terjadi pada semua usia. 8

1
2

Wanita lebih rentan terkena ISK daripada pria. Separuh dari semua wanita

dapat mengalami 1 kali infeksi saluran kemih selama hidupnya. Uretra wanita

yang pendek mengakibatkan kandung kemih mudah dicapai oleh kuman-kuman

dari dubur. Bila ISK tidak segera diatasi dengan tepat, bisa semakin parah dan

terjadi kerusakan ginjal yang tidak pulih. Pengobatan infeksi saluran kemih

sebagian besar lebih dititikberatkan pada penggunaan antibiotik. Antibiotik yang

dipakai untuk ISK pada azasnya harus memenuhi beberapa syarat selain aktif

terhadap bakteri penyebab, yaitu harus mempunyai kadar dalam kemih yang

tinggi dan kadar dalam darah yang rendah, serta tidak boleh mengganggu

resistensi kolonisasi dari usus besar.3,7,9

Berikut dilaporkan sebuah kasus penyakit ISK pada laki-laki berusia 29

tahun yang dirawat di bangsal Penyakit Dalam Pria , Ruang Dahlia. RSUD Ulin

Banjarmasin sejak 10 Mei 2017.