Anda di halaman 1dari 4

A.

Topik

Peneraan dan pengukuran bakteri serta pewarnaan bakteri secara gram

B. Tujuan
1. Untuk memperoleh keterampilan menera skala mikrometer okuler
2. Untuk mengukur sel bakteri
3. Untuk memperoleh keterampilan pewarnaan sel bakteri secara gram
4. Untuk menentukan sifat gram dari bakteri yang diperiksa
C. Tempat dan tanggal pelaksanaan
Hari, tanggal :
Tempat : Laboratorium Mikrobiologi O5.305 Jurusan Biologi, FMIPA
Universitas Negeri Malang
D. Dasar Teori

Sel tubuh bakteri sangat kecil, rata – rata diameternya berukuran skitar
0,5 – 1 µm. Bakteri merupakan jasad yang transparan atau tembus cahaya dengan
indeks bias yang sama dengan indeks bias cairan suspense dimana bakteri
tersebut hidup (Black, 2012).

Berbagai macam bakteri memiliki ukuran yang beragam, dimulai dari


1µm. pada umumnya dimensi sel dinyatakan dalam satuan mikrometer (µm),
yaitu suatu satuan ukuran yang besarnya 1/1000 mm. Pengukuran yang tepat
terhadap sel bakteri dapat dilakukan dengan menggunakan lensa okuler. Namun,
sebelum digunakan mikrometer tersebut harus ditera terlebih dahulu harga
skalanya dengan menggunakan mikrometer objektif yang telah memiliki skala
yang pasti (Hastuti, 2018).

Harga skala dari mikroskop yang satu dengan yang lainnya memiliki harga
yang berbeda. Oleh karena itu, jika kita telah menera harga skala mikrometer
okuler dengan mikroskop tertentu, maka untuk selanjutnya kita harus tetap
menggunakan mikroskop tersebut untuk tiap kegiatan pengukuran bakteri. Untuk
bakteri yang berbentuk kokus hanya diukur diameter selnya saja, sedangkan
untuk bakteri yang berbentuk basil diukur diameter dan panjang selnya (Hastuti,
2018).
Dalam klasifikasi bakteri salah satu prosedur yang penting dan paling
banyak digunakan adalah pewarnaan sel Bakteri secara Gram. Dengan metode
ini, bakteri dapat dibedakan berdasarkan sifat gramnya yaitu, bakteri gram positif
yang memiliki ciri berwarna ungu pada akhir pewarnaannya dan bakteri gram
negative yang memeliki ciri berwarna merah atau merah muda pada akhir
pewarnaannya. Pewarnaan ini juga disebut dengan pewarnaan diferensial karena
kemampuannya dalam membedakan suatu kelompok bakteri tertentu dari
kelompok lainnya (Hastuti,2018).

Dua kelompok yaitu Gram positif dan Gram negatif didasarkan pada
perbedaan struktur dinging sel. Bakteri Gram positif memiliki dinding sel yang
terdiri atas lapisan peptidoglikan yang tebal dan asam teichoic. Sementara bakteri
Gram negatif memiliki lapisan luar, lipopolisakarida - terdiri atas membran dan
lapisan peptidoglikan yang tipis terletak pada periplasma (di antara lapisan luar
dan membran sitoplasmik.

Pewarnaan secara gram


E. Alat dan Bahan
Alat: 6. Pipet
1. Mikroskop 7. Lampu Spiritus
2. Kaca benda 8. Botol penyemprot
3. Mangkuk pewarna 9. Mikrometer okuler
4. Kawat penyangga 10. Mikrometer objektif
5. Pinset

Bahan:
1. Aquades steril 4. Kertas penghisap
2. Biakan murni bakteri 1 x 24 5. Korek api
jam 6. Alcohol 70%
3. Larutan Ammonium Oksalat
Kristal Violet
7. Alcohol 95% 9. Sabun cuci
8. Lisol 10. Larutas Safranin
11. Larutan Iodium 13. Kertas lensa
12. Sediaan bakteri yang telah
diwarnai

G. Data

Table hasil pengukuran bakteri

No. dan bentuk P1 D1 P2 D2 P3 D3 Rerata X factor


koloni kalibrasi
1. bentuk basil 4 2 3 1 3 1 P= 3,3 3,3 µm
perbesaran 100 x 10 D= 1,3 1,3 µm
2. bentuk basil 5 2 5 1 5 1 P= 5 5 µm
perbesaran 100 x 10 D= 1,3 1,3 µm
Keterangan:

P = Panjang bakteri
D = Diameter bakteri
Table hasil pewarnaan bakteri secara Gram

No. Koloni Bentuk sel Warna sel Sifat gram


1. Basil Merah muda Negative
2. Basil Merah muda Negative

H. Analisis data

Pada praktikum peneraan dan pengukuran bakteri, praktikum ini dilakukan


setelah melakukan praktikum pewarnaan bakteri secara gram. Karena bakteri yang kami
daptkan berbentuk basil maka yang diukur adalah Panjang dan diameter selnya.
Pengukuran bakteri dilakukan 3 kali pada setiap koloni. Pada koloni 1 dengan bentuk basil
mendapatkan hasil P1 sebesar 4 skala dengan D1 sebesar 2 skala, P2 sebesar 3 skala
dengan D2 sebesar 1 skala, P3 sebesar 3 skala dengan D3 sebesar 1 skala. Pada koloni 2
mendapatkan hasil P1, P2, P3 sebesar 5 Skala dengan D1 sebesar 2 skala dan D2 dan D3
sebesar 1 skala. Dari hasil pengukuran tersebut didapat rerata Panjang sebesar 3,3 dan
dikalikan hasil kalibrasi pada perbesaran 100 x 10 menjadi 3, 3 µm, serta mendapat rerata
Diameter sebesar 1,3 µm setelah dikalikan dengan hasil kalibrasi pada perbesaran 100 x
10 pula.

Pada praktikum pewarnaan bakteri secara Garam hasil yang kami dapatkan yaitu
kedua koloni berwarna merah muda dengan bentuk basil. Dari warna tersebut dapat
dikatakan bahwa bakteri tersebut memiliki sifat Garam negative.

Daftar Rujukan

Hastuti, U. S. 2018. Petunjuk Praktikum Mikrobiologi. Malang: UMM Press