Anda di halaman 1dari 24

No.

Nama alat Gambar Spesifikasi Fungsi dan Prinsip kerja Cara kerja
satuan
1. JARING IKAN Digunakan Ikan 1. Arahkan jaring
untuk terperangkap pada ikan
menangkap ikan didalam jaring 2. Angkat jaring
dan 3. Pindahkan ikan.
memindahkan
ikan dari
aquarium satu
ke aquarium
lainnya.
2. JARING BENTOS Digunakan Bentos 1. Masukkan Jaring
untuk terperangkap Bentos kedalam
mengambil dalam jaring. perairan hingga
sampel hewan menyentuk dasar
bentos. perairan
2. Hadapkan atau
diletakkan mulut
jaring berlawanan
dengan arus air
3. Letakkan kaki di
depan mulut jaring
4. Gesekkan kaki
hingga dirasa cukup
5. Angkat jaring dan
pindahkan hewan
bentos yang telah
didapat.
3. TURBIDITY Jepang TB – Digunakan Pengukuran 1. Pasang kabel pada
METER 25A untuk mengukur intensitas alat
kekeruhan di cahaya yang di 2. Putar tombol power
suatu perairan transmisikan dari OFF ke ON
dan juga sebagai fungsi 3. Sebelum digunakan
digunakan dari harus di kalibrasi
untuk mengukur konsentrasi terlebih dahulu
suhu. fase dengan cara
Satuan terdispersi. mencelupkan ujung
Kekeruhan: probe kedalam
mg/m aquades, kemudian
tekan tombol CAL
dan lihat pada layar
menunjukkan
angka 0 (nol),
kemudian
bersihkan ujung
probe
4. Ujung probe
dimasukkan
kedalam air yang
akan diuji
5. Lihatlah angka
yang sering muncul
6. Catat angka
tersebut
7. Jika sudah selesai
bersihkan, matikan
dan kembalikan alat
pada posisi semula.
8. Jika ingin
mengukur suhu bisa
diatur dengan
menekan tombol
mode.
4. HAND Jepang Atago Digunakan Memanfaatkan 1. Sebelum digunakan
REFRACTOMETER S – 28E untuk mengukur refraksi cahaya harus dikalibrasi
salinitas. terlebih dahulu
Satuan: g/100g yaitu dengan yang
pertama membuka
tutupnya, kemudian
mengambil aquades
dengan pipet tetes
kemudian teteskan
pada prisma biru
dan ditutup.
Kemudian arahkan
ke cahaya
2. Jika sudah
dikalibrasi,
bersihkan dengan
menyentuhkan tisu
3. Setelah itu alat
dapat digunakan
4. Teteskan air yang
diuji pada prisma
biru,
5. Jika sudah selesai,
bersihkan alat.
5. pH METER (AIR) Taiwan Digunakann Semakin 1. pasangkan kabel
Lutron pH – untuk mengukur banyak pada alat,
207 pH suatu elektron pada 2. Tekan tombol
perairan dan sampel maka power, alat
juga untuk akan semakin dikalibrasi
mengukur suhu. bernilai asam menggunakan
Satuan Suhu: begitu pun larutan buffer yang
O o
C dan F sebaliknya, sudah terpasang
karena batang pada ujung probe
pada pH meter dan tekan tombol
berisi larutan CAL.
elektrolit 3. Alat dapat
lemah. digunakan dengan
cara, buka tutup
ujung probe
4. Masukkan kedalam
air,
5. Lihat angka yang
sering muncul pada
layar,
6. Kemudian tekan
tombol HOLD,
7. catat angka yang
muncul.
8. Jika sudah selesai
bersihkan ujung
probe, matikan alat
dengan menekan
tombol power, dan
kembalikan alat
seperti semula.
6. DO METER Taiwan Dugunakan Nilai DO 1. Pasangkan probe
Lutron DO - untuk mengukur bergantung pada pesawat / alat,
5509 kadar oksigen di pada 2. Geser power dari
perairan. banyaknya zat OFF ke ON.
Satuan: mg/L organic dalam 3. Sebelum digunakan
ir dan juga alat dikalibrasi
pada suhu air terlebih dahulu
(semakin dengan aquades
tinggi suhu yaitu dengan
maka semakin mencelupkan ujung
rendah nilai probe kedalam
DO) aquades dan geser
tombol DO ke
CAL, tunggu
selama 1 menit.
4. Jika sudah
dikalibrasi,
bersihkan ujung
probe,
5. kemudian geser
tombol CAL ke
DO,
6. setelah itu
masukkan ujung
probe kedalam air.
7. Catat angka yang
muncul.
8. Jika sudah selesai
bersihkan ujung
probe, matikan alat
dan kembalikan alat
seperti semula.
7. TERMOMETER Boeco Digunakan Suatu perairan 1. Masukkan
BATANG Germany untuk mengukur memiliki suhu thermometer
suhu yang berbeda - batang pada air
O
Satuan: C beda. yang akakn diukur
suhunya,
2. Amati kenaikan
suhu tunggu hingga
stabil,
3. Catat angka yang
ditunjuk.
8. PINSET Stainlessteel Digunakan Ujung pinset 1. Arahkan pinset ke
12cm untuk yang runcing specimen,
memindahkan memudahkan 2. Kemudian ambil
Spesimen dalam specimen dengan
pengambilan cara mnekan bagian
specimen. tengah pinset,
3. kemudian angkat
dan pindahkan
specimen pada
tempat yang baru.

9. BOTOL Digunakan 1. Bukalah tutup


SERANGGA untuk botol,
menyimpan 2. Kemudian
specimen yang masukkan
lebih besar. specimen kedalam
botol beserta
alkohonya. Alcohol
tersebut digunakan
untuk
mengawetkan
specimen.
3. Jika sudah selesai
tutup kembali botol
tersebut.
10. BOTOL FLACON Digunakan 1. Bukalah tutup
untuk botol,
menyimpan 2. Kemudian
specimen yang masukkan
lebih kecil specimen kedalam
botol beserta
alkohonya. Alcohol
tersebut digunakan
untuk
mengawetkan
specimen.
3. Jika sudah selesai
tutup kembali botol
tersebut.
11. METERAN JAHIT Digunakan Panjang benda 1. Tempelkan meteran
untuk mengukur yang diukur jahit pada pohon.
keliling pohon akan sama 2. Lingkarkan
Satuan: Cm dengan nilai meteran pada
yang tertera pohon
pada meteran. 3. Catat angka
12. BOTOL SPREYER Digunakan Ketika 1. Isilah botol dengan
untuk penekan air
memindahkan ditekan maka 2. Tekan penekan
specimen uang akan 3. Arahkan pada
menempel pada mengakibatkan specimen
suatu tempat. adanya
tekanan udara
sehingga air
dapat keluar.

13. KUAS Digunakan Hewan – 1. Basahi ujung kuas


untuk hewan kecil dengan air
memindahkan akan 2. Arahkan kuas pada
specimen. menempel specimen
pada ujung 3. Pindahkan
kuas yang specimen yang
dibasahi. telah didapat.

14. ANIMAL Digunakan Kotak – kotak 1. Masukkan


CHAMBER untuk yang tertera specimen kedalam
menghitung pada alat akan animal chamber
specimen yang membantu menggunakan pipet
berukuran dalam tetes
mikroskopis. penghitungan 2. Ratakan sampel
hewan 3. Amati dibawah
mikroskop stereo
Catatan:
Jika specimen berada
didalam kotak maka
dihitung 1
Jika specimen berada
digaris maka dihitung
1/2

15. PIPET TETES Digunakan 1. Tekan karet


untuk 2. Masukkan pipet ke
memindahkan dalam air
suatu zat cair. 3. Angkat pipet
4. Kendurkan karet
16. PIPET UKUR Digunakan 1. Tekan karet
untuk 2. Masukkan pipet ke
memindahkan dalam air
suatu zat cair 3. Angkat pipet
dengan takaran 4. Kendurkan karet
tertentu. (pada
alat terdapat
skala)
Satuan:
persatuan
volume
17. SARINGAN Kuningan 25 Digunakan Besar diameter 1. Susun saringan
BERTINGKAT Cm untuk lubang sesuai ukuran
memisahkan membuat diameter dari besar
padatan padatan hingga ke kecil
berdasarkan tersangkut dan 2. Letakkan diatas
diameternya terpisah sesuai nampan
ukuran padatan 3. Masukkan sampel
ysng berupa tanah
diatas saringan
4. Goyangkan
saringan hingga
semua sempel
terpisah sesuai
ukurannya
18. BARLIES Digunakan Respon 1. Putar lampu sampai
TURGREN untuk negative fauna ke paling atas
FUNNEL mengambil tanah terhadap 2. Letakkan corong
fauna tanah cahaya pada tatakan
dalam sampel 3. Isi pernagkap
tanah persatuan menggunakan
volume alcohol
4. Letakkan
perangkap dibawah
corong
5. Isi saringan dengan
sampel tanah
6. Taruh saringan
diatas corong
7. Hubungkan alat ke
listrik
19. BARLIES SET Modifikasi Digunakan Respon 1. Isi botol dengan
barlies eco 12 untuk negative fauna alcohol
mengambil tanah terhadap 2. Pasang pada
fauna tanah cahaya saringan
persatuan 3. Tuang sampel
volume kedalam corong

20. KOMPARTEMEN Digunakan Setiap 1. Masukkan air


untuk makhluk hidup kedalam
mengetahui memiliki kompartemen
toleransi suhu toleransi suhu hingga setengah
pada ikan. yang berbeda. bagian
2. Letakkan
thermometer
batang pada
penyangga
3. Beri salah satu
ujung dengan es
batu
4. Taruh spirirtus
dibawah ujung
yang lainnya
5. Lihat gradasi suhu
berdasarkan
termometer
6. Masukkan ikan
7. Lihat ikan lebih
menuju suhu
dingin atau panas
21. CETOK Dugunakan 1. Arahkan cetok ke
untuk tanah
mengambil 2. Ambil tanah
tanah. 3. Letakkan tanah
pada tempat

22. SARINGAN Dugunakan 1. Letakkan sampel


untuk pada saringan
menyaring 2. Goyangkan
atau saringan
mengambil 3. Dapat sampel
sampel. yang diinginkan
23. ROLL METER Digunakan Panjang objek Harus dengan 2
untuk akan sama orang, 1 orang
mengukur dengan nilai memegang Roll
jarak. skala yang meter dan 1 orang
Satuan: meter tertera pada alat. lainnya menarik
meteran
1. Tarik meteran
2. Catat hasil
pengukuran

24. SET PIT FALL Digunakan Atraktan 1. Gali tanah


untuk digunakan untuk 2. Masukkan
menangkap menarik mangsa atraktan kedalam
serangga untuk masuk gelas pit fall
epifauna. kedalam botol. 3. Letakkan gelas pit
Tanah memiliki fall pada tanah
epifauna yang yang sudah digali
berbeda – beda. 4. Tutup dengan
saring serasah daunt p
jangan sampai
masuk kedalam
gelas
5. Tunggu selama 1
x 24 jam
6. Ambil set pit fall
7. Identifikasi
serangga epifauna
yang didapat

25. pH TANAH Takemura Dugunakan 1. Gemburkan tanah


DM 5 untuk 2. Kalibrasilah alat
mengukur pH degan kain bersih
dan 3. Tancapkan sensor
kelembaban pada tanah
tanah 4. Tekan tombol
Satuan untuk mengukur
Kelelmbaban: kelembaban
% 5. Kalibrasi dengan
air
6. Jika sudah
bersihkan alat dan
kembalikan
seperti semula
26. SOIL INSTRUMENT Soil survey Digunkan 1. Tekan tombol on
instrument untuk 2. Gemburkan tanah
four in one mengukur 3. Tancapkan alat ke
kelembaban, tanan
suhu, dan pH 4. Muncul nilai pH
tanah pada layer
5. Geser tombol
yang terletak
dibelakang untuk
mengukur
kelembaban dan
suhu
6. Sebelum
digunkan kalibrasi
terlebih dahulu
dengan air bersih
7. Muncul nilai
kelembaban
8. Catat nilai
9. Jika sudah selesai
bersihkan alat
27. KUADRAN Digunkan Mempermudah 1. Buka kuadran
mengukur dalam letakkan pada
analisis pengambilan daerah yang
vegetasi pada cuplikan dengan banyak
suatu area membatasi vegetasinya
dengan metode setiap komunitas 2. Analisis tanaman
kuadrat yang akan 3. Jika sudah
diamati. kembalikan alat
seperti semula
28. POINT FRAME Digunkan 1. Rangkai alat
untuk analisis 2. Ambil besi
vegetasi 3. Masukkan pada
dengan metode lubang – lubang
titik dari ujung hingga
ujung
4. Analisis vegetasi
yang ada
29. TALI TAMPAR Digunkaan 1. Bentangkan tali
untuk analisis 2. Lakukan analisis
vegetasi vegetasi
dengan metode Pada tali ada 4 bagian
PCQ Kuadran 1 digunakan
Vegertasi untuk analisis
pohon dan vegetasi dengan
semak metode kuadrat
Kuadran 2 digunakan
untuk analisis
vegetasi dengan
metode PCQ
Kuadran 3 digunakan
untuk analisis
vegetasi dengan
metode non flor
Kuadran 4 kosong
Pada bagian tengah
digunakan untuk
pengukuran factor
abiotic dan pit fall

30. EMBER / NAMPAN Digunakan 1. Siapkan ember


untuk atau nampan
menampung 2. Masukkan ala dan
alat atau bahan bahan
dalam
dekantasi
basah dan
bioindicator
perairan
31. LUX METER Sanvix LX Digunakan Alat digunakan 1. Cari cahaya
– 133OB untuk sebagai 2. Nyalakan alat
mengukur penelitian yang dengan menekan
intensitas dan berhubungan tombol power
penyinaran dengan tingkat 3. Arahkan sensor
cahaya keanekaragaman pada cahaya
Satuan yang digunakan 4. Tekan tombol
intensitas: dalam “Range” hingga
luxmeter pengambilan terlihat pada layer
Satuan data mengenai 100x
penyinaran: tingkat 5. Lihat angka yang
FCmeter pencahayaan sering muncul
6. Tekan tombol
“Hold”
7. Catat angka dan
kalikan 100
32. ANEMOMETER Mastech Digunakan Perpindahan 1. Cari arah angina
MS 6252B untuk masa udara pada tau sesuaikan arah
mengukur arah horizontal panah pada alat
kecepatan yang disebabkan 2. Tekan tombol
angin, oleh perbedaan power
kelembaban tekanan udara 3. Tunggu angka
dan suhu udara dari suatu hingga stabil
Satuan tempat dengan 4. Tekan tombol
kecepatan: m/s tempat yang “hold”
Satuan suhu: o lainnya 5. Catat angka
Satuan 6. Jika sudah selesai
kelembaban: matikan alat
%
33. TERMOHIGROMETER Digunakakn Thermometer 1. Cari ranting atau
untuk Bola Kering tempat untuk
mengukur membiarkan menggantungkan
suhudan tabung air raksa alat
kelembaban dibiarkan kering 2. Gantungkan alat
udara sehingga akan 3. Beri jarak 5 – 10
mengukur suhu cm
udara 4. Tunggu 5 – 10
sebenarnya. menit
5. Catat angka yang
ditunjuk
34. GPS Garmin Digunakan GPS akan 1. Jalanlah ke suatu
menentukan terhubung tempat
titik koordinat dengan satelit, 2. Tekan tombol
suatu tempat sehingga posisi power
kit dapat 3. Tunggu sinyal
terdeteksi. 4. Klik tulisan
“Mark point
away”
5. Klik “save”
6. Ulangi di tempat
lain
7. Jika sudah selesai
matikan alat
dengan tekan
power
35. KOMPAS BIDIK Untuk Penggunaan alat 1. Buka tutup dial
menentukan diteresterial 2. Masukkan ibu jari
atau untuk pada pengait
menunjukkan menentukan 3. Pastikan garis
arah mata arah mata angin kuning Panjang
angin dan menentukan sejajar dengan
keberadaan garis pada
sudut suatu penutup
tempat dari arah 4. Bidik kea rah
utara. yang diinginkan
5. Lihat derajat yang
dihasilkan
36. CLINOMETER Suunto Digunakan Alat sederhana 1. Tentukan objek
untuk untuk mengukur 2. Gelangkan tali
mengukur sudut elevasi pada tangan
ketinggian antar garis datar 3. Pegang pengait
suatu benda dan sebuah garis dengan ibu jari
Contonya yang dan telunjuk
pohon menghubungkan 4. Arahkan alat pada
Satuan: % dan sebuah titik pada objek
o
garis datar 5. Dekatkan lensa
tersebut dengan okuler pada mata
Cara hitung: titik puncak dan mata lainnya
(tan α . X) + t (ujung) sebuah melihat ke objek
Ket: objek. 6. Lihat hasil pada
X = jarak alat
pengamat ke
benda
t = tinggi
pengamat
37. JARING SERANGGA Digunakan Serangga akan 1. Ayunkan jarring
untuk terperangkap hingga
menangkap didalam jaring. mendapatkan
serangga serangga
Metode ini disebut
metode swing map.

38. TALI RAFIA Digunakan 1. Bentangkan tali


untuk 2. Ukur Panjang
mengukur
analisis
vegetasi
39. SOIL TESTER Digunkan Sensor peka 1. Gali tanah
untuk terhadap 2. Tanam alat hingga
mengukur pH konsentrasi H+ batas sensor
tanah atau OH- 3. Tunggu selama 2
sehingga dapat menit
mendeteksi 4. Tekan tombol
kandungan pH putih
tanah dan juga 5. Catat kelembaban
dapat 6. Lepas tombol,
mendeteksi menunjukkan pH
konsentrasi air 7. jika sudah selesai
pada tanah, bersihkan alat.
sehingga
kelembapan
dapat diukur.