Anda di halaman 1dari 12

RUANG MAWAR RSJ X

STIMULASI PERSEPSI: MENGONTROL WAHAM

Oleh:
HERIBERTUS KATANGA LURA
17621061

PROGRAN STUDI ILMU KEPERAWATAN (SI)


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS KADIRI
2020/2021
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)
STIMULASI PERSEPSI: WAHAM

A. TOPIK
Sesi 3 TAK Stimulasi Persepsi: pengenalan waktu
B. TUJUAN
. 1) Klien dapat mengenal waktu dan tempat
2) Klien dapat mengenal tanggal dengan tepat.
3) Klien dapat mengenal hari dengan tepat
4) Klien dapat mengenal tahun dengan tepat

Kriteria evaluasi:
1. 100 % klien mengikuti TAK dari awal sampai akhir.
2. 70 % klien dapat mengenal waktu terjadinya halusinasi.
3. 70% klien dapat mengenal situasi terjadinya halusinasi.
4. 70% Klien dapat mengenal perasaannya pada saat terjadi halusinasi.

C. LANDASAN TEORI
Kelompok adalah kumpulan individu yang memiliki hubungan satu dengan yang
lain, saling bergantung dan mempunyai norma yang sama (Stuart & Laraia, 2001 dari
Keliat, 2004). Kelompok berfungsi sebagai tempat berbagi pengalaman dan saling
membantu satu sama lain, untuk menemukan cara menyelesaikan masalah. Anggota
kelompok merasa dimiliki, diakui dan dihargai eksistensinya oleh anggota kelompok
yang lain (Keliat, 2004).
Terapi aktivitas kelompok merupakan salah satu terapi modalitas yang dilakukan
perawat kepada sekelompok pasien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama
(Keliat, 2004). Wilson dan Kneisl (1992) dalam Keliat (2004) menyatakan bahwa TAK
adalah manual, rekreasi, dan teknik kreatif untuk memfasilitasi pengalaman seseorang
serta meningkatkan respons sosial dan harga diri. Aktivitas digunakan sebagai terapi, dan
kelompok digunakan sebagai target asuhan. Di dalam kelompok terjadi dinamika
interaksi yang saling bergantung, saling membutuhkan dan menjadi laboratorium tempat
klien berlatih perilaku baru yang adaptif untuk memperbaiki perilaku lama yang
maladaptif.
Terapi aktivitas kelompok yang akan dilakukan di ruang Bratasena adalah terapi
aktivitas kelompok stimulasi persepsi. Pada terapi ini aktivitas digunakan sebagai
stimulus pada persepsi klien, kemudian diobservasi reaksi persepsi klien terhadap
stimulus yang disediakan berupa ekspresi perasaan secara nonverbal (ekspresi wajah,
gerakan tubuh). Biasanya klien yang tidak mau mengungkapkan komunikasi verbal akan
terstimulasi emosi dan perasaannya, serta menampilkan respons. Aktivitas stimulasi
persepsi adalah terapi yang menggunakan aktivitas sebagai stimulus dan terkait dengan
pengalaman dan atau kehidupan untuk didiskusikan dalam kelompok. Hasil diskusi
kelompok dapat berupa kesepakatan persepsi atau alternatif penyelesaian masalah. Klien
yang mempunyai indikasi TAK stimulasi persepsi adalah klien perubahan sensori
persepsi dengan waham.

D. KLIEN
1. Karakteristik/kriteria
a. Klien dapat diajak bekerja sama.
b. Klien yang memiliki pengalaman dengan halusinasi.
2. Proses seleksi
a. Pengkajian oleh mahasiswa
b. Penyeleksian masalah berdasarkan masalah keperawatan
c. Klien tidak disorientasi
d. Klien tidak inkoheren
e. Sehat fisik, cukup kooperatif dan dapat memahami pesan yang diberikan
f. Mengklarifikasi klien dan bekerja sama dengan perawat ruangan
g. Mengadakan kontrak dengan klien
3. Jumlah klien: Terdiri dari 11 orang
Klien yang mengikuti TAK Stimulasi persepsi mengontrol waham: Tn. A.

E. PENGORGANISASIAN
1. Waktu
a. Hari/tanggal :Jumat, 10 januari 2020
b. Waktu : 09.00 s/d 09.45 WIB (45 menit)
c. Tempat : Ruang mawar
2. Tim terapis
a. Setting:
 Klien dan terapis duduk membentuk lingkaran.
 Ruangan nyaman dan tenang.

K K F K K

K L

CL
K

K F K K K

Keterangan:
K : Klien L : Leader CL : Co-Leader
O : Observer F : Fasilitator

b. Tim terapis dan uraian tugas


 Leader: HERIBERTUS K LURA
Uraian tugas:
1. Menjelaskan tujuan pelaksanaan TAK
2. Menjelaskan peraturan kegiatan TAK sebelum kegiatan dimulai
3. Mampu memotivasi anggota untuk aktif dalam kelompok
4. Mampu memimpin TAK dengan baik

 Co Leader: NIA ROSMAWATI


Uraian tugas:
1. Menyampaikan informasi dari fasilitator ke leader tentang aktifitas
klien
2. Mengingatkan leader jika kegiatan menyimpang
3. Mengingatkan leader tentang waktu

 Fasilitator: maria aplonia


Uraian tugas:
1. Memfasilitasi klien yang kurang aktif
2. Berperan sebagai role model bagi klien selama kegiatan berlangsung
3. Mempertahankan kehadiran klien

 Observer: heribertus
 Uraian tugas:
1. Mengobservasi jalannya/ proses kegiatan
2. Mencatat perilaku verbal dan non verbal klien selama kegiatan
berlangsung

3. Metode dan media


a. Metode yang digunakan, antara lain:
 Dinamika kelompok
 Diskusi dan tanya jawab
b. Media

F. PROSES PELAKSANAAN
1. Persiapan
a. Mengingatkan kontrak pada klien peserta Sesi 1 TAK Orientasi Realitas
b. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan
2. Orientasi
a. Salam terapeutik
 salam dari terapis kepada klien.
b. Evaluasi/validasi
a.Terapis menanyakan perasaan klien saat ini.
b.Menanyakan apakah klien masih mengingat nama-nama klien lain.
c.Kontrak
 Terapis menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu mengenal tempat yang biasa
dilihat. Menjelaskan aturan main yaitu :

 Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus minta ijin
pada terapis.
 Lama kegiatan 45 menit
 Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai.

3. Tahap Kerja
a) Terapis menanyakan kepada klien nama rumah sakit,nama ruangan, klien diberi
kesempatan menjawab. Beri pujian pada klien yang mampu menjawab dengan tepat.
b) Terapis menjelaskan dengan menyalakan tape recorder lagu dangdut, sedangkan
bola tenis diedarkan dari satu peserta ke peserta yang lain searah jarum jam. Pada
saat lagu berhenti, klien yang sedang memegang bola tenis akan diminta
menyebutkan nama rumah sakit dan nama ruangan tempat klien dirawat.
c) Terapis menyalakan tape recorder , menghentikan lagu,dan meminta klien yang
memegang bola tenis untuk menyebutkan nama ruangan dan nama rumah sakit.
Kegiatan ini diulang sampai semua peserta mendapat giliran.
d) Terapis memberikan pujian saat klien telah menyebutkan dengan benar.
e) Terapis mengajak klien berkeliling serta menjelaskan nama dan fungsi ruangan
yang ada. Kantor perawat, kamar mandi, WC, ruang istirahat, ruang TAK,dan
ruangan lainnya.
4. Tahap terminasi
a. Evaluasi

(1) Terapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK


(2) Terapis memberikan pujian atas keberhasilan kelompok.
b. Rencana tindak lanjut
(1) Terapis menganjurkan klien untuk menghapal nama-nama tempat.
c. Kontrak yang akan datang
(1) Menyepakati kegiatan yang akan datang, yaitu mengenal waktu. (2)
Menyepakati waktu dan tempat.

G. FORMAT EVALUASI
Terlampir
FORMAT EVALUASI
SESI II: TAK
STIMULASI PERSEPSI: WAHAM
Kemampuan mengenal halusinasi
Hari/Tanggal:Jumat,10 januari 2020
Waktu : 09.00-10.40 WIB
Mengenal tempat di rumah sakit:
No Aspek yang dinila Nama Klien
1 Menyebutkan nama rumah sakit
2 Menyebutkan nama ruangan
3 Menyebutkan letak kantor perawat.
4 Menyebutkan letak kamar mandi dan WC
5 Menyebutkan letak kamar tidur
Petunjuk:
1. Tulis nama pangilan klien yang ikut TAK pada kolom nama klien.
2.Untuk tiap klien, beri penilaian tentang kemampuan klien mengenal tempat-tempat di
ruang rawat dan nama rumah sakit. Beri tanda (V) jika klien mampu dan tanda (X) jika klien
tidakmampu.

SESI III
A. Jenis kegiatan : orientasi waktu
B. Kriteria klien : Klien yang mengalami gangguan orientasi waktu
C. TUJUAN
1. Klien mampu mengenal waktu pagi, siang ,malam
2. Klien mampu mengenal tanggal

D. ALAT
a) Jam tangan
b) Kalender
c) Boneka
d) Music

E. METODE
 Dinamika kelompok
 Diskusi dan Tanya jawab

F. LANGKAH KEGIATAN
1. Persiapan
a. Memilih klien sesuai dengan indikasi
b. Membuat kontrak dengan klien
c. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan
2. Fase Orientasi
a. Salam terapeutik
Salam dari terapis kepada klien
b. Evaluasi / Validasi
Menanyakan perasan klien saat ini
c. Kontrak
 Terapis menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu mengenal tempat yang biasa dilihat
 Terapis menjelaskan aturan main berikut :
o Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok , harus minta izin kepada terapis
o Lama kegiatan 45 menit
o Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai
3. Fase Kerja
a. Terapis membagikan papan nama kepada klien
b. Terapis menjelaskan proses permainan
c. Setelah operator memutar music,dan mengedarkan boneka,klien yang memegang
boneka diminta menuliskan waktu sekarang(sesuai jam dan,tanggal sekarang)
d. Terapis memberikan pujian saat klien telah menyebutkan dengan benar

4. Fase Terminasi
a. Evaluasi
 Terapis mennyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK
 Terapis memberikan pujian atas keberhasilan kelompok
b. Tindak Lanjut
Terapis menganjurkan klien untuk memahami tanggal sesuai harinya
c. Kontrak

ROLE PLAYTERAPI AKTIVITAS KELOMPOK


ORIENTASI REALITA (SESI III)

A. Jenis kegiatan : orientasi waktu

B. Kriteria klien : Klien yang mengalami gangguan orientasi waktu

C. TUJUAN
1. Klien mampu mengenal waktu pagi, siang ,malam
2. Klien mampu mengenal tanggal

D. ALAT
a. Jam tangan
b. Kalender
c. Boneka
d. Music
Fase Orientasi
Leader : selamat pagi semua?
Klien : pagi juga,
Leader : bagaimana perasaannya hari ini?
Klien : baik,,, (sambil menganggukkan kepala)
Leader : nah, kita bertemu lagi ya dalam pagi ini. Masih ingat tidak apa yang kita lakukan
kemarin?
Klien : iya masih, kita kemarin bermain musik sambil mengoperkan boneka kan?
Leader : iya bagus sekali, ternya masih ingat ya dengan yang kita lakukan kemaren. Nah
sekrang kita akan bermain-main lagi, permainan ini sama seperti kemarin Cuma kali ini kita
belajar mengenal waktu,hari,tanggal dan jam.
Klien : iya jelas...
Leader : untuk permaianan ini waktu yang diperlukan Cuma 40 menit saja kug, bagaiman
apakah kalian siap?
K lien : ssssiiiaaappp...

Fase Kerja
Leader : nah, kalau sudah siap saya akan menjelaskan tentang peraturan permainan ini.
Seperti peraturan kemarin disini saya sudah sediakan boneka. Begini permaianannya,
operator yang disana akan menyalakan musik dan boneka akan di edarkan searah jarum jam.
Ketika musik ini berhenti dan boneka dalam genggaman tangan maka yang memegang
boneka tersebut akan kami berikan kesempatan untuk menyebutkan waktu,hari,tanggal dan
jam saat ini. Bagaiamana, apakah ada yang kurang jelas tentang permainan ini?
Klien : tidak,,, sudah jelas!
Leader : nah, kemudian apabila ingin kekamar kecil nanti izin kepada saya agar
permainan ini tidak terganggu nantinya. bagaimana, apakah sudah mengerti? Sekarang kita
mulai ya permainannya?
Klien : iya sudah mengerti,
Leader : sekarang, operator nyalakan musiknya! Boneka pertama dipegang oleh bapak
rizal!
Operator memainkan musik dan boneka perlahan berpindah-pindah dari genggaman tangan
klien. Dan ketika musik dimatikan, boneka itu berda dalam genggaman klien rizal. Dan rizal
pun diberi kesempatan sesuai perjanjian di awal.
Leader : nah, musiknya berhenti!!! Sekarang siapa yang memegang bonekanya?? Harap
menyebutkan waktu,hari,tanggal dan jam saat ini ? Untuk observer segera mencatat
serta mengamati respon klien.
Observer : iya.. (sambil menganggukkan kepala)
Klien rizal : iya, disini saya akan menyebutkan waktu,tanggal,hari dan jam…………..
Leader : iya bagus sekali rizal. Kita kasih aplus dulu donk buat arif sebagai orang
pertama yang mendapat kesempatan untuk menyebutkan tempat.
Klien dan co leader: bertepuk tangan...
Leader : nah sekarang kita lanjutkan ya permainannya, operator musik!!!
Operator memainkan musik dan boneka perlahan berpindah-pindah dari genggaman tangan
klien. Dan ketika musik dimatikan.ma zahri sebagai orang terakhir yang memegang boneka.
Leader : stop!!! Nah, sekarang siapa yang memegang boneka terakhirnya? Ternyata mas
zahri ya!! Ya silahkan mas zahri sebutkan waktu,hari,tanggal dan jam berapa sekarang ?
Klien tyas: iya, saya akan menyebutkan waktu,hari,tanggal dan jam sekarang
Leader : iya, bagus sekali mas zahri sudah menyebutkan waktu hari ini . Aplus dulu
donk buat mas zahri ??
Semua : tepuk tangan...
Fase terminasi
 Evaluasi
Leader : nah, sekarang bagaimana perasaan bapak/ibu setelah kita bermain-main tadi?
Semua : saya sedikit lega karena dapat mengingat waktu,jam tanggal dan hari.
Leader : coba sebutkan kegiatan apa saja yang kita lakukan untuk pertemuan hari ini?
Semua : memainkan musik dan mengoper boneka!!! Trus yang memegang boneka
menyebutkan waktu,tanggal,jam dan hari.
Leader : bagus sekali
 Kontrak
Leader : nah, berhubung waktu kita sudah habis. Untuk pertemuan kali ini kita sudahi
dulu, kita lanjutkan besok.
Semua : iya!!!
Leader : pertemuan ini selesai disini ya,, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi
kalian,,,, terima kasih banyak atas waktunya…. Sampai jumpa …
Semua klien meninggalkan ruangan