Anda di halaman 1dari 3

TUGAS OTOMASI SISTEM INDUSTRI

MESIN BATAKO PRESS

DOSEN PENGAMPU
Dr. Yopa Eka Prawatya, ST, M . Eng

DISUSUN OLEH
Adjie Briliantino D1061161037

JURUSAN TEKNIK INDUSTRI


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2019
Dewasa ini pertumbuhan dan pembangunan di Kalimantan Barat dinilai sedang
berkembang dengan sangat pesat, terutama dalam pembangunan infrastruktur
berupa bangunan dan layanan publik pemerintahan oleh karna itu dengan adanya
pembangunan tersebut, maka dibutuhkan bahan baku maupun material yang cukup
agar proses pertumbuhan dan pembangunan tidak terhambat. Salah satu material
yang dibutuhkan dengan kuantitas cukup banyak, terbuat dari campuran semen dan
pasir serta sedikit air, material tersebut dapat diproduksi dengan metode manual dan
metode mekanis .Salah satunya dalam proses pembangunan rumah tinggal maupun
gedung-gedung perkantoran yang materialnya masih membutuhkan batako, dengan
adanya fenomena ini menyebabkan mulai banyak pengusaha yang menggeluti
bidang usaha ini.
Dengan adanya fenomena tersebut, maka dibutuhkan sebuah alat yang mampu
memproduksi batako dalam jumlah yang lebih banyak dari mesin yang sudah ada
dipasaran, dengan adanya ide memperbanyak jumlah batako yang mampu dicetak
persekali cetak maka harus diiringi dengan upgrade alat agar alat tersebut mudah
dan tidak membuat pekerja merasa lebih cepat lelah dikarenakan alat dan bahan
yang bobotnya semakin meningkat. Sebenarnya sudah terdapat sebuah alat yang
mampu memenuhi keaadan tersebut dan dengan tambahan berupa inovasi berupa
bentuk yang moveable dan dengan bentuk yang disesuaikan pula dengan postur
tubuh manusia ergonomis, namun peneliti menilai bahwa alat tersebut masih
membutuhkan penyempurnaan kembali agar lebih baik dan lebih efisien dalam
penggunaannya. Berikut ini merupakan salah satu contoh proses pencetakkan
batako secara manual :
Berdasarkan dari gambar diatas dirasa penting untuk dilakukan sistem otomasi
pada proses produksi batako terutama diwilayah Kota Pontianak. Mesin Batako
yang hendak dibuat akan menggunakan sistem kerja vibrator press dan hidrolik
dengan fungsi vibrator sebagai mesin yang dapat mengisi atau memadatkan hingga
kesela-sela dari cetakan sehingga dapat lebih padat, kemudian dibantu dengan press
untuk memperkuat daya tekannya sehingga batako yang diproduksi semakin kuat
dan memiliki daya tekan yang tinggi, setelah itu hidrolik sebagai alat bantu untuk
mengangkat cetakan dan press agar lebih mudah dan memperkecil usaha yang
dikeluarkan dari para pekerja dengan hanya menggunakan tombol untuk
mengoperasikan hidrolik dan vibrator. Inovasi ini dilakukan untuk mengefisienkan
dan mempercepat kerja operator karena dalam pekerjaannya mesin ini dapat dan
mampu mencetak hingga 6 batako sekaligus, bayangkan apabila hal ini dilakukan
secara manual maka dapat dipastikan akan cepat terjadinya kelelahan operator
dalam bekerja.
Mesin yang dibuat akan ditambahkan dengan modul berupa mesin yang
moveable sehingga pekerja tidak perlu lagi mengangkat batako yang sudah
dicetakan untuk diletakkan di rak dan hanya perlu menggeser atau memindahkan
cetakkan, kemudian untuk mendukung sistem ini akan dilakukan integrasi antara
mesin press dan mesin pengaduk material sehingga operator tidak perlu
mengangkut bahan materialnya.