Anda di halaman 1dari 2

RS.

SAMARITAN PALU PERBAIKAN DENTAL UNIT

Nomor Dokumen: No. Revisi Halaman:

1/2

Tanggal Terbit: Ditetapkan, Direktur

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

Prosedur Tetap Perbaikan alat Dental Unit, adalah standar baku, mengenai
langkah-Iangkah teknis yang harus diikuti oleh teknisi elektromedis dalam
melaksanakan perbaikan kerusakan alat Dental, yang berdasarl<an
PENGERTIAN prasyarat dan prosedur yang harus dipenuhi. Prosedur ini disusun
berdasarkan pada service manual dan petunjuk lain yang terkait, dengan
urutan kerja : analisa kerusakan, penyiapan suku cadang, perbaikan,
penyetelan / adjustment, kalibrasi internal, uji kinerja dan pengukuran aspek
keselamatan kerja. Kesimpulan hasil perbaikan alat baik atau alat tidak baik.
TUJUAN 1. Agar perbaikan dapat dilakukan sesuai prosedur yang benar
2. Alat yang mengalami kerusakan dapat diperbaiki dan berfungsi kembali.

Keputusan Direktur Nomor :


Tentang : Kebijakan Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Kesehatan di RS
KEBIJAKAN Samaritan Palu.
A Persiapan
1. Siapkan Surat Perintah Kerja (SPK)
2. Siapkan formulir lembar kerja perbaikan
3. Siapkan :
a. Service manual, diagram (schematic I wiring)
b. Protap perbaikan dan protap pengoperasian alat
c. Riwayat perbaikan alat
4. Siapkan alat kerja dan alat ukur
PROSEDUR 5. Siapkan bahan pemeliharaan, bahan operasional dan material bantu
6. Pemberitahuan kepada unit pelayanan pengguna alat
B. Pelaksanaan
1. Lakukan analisis kerusakan
- Tanyakan kepada pengguna alat, mengenai gejala kerusakan
- Lakukan trouble shooting, untuk mengetahui penyebab kerusakan,
bagian alat / komponen / suku cadang yang mengalami kerusakan.
(perhatikan panduan analisis kerusakan, service manual dan diagram)
- Lakukan pendataan, bagian alat / komponen / suku cadang yang rusak,
lengkap dengan data teknis dan nomor catal
2. Siapkan suku cadang yang diperlukan
3. Lakukan langkah perbaikan (dengan atau tanpa suku cadang )
4. Lakukan penyetelan / adjustment, kalibrasi internal
5. Lakukan uji kinejartaa dan pengukuran aspek keselamatan kerja
C. Pencatatan
1. Lakukan pengisian formulis lembar kerja perbaikan dan SPK
2. Kesimpulan hasil perbaikan :
- Alat baik
- Alat tidak baik
3. Pengguna alat menanda tangani formulir lembar kerja Perbaikan dan SPK,
sebagai bukti perbaikan alat telah dilaksanakan
D. Pengemasan
1. Cek alat kerja dan alat ukur, sesuaikan dengan lembar kerjaa
2. Cek dan rapihkan dokumen teknis penyerta
3. Kembalikan alat kerja, alat ukur dan dokumen teknis penyerta ke tempat
Semula
4. Bersihkan alat Dental Unit dan lokasi perbaikan
E. Laporan.
1. Laporkan hasil perbaikan alat kepada Unit Pelayanan pengguna alat
dan serahkan kembali alat Dental Unit yang telah diperbaiki.
2. Laporkan hasil perbaikan alat kepada pemberi tugas.

Unit terkait 1. Unit Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit.


2. Unit Pelayanan Pengguna Alat