Anda di halaman 1dari 16

Cara Membuat Greenhouse Mini

Disusun bersama Staf wikiHow

Dalam Artikel Ini:Membuat Rumah Kaca Mini dari Botol dan StoplesMembuat Rumah Kaca Mini dari Bingkai

FotoMembuat Rumah Kaca Mini dari Pipa PVCReferensi

Rawat benih tanaman Anda hingga tumbuh lebat dengan membuat rumah kaca
mini yang mudah dan murah. Anda bisa membuat satu rumah kaca untuk satu
tanaman atau yang bisa memuat beberapa jenis tanaman. Ini adalah cara yang
hebat untuk menambah tanaman atau elemen dekoratif di dalam tempat tinggal
Anda.

Metode 1
Membuat Rumah Kaca Mini dari Botol dan Stoples
1.
1
Gunakan botol soda berukuran 1 liter. Anda bisa menggunakan botol plastik
soda berukuran 1 liter untuk membuat beragam rumah kaca. Botol ini ideal untuk
menanam 1 jenis taman yang pendek dan berakar dangkal. Beberapa contohnya
adalah anggrek, pakis kecil, atau kaktus. Siapkan beberapa botol dengan beragam
bentuk, agar bisa memberi Anda beragam pilihan.
 Untuk membuat rumah kaca dari botol soda yang kompleks, mulai dengan dua
botol. Botol yang satu harus sedikit lebih lebar dari yang lain, apabila
memungkinkan. Potong bagaian atas botol yang lebih kurus hanya sedikit
melewati lekukan yang membentuk tube botol dengan hati-hati. Potong selurus
dan serapi mungkin.
 Gunakan lem panas untuk merekatkan bagian atas botol yang baru Anda potong
pada bagian dasar botol itu juga. Langkah ini akan menghasilkan dasar yang
berbentuk seperti vas untuk rumah kaca mini Anda. Ratakan pinggiran yang kasar
hingga botol bisa berdiri tegak di atas meja.
 Selanjutnya, buat tutup rumah kaca dengan memotong bagian atas botol yang
lebih lebar, sekitar 1 cm di bawah lekukan atas menuju bagian tube botol. Bagian
atas botol ini kemudain menjadi tutup botol lebih kurus yang pertama yang telah
Anda rekatkan di dasarnya.
 Apabila Anda menggunakan jenis rumah kaca seperti ini, pastikan untuk menaruh
material yang tepat untuk dimasukkan ke bagian dasar dari rumah kaca Anda.
Jenis rumah kaca ini tidak memiliki drainase dan akan perlu ditangani seperti
terarium.
 Metode yang lebih sederhana adalah dengan memotong bagian bawah botol dan
dorong bagian atas ke atas tanah atau di atas pot kecil, tapi tampilannya tidak
akan sebagus yang dibuat dengan metode di atas.
2.
2
Gunakan botol soda ukuran 1 galon. Anda bisa menggunakan botol 1 galon
sama dengan botol 1 liter. Bentuknya harus seperti tube (apabila diletakkan di atas
pot atau membuat kerangka vas) botol ini dapat memuat tiga tanaman dengan
varietas yang serupa dengan botol 1 liter.
 Anda juga bisa menggunakan botol ini untuk membuat dasar rumah kaca yang
memiliki saluran air, dengan membuat lubang kecil di dasarnya dan memotong
garis vertikal sepanjang 2.5cm ke dalam sisi bawah penutup. Jangan lupa untuk
menyisakan paling tidak 2.5 cm di atas garis tanah ketika memotong penutup.
Cara ini akan menjaga tanah jatuh keluar ketika botol dibuka.
3.
3
Gunakan stoples. Apabila Anda ingin menanam tanaman yang paling kecil, Anda
bisa menggunakan stoples bertutup untuk membuat terarium kecil. stoples tersedia
dalam beragam ukuran dan harus dipilih sesuai ukuran tanaman yang akan Anda
taman. Isi stoples dengan media tanam yang sesuai untuk terarium dan Anda akan
memiliki sebuah rumah kaca yang sangat kecil dan cantik.
4.
4
Gunakan akuarium. Anda bisa menggunakan akuarium untuk membuat rumah
kaca atau terarium mini. Akuarium bujur sangkar atau persegipanjang bisa
digunakan, atau Anda bisa menggunakan akuarium bulat. Ukuran disesuaikan
dengan ukuran dan jumlah tanaman yang akan Anda tanam.
 Satu tanaman kecil bisa ditutup dengan akuarium bulat dengan bukaan lebar.
 Akuarium bulat dengan ukuran tepat bisa digunakan sebagai terarium, bisa ditutup
dengan plastik atau dibiarkan terbuka.
 Akuarium bulat yang besar bisa digunakan sebagai terarium tanpa drainase, bisa
dibuat lubang dengan mengebor dasar akuarium untuk drainase, atua (apabila
bahannya kaca) bisa dibalik untuk membentuk sebuah rumah kaca. Apabila
dimiringkan, penutup bisa dibuat dari kantong plastik atau menggunakan bingkai
kayu dengan metode di bawah ini.
Metode 2
Membuat Rumah Kaca Mini dari Bingkai Foto
1.

1
Siapkan bingkai. Anda memerlukan delapan bingkai dengan kaca atau sejenis
kaca. Ukuran yang diperlukan adalah empat bingkai berukuran 12.5X17.5 cm, dua
bingkai berukuran 20x25 cm, dan dua bingkai berukuran 22.5x35 cm. Amplas
bingkai untuk menyingkirkan tekstur dan cat. [1]
 Bingkai seperti ini dapat bisa dibeli di toko obat, kelontong, prakarya, kamera atau
secara daring dari beberapa sumber. Anda juga bisa membeli yang bekas di toko
barang bekas seperti Goodwill.
2.
2
Buat kerangka utama. Bentuk tubuh utama dari rumah kaca dengan
mempertemukan bingkai 27.5X35 cm dan bingkai 20X25 cm sehingga sisi 27.5 cm
dan 25 cm bertemu, bagian belakang bingkai 25 cm menekan pinggiran luar
bingkai 27.5 cm.
 Rekatkan bingkai dengan mengebor lubang kecil melalui pinggir dalam bingkai
kecil separuh jalan ke dalam bingkai kecil. Kemudian gunakan baut sebesar
lubang yang Anda bor untuk menyatukan bingkai dengan kuat.
 Terus satukan bingkai hingga Anda memiliki persegipanjang terbentuk dari empat
bingkai (kedua bingkai 25x35 cm dan kedua bingkai 20x25 cm).
3.
3
Bentuk atap. Bentuk atap rumah kaca dengan menyatukan empat bingkai
12.5x17.5 cm. Keduanya bisa disatukan dua-dua dan digabungkan menjadi atap
segitiga. Engsel bisa dipasang agar Anda bisa membuka rumah kaca untuk
menyiram tanaman di dalamnya.
 Tempatkan dua bingkai 12.5x17.5 cm bersisian sehingga sisi pendeknya saling
bertemu. Kemudian satukan dengan membuat plat berukuran 5 cm di tiap ujung
sisi yang bertemu. Buat lubang dengan bor lebih dahulu agar lebih mudah
memasukkan baut. Ulangi langkah yang sama dengan dua bingkai 12.5x17.5 cm
lain.
 Pertemukan kerangka bingkai kecil satu dengan yang lain, dengan membentuk
sudut 90° sepanjang pinggiran yang panjang dan pasang baut dengan sudut 90°
untuk menguatkannya.
4.

4
Isi dan pertemukan atap. Anda bisa mempertemukan atap pada kerangka bawah
rumah kaca dengan posisi yang memungkinkan Anda mudah masuk ke dalamnya.
Anda bisa meletakkan saja atap di atas kerangka bawah tapi menyatukannya akan
lebih membuatnya lebih stabil. Pastikan Anda menutup celah yang terlalu besar di
pinggiran atap.
 Satukan atap pada kerangka bawah dengan memasang engsel-engsel 2.5 cm
dengan jarak yang sama sepanjang sisi yang disatukan.
 Isi celah segitiga dengan material bagian belakang bingkai, kayu lapis, busa atau
material lain yang cocok menurut Anda. Kayu lapis atau busa harus sesuai
tebalnya, agar mudah direkatkan pada pingkai. Material apapun yang Anda pilih,
ikuti ukuran segitiga bagian dalam apabila menggunakan kayu lapis atau busa
atau bagian luar segitiga apabila menggunakan bagian belakang bingkai. Kayu
lapis bisa dipaku bila diinginkan.
5.

5
Berikan lapisan akhir. Anda bisa menggunakan cat atau dekorasi yang Anda pilih
sebagai lapisan akhir dan pasang kembali kaca pada bingkai. Setelah itu isi rumah
kaca Anda dengan tanaman yang sesuai.
 Gunakan cat kayu dan jangan lupa untuk mengecat semua bagian sebelum
memasang kaca kembali.
 Pasang kembali kaca dari dalam rumah kaca dan tempelkan dengan lem panas
pada sudut-sudut. Setelah kaca terpasang, segel pinggiran dengan lem panas lagi.
Anda juga bisa menggunakan plastik selain kaca.

Metode 3
Membuat Rumah Kaca Mini dari Pipa PVC
1.

1
Siapkan pipa PVC dan sendi/sambungannya. Karena rumah kaca ini modular
dan ukurannya bisa disesuaikan dengan keinginan Anda, jumlah dan panjang pipa
akan beragam sesuai rencana Anda. Anda perlu mengukur dimensi yang Anda
inginkan dan menentukan jumlah pipa yang diperlukan dari dimensi tersebut. [2]

 Coba bagi kerangka besar menjadi bagian-bagian 60 cm. Sehingga rumah kaca
Anda memiliki kekuatan dan stabilitas yang lebih baik.
 Gunakan pipa PVC yang kecil, tidak lebih dari 4cm diameternya. Ukurannya
sebaiknya sekitar 2 cm.
 Juga pastikan sambungan dan pipa PVC cocok. Anda bisa mengujinya lebih
dahulu di toko atau minta bantuan pelayan toko material.
2.

2
Hubungkan pipa dinding. Anda akan membentuk dasar dan dinding bersamaan,
dengan menghubungkan pipa. Mulai dengan menghubungkan pipa vertikal dengan
interval 60 cm pada pipa horizontal dengan sambungan T. Bentuk sudut di dasar
horizontal dengan menyatukan sambungan T dengan sambungan siku dengan
pipa kecil.
 Ketika Anda selesai, Anda akan memiliki dasar bujur sangkar atau persegi panjang
dengan tiang naik dari sambungan T dengan interval teratur. Sudut tiang dibuat
dari sambungan T terakhir di sisi yang panjang, dengan sambungan siku dan sisi
pendek dasar keluar dari "dinding".
3.
3
Satukan pipa atap. Lanjutnya, Anda bisa menyatukan pipa dinding pada pipa atap
dan membentuk atap. Penting untuk membentuk atap yang tidak rata karena akan
mengurangi cahaya yang bisa masuk, juga bisa menyebabkan hujan atau salju
menumpuk di atas kerangka Anda.
 Bentuk kerangka tengah atap dengan membuat garis dari pipa PVC yang sama
persis dengan sisi panjang dasar. Pipa bisa dihubungkan dengan sambungan 4
cabang denga interval yang sama dengan tiang dinding, kecuali diujung dengan
sambungan T. Dari sambungan T dan sambungan empat cabang, tempatkan pipa-
pipa pendek dan tutup dengan sambungan 45°.
 Selanjutnya, tempatkan sambungan 45° di atas tiap tiang dinding. Setelah itu Anda
perlu mengukur pipa yang diperlukan untuk sambungan 45° dari bagian tengah
atap.
4.

4
Letakkan di tanah. Letakkan rumah kaca di tanah yang ingin Anda tutup. Anda
bisa meletakkannya pada tanah dengan patok dan diikat atau pada tanah yang
ditinggikan dengan kait tapi hanya pada satu sisi panjang saja. Dengan begitu
Anda bisa mengangkat kerangka untuk menyiram dan merawat tanaman Anda.
5.
5
Tutup. Langkah terakhir adalah menutup kerangka dengan plastik atau kain,
sesuai keinginan Anda. Apabila menggunakan plastik, gunakan plastik bening dan
tutup seluruh kerangka dengan satu lembaran yang besar bila dimungkinkan.
Material apapun yang Anda gunakan, lapisi kerangkanya dan kuatkan dengan
lakban. rumah kaca Anda selesai!

Tips
 Untuk rumah kaca dari bingkai foto, Anda bisa mengecat bingkai dengan warna
apa saja yang Anda inginkan. Jangan lupa mengecat sebelum memasang kembali
kaca bingkai!
 Siapkan bagan data temperatur yang akan memperjelas perbedaan temperatur di
luar dan di dalam rumah kaca. Bagannya terdiri dari dua baris berjudul "di dalam"
dan "di luar". Kolomnya di beri label "di awal" dan kemudian dalam tiap 15 menit
selama paling tidak satu jam, atau selama yang Anda bisa. Ketahui bahwa
tergantung waktu dan temperatur dalam satu hari, temperatur dalam rumah kaca
bisa terus naik atau turun.

 Untuk rumah kaca dari pipa PVC, material selain dari plastik bisa digunakan untuk
menutup tanaman. Saat musim panas, tutup dengan kain yang bisa yang menjaga
tanaman dari kepanasan atau terbakar.

Peringatan
 Apabila akan memindahkan rumah kaca, pastikan dulu kekuatan kerangkanya.
 Apabila anak-anak ikut serta membuat rumah kaca, pastikan mereka terlibat dalam
aktivitas yang aman bagi mereka. Jaga mereka bekerja sepanjang waktu.
 Alat yang digunakan untuk membuat rumah kaca ini tajam dan bisa melukai Anda.
Berhati-hatilah.