Anda di halaman 1dari 12

Makalah

“BOILER”

Disusun oleh:
Ganis Yudha Gofara
531611206054.T
PIP SEMARANG
BOILER

Boiler adalah permesinan bantu yg terdapat pada kapal guna menghasilkan uap
bertekanan tinggi.
Boiler berfungsi sebagai permesinan yang menghasilkan uap di mana ditempat
taruna praktek berlayar uap tersebut berfungsi sebagai pemanas tangki tangki
bahan bakar dan heater.

Berikut merupakan specification boiler di kapal MV.DK 03 :

AUXILIARY BOILER

MODEL : VERTICAL SPIRAL TUBE AND COMPOSITE BOILER


TYPE : GADELIUS GCS-21
PRESSURE: 7,0 KG/CM2
NORMAL PRESS : 6,0 KG/CM2
FUEL CONSUMPTION : 77,2 KG/h
OIL FIRED SIDE : 24,7m2
OIL SIDE (N.C.R) : 1,0 T/h
EXH SIDE (M.C.R) : 1,73 T/h
TYPE OF DRAFT : FORCED DRAFT
KIND OF FUEL : HEAVY OIL
SAFETY VALVE : FULL BORE TYPE
SET PRESSURE : 7,0 KGf/cm2
MATERIAL : SUS 403
BURNER UNIT AUXILIARY BOILER

TYPE :VOLCANO MJ30-90-11 (AUTOMATIC COMBUSTION CONTROL


BURNER)
BURNER CAPACITY : 81 kg/ hr at 18kg/cm2
BURNER CAPACITY : TROCHOID 484L/hr,23 kg/cm2
F.O HEATER : ELECTRIC HEATING TYPE 1,4 KW
FLAME EYE : FI-SN
IGNITION PUMP : 12 L/Hr , 7 Kg/cm2 AC 110 V 60 Hz
Bagian bagian ketel uap ( boiler ) :

1. MAIN BURNER

Terdiri dari rotary cup burner yang digunakan sebagai pengabut bahan bakar

menggunakan putaran tinggi pada rotary cup nya sehingga bahan bakar akan berbentuk

atomizing air pada tungku pembakaran.

2. FD FAN(Force Draft Fan / Blower)

Digunakan untuk menyuplai udara pada saat pembakaran

3. PILOT BURNER / IGNITION

Berfungsi sebagai pemantik pembakaran awal pada boiler dg menggunakan bahan

bakar berupa solar / D.O

4. FURNANCE (RUANG PEMBAKARAN)

Tempat dimana proses terjadinya pembakaran

5. OIL COMPOUND REGULATOR/SERVOMOTOR

Merupakan alat yg berfungsi untuk mengontrol banyaknya bahan bakar dan udara pada

waktu yg bersamaan pada saat pembarakaran sedang berlangsung

6. FLAME DETECTOR

Merupakan sensor yg berfungsi untuk menangkap cahaya di ruang tungku pembakaran

7. WATER TUBE dan WATER SPACE

Adalah ruang/tempat untuk air yg akan dipanaskan

8. DPS ( Differential Pressure Transmitter )

Digunakan sebagai pengontrol feed water regulating valve untuk mengatur level air

ketel
9. SAFETY VALVE

Berfungsi sebagai alat pengaman agar boiler tidak meledak jika steam pressure yg

terdapat pada tangki sudah melebihi batas. Dikapal taruna praktek di setting sebesar

6 kg/cm2

10. ECONOMIZER

Berfungsi sebagai media pembakaran/pemanasan air pada boiler dengan menggunakan

gas buang yg dihasilkan oleh main engine.

Bagian lain yg terdapat pada boiler :

1. Main steam valve (valve utama steam pada boiler)

2. Sight glass ( water level )

3. Safety valve

4. Pressure gauge

5. Lubang intip pada burner ( flame eye)

6. Blow down valve

7. Soot blow valve

8. Drain valve

9. Feedwater valve

System pengisian air pada ketel uap :

Fresh water melalui filling line menuju ke cascade tank, air di cascade tank di transfer menuju ke

boiler melalui pompa feed water/ feedwater pump


System pemanasan ketel uap / boiler :

Unuk pemanasan air ketel di kapal saya praktek menggunakan proses pembakaran. yaitu dengan

menggunakan burner.. dimana awal api burner tersebut di hasilkan melalui elektroda listrik yg

bersebelahan,, saat dipantik elektroda menghasilkan kejutan listrik sehingga terjadinya api.

Elektroda sendiri dibantu oleh komponen lain seperti adanya ignition yg menyemprotkan bahan

bakar D.O dan adanya blower angin.. sehingga sesuai dengan segitiga api adanya 3unsur tersebut

maka terjadilah api untuk pembakaran boiler

System aliran gas buang pembakaran boiler :

Untuk system aliran gas buang;. Gas buang pada hasil pembakaran pada ketel menuju ke funnel

top dan dibuang melalui cerobong pada boiler.

Perawatan yg dilakuikan pada ketel uap/ boiler :

1. Membersihkan ignitor dari carbon yg menumpuk / bahan bakar yg menempel

2. Membersihkan kerak kerak pada dinding furnance sekitar burner

3. Melakukan secara berkala alat alat keselamatan yg terdapat pada boiler

4. Menambahkan cairan chemical pada air ketel ( ditempat saya praktek tidak dilaksanakan

kegiatan tersebut)

5. Bersihkan burner dan cup burner dari sisa sisa bahan bakar yg menempel.

6. Lakukan soot blow untuk menghilangkan kerak kerak yg menempel pada pipa pipa air
Perawatan pada air ketel :

1. Memberikan cairan chemical BWT (boiler watertreatmen) pada air ketel.. biasanya di

berikan saat air di dalam cascade tank (di tempat taruna praktek tidak dilaksanakan

kegiatan tersebut)

2. Lakukan blowdown secara teratur

SOP Menjalankan ketel uap/ boiler :

1. Cek volume air pada gelas duga

2. Buka main stream valve

3. Buka kran bahan bakar

4. Jalankan pompa bahan bakar ( termasuk blower fan )

5. Jalankan pilot / ignition menggunakan d.o

6. Jalankan furner dengan menggunakan f.o

7. Matikan ignition/ pilot

SOP Mematikan ketel uap/boiler :

1. Matikan boiler

2. Matikan fan blower ( tunggu sekitar 5- 10min agar sisa gas buang pada tungku pembakaran

menipis)

3. Matikan pompa bahan bakar

4. Tutup valve bahan bakar


Insiden yg pernah di alami oleh boiler pada MV.DK 03 yaitu :

1. Sering terjadinya kebocoran pipa air pada boiler

Penyebab kejadian :

 Sudah kropos/ bahan sudah gentas/menipisnya pipa air pada boiler karena usia sudah

tua

 Overheating dari gas buang M/E

 Pemakaian air yang menggunakan air darat karena FWG di kapal MV.DK 03 sudah

tidak berfungsi

 Tidak rutin dalam menjaga tekanan steam boiler

 Tidak pernah memberikan cairan chemical pada air boiler sehingga menyebabkan pipa

cepat mengalami keropos

Tindakan yg di lakukan untuk mengatasi kebocoran pada pipa air :

 Pastikan boiler dalam kondisi off dan tekanan steam 3kg

 Tutup main steam v/v

 Buka ship side v/v

 Lalu buka bottom blowdown v/v

 Tunggu sampai air didalam boiler habis lalu buka main steam v/v

 Pastikan air dan tekanan steam sudah tidak ada

 Persiapkan alat alat utuk membuka manhole boiler, manhole economizer

 pasang blower portable di manhole boiler untuk free gas

 Tutup soot drain v/v untuk pengisian air di economizer sampai batas manhole

economizer
 Pastikan kondisi dalam boiler sudah aman dan siap di masuki untuk pencarian

kebocoran

 Cek satu persatu pipa jika ada air yang menetes tandai jika sudah selesai keluar

dan siapkan plag dan pengelasan

 Lalu pasang plag pada pipa yang bocor atas dan bawah dan las untuk menutup

pipa tersebut (melakukan pengelasan)

 Selajutnya cek masih adakah air yang menetes jika sudah dipastikan tidak ada

tutup manhole atas dan bawah

 Lalu jika sudah drain air yang ada di economizer dan tutup mainhole economizer

 Boiler siap di isi air sebelum itu cek cascade tank terisi air apa kosong , lalu

pompa air dan tunggu sampai batas alarm low hilang dan posisi air normal

 Pertama panasi air dalam boiler dengan memberi jeda dalam pembakaran

pertama, pastikan main steam v/v tertutup dan drain cook terbuka On off burner

ketika pembakan pertama sampai tekanan boiler 1kg lalu tutup drain cook.

 Setelah itu panasi sampai tekanan 4kg sampai 6kg jika sudah main steam bias

dibuka untuk pemanasan pada tanki FO


*berikut merupakan proses pengelasan pada pipa boiler