Anda di halaman 1dari 4

MASJID AGUNG TRANS STUDIO BANDUNG

Kewirausahaan & Keprofesian Tekstil

Oleh :

Nama : Rana Samsudin Idris


NPM : 17010070
Grup : 3T3
Dosen : Dr. H. Arsyad A., S.Teks., M.Pd

TEKNIK TEKSTIL
POLITEKNIK STTT BANDUNG
2020
MASJID AGUNG TRANS STUDIO BANDUNG

Latar Belakang Pembangunan


Melihat dan merasa bahwa umat muslim saat ini sudah mumpuni dalam masalah perekonomian,
apalagi dengan tolak ukur bahwa banyak pengunjung mall terutama dari kalangan ibu-ibu/muslim
ahyang datang dengan berpakaian yang sudah syar’i namun tetap fashionable. Maka, bapak
Chairul Tanjung beinisiatif untuk membangun sarana peribadatan yang sesuai dengan masyarakat
muslim menengah keatas di kawasan perbelanjaan dengan tujuan untuk memperhatikan pula
dalam masalah ibadanya. Itulah mengapa masjid ini dibangun di kawasan bisnis.
Masjid ini juga didedikasikan untuk ibunda Bapak Chairul Tanjung. Melihat anaknya yang sukses
dengan berbagai lahan bisnis seperti perhotelan, pusat pembelanjaan, televisi swasta dan lain-lain
tidak membuatnya merasa bahwa anak tercintanya telah memiliki kesuksesan selagi tidak ada
masjid yang anaknya bangun.
Pembangunan memakan waktu sekitar 2 tahun lamanya dan mulai digunakan sebagai sarana
ibadah pada bulan November 2014. Pada awalnya, masjid hanya digunakan pada 4 waktu shalat
saja yaitu Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya. Namun, pada bulan April 2015 barulah masjid ini
membuka pelayanan jasa untuk shalat Shubuh.

Arsitektur Bangunan Masjid


Pembangunan masjid menghabiskan kurang lebih 60 M, dan itu belum termasuk tanah.
Mengusung tema arsitektur Masjid Nabawi, masjid yang diresmikan dengan nama “Mesjid Agung
Trans Studio Bandung” telah menyita banyak perhatian. Karena, semua pilar yang berada di masjid
tersebut dibuat mirip dengan pilar yang berada di Mesjid Nabawi, Madinah, dengan ornamen
tambahan berupa kaligrafi bertuliskan asma Allah dan penggalan dari ayat suci Al-Quran.
Terdapat lima kubah dengan satu kubah utama yang dilapisi dengan lembaran emas juga ditimpa
kembali dengan bahan tertentu untuk menjaga keaslian dari emas tersebut. Jendelanya pun
membawa suasana Masjid Nabawi dengan corak belang hitam-putih dan ornamen di sana
didominasi oleh warna emas. Pintu utamanya terinspirasi dari pintu utama masjid Nabawi pula
yang berada di Madinah.
Masjid ini bisa menampung sekitar 2.500 jemaah, terhiung dari lantai utama sampai mezanin di
lantai 2. Terdapat juga ruang ballroom di bawah yang bisa dipergunakan untuk acara seperti acara
walimah urusy, rapat, dan perayaan lainnya.

Tamu Spesial yang Mengisi Kajian


Banyak tamu agung yang pernah berkunjung ke mesjid ini. Salah satunya adalah Imam besar
Masjidil Harom yaitu Syekh Adil Alkalbani dan juga muadzin dari Masjidil Haram juga tamu dari
Palestina yang saat mengisi salah satu kajian. Tamu penting lainnya seperti Syekh Ali Jaber, Aa
Gym, Mamah Dedeh, dan Ustadz Wijayanto. Selain itu, ada juga Indadari, Peggy Melati Sukma,
Ummi Pipik Dian Irawati, dan juga tokoh masyarakat sepeti Gubernur Jawa Barat periode 2019-
2024 Ridwan Kamil beserta istri, juga Gubernur Jawa Barat periode 2009-2019 Ahmad Heryawan
beserta istri.
Detail Masjid :
 Alamat Masjid : Trans Studio Bandung, Jl. Gatot Subroto 289.
 Luas Bangunan : 1800 m2 (Memiliki 2 lantai)
 Status Tanah : SHM
 Jumlah Jamaah : 1500 - 2000 jamaah
 Jumlah Muadzin : 9 Orang
 Jumlah Marbot Masjid : 15 Orang
 Kegiatan : Melakukan kajian 3 kali sehari, sholat jum’at, Infak/Sedekah,
Zakat, Sholat Idul Fitri, dan melakukan pemotongan qurban saat Idul Adha.
Struktur Organisasi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Trans Studio
Bandung :
1. Pemilik : Chairul Tanjung
2. Pembina : Prof. KH. Miftah Faridl
3. Dewan Penasihat : Hawas Muin, Tantular W.S., Firdaus Sujiarto
4. Ketua DKM : Budi Nazaruddin H.
5. Wakil Ketua DKM : Sadi Bayu Cahyono, Isa Latif
6. Bendahara : Ayi Horidah, Safarina M.N.
7. Kesekretariatan : Mira Amrita Purnamasari, Dina Sriwahyuni,
Lira Mayora
8. Koordinator Pusat dakwah & Takmir : Ust. Sandy Rizki Febriadi, LC., M.A.
Ust. Encep Abdul Rojak, S.H.I., M.SY.
9. Humas : Indra Arlianto, Wahyu Lesmono, Radi
Agustian, Jajat Eka
10. Desain Grafis : Dadang Sopandi
11. Staf IT dan Media : Windi Nugraha Fadillah, M. Faris Al-Aziz
12. SIE. Rumah Tangga : Titin Gantini
13. Sie. Kebersihan & Operasional : Nana Rohmana, Sopian
14. Sie. Zakat, Infak dan Sedekah : M. Arief Hakim, Susilo, Peri Pujiono,
Hendra Prama Y.
15. Sie. Pemeliharaan & Perlengkapan : M. Romadhon
16. Tim Support : Jajang Permana
17. Sie. Keamanan : Edi Rahmayadi, Trisno Umbara
18. Tim Marbot : Lalan, Iman, Unang, Daman, Heri, Supriatna,
Syamsir, Cucu, Ani, Sriwati, Siti, Mera, Ulfa
dan Diana Noor