Anda di halaman 1dari 3

PENGADAAN OBAT DAN BHP MEDIS

Kode Dokumen : PENMED/IF/SOP/012 Ditetapkan oleh


Direktur RS Surya
WaktuTerbit : 30 MARET 2019 Medika Sumbawa
SOP No. Revisi :0
Tgl. Mulai Berlaku : 30 MARET 2019
Halaman : 3 HALAMAN dr. Yogi Triatmakusuma
1. PENGERTIAN Pemesanan obat dan BHP merupakan rangkaian pengadaan obat dan BHPM
edis untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kepada pasien.
2. TUJUAN 1. Tersedianya obat dan BHP medis dengan jumlah dan jenis sesuai
kebutuhan pelayanan kepada pasien.
2. Tujuan pengadaan adalah untuk mendapatkan perbekalan farmasi
dengan harga yang efektif, dengan mutu yang baik, pengiriman barang
terjamin dan tepat waktu, proses berjalan lancer dan tidak memerlukan
tenaga serta waktu berlebihan
3. KEBIJAKAN Surat Keputusan Direktur Nomor : PENMED/PED/001 tentang Pedoman
Pelayanan Administrasi Urusan Penunjang Medis
4. REFERENSI Peraturan Menteri kesehatan no. 72 tahun 2016 Tentang Standar
Pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit
5. ALAT DAN BAHAN a. Alat Alat
ATK
b. Bahan
Kertas F4
6. LANGKAH-
BAGAN ALUR
LANGKAH
1. Petugas gudang melakukan pemeriksaan
persedian obat dan BHP secara rutin,
pengecekan persediaan obat dan BHP
medis dilakukan dengan melihat data
kartu stok, data komputer dan mengecek
secara langsung barang digudang.

1
2. Petugas gudang farmasi membuat usulan
kebutuhan perbekalan farmasi sesuai Petugas gudang mengecek
obat dan BHP medis yang
penggunaan dan permintaan perbekalan
menipis dan kosong
farmasi dari unit-unit lain dengan
mempertimbangkan formularium Rumah
Petugas gudang mendata/mencatat obat
Sakit dan BHP yang akan dipesan

3. Petugas gudang mendata/ mencatat obat


Membuat surat pesanan dan Form
dan BHP yang akan dipesan.
permintaan obat dan BHP medis
4. Petugas gudang farmasi menyampaikan
usulan kebutuhan perbekalan farmasi Obat baru disertakan Form penambahan
modal
kepada Kepala Instalasi Farmasi tiap awal
dan pertengahan bulan untuk dikoreksi.
Pengesahan surat pesanan oleh apoteker
5. Setelah dikoreksi oleh kepala instalasi penanggung jawan instalasi farmasi

farmasi, petugas gudang farmasi


membuat pengajuan usulan pengadaan Pengajuan ke bagian umum dan keuangan

obat dan BMHP pada form. Permintaan


obat dan BMHP serta membuat daftar Disetujui

pemesanan pada Surat Pemesanan (SP).


6. Untuk jenis Obat dan BHP medis yang
Pengiriman surat pesanan ke PBF
baru masuk formularium di sertakan
Form. penambahan modal baru dan
formulir permintaan khusus obat non
formularium.
7. Pengesahan Surat Pemesanan oleh
Apoteker Penanggung jawab Instalasi
farmasi;
8. Mengajukan kebagian umum dan
keuangan.
9. Setelah di setujui oleh bagian umum dan
keuangan dilakukan pemesanan oleh
petugas gudang farmasi dengan

2
mengirim Surat Pemesanan kepada PBF
(distributor).
7. HAL-HAL YANG Membuat rencana pemesanan sesuai kebutuhan dengan
PERLU mempertimbangkan stok yang ada, tren kunjungan pasien dan pola
DIPERHATIKAN penyakit.
8. UNIT TERKAIT 1. Instalasi Farmasi
2. Bagian umum dan keuangan
3. PBF ( distributor obat )
9. DOKUMEN 1. Form Surat Pesanan
TERKAIT 2. Form pengajuan surat pesanan
3. Form penambahan modal