Anda di halaman 1dari 13

Limit Fungsi Aljabar

Soal No. 1
Nilai dari

A. 16
B. 8
C. 4
D. -4
E. -8
(Matematika IPS 013)

Pembahasan
Bentuk 0/0 juga, dengan turunan:

atau dengan cara pemfaktoran:

Soal No. 2
Nilai

A. − 2/9
B. −1/8
C. −2/3
D. 1
E. 2
un matematika 2007

Pembahasan
Dengan substitusi langsung akan diperoleh bentuk 0/0.
Cara Pertama
Perkalian dengan sekawan dan pemfaktoran:

Cara Kedua

dengan turunan:

Catatan
Cara menurunkan

Ubah dulu bentuk akar jadi bentuk pangkat, kl akar pangkat dua itu sama saja dengan pangkat
setengah, jadinya
Turunan dari 3 adalah nol, ga usah ditulis, lanjut turunan dari

dicari pakai turunan berantai namanya, prakteknya begini:


Pangkatnya taruh depan, terus pangkatnya dikurangi satu, terus dikali dengan turunan dari
fungsi yang ada dalam kurung. x2 – 7 kalo diturunkan jadinya 2x – 0 atau 2x saja. Jadinya:

Contoh berikutnya limit x menuju tak berhingga dalam bentuk f(x)/g(x). Kesimpulan berikut
digunakan pada tiga nomor berikutnya:

Soal No. 3

Tentukan nilai dari

Pembahasan
Limit x menuju ∞ dengan pangkat tertinggi yang sama, m = n

Soal No. 4

Tentukan nilai dari

Pembahasan
Limit x menuju ∞ dengan pangkat tertinggi dari pembilang lebih tinggi dari penyebutnya, m
>n
Soal No. 5

Tentukan nilai dari

Pembahasan
Limit x menuju ∞ dengan pangkat tertinggi dari pembilang lebih rendah dari penyebutnya, m
<n

Contoh berikutnya tipe soal limit → ∞ yang berbentuk "Selisih Akar Kuadrat".

Ini rumus yang nanti digunakan:

Kita terapkan pada soal berikut

Soal No. 11

Nilai dari adalah...

A. 3/4
B. 4/5
C. 6/5
D. 5/4
E. 4/3

(Ebtanas 1992)
Pembahasan
Limit bentuk selisih akar kuadrat dimana
a=p
dengan b = 3 dan q = −5 sehingga tengok rumus di atas

Mengenal Limit Fungsi Trigonometri


Dalam menyelesaikan limit fungsi trigonometri tentunya kita harus tahu tentang fungsi
trigonometri baik dari rumus, sifat, identitas dan lain sebagainya yang dapat membantu dalam
menyelesaikan soal limit fungsi trigonometri. Karena dalam menyelesaikan soal limit fungsi
trigonometri tidak jauh berbeda dengan penyelesaian soal trigonometri lainnya. Substitusi
dahulu nilai yang didekati x ke f(x).Jika langsung didapat hasinya, maka itulah jawabannya
tetapi jika menjadi bentuk

harus diselesaikan dengan cara tertentu dan kitapun harus mencari penyebabnya.
Cara memfaktorkan dan mengalikan dengan sekawan masih dapat digunakan untuk
menyelesaikan limit trigonometri jika didapat bentuk tak tentu. Khusus untuk limit
trigonometri ada teorema untuk menyelesaikan limit dengan bentuk nol per nol. berikut ini
adalah teorema limit fungsi trigonometri.

Teorema ini tidak selalu digunakan dalam menyelesaikan soal limit fungsi trigonometri,
adakalanya kita mengubah bentuk trigonometri dengan menggunakan identitas trigonometri.

Berikut ini sifat-sifat limit fungsi trigonometri yang dapat digunakan dalam penyelesaian
limit fungsi trigonometri.

Sifat-sifat Limit
Rumus-rumus besar limit

Rumus-rumus Limit Fungsi Trigonometri

Cara menentukan Limit

03. Tentukanlah hasil setiap limit fungsi trigonometri berikut ini


Jawab
Terdapat pula limit fungsi trigonometri yang penyelesaiannya tidak menggunakan cara-cara
seperti diatas. Sebagai contoh akan diberikan pada soal berikut ini :
04. Tentukanlah hasil setiap limit fungsi trigonometri berikut ini
Turunan Fungsi Trigonometri
Rumus dasar turunan fungsi trigonometri adalah turunan fungsi sinus dan kosinus, yang
diperoleh dari konsep limit, yakni sebagai berikut:

Jika y = sin x maka y’ = cos x

Jika y = cos x maka y’ = –sin x

Dari rumus dasar tersebut, diturunkanlah rumus pengembangan, yakni turunan fungsi
tangens, cotangens, secan dan cosecan. Proses pengembangan rumus tersebut adalah

Jika y = tan x maka y’ = sec2x


Jika y = cot x maka y’ = – cosec2x

Jika y = sec x maka y’ = sec x . tan x

Jika y = cosec x maka y’ = – cosec x . tan x

Selanjutnya, terdapat rumus pengembangan turunan fungsi trigonometri dengan aturan rantai,
yakni sebagai berikut :
Misalkan u(x) adalah fungsi yang terdefinisi pada x bilangan real dan f(u) = sin u, maka
untuk y = f [u(x)] diperoleh y’ = f ‘ [u(x)]. u’(x)
y’ = (cos u)(u’)
y’ = u’.cos u
Sehingga dengan cara yang sama dapat disimpulkan bahwa jika u adalah fungsi yang
terdefinisi pada bilangan real, maka diperoleh:

Untuk y = sin u maka y’ = u’.cos u

Untuk y = cos u maka y’ = –u’.sin u

Untuk y = tan u maka y’ = u’. sec2u

Untuk y = cot u maka y’ = u'. cosec2u

Untuk y = sec u maka y’ = u’. sec u . tan u

Untuk y = csc u maka y’ = –u’. cosec u . tan u

Untuk lebih jelasnya ikutilah contoh soal berikut ini:

01. Tentukanlah turunan pertama dari setiap fungsi berikut ini :


(a) f(x) = cos (3x – 4)
(b) f(x) = 3.tan (x2 – 4)
(c) f(x) = cot (2x + 5) – 5.sec(x2 – 4)
(d) f(x) = 4x2 – sec(2x2 + 3x)
Jawab

(a) f(x) = cos (3x – 4)


Maka
f ’(x) = (3)(–sin(3x – 4))
f ’(x) = –3.sin(3x – 4)

(b) f(x) = 3.tan (x2 – 4)


Maka
f ’(x) = (2x)(3)sec2 (x2 – 4)
f ’(x) = 2x sec2 (x2 – 4)

(c) f(x) = cot (2x + 5) – 5 . sec(x2 – 4)


Maka
f ’(x) = (2)(5)(2 . sec2x) – (2x)(5.sec(x2 – 4).tan(x2 – 4))
f ’(x) = 20 . sec2x – 10x.sec(x2 – 4).tan(x2 – 4)

(d) f(x) = 4x2 – sec(2x2 + 3x)


Maka f ’(x) = 8x – ((4x + 3) sec(x2 + 3x).tan(2x2 + 3x))

02. Tentukanlah turunan pertama dari setiap fungsi berikut ini:


03. Tentukanlah turunan pertama dari setiap fungsi berikut ini:

jawab

04. Tentukanlah nilai setiap turunan berikut ini untuk x bilangan real yang diberikan:
jawab