Anda di halaman 1dari 13

E - B U L E T I N J U M ’AT EDISI 38 PEKAN 2

J U M ’ AT 17 MEI 2019 12 RAMADHAN 1440 H

SAJIAN UTAMA

Amalan Sunnah Ramadhan


Farid Nu’man Hasan, S.S

A lh a m dulill a h A ll a h m a s ih
mempertemukan kita dengan bulan
mulia ini. Bulan dimana, “Apabila masuk
kita agar tetap istiqomah. Karena semua
amalan tergantung akhirnya. Berikut ini
adalah amalan yang sesuai sunnah Nabi
bulan Ramadhan maka dibukalah pintu Muhammad saw, baik sunnah qauliyah
langit (dalam suatu riwayat dikatakan: pintu dan filiyah yang bisa kita lakukan selama
surga dan dalam riwayat lainnya: pintu- bulan Ramadhan.
pintu rahmat), ditutup pintu-pintu jahanam
dan para syaitan dibelenggu.” (HR Bukhari Bersahur
dan Muslim). Dari Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah
Amal-amal sunnah yang dapat dilakukan saw bersabda, “Bersahurlah kalian karena
di bulan Ramadhan sangatlah banyak. Kita pada santap sahur itu ada keberkahan.” (HR
diperintahkan untuk berlomba-lomba Bukhari No 1923, Muslim No 1095). Syaikh
untuk meraihnya. Bukan tentang banyak Sayyid Sabiq ra mengatakan, “Umat telah
atau sedikitnya, tetapi bagaimana cara ijma atas kesunahannya dan tidak berdosa
1
EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019
meninggalkannya.” (Fiqhus Sunnah 1/455). generasi setelah mereka.
Beliau menambahkan, “Sebab Imam An Nawawi ra menceritakan dalam
keberkahannya adalah karena sahur kitab At Tibyan Fi Aadab Hamalatil Quran,
dapat menguatkan orang yang berpuasa, bahwa diriwayatkan oleh As Sayyid Al Jalil
menggiatkannya, dan membuatnya ringan Ahmad Ad Dawraqi dengan sanadnya
menjalankannya.” (Fiqhus Sunnah 1/456). dari Manshur bin Zaadaan, dari para ahli
Dari Abu Sa’id Al Khudri ra bahwa Rasulullah ibadah tabiin semoga Allah meridhoinya,
saw bersabda, “Makan sahur adalah berkah bahwasannya pada bulan Ramadhan dia
maka janganlah kalian meninggalkannya mengkhatamkan Al Quran antara ahuhur
walau kalian hanya meminum seteguk air, dan ashar, dan juga mengkhatamkan antara
karena Allah dan para malaikat mendoakan magrib dan isya, dan mereka mengakhirkan
orang yang makan sahur.” (HR Ahmad isya hingga seperempat malam.
No 11086, Syaikh Syu’aib Al Arnauth Imam Abu Daud meriwayatkan dengan
mengatakan sanadnya shahih. Lihat Ta’liq sanad yang shahih, bahwa Mujahid
Musnad Ahmad No 11086). mengkhatamkan Al Quran antar magrib
Dari Amru bin Al Ash ra bahwa Rasulullah dan isya. Dari Manshur, katanya bahwa
saw bersabda, “Perbedaan antara puasa Al Azdi mengkhatamkan Al Quran setiap
kita dan puasa Ahli Kitab adalah pada makan malam antara magrib dan isya pada bulan
sahur.” (HR Malik No 1096).Disunnahkan Ramadhan.
mentakhirkan sahur. Dari Amru bin Maimun Ibrahim bin Sa’ad menceritakan: bahwa
ra, berkata, “Para sahabat Muhammad saw ayahku kuat menahan duduk dan sekaligus
adalah manusia yang paling bersegera mengkhatamkan Al Quran dalam sekali
dalam berbuka puasa dan paling akhir duduk. Adapun yang sekali khatam
dalam sahurnya.” (HR Al Baihaqi dalam dalam satu rakaat shalat tidak terhitung
As Sunnan Al Kubra No 7916. Al Faryabi jumlahnya karena banyak manusia yang
dalam Ash Shiyam No 52. Ibnu Abi Syaibah melakukannya, seperti Utsman bin Affan,
dalam Al Mushannaf No 9025). At Tamim Ad Dari, Sa’id bin Jubeir semoga
Allah meridhoi mereka yang khatam satu
Tadarus Al Quran & Mengkhatamkannya rakaat ketika shalat di dalam Kabah.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang Ada juga yang khatam dalam sepekan
amat erat hubungannya dengan Al Quran seperti Ibnu Masud, Zaid bin Tsabit, Ubay
karena saat itulah Al Quran diturunkan. Oleh bin Kaab, dan golongan tabiin seperti
karenanya aktivitas membaca sekaligus Abdurrahman bin Yazid, Al Qamah, Ibrahim,
mengkaji Al Quran adalah hal yang sangat semoga Allah merahmati mereka semua.
utama saat itu, dan telah menjadi aktivitas (Imam Nawawi, At Tibyan, Hal 60-61).
utama sejak masa Nabi Muhammad saw
dan generasi terbaik. Bersedekah
Ibnu Abbas ra menceritakan, bahwa Nabi saw sebagai teladan kita telah
Rasulullah saw bersabda, “Jibril menemuinya mencontohkan akhlak yang luar biasa
pada tiap malam-malam bulan Ramadhan, yaitu kedermawanan. Ibnu Abbas
dan Jibril bertadarus Al Quran bersamanya.” ra menceritakan, “Nabi saw adalah
(HR Bukhari No 3220). Bukan hanya manusia yang paling dermawan, dan
Nabi saw yang senantiasa membaca dan kedermawanannya semakin menjadi-jadi
mengkaji Al Quran di bulan Ramadhan, saat bulan Ramadhan apalagi ketika Jibril
tetapi ini juga perilaku para sahabat dan menemuinya. Dan Jibril menemuinya setiap

EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 2


malam bulan Ramadhan dia bertadarus air. Pendapat yang lebih kuat adalah
bersamanya. Maka Rasulullah saw benar- pendapat yang kedua, bahwa apa yang
benar sangat dermawan dengan kebaikan tertulis dalam hadits ini sudah mencukupi
laksana angina yang berhembus.” (HR walau sekedar memberikan seteguk air
Bukhari No 3220). minum dan sebutir kurma, sebab hal itu
sudah cukup bagi seseorang dikatakan
Memberi Makan Orang Yang Berbuka telah iftar (berbuka puasa).
Puasa
Dari Zaid bin Khalid Al Juhani ra bahwa Memperbanyak Doa
Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah
yang memberi makanan untuk berbuka saw bersabda, “Ada tiga manusia yang doa
bagi orang berpuasa maka dia akan mereka tidak ditolak, yaitu doa orang yang
mendapatkan pahala sebagaimana orang berpuasa sampai dia berbuka, pemimpin
tersebut, tanpa mengurangi sedikitpun yang adil, dan doa orang yang teraniaya.”
pahala orang itu.” (HR Tirmidzi). (HR Tirmidzi).
Para ulama berbeda pendapat tentang Berdoa diwaktu berbuka puasa juga
batasan memberikan makanan untuk diajarkan oleh Nabi saw, “Adalah Rasulullah
berbuka. Sebagian menilai itu adalah yang saw jika sedang berbuka puasa dia
mengenyangkan selayaknya makanan yang membaca, ‘dzahaba azh zhamau wab talatil
wajar. Sebagian yang lain mengatakan uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.’” (hr
bahwa hal itu sudah cukup walau abu Daud).
memberikan satu butir kurma dan seteguk

EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 3


Menyegerakan Berbuka Puasa tersebut merupakan taqarrub kepada Allah.
Dari Amru bin Maimun ra berkata, “Para (Ihtisab) maksudnya adalah mengharapkan
sahabat Muhammad saw adalah manusia bahwa apa yang dilakukannya akan
yang paling bersegera dalam berbuka mendapat pahala dari Allah dan tidak
puasa dan paling akhir dalam sahurnya.” mengharapkan yang lainnya.” (Aunul Mabud
(HR Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra 4/171).
No 7916. Al Faryabi dalam Ash Shiyam No Begitu pula yang dikatakan oleh Imam
52. Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf Ibnu Hajar Al Asqalani ra, “Yang dimaksud
No 9025). dengan keimanan adalah keyakinan dengan
benar terhadap kewajibab puasanya, dan
Shalat Tarawih yang dimaksud dengan ihtisab adalah
Shalat tarawih memiliki keutamaan dan mengharap pahala dari Allah Ta’ala.” (Fathul
ganjaran yang besar sebagaimana yang Bari 4/115).
disebutkan oleh berbagai hadits shahih, Hukum shalat tarawih adalah sunnah bagi
yakni diantaranya, dari Abu Hurairah muslim dan muslimah, dan itu merupakan
ra bahwa Rasulullah saw bersabda, ijma (kesepakatan) para ulama sejak dahulu.
“Barangsiapa yang shalat malam pada bulan Imam An Nawawi berkata, “Umat telah ijma
Ramadhan karena iman dan mengharap bahwa qiyam ramadhan (tarawih) tidaklah
ganjaran dari Allah, maka akan diampuni wajib, melainkan sunnah.” (Al Minhaj Syarh
dosa-dosanya yang lalu.” (HR Bukhari No Shahih Muslim 6/40, Imam Abu Thayyib,
37, Muslim No 759). Aunul Ma’bud 4/171).
Dalam hadits lain, dari ABU Hurairah ra, Sunnah tarawih karena tidak lain
dari Nabi saw dia bersabda, “Barangsiapa dan tidak bukan adalah ia merupakan
yang shalat malam ketika lailatul qadar tahajudnya manusia pada bulan Ramadhan,
karena iman dan mengharap ganjaran dari oleh karena itu disebut Qiyam Ramadhan,
Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya dan istilah tarawih baru ada belakangan.
yang lalu.” (HR Bukhari No 1901, Muslim Sedangkan tahajud adalah sunnah
No 760). (mustahab/mandub/tathawwu/nafilah).
َ َ َ َْ َ َ ًَ َ َّ
‫َو ِم َن الل ْي ِل ف تَ َ� َّج ْد ِب ِه نَ� ِف ةل لك َع َس أن َي ْب َعثك َر ُّبك‬
Mengomentari hadits diatas, Imam An
Nawawi ra berkata, “Bahwa dikatakan
َ َ
shalat malam pada bulan Ramadhan yang
‫َمق ًاما ْم ُم ًودا‬
tidak bertepatan dengan lailatul qadar dan
tidak mengetahuinya, merupakan sebab “Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat
diampuninya dosa-dosa. Begitu pula tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu,
shalat malam pada bulan Ramadhan yang mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke
bertepatan dan mengetahui lailatul qadar, tempat yang terpuji.” (QS Al Isra: 79).
itu merupakan sebab diampuninya dosa-
dosa, walaupun dia tidak shalat malam Menjauhi Perbuatan Yang Merusak
pada malam-malam lainnya.” (Al Minhaj Puasa
Syarh Shahih Muslim 6/41). Perbuatan seperti ghibah, mengadu
Imam Abu Thay yib Muhammad domba, menuruti syahwat, berjudi, dan
Syamsuddin Abadi ra berkata dalam berbagai perbuatan fasik lainnya harus
kitabnya, Aunul Mabud, “(Dengan keimanan) dijauhi sejauh-jauhnya agar shaum kita
maksudnya adalah dengan keimanan tidak sia-sia. Dari Abu Hurairah ra, bahwa
kepada Allah dan meyakini bahwa hal Rasulullah saw bersabda, “Betapa banyak

EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 4


orang berpuasa yang tidak mendapatkan ْ ‫ال ْي ُط أ‬
‫الب َي ُض ِم َن‬ َ‫ك ْ خ‬ َ ْ‫ك َو ُ ُكوا َو ش‬
ُ ُ ‫ا� ُبوا َح َّت� َي َت َب َّ ي نَ� َل‬ ْ ُ ‫َل‬
ِّ ‫ال ْس َو ِد ِم َن ْال َف ْجر ثُ َّ� َأ تِ ُّ�وا‬
apa-apa dari puasanya kecuali hanya lapar
saja.” (HR Ahmad No 9685, Ibnu Majah No
َّ َ
‫الص َي َام ِإل الل ْي ِل َوال‬
‫أ‬ َ‫ْ خ‬
‫ال ْي ِط‬
ِ
1690, Ad Darimi No 2720). َ َّ ُ ُ ُ َ ْ َ ْ �‫ون ِ ف ي‬ َ ُ َ ْ ُ‫ُ َ ش ُ ُ َّ َ َ ْ ت‬
ِ ‫ال َس ِاج ِد ِتلك حدود‬
‫الل فال‬ ‫تب ِا�وهن وأن� ع ِاكف‬
َ ُ َّ َ َّ َ ُ َّ ُ‫َ ْ َ ُ َ َ َ َ ُ َ ِّ ن‬
‫اس ل َعل ُه ْم َي َّتقون‬
Umrah
Umrah ketika Ramadhan adalah ِ ‫تقر بوها كذ ِلك يب ي� الل يآ� ِت ِه ِللن‬
sebanding pahalanya seperti haji bersama “Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa
Rasulullah saw. Dari Ibnu Abbas ra bahwa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah
Rasulullah saw berkata kepada seorang pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian
wanita Anshar yang bernama Ummu bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu
Sinan, “Sesungguhnya Umrah ketika bulan tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia
Ramadhan sama dengan menunaikan haji menerima taubatmu dan memaafkan kamu.
atau haji bersamaku.” (HR Bukhari No Maka sekarang campurilah mereka dan carilah
1863, Muslim No 1256). apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan
dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan)
Itikaf Di Asyrul Awakhir antara benang putih dan benang hitam yaitu
Dalilnya berdasarkan Al Quran Surat Al fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai
Baqarah ayat 187, datang malam. Tetapi jangan kamu campuri
ُ
‫ك‬ْ ُ ‫اس َل‬ ْ ُ ‫الر َف ُث ِإ َل ِن َسا ِئ‬
ٌ ‫ك ُه َّن ِل َب‬ ِّ ‫ك َل ْي َ ةَل‬
َّ ‫الص َي ِام‬ ْ ُ ‫أ ِح َّل َل‬ mereka, ketika kamu beritikaf dalam masjid.
Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu
َ ‫ك َف َت‬ َ َ ُ َ ْ‫َ ُ َّ َ َّ ُ َ َّ ُ ُ ْ ُ تَ خ‬ َ
‫اب‬ ْ ُ ‫ون أ ْن ُف َس‬ ‫ك كن ت ْ� �تان‬ ْ ‫اس لن ع ِ َل الل أن‬ ٌ ‫َوأ ْن تُ ْ� ِل َب‬ mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan
ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka
ُ َّ ‫وه َّن َو ْاب َت ُغوا َما َك َت َب‬
ُ � ‫َ َْ ُ ْ َ َ َ َ ْ ُ ْ َ آ‬
ُ ِ‫ال َن َ ب� ش‬
‫الل‬ ‫عليك وعفا عنك ف‬ bertakwa.

EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 5


Sedangkan dalil berda sarkan itikaf bukan kewajiban dan bahwa dia tidak
hadits Rasulullah saw, dari Aisyah ra, bisa dilaksanakan kecuali di masjid.” (Fathul
“Bahwasannya Nabi saw beritikaf pada Qadir 1245).
10 hari terakhir bulan Ramadhan sampai Namun jika ada seorang yang bernazar
beliau diwafatkan, kemudian istri-istrinya untuk beritikaf, maka wajib baginya beritikaf.
pun itikaf setelah itu.” (HR Bukhari No Khadimus Sunnah Asy Syaikh Sayyid Sabiq
2026, Muslim No 1171, Abu Daud No 2462, mengatakan: Itikaf terbagi menjadi dua
Ahmad No 24513, dan lainnya). bagian, sunnah dan wajib. Itikaf sunnah
Dari Abu Hurairah ra berkata, “Dahulu adalah itikaf yang dilakukan secara suka
Nabi saw itikaf di setiap ramadhan 10 hari, rela oleh seorang muslim dalam rangka
tatkala pada tahun beliau wafat, beliau itikaf taqarrub ilallahi (mendekatkan diri kepada
20 hari.” (HR Bukhari No 694, Ahmad No Allah), dalam rangka mencari pahala-Nya
8662, Ibnu Hibban No 2228, Al Baghawi dan mengikuti sunnah Rasulullah saw.
No 839, Abu Ya’la No 5843, Abu Nu’aim Hal ini ditekankan pada 10 hari terakhir
dalam Akhbar Ashbahan 2/53). bulan Ramadhan sebagaimana penjelasan
Sedangkan dalil berdasarkan ijma, sebelumnya.
Syaikh Sayyid Sabiq ra menceritakan Itikaf wajib adalah apa-apa yang
adanya ijma tentang syariat itikaf, “Ulama diwajibkan seseorang atas dirinya sendiri
telah ijma bahwa itikaf adalah disyariatkan, baik karena nazar secara mutlak, seperti
Nabi saw beritikaf setiap Ramadhan 10 perkataan: wajib atasku untuk beritikaf
hari dan 20 hari ketika tahun beliau wafat.” sekian karena Allah. Atau karena nazar yang
(Fiqhus Sunnah 1/475). mualaq (terkait dengan sesuatu), seperti
Hukum itikaf adalah sunnah kecuali perkataan: jika Allah menyembuhkan
itikaf karena nazar. Kesunahan ini juga penyakitku saya akan itikaf sekian.
berlaku bagi kaum wanita dengan syarat Dalam shahih Bukhari disebutkan bahwa
aman dari fitnah dan izin dari walinya dan Nabi saw bersabda, “Barangsiapa yang
masjidnya kondusif. Imam Asy Syaukani bernazar untuk mentaati Allah maka taatilah
ra mengatakan, “Telah terjadi ijma bahwa (tunaikanlah).” (Fiqhus Sunnah 1/475).

TAHIYAT
Assalamu’alaykum Warohmatullahi Wabarokaatuh
Pembaca yang kami cintai, bagaimana kabar Anda? Adalah suatu kebahagiaan ketika
kami dapat kembali menyapa Anda di Jumat yang penuh dengan keberkahan pada bulan
Ramadhan ini.
Di bulan Ramadhan ini banyak orang berbondong-bondong melakukan ketaatan,
dikarenakan bulan Ramadhan ini Allah swt membuka pintu-pintu surga dan rahmat-Nya.
Semoga kita dapat mempergunakan sebaik-baiknya kenikmatan yang telah Allah berikan
untuk memperbanyak amalan shalih dan ketaatan.
Wassalamu’alaykum Warohmatullahi Wabarokaatuh
E-BULETIN AL ASAS DITERBITKAN OLEH TIM MEDIA MARKETING DESAIN BANGUN
Penanggung Jawab: Bagus Kelana - Pimpinan Redaksi: Asri - Riset & Pustaka: Rachmayani
Desain & Tata Letak: Arief - Kritik, Saran & Informasi : 0895 6123 88660

EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 6


ASMAUL HUSNA

Allah, Yang Memberi


Prof Dr. Umar Sulaiman Al Asyqar

B ukhari dalam shahihnya meriwayatkan


dari Muawiyah, Rasulullah saw
bersabda, “Barangsiapa yang dikehendaki
Sedangkan tentang pemberian di akhirat,
hanya orang-orang yang berimanlah yang
mendapatkannya. Hal ini Allah jelaskan
Allah menjadi baik, maka Allah akan dalam Quran Surat Al Isra ayat 18-19,
ُ ََ َ ْ َ َ ْ َ َ
�َّ ‫َم ْن كن ُ ي ِ� ُيد ال َع ِاج ةَل ج َّعل َنا ُل ِف ي َ�ا َما نش ُاء ِ َل ْن نُ ِ� ُيد ث‬
membuatnya pandai dalam masalah
agama. Allah yang memberi dan Allah
ْ َ ْ َ َّ‫َ َ ْ َ َ ُ َ َ ن‬
yang membagi. Umat ini tidak akan lenyap ‫الها َمذ ُم ًوما َم ْد ُح ًورا‬ ‫جعلنا ل ج� َ� يص‬
berhadapan dengan orang yang berbeda
dengan mereka sehingga datang hari “Barangsiapa yang menghendaki kehidupan
kiamat dimana mereka akan tampak.” (HR sekarang (duniawi) maka Kami segerakan
Bukhari 3116). baginya di (dunia) ini apa yang Kami kehendaki
Pemberian Allah yang sangat luas dan bagi orang yang Kami kehendaki. Kemudian
tidak terbatas. Allah memberi hamba-Nya Kami sediakan baginya (di akhirat) neraka
sekehendak-Nya. Di dunia Allah memberi Jahanam, dia akan memasukinya dalam keadaan
kepada seluruh hamba-Nya baik yang tercela dan terusir.”
mukmin maupun yang kafir. َ َ َُ َ َ ‫آ‬ َ
َ َ َ َ َ َ ُ َ ‫ُك نُ ِ� ُّد َه ُؤ‬ ‫َو َم ْن أ َر َاد ال ِخ َرة َو َس َع َلا َس ْع يَ َ�ا َو ُه َو ُم ْؤ ِم ٌن فأول ِئك‬
‫الء ِم ْن َعط ِاء َر ِّبك َو َما كن َعط ُاء َر ِّبك‬
ِ ‫الء َوهؤ‬
ِ
ُ ْ َ َ
ُ َ ‫كن َس ْع يُ ُ� ْم َمشك ًورا‬
‫ْمظ ًورا‬
“Kepada masing-masing (golongan), baik “Dan barangsiapa mengkhendaki kehidupan
(golongan) ini (yang menginginkan dunia) akhirat dan berusaha ke arah itu dengan
maupun (golongan) itu (yang menginginkan sungguh-sungguh, sedangkan dia beriman,
akhirat), Kami berikan bantuan dari kemurahan maka mereka itulah orang yang usahanya dibalas
Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dengan baik.”
dihalangi.” (QS Al Isra: 20).

EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 7


Dalam Quran Surat An Naba ayat 31-36 kepadaku. Di sungai itu banyak terdapat
Allah menjelaskan pemberian akhirat yang kebaikan yang banyak sekali, sebuah danau
khusus diberikan kepada orang-orang yang yang kelak di hari kiamat, umatku muncul
beriman itu, diatasnya, yang gelas-gelasnya sebanyak
َ َ ً َ ْ َّ
‫) َوك َو ِاع َب‬٣٢( �‫) َح َدا ِئ َق َوأ ْع َن ً با‬٣١( ‫ِإن ِل ُل َّت ِق ي نَ� َمفازا‬ jumlah bintang di langit.” (HR Muslim 400).
َ َْ َ َ ً ْ‫َ أ‬ َ Sedangkan dalam Musnad Ahmad
‫) ل َي ْس َم ُعون ِف ي َ�ا لغ ًوا َول‬٣٤( ‫) َوك ًسا ِد َهاقا‬٣٣( �‫أ تْ َ� ً با‬ disebutkan, “Aku diberi Kautsar, sebuah
َ َّ
(٣٦) �‫) َج َز ًاء ِم ْن َر ِّب َك َعط ًاء ِح َس ً با‬٣٥( �‫ِكذ ً با‬
sungai yang mengalir dan tidak bercabang,
masing-masing tepiannya merupakan
pendaman mutiara. Ketika aku pukulkan
“Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat
kedua tanganku ke tanah di atasnya,
kemenangan, yaitu kebun-kebun dan buah anggur,
ternyata itu adalah minyak kasturi yang
dan gadis-gadis remaja yang sebaya, dan gelas-
menyengat tajam, yang krikilnya juga
gelas yang penuh (berisi minuman). Disana
mutiara.”
mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia
َ َ َ َ َ
maupun perkataan dusta. Sebagai pembalasan dan �َ‫َول َس ْوف ُي ْع ِطيك َر ُّبك ف تَ ْ� ض‬
pemberian yang cukup banyak dari Tuhanmu.”
“Dan sungguh kelak Tuhanmu pasti memberikan
Allah swt telah menjanjikan kepada karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi
Rasul-NJya agar memberi-Nya sampai Dia puas.” (QS Adh Dhuha: 5).
meridhoinya. Dan salah satu yang akan Dia َ َْ َ َ َ
berikan kepada Rasul-Nya di akhirat adalah �َ ‫ِإ نَّ� أ ْعط ْي َناك الك ْوث‬
sungai Kautsar. Dan Kautsar itu, menurut
“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu
penjelasan Rasulullah saw sendiri adalah
sebuah sungai di surga.” (QS Al Kautsar: 1).
“Sungai di surga yang dijanjikan Tuhanku

EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 8


AULADI

Visi Besar
Dalam Mendidik Anak
DR. Aan Rohanah, Lc., M.Ag

A nak adalah asset dan investasi


termahal bagi kedua orangtua,
karena mereka adalah calon-calon
fatwa (Mujtahid) yang menjadi rujukan hukum
syariat bagi muslimin di dunia.
Mereka telah berhasil melahirkan anak-
pemimpin besar di masa yang akan datang. anak yang hebat, yang punya karya besar dan
Merekalah yang akan membawa perubahan- bermanfaat bagi muslimin sedunia sepanjang
perubahan positif yang menakjubkan untuk zaman. Maka mendidik anak harus dengan
menjadikan Islam rahmatan lil ‘aalamin yang visi besar dan tinggi setinggi langit. Para
mensejahterakan seluruh manusia secara orangtua yakin bahwa visi besar hanya bisa
lahir dan batin. dicapai dengan pengorbanan besar sehingga
Mereka adalah asset amal jariah yang mereka rela berkorban dengan apa saja untuk
sangat besar bagi kedua orangtua sehingga mencapai visi besar.
kedua orangtua selalu dimuliakan Allah swt. Mengkondisikan anak dengan segala upaya
Maka jelaslah dalam mendidik anak harus dan pengorbanan memiliki karakter orang-
dengan visi besar yang bisa memberikan orang hebat dengan bekal iman, wawasan ilmu
karya bermanfaat bagi ummat seluruh dunia agama dan ilmu pengetahuan, akhlak yang
sepanjang zaman. mulia dan keterampilan serta keakhlian yang
Seperti yang sudah dilakukan oleh sesuai dengan kebutuhan zaman, disertai
orangtua Imam Bukhari dan orangtua Imam komitmen untuk selalu taat kepada Allah
Syafi’i dan lainnya, mereka telah berhasil dan Rasul-Nya, maka anak-anak kita ketika
mengantarkan Imam Bukhari menjadi ahli sudah dewasa bisa berkarya untuk kebesaran
hadits terbaik yang karyanya (Shahih Hadits Islam, umat, bangsa dan manusia seluruhnya.
Bukhari) menjadi rujukan utama kaum Semoga Allah selalu memberikan
muslimin di dunia, dan Imam Syafi’i berhasil kemudahan dan keberkahan kepada semua
diantarkan oleh orangtuanya menjadi ahli ayah dan bunda. Aamiin.

EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 9


USTADZ MENJAWAB Oleh : Dr. Oni Syahroni, MA

Hukum GoPay, & Grab Pay


Assalamualaykum Ustad, Ustad, saya ingin bertanya terkait dengan riba. Ketika kita punya
saldo ovo untuk Grab atau Go pay untuk Gojek, kita sama dengan memberikan piutang
kepada mereka. Lalu apabila kita mendapatkan promo karena saldo ovo atau GoPay, kita
seperti mendapat keuntungan atas piutang kita tadi, apakah promo tersebut termasuk riba?
Jawaban.
Wa a lay kumus s a la m Wa r a hmatulla hi Juga customer tidak bermuamalah dengan bank
Wabarakatuh. Dalam kajian fikih, sebelum tetapi dengan pihak perusahaan jasa transportasi
menetapkan suatu hukum atas suatu masalah, online layaknya e-money.
harus terlebih dahulu mengetahui dan memahami Dengan demikian maka skema ijarah
secara rinci dan pasti masalah yang dimaksud. maushufah fi dzimmah lebih tepat digunakan
Kegiatan proses ini disebut tashawwur al mas’alah. untuk aplikasi ini: ujrah (fee) dibayar dimuka,
Tanpa proses ini, proses selanjutnya, yaitu manfaat dibayar kemudian. Karena akadnya IMFD
penetapan hukum, tidak dapat dibenarkan. menjadi hak pihak yang menyewakan jasa muajjir)
Merujuk pada dokumen syarat dan ketentuan untuk memberikan discount sebagai athaya dan
GoPay sebagaimana tertera dalam laman http:// pemberian yang dibolehkan oleh syara.
www.go-pay.co.id/terms, dapat dijelaskan sebagai Sebagaimana ditegaskan dalam standar
berikut. Pertama, pihak yang bertransaksi dalam internasional AAOFI, “Akad al ijarah al maushufah
aplllikasi top up (seperti GoPay, GrabPay, dan fi al dzimmah boleh dilakukan dengan syarat
lainnya) adalah customer dan perusahaan jasa kriteria barang sewa dapat terukur meskipun
transportasi online (seperti GoJek, Grab, Uber, objek tersebut belum menjadi milik pemberi
dan lainnya). sewa (pada saat ijab qabul dilakukan), waktu
Kedua, customer tidak memiliki rekening dalam penyerahanbarang sewa disepakati pada saat
arti rekening Bank. Nasabah hanya memiliki akad, barang sewa tersebut harus diyakini
rekening di aplikasi perusahaan jasa transportasi dapat menjadi milik pemberi sewa baik dengan
online (seperti GoJek, Grab, Uber, dan lainnya). cara memperolehnya dari pihak lain maupun
Mirip dengan deposit di e-money. membuatnya sendiri.
Ketiga, customer bertransaksi langsung Tidak disyaratkan pembayaran ujrah
dengan perusahaan transportasi online dengan didahulukan (dilakukan pada saat akad) selama
mendeposit sejumlah dana tertentu di top up ijab qabul yang dilakukan tidak menggunakan
(seperti GoPay, GrabPay, dan lainnya) untuk kata salam atau salaf, apabila barang sewa
pembayaran atas jasa perusahaan transportasi diterima penyewa tidak sesuai dengan kriteria
online yang akan dimanfaatkannya.Keempat, yang disepakati, pihak penyewa berhakmenolak
perusahaan jasa transportasi online memberikan dan meminta gantinya yang sesuai dengan kriteria
discount tertentu kepada customer sebagai yang disepakati pada saat akad.”
pengguna top up. Dengan demikian keikutsertaan custumer
Berdasarkan gambaran tersebut, maka bisa dalam top up boleh menurut fikih, karena
diidentifikasi skema akadnya sebagai berikut. skema akad antara custumer dengan top up
Pertama, substansi transaksi adalah jual beli jasa adalah akad ijarah maushufah fi dzimmah.
untuk manfaat yang akan diserah terimakan dengan Sedangkan penyimpanan di bank itu dilakukan
discount bagi pengguna. Kedua, substansinya oleh perusahaan transportasi online sebagai
bukan hutang/pinjaman, tetapi jual beli jasa. deposan karena rekeningnya adalah rekening
Deposit itu sebagai upah yang dibayarkan dimuka. perusaan tersebut.
EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 10
TELADAN

Cara Mendidik Anak Laki-Laki


Sesuai Rasulullah saw Abdullah

A nak merupakan karunia besar


dari Allah swt. Sudah kewajiban
orangtua untuk mendidiknya dengan baik.
memberi nama yang baik agar setiap
memanggilnya maka juga mendoakannya.
Nama-nama yang baik dapat diperoleh
Pola asuh orangtualah yang nantinya dapat dalam Al Quran. Ada sebagian orangtua
menjadikan masa depan anak menjadi yang mengambilkan nama dari Nabi atau
lebih baik. Doa dan usaha orangtua dapat sahabat dengan harapan kelak menjadi
menghantarkan anak menuju kesuksesan. orang yang juga juga dekat dengan Allah
Orangtua perlu membimbing dan swt.
memperkuat karakter anak sesuai kodrat
masing-masing. Anak laki-laki dan Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan
perempuan mempunyai keistimewaan baik Laki-laki merupakan pemimpin, sejak
fisik maupun psikis. Mendidik anak laki-laki usia dini sebaiknya orangtua selalu
sedikit berbeda dengan cara mendidik menanamkan jiwa kepemimpinan bagi anak
anak perempuan. Nabi Muhammad saw laki-lakinya. Dengan begitu anak akan
memberikan teladan kepada umatnya memahami perannya sebagai laki-laki dan
tentang bagaimana mendidik anak laki-laki. tumbuh sikap tegas maupun mandiri sesuai
tempatnya. Seperti yang Allah jelaskan
Memberi Nama Dan Mendoakan Yang dalam Quran Surat An Nisa ayat 34,
Baik “Laki-laki (suami) itu pelindung bagi
Seperti yang telah kita ketahui bahwa perempuan (istri), karena Allah telah
nama adalah doa. Para orangtua hendaknya melebihkan sebagian mereka (laki-laki)

EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 11


atas sebagian yang lain (perempuan), dank laki-laki tidak perlu dimanja seperti
arena mereka (laki-laki) telah memberikan anak perempuan. Namun sebenarnya
nafkah dari hartanya. Maka perempuan- anggapan ini tidaklah benar.
perempuan yang sholih adalah mereka Rasulullah saw sering menunjukkan
yang taat kepada Allah dan menjaga diri kasih sayangnya pada anak laki-laki
ketika tiaminya tidak ada, karena Allah dan cucu laki-lakinya. Rasulullah saw
telah menjaga mereka. Perempuan- menggendong dan mencium Hasan
perempaun yang kamu khawatirkan dan Husein bin Ali cucu kesayangannya.
akan nusyus, hendaklah kamu beri Rasa kasih sayang yang ditunjukkan akan
nasehat kepada mereka, tinggalkanlah membangkitkan rasa percaya diri anak.
mereka di tempat tidur (pisah ranjang), Sehingga hendaknya orangtua jangan
dan kalau perlu pukullah mereka. segan-segan menunjukkan rasa kasih
Tetapi jika mereka mentaatimu, maka sayangnya kepada anak laki-laki dengan
janganlah kamu mencari-cari alasan untuk catatan dalam taraf wajar dan bisa
menyusahkannya. Sesungguhnya Allah dimaklumi.
Maha Tinggi, Maha Besar.”
Orangtua dapat menceritakan kisah Menanamkan Tauhid Dan Aqidah
teladan dalam Islam sehingga anak Orangtua berkewajiban untuk
akan merasa dekat dengan tokoh-tokoh mengajarkan anak tentang siapa dirinya
didalamnya. Orangtua bisa memilih dan siapa Tuhannya. Penanaman dasar
kisah teladan Nabi dan sahabatnya aqidah juga sebaiknya dimulai sejak dini.
yang dapat memberikan teladan. Hal ini Pengetahuan tentang rukun Islam, rukun
akan mendorong anak memiliki akhlak iman, dan pentingnya shalat lima waktu
seperti idolanya yang biasa diceritakan. atas dasar kecintaan dan ketaatan kepada
Melatih anak untuk gemar olahraga juga Allah swt sangat penting.
dapat menumbuhkan kepemimpinan dan Diriwayatkan oleh An Nasai dalam
kemandirian. Olahraga sunnah Rasulullah Isyratun Nisaa dan Ibnu Hibban dari
saw seperi berenang, memanah, dan sahabat Anas bin Malik ra, “Sesungguhnya
berkuda. Allah akan bertanya kepada setiap
Menunjukkan Kasih Sayang pemimpin tentang apa yang dipimpinnya.
Ada orangtua yang segan menunjukkan Apakah ia pelihara ataukah ia sia-siakan,
kasih sayangnya terhadap anak laki- hingga seseorang ditanya tentang
laki karena beranggapan bahwa anak keluarganya.”

EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 12


EDISI 38 / PEKAN 2 - MEI 2019 13