Anda di halaman 1dari 2

SUPERVISI PEMBERIAN OBAT

PENGERTIAN : 1. supervise adalah upaya pekerjaan dan kegiatan yang


bersetujuan untuk menstimulir, mengkordinir dan membimbing secara kontinyu
terdapat suatu pelaksanaan kegiatan

2. supervise pemberian obat adalah proses memberikan edukasi kepada perawat


dalam memberikan obat kepada pasien

TUJUAN : 1. sebagai acuan perawat dalam pemberianobat kepada pasien di ruang


perawatan

2. untuk menghindari kesalahan dalam pemberian obat

KEBIJAKAN : supervise pemberian obat di ruang perawatan mengacu pada


kebijakan pelayanan farmasi NOMOR : 445/50.2/SK-RSUD/VIII/2016

PROSEDUR : 1. perawat mencuci tangan telebih dahulu sebelum melaksanakan


pemeberian obat kepada pasien

2. perawat mencocokkan label obat yang akan diberikan dengan instruksi/catatan


pemberian obat oleh dokter

3. perawat melakukan pemberian obat dengan sebelumnya memastikan


dilaksanakannya 7 (tujuh) benar :

3.1 benar pasien : tanyakan nama pasien, tanggal lahir, cocokkan


dengan gelang pasien (nama, tanggal lahir, nomor RM), cek nama dokter yang
meresepkan pada catatan pemberian obat serta kartu obat

3.2 benar indikasi: memastikan bahwa indikasi obat yang ditetapkan


sesuai dengan diagnose keperawatan

3.3 benar obat: memastikan bahwa obat generic sesuai dengan nama
dagang obat, pasien tidak alergi pada kandungan obat yang didapat, memeriksa
identitas obat dengan catatan

3.4 Benar dosis: memastikan dosis yang diberikan sesuai dengan


rentang pemberian dosis untuk cara pemberian tersebut, berat badan dan umur
klien, periksa dosis pada label obat untuk membandingkan dengan dosis untuk
cara pemberian tersebut, berat badan umur klien, periksa dosis pada label obat
untuk membandingkan dengan dosis yang sesuai pada catatan pemberian obat.
lakukan perhitungan dosis secara akurat
3.5 benar waktu periksa waktu pemberian obat sesuai dengan waktu
yang tertera pada catatan pemberian obat (misalnya obat yang diberikan 2 kali
serhari, maka pada catatan pemberian obat akan tertera waktu pemberian jam 6
pagi dan jam 6 sore)

3.6 benar cara/rute memeriksa label obat untuk memastikan bahwa


obat tersebut dapat diberikan sesuai cara/rute yang diinstruksikan dan periksa cara
pemberian pada catatan pemberian pbat.

3.7 benar dokumentasi: memastikan bahwa semua yang dikerjakan


sesuai dengan catata yang ada

4. peeawat memeriksa kembali catatan pemberian obat/ intruksi dokter untuk


memastikan pasien menerima obat ssesuai dengan yang telah disiapkan

5. perawat melakukan konsultasi kepada DPJP dan apoteker apabila ada masalah
mengenai obat seperti efek samping yang terjadi dan ketidak patuhan pasien
dalam meminum obat.

6. Apoteker melakukan supervise mengenai pelaksanaan pemberian obat pasien


rawat inap

UNIT TERKAIT : 1. Instalasi Farmasi

2. Perawat Ruangan