Anda di halaman 1dari 19

Dx.

Maternitas : Ketidaknyamanan Pasca Partum

Nama : Magfirah Harson Umar

NIM : 751440118048

Kelas/Prodi : II B/ DIII Keperawatan

Tugas : Dokumentasi Keperawatan

No. Diagnosa keperawatan Luaran Intervensi


1. Ketidaknyamanan pasca Luaran utama : Intervensi utama :
partum b.d 1. Status kenyamanan pascapartum 1. Manajemen Nyeri
- Trauma perineum No.L.07061 No I.08238
selama persalinan dan Definisi :
Definisi :
kelahiran Mengidentifikasi dan mengelola
- Involusi uterus, proses Perasaan nyaman yang berhubungan dengan kondisi setelah melahirkan. pengalaman sensorik atau
pengembalian ukuran Ekspektasi : Meningkat emosional yang berkaitan dengan
rahim ke ukuran semula Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, maka status kerusakan jaringan atau
- Pembengkakan kenyamanan pascapartum meningkat dengan kriteria hasil : fungsional dengan onset
payudara dimana Meningkat Cukup Sedang Cukup Menurun mendadak atau lambat dan
alveoli mulai terisi ASI Meningkat Menurun berintensitas ringan hingga berat
- Kekurangan dukungan Keluhan 1 2 3 4 5 dan konstan.
dari keluarga dan tenaga tidak Tindakan
kesehatan nyaman Observasi :
- Ketidaktepatan posisi Meringis 1 2 3 4 5  Identifikasi lokasi,
duduk Luka 1 2 3 4 5 karakteristik, durasi,
- Faktor budaya episiotomy frekuensi, kualitas,
Kontraksi 1 2 3 4 5
intensitas nyeri
uterus
No. Dx.0075  Identifikasi skala nyeri
Berkeringat 1 2 3 4 5
Kategori : Psikologis Menangis 1 2 3 4 5
 Identifikasi respons nyeri
Subkategori : Nyeri dan Merintih 1 2 3 4 5 non verbal
Kenyamanan Hemoroid 1 2 3 4 5  Identifikasi faktor yang
Definisi : memperberat dan
Perasaan tidak nyaman yang memperingan nyeri
Memburuk Cukup Sedang Cukup Membaik
berhubungan dengan kondisi Memburuk Membaik  Identifikasi pengetahuan
setelah melahirkan. dan keyakinan tentang
Kontraksi 1 2 3 4 5 nyeri
Gejala dan tanda Mayor : uterus  Identifikasi pengaruh
Subjektif Payudara 1 2 3 4 5 budaya terhadap respon
1. Mengeluh tidak nyaman bengkak nyeri
Objektif Tekanan 1 2 3 4 5  Identifikasi pengaruh
1. Tampak meringis darah nyeri pada kualitas hidup
Frekuensi 1 2 3 4 5
2. Terdapat kontraksi  Monitor keberhasilan
nadi
uterus terapi kompelementer
3. Luka episiotomi yang sudah diberikan
4. .payudara bengkak  Monitor efek samping
Luaran tambahan :
penggunaan analgetik
Gejala dan Tanda Minor : 1. Dukungan keluarga Terapeutik :
Subjektif No L.13112  Berikan teknik
(tidak tersedia) Definisi : nonfarmakologis untuk
Objektif Ketersediaan sokongan anggota keluarga untuk memenuhi kebutuhan mengurangi rasa nyeri
1. Tekanan darah individu yang menjalani perawatan (mis. TENS, hipnosis,
meningkat Ekspektasi : Meningkat akupresur, terapi musik,
2. Frekuensi nadi Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, maka dukungan biofeedback, terapi pijat,
meningkat keluarga meningkat dengan kriteria hasil : aromaterapi, teknik
3. Berkeringat berlebihan Menurun Cukup Sedang Cukup Meningkat imajinasi terbimbing,
4. Menangis/merintih Menurun Meningkat kompres hangat/dingin,
5. Haemorroid Verbalisasi 1 2 3 4 5 terapi bermain)
keinginan  kontrol lingkungan yang
untuk memperberat rasa nyeri
mendukung (mis. Suhu ruangan,
anggota pencahayaan, kebisingan)
keluarga  fasilitasi istirahat dan
yang sakit tidur
Menanyakan 1 2 3 4 5
 pertimbangkan jenis dan
kondisi
pasien
sumber nyeri dalam
Mencari 1 2 3 4 5 pemilihan strategi
dukungan meredakan nyeri
sosial bagi Edukasi :
anggota  jelaskan penyebab,
keluarga periode, dan pemicu nyeri
yang sakit  jelaskan strategi
Mencari 1 2 3 4 5
dukungan meredakan nyeri
spiritual  anjurkan memonitor nyeri
bagi anggota secara mandiri
keluarga  anjurkan menggunakan
yang sakit analgetk secara tepat
Bekerja sama 1 2 3 4 5
 anjurkan teknik
dengan
anggota nonfarmakologis untuk
keluarga yang mengurangi rasa nyeri
sakit dalam Kolaborasi :
menentukan  kolaborasi pemberian
perawatan analgetik, jika perlu
Bekerja sama 1 2 3 4 5 2. Terapi Relaksasi
dengan No I.09326
penyedia Definisi :
layanan Menggunakan teknik peregangan
kesehatan untuk mengurangi tanda dan
dalam
gejala ketidaknyamanan seperti
menentukan
perawatan nyeri, ketegangan otot, atau
Berpartisipasi 1 2 3 4 5 kecemasan.
dalam Tindakan
perencanaan Observasi :
pulang  Identifikasi penurunan
tingkat energi,
ketidakmampuan
2. Kontrol gejala berkonsentrasi, atau
No L.14127 gejala lain yang
Definisi : mengganggu kemampuan
Kemampuan untuk mengendalikan atau mengurangi perubahan fungsi fisik kognitif
 Identifikasi teknik
dan emosi yang dirasakan akibat munculnya masalah kesehatan
relaksasi yang pernah
Ekspektasi : Meningkat
efektif digunakan
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, maka kontrol  Identifikasi kesediaan,
gejala meningkat dengan kriteria hasil : kemampuan, dan
Menurun Cukup Sedang Cukup Meningkat penggunaan teknik
Menurun Meningkat sebelumnya
Kemampuan 1 2 3 4 5  Periksa ketegangan otot,
memonitor
munculnya frekuensi nadi, tekanan
gejala secara darah, dan suhu sebelum
mandiri dan sesudah latihan
Kemampuan 1 2 3 4 5  Monitor respons terhadap
memonitor terapi relaksasi
lama
Terapeutik :
bertahannya
gejala  Ciptakan lingkungan
Kemampuan 1 2 3 4 5 tenang dan tanpa
memonitor gangguan dengan
keparahan pencahayaan dan suhu
gejala ruang nyaman, jika
Kemampuan 1 2 3 4 5 memungkinkan
memonitor  Berikan informasi tertulis
frekuensi tentang persiapan dan
gejala prosedur teknik relaksasi
Kemampuan 1 2 3 4 5  Gunakan pakaian longgar
memonitor  Gunakan nada suara
variasi
lembut dengan irama
gejala
Kemampuan 1 2 3 4 5
lambat dan berirama
melakukan  Gunakan relaksasi
tindakan sebagai strategi
pencegahan penunjang dengan
Kemampuan 1 2 3 4 5 analgetik atau tindakan
melakukan medis lain, jika sesuai
tindakan Edukasi :
untuk  Jelaskan tujuan, manfaat,
mengurangi batasan, dan jenis
gejala relaksasi yang tersedia
Mendapatkan 1 2 3 4 5 (mis. musik, meditasi,
perawatan
napas dalam, relaksasi
kesehatan
saat gejala otot progresif)
bahaya  Jelaskan secara rinci
Kemampuan 1 2 3 4 5 intervensi relaksasi yang
menggunaka dipilih
n sumber-  Anjurkan mengambil
sumber daya posisi nyaman
yang tersedia
Mencatat 1 2 3 4 5  Anjurkan rileks dan
hasil merasakan sensasi
pemantauan relaksasi
gejala  Anjurkan sering
Kemampuan 1 2 3 4 5 mengulangi atau melatih
melaporkan
teknik yang dipilih
gejala
 Demonstrasikan dan latih
teknik relaksasi (mis.
3. Pola tidur
napas dalam, peregangan,
No L.05045
atau imajinasi
Definisi :
terbimbing)
Keadekuatan kualitas dan kuantitas tidur.
Ekspektasi : Membaik
Intervensi tambahan :
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, maka pola tidur 1. Edukasi Manajemen Nyeri
membaik dengan kriteria hasil : No I.12391
Menurun Cukup Sedang Cukup Meningkat Definisi :
Menurun Meningkat Mengajarkan pengelolaan suhu
Kemampuan 1 2 3 4 5 tubuh yang lebih dari normal.
beraktivitas Tindakan
Observasi :
 Identifikasi kesiapan dan
Meningka Cukup Sedang Cukup Menurun kemampuan menerima
t Meningkat Menurun informasi
Keluhan 1 2 3 4 5 Terapeutik :
sulit tidur  Sediakan materi dan
Keluhan 1 2 3 4 5
media pendidikan
sering
terjaga kesehatan
Keluhan 1 2 3 4 5  Jadwalkan pendidikan
tidak puas kesehatan sesuai
tidur kesepakatan
Keluhan 1 2 3 4 5  Berikan kesempatan
pola tidur untuk bertanya
berubah Edukasi :
Keluhan 1 2 3 4 5  Jelaskan penyebab,
istirahat periode, dan strategi
tidak meredakan nyeri
cukup
 Anjurkan memonitor
nyeri secara mandiri
 Anjurkan menggunakan
analgetik secara tepat
4. Status kenyamanan
 Anjurkan teknik
No L.08064
nonfarmakologis untuk
Definisi :
mengurangi rasa nyeri
Keseluruhan rasa nyaman dan aman secara fisik, psikologis, spiritual,
2. Edukasi Perawatan Perineum
sosial, budaya dan lingkungan. No I.12430
Ekspektasi : Meningkat Definisi :
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, maka status Memberikan informasi dalam
kenyamanan meningkat dengan kriteria hasil : membersihkan daerah kemaluan
Menurun Cukup Sedang Cukup Meningkat dan sekitarnya.
Menurun Meningkat Tindakan
Kesejahteraan 1 2 3 4 5 Observasi :
fisik  Identifikasi kesiapan dan
Kesejahteraan 1 2 3 4 5 kemampuan menerima
psikologis informasi
Dukungan 1 2 3 4 5
 Identifikasi pengetahuan
sosial dari
keluarga
ibu tentang perawatan
Dukungan 1 2 3 4 5 perineal pascapersalinan
sosial dari Terapeutik :
teman  Sediakan materi dan
Perawatan 1 2 3 4 5 media pendidikan
sesuai kesehatan
keyakinan  Jadwalkan pendidikan
budaya kesehatan sesuai
Perawatan 1 2 3 4 5 kesepakatan
sesuai  Berikan kesempatan
kebutuhan untuk bertanya
Kebebasan 1 2 3 4 5 Edukasi :
melakukan
 Jelaskan prosedur
ibadah
Rileks 1 2 3 4 5 perineal hygiene yang
benar
 Jelaskan tanda-tanda
Meningkat Cukup Sedang Cukup Menurun
infeksi pada perineum
Meningkat Menurun
Keluhan 1 2 3 4 5  Anjurkan selalu menjaga
tidak area genital agar tidak
nyaman lmbab
Gelisah 1 2 3 4 5  Anjurkan menghindari
Kebisingan 1 2 3 4 5 menggunakan bahan
Keluhan sulit 1 2 3 4 5 apapun ketika
tidur
membersihkan area
Keluhan 1 2 3 4 5
genatalia (kecuali air
kedinginan
Keluhan 1 2 3 4 5 bersih)
kepanasan  Anjurkan sesering
Gatal 1 2 3 4 5 mungkin mengganti
Mual 1 2 3 4 5 celana dalam (setiap 4
Lelah 1 2 3 4 5 jam )
Merintih 1 2 3 4 5  Ajarkan cara penggunaan
Menangis 1 2 3 4 5 celana dalam yang aman
Iritabilitas 1 2 3 4 5  Ajarkan cara penggunaan
Menyalahkan 1 2 3 4 5 pembalut
diri sendiri  Ajarkan menilai
Konfusi 1 2 3 4 5 perdarahan postpartum
Konsumsi 1 2 3 4 5 abnormal
alcohol 3. Edukasi teknik napas
Penggunaan 1 2 3 4 5 No I.12452
zat
Definisi :
Mengajarkan teknik pernapasan
Memburuk Cukup Sedang Cukup Membaik untuk meningkatkan relaksasi,
Memburuk Membaik meredakan nyeri dan
Memori masa 1 2 3 4 5
ketidaknyamanan.
lalu
Tindakan
Suhu ruangan 1 2 3 4 5
Pola 1 2 3 4 5 Observasi :
eliminasi  Identifikasi kesiapan dan
Postur tubuh 1 2 3 4 5 kemampuan menerima
Kewaspadaan 1 2 3 4 5 informasi
Pola hidup 1 2 3 4 5 Terapeutik :
Pola tidur 1 2 3 4 5  Sediakan materi dan
media pendidikan
kesehatan
5. Status pasca partum  Jadwalkan pendidikan
No L.07062 kesehatan sesuai
Definisi : kesepakatan
Kondisi sejak bayi dilahirkan sampai enam minggu berikutnya disertai  Berikan kesempatan
dengan pulihnya kembali organ-organ yang berkaitan dengan kandungan untuk bertanya
yang mengalami perubahan. Edukasi :
Ekspektasi : Membaik  Jelaskan tujuan dan
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, maka status manfaat teknik napas
 Jelaskan prosedur tarik
pascapartum membaik dengan kriteria hasil :
napas
Menurun Cukup Sedang Cukup Meningkat
 Anjurkan memposisikan
Menurun Meningka
t tubuh senyaman mungkin
Sirkulasi 1 2 3 4 5 (mis. duduk, baring)
perifer  Anjukan menutup mata
Payudara 1 2 3 4 5 dan berkonsentrasi penuh
penuh  Ajarkan melakukan
Pemulihan 1 2 3 4 5 inspirasi dengan
perineum menghirup udara melalui
Pemulihan 1 2 3 4 5 hidung secara perlahan
insisi  Ajarkan melakukan
Intake 1 2 3 4 5 ekspirasi dengan
makanan dan menghembuskan udara
cairan melalui mulut mencucu
Aktivitas 1 2 3 4 5
secara perlahan
fisik
 Demonstrasikan menarik
Ketahanan 1 2 3 4 5
Kenyamanan 1 2 3 4 5 napas selama 4 detik,
menahan napas selama 2
detik dan
Meningkat Cukup Sedang Cukup Menurun
Meningkat Menurun menghembuskan napas
Infeksi 1 2 3 4 5 selama 8 detik
Nyeri insisi 1 2 3 4 5 4. Dukungan Hipnosis Diri
Perdarahan 1 2 3 4 5 No I.09257
vagina Definisi :
Laserasi 1 2 3 4 5 Memfasilitasi penggunaan
Keletihan 1 2 3 4 5 kondisi hipnotis yang dilakukan
Depresi 1 2 3 4 5 sendiri untuk manfaat terapeutik.
Memburu Cukup Sedang Cukup Membaik Tindakan
k Memburuk Membaik Observasi :
Jumlah 1 2 3 4 5  Identifikasi apakah
lochia hipnosis diri dapat
Warna 1 2 3 4 5 digunakan
lochia  Identifikasi masalah yang
Tekanan 1 2 3 4 5
akan diatasi dengan
darah
hipnosis diri
Frekuensi 1 2 3 4 5
nadi  Identifikasi penerimaan
Suhu tubuh 1 2 3 4 5 terhadap hipnosis diri
Eliminasi 1 2 3 4 5  Identifikasi mitos dan
urine kesalahpahaman terhadap
Eliminasi 1 2 3 4 5 penggunaan hipnosis
fekal terapi
Enzim liver 1 2 3 4 5  Identifikasi kesesuaian
Hemoglobin 1 2 3 4 5 sugesti hipnosis
Sel darah 1 2 3 4 5  Identifikasi teknik
putih induksi yang sesuai (mis.
Glukosa 1 2 3 4 5 ilusi pendulum Chevreul,
darah relaksasi, relaksasi otot,
Mood 1 2 3 4 5 latihan visualisasi,
perhatian pada
6. Tingkat Keletihan pernapasan, mengulang
No L.05046 kata/frase kunci)
Definisi :  Identifikasi teknik
Kapasitas kerja fisik dan mental yang tidak pulih dengan istirahat. pendalaman yang sesuai
Ekspektasi : Menurun (mis. gerakan tangan ke
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, maka tingkat wajah, teknik eskalasi
keletihan menurun dengan kriteria hasil : imajinasi, fraksinasi)
Menurun Cukup Sedang Cukup Meningkat  Monitor respons terhadap
Menurun Meningka hipnosis diri
t  Monitor kemajuan yang
Verbalisasi 1 2 3 4 5 dicapai terhadap tujuan
kepulihan
terapi
energi
Terapeutik :
Tenaga 1 2 3 4 5
Kemampuan 1 2 3 4 5
 Tetapkan tujuan hipnosis
melakukan diri
aktivitas  Buatkan jadwal latihan,
rutin jika perlu
Motivasi 1 2 3 4 5 Edukasi :
 Jelaskan jenis hipnosis
Menurun Cukup Sedang Cukup Meningkat diri sebagai penunjang
Menurun Meningkat terapi modalitas (mis.
Verbalisasi 1 2 3 4 5 hipnoterapi, psikoterapi,
lelah
terapi kelompok, terapi
Lesu 1 2 3 4 5
keluarga)
Gangguan 1 2 3 4 5
konsentrasi  Ajarkan prosedur
Sakit kepala 1 2 3 4 5 hipnosis diri sesuai
Sakit 1 2 3 4 5 kebutuhan dan tujuan
tenggorokan  Anjurkan memodifikasi
Mengi 1 2 3 4 5 prosedur hipnosis diri
Sianosis 1 2 3 4 5 (frekuensi, intensitas,
Gelisah 1 2 3 4 5 teknik) berdasarkan
Frekuensi 1 2 3 4 5 respons dan kenyamanan
napas 5. Manajemen Nyeri Persalinan
Perasaan 1 2 3 4 5 (tidak ada dalam buku)
bersalah 6. Pemantauan Nyeri
No I.08241
Memburuk Cukup Sedang Cukup Membaik Definisi :
Memburuk Membaik Mengumpulkan dan menganalisis
Nafsu 1 2 3 4 5 data nyeri.
makan Tindakan
Pola 1 2 3 4 5
Observasi :
napas
Libido 1 2 3 4 5
 Identifikasi faktor
Pola 1 2 3 4 5 pencetus dan pereda nyeri
istirahat  Monitor kualitas nyeri
(mis. terasa tajam,
7. Tingkat Nyeri tumpul, diremas-remas,
No L.08066 ditimpa beban berat)
Definisi :  Monitor lokasi dan
Pengalaman sensorik atau emosional yang berkaitan dengan kerusakan jaringan penyebaran nyeri
aktual atau fungsional, dengan onset mendadak atau lambat dan berintensitas  Monitor intensitas nyeri
ringan hingga berat dan konstan. dengan menggunakan
Ekspektasi : Menurun skala
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, maka tingkat nyeri  Monitor durasi dan
menurun dengan kriteria hasil : frekuensi nyeri
Menurun Cukup Sedang Cukup Meningkat Terapeutik :
Menurun Meningkat  Atur interval waktu
Kemampuan 1 2 3 4 5 pemantauan sesuai
menuntaskan dengan kondisi pasien
aktivitas
 Dokumentasikan hasil
pemantauan
Edukasi :
Meningkat Cukup Sedang Cukup Menurun
 Jelaskan tujuan dan
Meningkat Menurun
Keluhan 1 2 3 4 5 prosedur pemantauan
nyeri  Informasikan hasil
Meringis 1 2 3 4 5 pemantauan, jika perlu
Sikap 1 2 3 4 5 7. Perawatan Kenyamanan
protektif No I.08245
Gelisah 1 2 3 4 5 Definisi :
Kesulitan 1 2 3 4 5 Mengidentifikasi dan merawat
tidur pasien untuk meningkatkan rasa
Menarik 1 2 3 4 5 nyaman.
diri Tindakan
Berfokus 1 2 3 4 5 Observasi :
pada diri  Identifikasi gejala yang
sendiri
tidak menyenangkan
Diaforesis 1 2 3 4 5
(mis. mual, nyeri, gatal,
Perasaan 1 2 3 4 5
depresi
sesak)
(tertekan)  Identifikasi pemahaman
Perasaan 1 2 3 4 5 tentang kondisi, situasi
takut dan perasaannya
mengalami  Identifikasi masalah
cedera emosional dan spiritual
berulang Terapeutik :
Anoreksia 1 2 3 4 5  Berikan posisi yang
Perineum 1 2 3 4 5 nyaman
terasa  Berikan kompres dingin
tertekan
Uterus 1 2 3 4 5 atau hangat
teraba  Ciptakan lingkungan
membulat yang nyaman
Ketegangan 1 2 3 4 5  Berikan pemijatan
otot  Berikan terapi akupresur
Pupil 1 2 3 4 5  Berikan terapi hipnosis
dilatasi
 Dukungan keluarga dan
Muntah 1 2 3 4 5
pengasuh terlibat dalam
Mual 1 2 3 4 5
terapi/pengobatan
 Diskusikan mengenai
Memburuk Cukup Sedang Cukup Membaik situasi dan pilihan
Memburuk Membaik terapi/pengobatan yang
Frekuensi 1 2 3 4 5 diinginkan
nadi Edukasi :
Pola napas 1 2 3 4 5  Jelaskan mengenai
Tekanan 1 2 3 4 5 kondisi dan pilihan
darah terapi/pengobatan
Proses 1 2 3 4 5  Ajarkan terapi relaksasi
berpikir  Ajarkan latihan
Fokus 1 2 3 4 5 pernapasan
Fungsi 1 2 3 4 5  Ajarkan teknik distraksi
berkemih dan imajinasi terbimbing
Perilaku 1 2 3 4 5 Kolaborasi :
Nafsu 1 2 3 4 5
 Kolaborasi pemberian
makan
analgetik, antipruritus,
Pola tidur 1 2 3 4 5
antihistamin, jika perlu
8. Perawatan Pascapersalinan
No I.07225
Definisi :
Mengidentifikasi dan merawat
ibu segera setelah melahirkan
sampai dengan enam minggu.
Tindakan
Observasi :
 Monitor tanda-tanda vital
 Monitor keadaan lokia
(mis. warna, jumlah, baud
an bekuan)
 Periksa perineum atau
robekan (kemerahan,
edema, ekimosis,
pengeluaran, penyebar
jahitan)
 Monitor nyeri
 Monitor status
pencernaan
 Monitor tanda Hornan
 Identifikasi kemampuan
ibu merawat bayi
 Identifikasi adanya
masalah adaptasi
psikologis ibu postpartum
Terapeutik :
 Kosongkan kandung
kemih sebelum
pemeriksaan
 Masase fundus sampai
kontraksi kuat, jika perlu
 Dukung ibu untuk
melakukan ambulasi dini
 Berikan kenyamanan
pada ibu
 Fasilitasi ibu berkemih
secara normal
 Fasilitasi ikatan tali kasih
ibu dan bayi secara
optimal
 Diskusikan kebutuhan
aktivitas dan istirahat
selama masa postpartum
 Diskusikan tentang
perubahan fisik dan
psikologis ibu postpartum
 Diskusikan seksualitas
masa postpartum
 Diskusikan penggunaan
alat kontrasepsi
Edukasi :
 Jelaskan tanda bahaya
nifas pada ibu dan
keluarga
 Jelaskan pemeriksaan
pada ibu dan bayi secara
rutin
 Ajarkan cara perawatan
perineum yang tepat
 Ajarkan ibu mengatasi
nyeri secara
nonfarmakologis (mis.
teknik distraksi,
imajinasi)
 Ajarkan ibu mengurangi
masalah trombosis vena
Kolaborasi :
 Rujuk ke konselor
faktasi, jika perlu
9. Terapi Pemijatan
No I.08251
Definisi :
Memberikan stimulasi kulit dan
jaringan dengan berbagai teknik
gerakan dan tekanan tangan untuk
meredakan nyeri, meningkatkan
relaksasi, memperbaiki sirkulasi,
dan/atau stimulasi pertumbuhan
dan perkembangan pada bayi dan
anak.
Tindakan
Observasi :
 Identifikasi
kontraindikasi terapi
pemijatan (mis.
penurunan trombosit,
gangguan integritas
kulit,deep vein
thrombosis, area lesi,
kemerahan atau radang,
tumor, dan
hipersensitivitas terhadap
sentuhan)
 Identifikasi kesediaan dan
penerimaan dilakukan
pemijatan
 Monitor respons terhadap
pemijatan
Terapeutik :
 Tetapkan jangka waktu
untuk pemijatan
 Pilih area tubuh yang
akan dipijat
 Cuci tangan dengan air
hangat
 Siapkan lingkungan yang
hangat, nyaman, dan
privasi
 Buka area yang akan
dipijat, sesuai kebutuhan
 Tutup area yang tidak
terpajan (mis. dengan
selimut, seprai, handuk,
mandi)
 Gunakan lotion atau
minyak untuk
mengurangi gesekan
(perhatikan
kontraindikasi
penggunaan lotion atau
minyak tertentu pada tiap
individu)
10. Terapi Relaksasi
No I.09326
Definisi :
Menggunakan teknik peregangan
untuk mengurangi tanda dan
gejala ketidaknyamanan seperti
nyeri, ketegangan otot, atau
kecemasan.
Tindakan
Observasi :
 Identifikasi penurunan
tingkat energi,
ketidakmampuan
berkonsentrasi, atau
gejala lain yang
mengganggu kemampuan
kognitif
 Identifikasi teknik
relaksasi yang pernah
efektif digunakan
 Identifikasi kesediaan,
kemampuan, dan
penggunaan teknik
sebelumnya
 Periksa ketegangan otot,
frekuensi nadi, tekanan
darah, dan suhu sebelum
dan sesudah latihan
 Monitor respons terhadap
terapi relaksasi
Terapeutik :
 Ciptakan lingkungan
tenang dan tanpa
gangguan dengan
pencahayaan dan suhu
ruang nyaman, jika
memungkinkan
 Berikan informasi tertulis
tentang persiapan dan
prosedur teknik relaksasi
 Gunakan pakaian longgar
 Gunakan nada suara
lembut dengan irama
lambat dan berirama
 Gunakan relaksasi
sebagai strategi
penunjang dengan
analgetik atau tindakan
medis lain, jika sesuai
Edukasi :
 Jelaskan tujuan, manfaat,
batasan, dan jenis
relaksasi yang tersedia
(mis. musik, meditasi,
napas dalam, relaksasi
otot progresif)
 Jelaskan secara rinci
intervensi relaksasi yang
dipilih
 Anjurkan mengambil
posisi nyaman
 Anjurkan rileks dan
merasakan sensasi
relaksasi
 Anjurkan sering
mengulangi atau melatih
teknik yang dipilih
 Demonstrasikan dan latih
teknik relaksasi (mis.
napas dalam, peregangan,
atau imajinasi
terbimbing)
11. Yoga
No I.08253
Definisi :
Memberikan stimulasi
peningkatan kesehatan,
kenyamanan dan relaksasi
melalui serangkaian teknik napas
dan gerakan-gerakan tertentu.
Tindakan
Observasi :
 Identifikasi toleransi
terhadap latiham
 Identifikasi jenis latihan
dan gerakan yoga, sesuai
kebutuhan
 Periksa tanda vital
sebelum dan sesudah
latihan
Terapeutik :
 Lakukan gerak-gerakan
yoga (mis.
Bidalasana/Cat stretch,
Janu Sirsana, Lying twist,
Nadi Shodan)
 Atur frekuensi melakukan
yoga, sesuai kemampuan
Edukasi :
 Jelaskan tujuan dan
alasan latihan
 Anjurkan melakukan
yoga secara berkelompok
5-8 orang
 Demonstrasikan gerakan-
gerakan yoga