Anda di halaman 1dari 7

Tugas Statistika

Nama : 1. Windi Aprilia (1811122016)

2. Nadilla Riyansyah (1811123002)

3. Viona Yuliof De Azhike (1811123006)

Kelas : A/THP

Dosen Pengampu : Ir. Sahadi Didi Ismanto, M.Si

Data dari panjang 40 helai daun laurel yang dicatat dalam satuan mm

138 164 150 132 144 125 149 157


146 158 140 147 136 148 152 144
168 126 138 176 163 119 154 165
146 173 142 147 135 153 140 135
161 145 135 142 150 156 145 128
Sumber data : www.anaedfebriana.wordpress.com

Untuk membuat tabel distribusi frekuensi maka yang ditentukan adalah :

1. Data terkecil = 119


Data terbesar = 176
R = data terbesar – data terkecil = 176 – 119 = 57
Jadi jangkauannya adalah 57
2. Banyak kelas (k) = 1 + 3,3 log n
Banyak kelas (k) = 1 + 3,3 log 40
= 1 + 3,3 (1,6)
= 1 + 5,28
= 6,28
Jadi banyak kelas adalah 6 kelas
3. Lebar kelas (c) = 57/6 = 9,5 mendekati 10
4. Limit bawah kelas pertama adalah 119, dibuat beberapa alternatif limit bawah kelas yaitu 119,
118, dan 117
Maka batas bawah kelasnya adalah 118,5 ; 117,5; dan 116,5
Misal dipilih alternatif 2
Alternatif 2
118 – 127
128 – 137
138 – 147
148 – 157
158 – 167
168 – 177
5. Batas atas kelas pertama adalah batas kelas bawah kelas ditambah lebar kelas
1) 118,5 + 10 = 128,5
2) 117,5 + 10 = 127,5
3) 116,5 + 10 = 126,5
6. Limit atas kelas pertama adalah sebesar
1) 128,5 – 0,5 = 128
2) 127,5 – 0,5 = 127
3) 126,5 – 0,5 = 126
7. Nilai tengah kelas adalah = batas bawah kelas + batas atas kelas
2

= 117,5 + 127,5 = 122,5

8. Frekuensi (f) kelas pertama adalah 3

Distribusi Frekuensi Panjang Daun Laurel Dalam Satuan mm

Interval Kelas Batas Kelas Nilai Tengah Frekuensi


118 – 127 117,5 – 127,5 122,5 3
128 – 137 127,5 – 137,5 132,5 4
138 – 147 137,5 – 147,5 142,5 14
148 – 157 147,5 – 157,5 152,5 8
158 – 167 157,5 – 167,5 162,5 4
168 – 177 167,5 – 177,5 172,5 7
Jumlah 40

Distribusi Frekuensi Relatif Panjang Daun Laurel Dalam Satuan mm

Interval Kelas Batas Kelas Nilai Tengah Frekuensi Frekuensi Relatif


(%)
118 – 127 117,5 – 127,5 122,5 3 7.5
128 – 137 127,5 – 137,5 132,5 4 10
138 – 147 137,5 – 147,5 142,5 14 35
148 – 157 147,5 – 157,5 152,5 8 20
158 – 167 157,5 – 167,5 162,5 4 10
168 – 177 167,5 – 177,5 172,5 7 17.5
Jumlah 40 100

Cara mendapatkan hasil frekuensi relatif :

fi
fr  x 100%
f
Kelas pertama : 3/40 x 100% = 7.5%

Kelas kedua : 4/40 x 100% = 10%

Kelas ketiga : 14/40 x 100% = 35%


Kelas keempat : 8/40 x 100% =20%

Kelas kelima : 4/40 x 100% = 10%

Kelas keenam: 7/40 x 100% = 17.5%

Distribusi Frekuensi Kumulatif Kurang Dari Panjang Daun Laurel Dalam Satuan mm

Interval Kelas Batas Kelas Frekuensi Kumulatif Persen Kumulatif


Kurang Dari
Kurang dari 117,5 0 0
118 – 127 Kurang dari 127,5 3 7.5
128 – 137 Kurang dari 137,5 7 17.5
138 – 147 Kurang dari 147,5 21 52.5
148 – 157 Kurang dari 157,5 29 72.5
158 – 167 Kurang dari 167,5 33 82.5
168 – 177 Kurang dari 177,5 40 100

 Cara mendapatkan frekuensi komulatif kurang dari :

Kurang dari 117,5 = 0 (tidak ada)

Kurang dari 127,5 = 3

Kurang dari 137,5 = 3 + 4 = 7

Kurang dari 147,5 = 3 + 4 + 14 = 21

Kurang dari 157,5 = 3 + 4 + 14 + 8 = 29

Kurang dari 167,5 = 3 + 4 + 14 + 8 + 4 = 33

Kurang dari 177,5 = 3 + 4 + 14 + 8 + 4 + 7 = 40

 Cara mendapatkan hasil persen komulatif kurang dari :

Kelas nol : 0/0 x 100% = 0%

Kelas pertama : 3/40 x 100% = 7.5%

Kelas kedua : 7/40 x 100% = 17.5%

Kelas ketiga : 21/40 x 100% = 52.5 %

Kelas keempat : 29/40 x 100% = 72.5%

Kelas kelima : 33/40 x 100% = 82.5 %

Kelas keenam: 40/40 x 100% = 100%


Distribusi Frekuensi Kumulatif Lebih Dari Panjang Daun Laurel Dalam Satuan mm

Frekuensi Kumulatif
Interval Kelas Batas Kelas Persen Kumulatif
Lebih Dari
118 – 127 Lebih dari 117,5 40 100
128 – 137 Lebih dari 127,5 37 92.5
138 – 147 Lebih dari 137,5 33 82.5
148 – 157 Lebih dari 147,5 19 47.5
158 – 167 Lebih dari 157,5 11 27.5
168 – 177 Lebih dari 167,5 7 17.5
Lebih dari 177,5 0 0

 Cara mendapatkan frekuensi komulatif kurang dari :

Lebih dari 117,5 = 3 + 4 + 14 + 8 + 4 + 7 = 40

Lebih dari 127,5 = 4 + 14 + 8 + 4 + 7 = 37

Lebih dari 137,5 = 14 + 8 + 4 + 7 = 33

Lebih dari 147,5 = 8 + 4 + 7 = 19

Lebih dari 157,5 = 4 + 7 = 11

Lebih dari 167,5 = 7

Lebih dari 177,5 = 0 ( tidak ada)

 Cara mendapatkan hasil persen komulatif lebih dari :

Kelas pertama : 40/40 x 100% = 100%

Kelas kedua : 37/40 x 100% = 92.5%

Kelas ketiga : 33/40 x 100% = 82.5%

Kelas keempat : 19/40 x 100% = 47.5%

Kelas kelima : 11/40 x 100% = 27.5%

Kelas keenam: 7/40 x 100% = 17.5%

Kelas nol : 0/0 x 100% = 0%


Histogram
16

14

12

10

0
118 – 127 128 – 137 138 – 147 148 – 157 158 – 167 168 – 177

Histogram dan Poligon

16

14

12

10 Histogram

8
118 - 127 128 - 137 138 -
6 147 148 - 157 158 - 167
168 - 177
4

0
118 - 127 128 - 137 138 - 147 148 - 157 158 - 167 168 - 177
Ogif Distribusi Frekuensi Komulatif Kurang Dari

45

40

35

30

25
Frekuensi Kumulatif Kurang
20 Dari

15

10

0
118 – 127 128 – 137 138 – 147 148 – 157 158 – 167 168 – 177

Ogif Distribusi Frekuensi Komulatif Kurang Dari

45

40

35

30

25
Frekuensi Kumulatif Lebih
20 Dari

15

10

0
118 – 127 128 – 137 138 – 147 148 – 157 158 – 167 168 – 177
Ogive Frekuensi Kumulatif Kurang Dari dan Ogive Frekuensi
Kumulatif Lebih Dari
45

40 40 40
37
35
33 33
30 29
25

20 21
19
15

10 11
7 7
5
3
0
118 - 127 128 - 137 138 - 147 148 - 157 158 - 167 168 - 177

Frekuensi Kumulatif Kurang Dari Frekuensi Kumulatif Lebih Dari