Anda di halaman 1dari 3

VARISELA

No.Dokumen : 800/SOP/PKM.SWW-TGH / / 1/2018


No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit : 2018
Halaman :1–3

Puskesmas Abid Ihsan,SKM


NIP.198511202011011001
Suwawa Tengah

Varisela adalah infeksi akut primer oleh virus Varicella zoster yang menyerang
1.Pengertian
kulit dan mukosa.

Sebagai acupan penerapan langkah-langkah untuk menangani varisela di


2. Tujuan
puskesmas Suwawa Tengah
Surat Keputusan Kepala Puskesmas Suwawa Tengah No : 800/SK/PKM-
3. Kebijakan
SWW.TGH/ / /2018 Tentang Kebijakan Pelayanan Klinis Puskesmas
Suwawa Tengah.
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
4. Referensi
HK.02.02/MENKES/514/2015 Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter
Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama
1. Petugas melakakukan anamnesa. Menanyakan keluhan utama,riwayat
5. Prosedur
penyakit sekarang,riwayat penyakit dahulu,riwayat alergi, dan riwayat
penyakit keluarga),apakah demam, nyeri kepala, timbul bintil berair di
kulit dan apakah riwayat kontak dengan pasien cacar air.
2. Petugas melakukan pemeriksaan fisik di temukan papul eritamatosa yang
dalam waktu beberapa jam berubah vesikel yang mudah pecah, rasa gatal,
penyebaran secara sentrifugal.
3. Petugas menegakkan diagnosa varicela
4. Petugas memberikan penanganan varisela :
 Umum : gesekan kulit perlu dihindari agar tidak mengakibatkan
pecahnya vesikel, diet TKTP, istirahat, menjaga kebersihan tubuh dan
mencegah kontak dengan orang lain.
 Farmakologis :
a. Jika gatal dapat diberikan antihistamin (CTM, Loratadin atau
Cetirizine), jika mengeluh demam dapat diberikan Paracetamol
15-20mg/BB 3x sehari. Aspirin di hindari karena dapat
menyebabkan Reye’s syndrome.
b. Antivirus oral (selama 7-10 hari ) ; acyclovir dewasa 5x800mg
mg/hari, anak-anak 4x20 mg/kg (maksimal 800mg)
c. Losio calamine atau bedak salicyl atau Acyclovir zalf 3x1 oles
VARISELA

Puskesmas No.Dokumen : 800/SOP/PKM.SWW-TGH/ /1/ 2018 Abid Ihsan,SKM


Suwawa Tengah No. Revisi : NIP.198511202011011001

SOP
Tanggal Terbit : 2018
Halaman :2–3

5. Indikasi melakukan rujukan ke rumah sakit jika menemukan : terdapat


gangguan imunitas, mengalami komplikasi seperti pneumonia, ensefalitis,
dan hepatitis.
6. Petugas mendokumentasikan semua hasil dalam rekam medis.

6. Bagan Alir
Anamnesa : terdapat bintil
berair di kulit, gatal, sakit
kepala, panas, malaise dan
riwayat kontak dengan pasien
varisela

Pemeriksaan Fisik : papul eritamatosa


yang dalam waktu beberapa jam berubah
vesikel yang mudah pecah, rasa gatal,
penyebaran secara sentrifugal.

Penatalakasanan Umum : gesekan kulit dihindari, diet


TKTP, istirahat, menjaga kebersihan tubuh dan mencegah
kontak dengan orang lain.

Farmakologis : a. Antihistamin (CTM, Loratadin , atau


cetirizine. b. Antipiretik Paracetamol 15-20mg/kgBB. c.
Antiviral oral (selama 7-10 hari) : Ancyclovir oral
Dewasa 5x800mg, anak-anak 4x20mg/kgBB (maksimal
800mg )

DIRUJUK jika terdapat komplikasi


gangguan imunitas, pneumonia, ensefalitis,
dan hepatitis.
VARISELA
No.Dokumen : 800/SOP/PKM.SWW-TGH / /1/2018
Puskesmas No. Revisi : Abid Ihsan,SKM
Suwawa Tengah SOP NIP.198511202011011001
Tanggal Terbit : 2018
Halaman :3–3

7. Unit Terkait 1. Poliklinik umum


2. Unit Gawat Darurat