Anda di halaman 1dari 12

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta
karunia-Nya kepada saya sehingga saya berhasil menyelesaikan laporan ini yang alhamdulillah
tepat pada waktunya yang berjudul “Sepak Bola”. Makalah ini berisikan informasi tentang Sepak
bola.

Diharapkan laporan ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang sepak
bola. Kami menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan
saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan
laporan ini.

Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta
dalam penyusunan laporan ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai
segala usaha kami. Amin.
Garut, 5 September 2019

Penulis
A. Sejarah Sepak Bola
Banyak orang menyangka sepak bola lahir di Inggris. Ternyata sepak bola yang dimaksud
itu sepak bola modern, namun sebelum itu termyata sepak bola telah ditemukan sejak 3000
tahun yang lalu di berbagai pelosok dunia dalam bentuk yang berbeda-beda.

Bola pernah ditemukan bukti-buktinya sebagai permainan para prajurit China sekitar
abad ke 2 – 3 zaman pemerintahan Dinasty Han. Belakangan ditemukan juga bukti keberadaan
sepak bola di Kyoto, Jepang. Di Indonesia, sepak bola pertama kali diperkenalkan oleh bangsa
Belanda, perkembangannya pun menjadikan sepak bola menjadi sebuah kelompok bergengsi
pada saat itu.

Kelahiran sepak bola modern memang lahir dari Inggris. Keberadaannya pun digunakan
sebagai olah raga “perang”. Saat itu ada semacam kepentingan pelampiasan antara Inggris dan
Scotland. Satu bola diperebutkan dua kampung. Permainannya pun cenderung kasar dan brutal.
Gak heran kalau akhirnya banyak makan korban. Ada kisah yang menyeramkan pula. Bahwa
sepak bola kuno di timur Inggris bukan menggunakan bola, melainkan kepala musuh prajurit
perang lawan. Dengan cara dan pola permainan seperti itu, maka sepak bola akhirnya dilarang
oleh pemerintahan Inggris.

King Edward III tahun 1331 mengeluarkan aturan untuk menghentikan permainan brutal
ini. Sementara di Scotland, King James 1 pada tahun 1424 memproklamirkan kepada semua pria
untuk tidak main bola – “That na man play at the Fute-ball”. Begitu pun seterusnya.

Sayangnya, sepak bola sudah sangat populer hingga tidak ada yang bisa menghentikan
permainan ini di masyarakat. Pada tahun 1815 sebuah kampus ternama di Inggris, Eton College
mencoba membuat aturan permainan sepak bola. Aturan ini berkembang dan diterapkan di
banyak perguruan tinggi, dimodifikasi hingga dikenal dengan nama Cambridge Rules tahun
1848. Namun pada perkembangannya pun aturan ini terpilah menjadi dua aturan besar, yaitu
aturan Rugby School dan aturan Cambridge. Yang membedakannya saat itu adalah bola yang
boleh dipegang dan dibawa berlari.

Pada tanggal 26 October 1863, sebelas klub dan sekolah London mengirimkan
perwakilannya untuk sebuah pertemuan di Freemanson’s Tavern untuk mengkukuhkan satu
peraturan mendasar untuk aturan permainan yang akan mereka mainkan. Dari pertemuan ini
lah lahir The Football Association. Kekuatan kelompok ini makin solid hingga membuat gerah
penggemar Rugby. Pada tanggal 8 Desember 1863 para rugger (sebutan untuk rugby)
memutuskan untuk berpisah. Kini ada Rugby School dan The Football Association.

Pada tahun 1869, para anggota The Football Association (sering disebut Asscociation)
mulai mengkukuhkan larangan memegang bola saat bermain. Ini adalah awal aturan hands-ball.

Charles Wreford Brown adalah pemainrugger handal, rugger adalah sebutan rugby
muncul dari istilah slang mahasiswa di Oxford yang gemar memendekkan sebutan lalu diberi
imbuhan di akhir “er” – rug + er = rugger. Suatu ketika Charles ditawarkan apakan dirinya ingin
bermain rugger? Namun dirinya menolak dengan menyebukan bahwa dirinya lebih suka SOCCER
(slang dari kata AsSOCiation). Sejak itulah sebutan soccer mulai sering dipakai.

Tahun 1888, William McGregor – pengurus klub Aston Villa mendekati 12 klub soccer
yang ada untuk melakukan tanding rutin yang kemudian diberi nama English Football League.
Kedua belas klub itu adalah :
- Accrington (Old Reds)
- Aston Villa
- Blackburn Rovers
- Bolton Wanderers
- Burnley
- Derby County
- Everton
- Notts County
- Preston North End
- Stoke City
- West Bromwich Albion
- Wolverhampton Wanderers

Kick-off pertama kalinya liga ini dimulai tanggal 8 September 1888

Sejak itu, saya baru menyadari bahwa FOOTBALL adalah sebutan resmi, sementara
SOCCER digunakan sebagai sebutan in-formal.

B. Peraturan

1. Peraturan tentang lapangan permainan


a. Permukaan lapangan rata.
b. Bentuk lapangan empat persegi panjang, panjang garis samping 100-110 meter dan garis
gawang 64-75 meter.
c. Tanda-tanda perbatasan setebal 12 cm.
d. Daerah gawang, panjang ke sebelah kanan dan kiri tiang gawang 5,5 meter dan lebar 5,5
meter.
e. Daerah hukuman, panjang ke sebelah kanan dan kiri tiang gawang 16,5 meter dan lebar
6,5 meter.
f. Busur lingkaran dan lingkaran tengah, jari-jarinya 9,15 meter.
g. Daerah sudut, jari-jarinya 1 meter dan tiang bendera sudut minimum 1,5 meter.
h. Titik penalti, jaraknya sejauh 11 meter dari titik tengah tiang gawang.
i. Gawang-gawang, tinggi gawang 2,44 meter, lebar mistar gawang 7,32 meter dan garis
tengah tiang dan mistar gawang 12 meter.

2. Peraturan tentang bola


a. Bentuk bola bulat.
b. Lingkaran bola 68-71 cm.
c. Bahan bola terbuat dari karet, kulit, atau bahan lain yang sejenis dan tidak
membahayakan.
d. Berat bola 396-453 gram.
e. Tekanan udara bola 0,60-0,70 atmosfer.
f. Warna bola jelas terlihat.
g. Dalam pertandingan resmi, bola yang digunakan adalah bola panitia yang telah
memenuhi standar.
h. Jika bola hilang atau kempes, maka akan diganti dengan bola cadangan dari panitia
pada saat bola keluar lapangan.

3. Peraturan tentang jumlah pemain


Jumlah pemain dari tiap-tiap regu maksimal 11 orang dan minimal 7 orang yang salah
satunya penjaga gawang. Selama pertandingan berlangsung, pemain tidak diperkenankan
meninggalkan lapangan kecuali seizin wasit. Pergantian pemain selama permainan
sebanyak 3 kali dari lima orang pemain cadangan yang terdaftar.

4. Peraturan tentang lama permainan


Permainan dilakukan dua babak, tiap babak lama waktunya 45 menit. Waktu istirahat di
antara kedua babak selama 5-10 menit. Pada babak tambahan lama waktunya 2x15
menit. Tambahan waktu terjadi karena adanya waktu terbuang oleh insiden yang terjadi
pada saat permainan. Lamanya tambahan waktu ini ditentukan oleh wasit. Sesaat waktu
permainan akan berakhir dan terjadi tendangan, maka tendangan itu tetap dilakukan. Jika
pada babak pertama waktunya kurang dari 45 menit, sisa waktunya akan dilanjutkan
sesudah istirahat sebelum babak kedua dengan posisi gawang tetap sama.

C. Pelanggaran
A. Menerjang lawan secara kasar.
B. Menerjang lawan dari belakang, kecuali jika lawan itu menghalang- halanginya.
C. Memukul atau mencoba memukul lawan.
D. Melompati pada lawan.
E. Menendang atau mencoba menendang lawan.
F. Menjatuhkan lawan, yaitu menjatuhkannya dengan kaki atau dengan melakukan
sliding dari depan atau dari belakang lawan itu.
G. Memegang lawan dengan bagian lain dari tangan.
H. Mendorong lawan dengan tangan atau bagian dari lengan.
I. Memainkan bola dengan tangan atau lengan seperti membawa, memukul, dan
mendorong bola. Pelanggaran terhadap ini mengakibatkan hukuman satu
tendangan penalti, tetapi hal ini tidak berlaku bagi penjaga gawang, selama ia
berada dalam daerah gawang. Adapun jika melakukan pelanggaran seperti berikut,
maka ia memberikan kesempatan pada lawan untuk melakukan tendangan bebas
tidak langsung di tempat pelanggaran terjadi.

D. Teknik-teknik Sepak Bola

1. Teknik Menggiring Bola (Dribbling)


Ini merupakan teknik dasar yang wajib kamu kuasai sebelum menguasai teknik lainnya.
Teknik menggiring bola atau dribbling dilakukan dengan cara membawa bola menggunakan
kakimu sekaligus mengontrol lajunya bola.

a. Speed Dribbling dan Closed Dribbling

Dalam dribbling dikenal teknik speed dribbling di mana kamu berlari, membuang bola ke
depan, dan mengejarnya. Selain itu, ada pula closed dribbling. Teknik ini dilakukan dengan cara
menggiring dan mengontrol bola dengan saksama, dan dapat dilakukan ketika kamu sedang
dihimpit oleh pemain dari tim lawan.

Selain itu, terdapat tiga teknik dasar dalam menggiring bola, yaitu menggiring dengan
punggung kaki, kaki bagian dalam, dan kaki bagian luar.

b. Menggiring dengan Punggung Kaki

Teknik menggiring dengan punggung kaki dilakukan dengan tahapan:

 Pandangan mata lurus ke depan.


 Taruh bagian dengan kakimu di ujung bola.
 Dorong bola dengan punggung kaki kamu.
 Lakukan beberapa kali, kemudian hentikan dengan telapak kaki.

c. Menggiring dengan Kaki Bagian Dalam

Teknik kedua, menggiring dengan kaki bagaian dalam, teknik ini dilakukan dengan cara:

 Pandangan lurus ke depan.


 Putar pergelangan kaki ke luar.
 Kemudian mulai dorong bola dengan kaki bagian luar.
 Lakukan beberapa kali, lalu hentikan bola dengan telapak kakimu.

d. Menggiring dengan Kaki Bagian Luar


Teknik terakhir, menggiring dengan kaki bagian luar, cara melakukannya tidak jauh beda
dengan menggiring dengan kaki bagian dalam. Lakukan step yang sama dengan teknik
menggiring bola dengan kaki bagian dalam.

2. Teknik Menendang Bola (Shooting)

Teknik selanjutnya yang kamu perlu kuasai adalah teknik menendang. Teknik ini berguna
untuk membobol gawang lawan dan juga untuk melakukan teknik passing yang akan dibahas
setelah ini.

Kamu bisa menggunakan tiga teknik tendangan, yaitu dengan menggunakan kaki bagian
luar, bagian dalam, dan punggung kaki. Ketiga teknik tendangan ini dapat kamu lakukan dengan
cara fokuskan pandangan pada sisi gawang mana yang jadi target, posisikan badan, taruh satu
kaki kiri/kanan pada samping bola.

Kemudian ayunkan kaki yang dijadikan untuk menendang dengan memfokuskan tenaga
pada bagian atas telapak kaki dan pandangan ke arah yang ditargetkan.

3. Teknik Mengoper Bola (Passing)


Teknik ini akan lebih berguna dibandingkan teknik dribbling yang hanya mengandalkan
kemampuan individu. Kamu tidak sendiri dalam bermain bola, kamu memiliki 10 teman di
lapangan (selain kiper) yang siap untuk membantu satu sama lain.

Passing akan sangat efektif untuk menembus pertahanan lawan. Teknik ini dapat
dilakukan dengan cara passing pendek, panjang atau through pass, dan jauh, yang lebih dikenal
dengan sebutan umpan lambung.

Teknik ini dilakukan dengan cara posisikan badan menghadap bola, fokus pada pemain
yang akan kamu oper, kemudian tarik dan ayunkan kaki yang akan menendang bola menuju
pemain tersebut, dan sesuaikan power kaki kamu sesuai jarak pemain yang akan dioper.

4. Teknik Menghentikan Bola

Setelah mempelajari tiga teknik dasar di atas, kamu juga perlu tahu cara menghentikan
bola yang dioper padamu. Kamu bisa menghentikan laju bola menggunakan kaki, dada, dan
paha. Untuk menghentikan bola dengan kaki, kamu bisa menggunakan kaki bagain luar, dalam,
telapak, dan punggung.

a. Menghentikan Bola dengan Kaki

Caranya adalah dengan memfokuskan pandangan pada bola yang mengarah ke kamu,
kemudian hentikan dengan bagian-bagian kaki tergantung arah datangnya bola. Setelah bola
datang, pastikan kamu menjaganya dari gangguan musuh.

b. Menghentikan Bola dengan Dada

Kemudian, untuk menghentikan dengan dada, lakukan dengan fokuskan pandangan pada
bola yang menuju ke arahmu, maju atau mundurkan badan, lebarkan kedua tangan dan dada, lalu
tahan bola.
c. Menghentikan Bola dengan Paha

Selanjutnya, cara menghentikan dengan paha, kamu perlu melakukan sama seperti cara
menghentikan bola lainnya, namun ketika bola datang, angkat satu kakimu, dan ketika menahan
bola dengan paha. Perlu sedikit digerakkan agar bola dapat jatuh sempurna di depanmu.

5. Teknik Menyundul Bola (Heading)

Teknik ini akan kamu gunakan ketika kamu tidak bisa menggapai bola yang terlalu
tinggi, dan pastinya untuk membobol gawang lawan, dan juga passing. Untuk melakukan teknik
ini, kamu perlu mengatur posisi badan dan waktu yang tepat untuk lompat menyambut bola.

Kemudian gunakan lah dahimu untuk menyundul, bukan bagian ubun-ubun. Agar kamu
bisa mengarahkan bola sesuai keinginan dan bola akan meluncur dengan terarah dan bertenaga.

6. Teknik Merebut Bola (Intercepting)

Teknik dasar ini juga bisa disebut dengan intercepting. Teknik ini akan kamu gunakan
ketika ingin merebut bola dari kaki lawan. Untuk melakukan itu, kamu perlu membaca
pergerakan lawan.
Atau kamu juga bisa menghentikan laju umpan musuh. Teknik ini sangat penting untuk
bertahan dari serangan lawan, namun hati-hati, rebut lah bolanya, bukan kakinya. Bisa-bisa kamu
kena kartu kuning, bahkan merah. Maka dari itu kamu perlu pintar dalam membaca pergerakan
lawan.

7. Teknik Menyapu Bola

Teknik berikut ini juga merupakan teknik untuk bertahan dari serangan lawan. Namun,
kamu perlu berhati-hati dalam melakukan teknik ini karena berisiko besar, kamu bisa saja
menciderai lawan dan mendapatkan kartu peringatan. Dalam melakukan teknik ini, kamu perlu
timing yang tepat agar bola berhasil direbut.

Untuk melakukannya, kamu perlu sesuaikan kecepatanmu dengan musuh, kemudian


jatuhkan badan sembari luruskan satu kaki yang berguna untuk menahan laju bolanya.

8. Teknik Lemparan ke Dalam

Teknik ini akan kamu gunakna ketika di tengah pertandingan terjadi out atau bola keluar
dari sisi kiri dan kanan lapangan. Untuk melakukan teknik ini, kamu perlu melempar bola
dengan kedua tangan, dan posisikan kedua tangan dibelakang kepala.
Dalam melakukan leparan ke dalam, kamu juga bisa menjinjitkan kakimu agar lemparan
lebih bertenaga dan teman satu tim bisa mendapatkan bola tersebut.

9. Teknik Menangkap Bola (Goalkeeping)

Teknik menangkap bola ini khusus diperuntukan bagi kamu yang ingin bermain di posisi
kiper alias penjaga gawang. Teknik yang biasa disebut goal keeping ini merupakan teknik
penting bagi mereka sebagai pertahanan terakhir tim.

Kamu perlu melatih refleks menangkap bola ke kiri dan kanan, selain itu kamu juga perlu
menguasai teknik menendang dengan power yang kuat.

10. Teknik Juggling Bola

Teknik dasar sepak bola yang terakhir adalah teknik juggling bola. Teknik ini dapat kamu
lakukan untuk menunjukan kelihaian kamu dalam bermain bola. Teknik ini juga bisa melatih
untuk mengontrol bola, bahkan mempermainkan dan menipu musuh di lapangan.
E. Kesimpulan
Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina. Di
masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring
kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia, permainan
menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16. Sejarah sepak bola di
Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia (PSSI) di
Yogyakarta pada 19 April 1930 dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo. Dalam kongres PSSI
di Solo, organisasi tersebut mengalami perubahan nama menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh
Indonesia.[15] Sejak saat itu, kegiatan sepak bola semakin sering digerakkan oleh PSSI dan
makin banyak rakyat bermain di jalan atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan diadakan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebangkitan "Sepakbola Kebangsaan", Paku Buwono X
mendirikan stadion Sriwedari yang membuat persepakbolaan Indonesia semakin gencar.
LAPORAN PERMAINAN SEPAK BOLA