Anda di halaman 1dari 1

A.

Penilaian awal anak di ruang emergensi


Dalam penanganan kegawat daruratan pada anak, prioritas utama dalam
penanganan gawat darurat adalah melakukan penilaian awal terhadap kondisi anak
yang mengancam nyawa dan melakukan tindakan yang sesuai dengan kegawatan
yang di alami oleh anak. Penilaian kegawatdaruratan anak harus dilakukan secara
cepat, keterlambatan dalam penilaian dapat menimbulkan konsekuensi hidup atau
mati terhadap anak.1
Penilaian awal berbeda dengan diagnosis, dimana penilaian awal bertujuan
untuk mengidentifikasi kelainan anatomi dan fisiologis untuk menilai tingkat
keparahan pada anak dan menetukan kecepatan dan intensitas pengobatan awal. Pada
saat penilaian pemeriksaan penunjang dan laboratorium bukanlah hal yang
menentukan, akan tetapi focus evaluasi dalam kegawatdaruratan anak bertujuan untuk
mencegah terjadinya gagal nafas, syok, ataupun insufisiensi kardiopulmonar.1

Dalam beberapa tahun terakhir, di seluruh dunia penanganan kegawat daruratan anak
telah mengadopsi dengan menggunakan pendekatan sistematis untuk evaluasi, yang
meliputi empat komponen :1

1. Penilaian awal dengan “Pediatric Assessment triangle”


2. Primary survey
3. Secondary survey
4. Tertiary survey atau diagnosis

1. Pediatric Assessment Triangle


Merupakan alat yang digunakan untuk mengidentifikasi pasien anak dengan
kondisi klinis mengancam jiwa, dan untuk memprioritaskan tatalaksana awal
berdasarkan kondisi anak. Pediatric assessment triangle terdiri dari 3 komponen yaitu
1.1