Anda di halaman 1dari 11

Boring 4 (scabies)

An. S Umur: 14th TB: 157cm BB: 47kg

Scabimite cream 5% setelah mandi sore dioles


ke permukaan kulit seluruh tubuh, kemudian didiamkan minimal 10 jam, setelah itu mandi sepert
i biasa. Pemakaian hanya 1 kali dalam seminggu

Cetirizin tab 10mg 1x1 diminum malam hari

Edukasi: pakaian, handuk dan barang-barang lainnya yang pernah digunakanoleh penderita harus
dipisah dan direndam dengan air panas terlebih dahulu sebelum dicuci.

Sprai penderita harus sering diganti dengan yang baru maksimal tiga hari sekali.

Menghindari kontak langsung dengan penderita lain seperti berjabat tangan dan tidur bersama

S/ Pasien datang ke puskesmas dengan keluhan gatal-gatal pada bagian badan terutama sela-sela
jari tangan, telapak tangan, pergelangantangan, Gatal dirasakan sejak 1 minggu yang lalu. Pasien
merasakan gatal semakin hari semakin memberat, terutama padamalam hari. Awalnya hanya
bintik merah dibagian ibu jari tangan, namun semakin lama semakinmenjalar berwarna
kemerahan, bersisik, dan kadang keluar nanah. Pasien sebelumnya bermain dan tidur pada satu
tempat tidur dengan adik nya yang memiliki keluhan yang sama

O/ TD: 109/67 N: 80x/menit RR: 18x/menit S: 36,6

UKK: Pustul dan papul eritem, disertai dengan skuama halus,krusta,dan ekskoriasi karena sering
menggaruk, lokasi: interdigiti, palmar, abdomen
Boring ke 5 (Vertigo)
Ny. S Umur 55th TB:156 BB: 60kg

Betahistin 6mg tab 3x1


Dimenhidrinat 50mg tab 3x1
Edukasi: Istirahat, olahraga yang menggerakan kepala dan badan
s/ pasien dating ke pskesmas dengan keluhan pusing berputar sejak 3jam yang lalu,
pusing berputar terjadi secara tibatiba saat pasien sedang berbaring, pusing memberat jika posisi
kepala miring kekanan dan kiri, rasa pusing di sertai dengan mual muntah, pasien sering
mengalami seperti ini

o/ Kesadaran: CM

TD: 149/100, RR: 20x/menit N:92x/menit, Suhu: 36.0

Borang ke 6 (Tinea kruris) 14 des 19

An. I Umur: 15thTB: 158 BB: 50kg

Ketokonazole 2% cream dioleskan sehari 2x setelah mandi, di berikan hingga lesi hilang

Cetirizin tab 10mg 1x1 diminum malam hari

Edukasi: selalu menjaga higenitas tubuh, pakaian, lingkungan

Menggunakan baju yang menyerap keringat

S/ Pasien dating ke puskesmas mengeluhkan adanya gatal di daerah perut bagian bawah,
dirasakan sejak kurang lebih 1minggu yang lalu, gatal dirasakan terus menerus, dan semakin
gatal ketika merasa panas.

O/ TD: 101/61, RR: 18x/menit N:84x/menit, Suhu: 36.5

UKK: Plak eritematosa, berskuama, batas tegas, tepi meninggi/ central healing

lokasi: Abdomen bawah dan sekitar umbilicus\


Borang 7 (herpes zoster) 14 12 19

Ny. M usia 29th TB: 160 BB: 70kg

Acyclovir salf 5x oles perhari

Paracetamol 500mg tab 3x1 prn demam/nyeri

Edukasi: jangan menggaruk dan memecahkan bitil, jaga hygenitas diri.

S/ Pasien mengeluh gatal dan terdapat terbintil-bintil berisi cairan pada kelopak m a t a
s e be l a h ki ri se j a k 3 ha ri ya n g l al u, bi nt i l bi nt i l k ad an g terasa nyeri, gatal, panas,
s a at m u nc ul bi nt i l -b i nt i l pasien mengeluh demam yang tidak terlalu tinggi. Pasien
mengatakan sedak hamil 6blan

o/ TD: 102/65, RR: 18x/menit N:90x/menit, Suhu: 36.5

Ukk: tampak vesikel bergerombol diatas kulit yang eritematous, unilateral

Lokasi palpebra sinistra

Boring 8 (varicella zooster) 9 12 19

An. L Umur 7tahun TB: 120 BB: 22kg

Paracetamol syr 3x1 ½ jika demam

Acyclovir tab 400mg 4x1 tab selama 5hari

Cetirizin tab 10mg 1x ½ diminum pada malam hari

Edukasi: Jangan menggaruk vesikel jaga vesikel supaya jangan pecah, berikan cairan
nutrisi yang adekuat cukup istirahat, hindari kontak dengan orang lain untuk mencegah
penularan

s/ pasien datang ke puskesmas dengan keluhan terdapat benjolan kecil berisi cairan sudah
2hari, Awalnya timbul benjol kemerahan pada daerah dada yang kemudian menyebarke leher,
wajah, punggung, perut dan lengan. Benjol merah kemudian berubahmenjadi lepuh dan berisi
cairan. Penderita juga mengeluh ada rasa gatal pada daerah yang terdapat lepuh, rasa nyeri
disangkal penderita, sudah 2hari pasien mengalami demam dan kepala terasa sakit, menurut
keterangan ibunya teman sekolahnya keluhannya ada yang sepert pasien.

o/ RR: 18x/menit N: 88x/menit S: 37,8


UKK: Regio fasialis et coli et thorakalis et abdomen et skapularis: Papulae dengan dasar
eritematous, vesikulae, pustulae, erosi (+), krusta (+).Regio brachii et antebrachii dextra et
sinistra : papula dengan dasar eritematous

Borang 9 (HT+ Stomatitis)

Ny. S umur 60th TB: 156 BB:53kg

Borax Glycerine 2x1hari oleskan obat tipis-tipis pada bagian yang terdapat sariawan

Vit C 2x1

Amlodipine 10mg 1x1 diminum pada malam hari

Edukasi: hindari trauma pada mukosa mulut dan makan yang menimbulkan stomatitis seperti
keripik, susu

S/ Ny. S datang ke puskesmas dengan keluhan sariawan di bibir dalam sebelah bawah dan di
mulut sebelah kanan sudah 5hari yang dan sariawan tidak kunjung sembuh, sariawan di bibir terasa nyeri
jadi susah untuk makan. Pasien mengatakan ingin cek kotrol tensi dan tidak ada keluhan yang lain.

o/ TD: 163/94, RR: 18x/menit N:80x/menit, Suhu: 36.5

px Oral: terdapat stomatitis bentuk oval, warna ptih dengan tepi eritem pada mukosa
labial dan bukal

boring 11 oe 20 12 19

Boring 14 hep A 27 12 19

An.SH Umur 18th TB: 158 cm BB: 47kg


Tatalaksana:

Paracetamol 3x1 tab prn demam

Antasid syr 3x 2 Cth

Edukasi:

Bed rest, jaga kebersihan diri dan makan, diet tinggi kalori, jangan meminum alcohol,
memakai alat makan secara terpisah, vaksin hepatitis A bagi orang sekitar yang resiko tinggi
terinfeksi.

S/ An.SH datang ke puskesmas dengan keluhan lemas, badan panas sudah sejak satu minggu, panas
dirasa terus menerus dan dirasakan pasien tidak terlalu tinggi namun berlangsung terus-menerus
sepanjang hari. , Keluarga menyangkal adanya panas yang disertai menggigil, berkeringat. Satu minggu
setelah badan panas keluarga pasien juga mengaku mata beserta badan pasien terlihat kuning, yang
semakin lama warna kuningnya semakin jelas. pasien juga mengeluhkan jika pasien mual
yang tidak disertai muntah setelah makan. Pasien merasakan nyeri pada ulu hati yang terus
menerus tetapi tidak menjalar, nyeri ketika berkemih disangkal. Buang air kecil lancar namun warnanya
seperti air teh, pasien buang air besar tidak ada keluhan. Pasien baru pertama kali mengalami gejala
seperti ini, di keluarga pasien tidak ada yang mengalami gejala seperti ini, tapi pasien mengaku
dilingkungan pondoknya bersekolah ada yang menderita gejala yang sama. pasien juga mengaku suka
jajan sembarangan di sekolahan. Pasien belum pernah melakukan tranfusi darah dan memakai obat-
obatan melalui jarum suntik.

O/ Keadaan Umum: Lemas

Kesadaran Umum: CM

TD: 113/63, RR: 18x/menit N:80x/menit, Suhu: 37.8oC

Pemeriksaan Khusus:

Mata: konjungtiva anemis (-/-), sclera ikterik (+/+)

Mulut: Mukosa bibir terlihat kuning, tidak ada sianosis dan tidak ada deviasi, lidah terlihat kuning, tidak
ditemukan lidah kotor

Abdomen

Inspeksi : Supel, turgor baik, dinding abdomen simetris, tida terlihat penonjolan massa ataupun adanya
luka.

Palpasi : Hepar dan lien tidak teraba, nyeri tekan epigastrium

Perkusi : Timpani di 9 regio abdomen

Pemeriksaan HBsAg : Negatif


Boring 16 (limfadenitis akut) 28 12 2019

An. A Umur 15tahun TB: 150 BB: 47kg

Tatalaksana:

Cefadroxil 2x1 tablet (diminum sampai habis)

Asam Mefenamat 3x1 tablet

Edukasi:

Istirahat yang cukup, makan makanan bergizi, kompres benjolan menggunakan air hangat

s/ An. A mengeluhkan adanya benjolan satu buah di leher sebelah kanan atas kanan. Benjolan
dirasakan sudah 1 bulan, Awalnya kecil lama-kelamaan semakin membesar seperti kelereng,
benjolan tidak merahan dan tidak sakit. massa ini teraba kenyal, tidak terasa sakit dan terletak
dibawah kulit, Pasien tidak mengeluhkan adanya demam tinggi, Tidak ada pusing, batuk pilek,
mual,dan muntah. BAK dan BAB normal, sebelumnya tidak ada riwayat batuk pilek, tidak ada
cacar, tidak ada gigi yang berlubang.

o/ Kesadaran: CM

RR: 18x/menit N: 90x/menit S: 36,5OC

status lokalis regio colli dextra

Inspeksi (look): tampak benjolan tunggal di 1/3 regio colli dextra, tidak berwarna kemerahan,
tidak ada luka, tidak bernanah dan berbatas tegas

Palpasi(feel): teraba benjolan tunggal, konsistensi kenyal, teraba hangat, tidak ada nyeri tekan

Boring 17 serumen prop 27 12 19

Tn. S Usia: 60th TB: 166cm BB: 60kg

Tatalaksana:

Phenol Glycerol Ear Drop 3x2 tetes dalam sehari pada telinga kanan

Edukasi:

Tidak boleh mengorek telinga dengan tangan atau benda apapun, Tidak boleh kemasukan
air/basah pada telinga, setelah obat tetes habis dan tidak ada perbaikan dimohon untu kontrol
serumen telinganya
s/ Pasien datang dengan keluhan pendengaran berkurang pada telinga kanan sejak 7 hariyang
lalu. Pasien mengatakan telinganya juga terasa penuh dan kadang gatal. Keluhan ini timbul
setelah telinga pasien kemasukan air saat mandi. Setelah itu pasien merasa telinga terasa penuh
dan pendengarannya berkurang, kadang pasien mencoba membersihkan telinga menggunakan
cottonbud namun tidak ada perubahan. Pasien juga memiliki kebiasaan mengorek telinganya
seminggu sekali. Pasien mengatakan tidak terdapatnyeri kepala, pusing berputar, telinga
berdenging, dan cairan yang keluar dari telinga. Tidak ada riwayat demam dan batuk pilek
sebelumnya. Menurut anak pasien, pasien memakai obat tetes telinga yang ada di rumahnya,
namun keluhannya tidak membalik, sebelumnya pasien tidak pernah seperti ini.

o/ Kesadaran: CM

TD:135/85 mmHg

RR: 20x/menit

N: 80x/menit

S: 37.0oC

Status lokalis:

Pemeriksaan Telinga:

Telinga luar: bentuk telinga normal, tidak terlihat adanya massa, tidak ada nyeri tekan tragus dan
aurikuler.

Liang telinga: terlihat lapang, tidak ada secret, terlihat adanya serumen banyak menggumpal
pada 2/3 telinga kanan, telinga kiri normal

Membran timpani: tertutup oleh serumen pada telinga kanan, telinga kiri normal

Boring 18 hemoroid 14 1 2020

Tn. R Usia: 45th TB: 170cm BB: 68kg

Tatalaksana:

Anti Hemoroid suppo 1x1

Asam mefenamat 3x1 setelah makan

Edukasi:
Perbaiki pola hidup dengan rutin olahraga makan makanan bergizi perbanyak makan makan
berserat sayur dan buah, Banyak minum air putih, jangan menahan BAB, Jangan terlalu
mengejan saat BAB, BAB dengan posisi jongkok dan jangan terlalu lama.

s/ Pasien datang ke puskesmas dengan keluhan terdapat benjolan pada anus, keluhan dirasa sejak
2 minggu, benjolan keluar dahulu sebelum feses, kadang di sertai darah segar yang menetes jika
BAB terasa keras dan terasa nyeri, dan benjolan bias masuk secara spontan, pasien mengaku
sering menahan BAB karna pekerjaan dan BAB sering terasa keras.

o/ / Kesadaran: CM

TD:127/85 mmHg

RR: 18/menit

N: 84x/menit

S: 36.5oC

Status lokalis:

Regio Anorektal:

Inspeksi: dubur hiperemis (+) darah

Palpasi: Rectal Toucher:

Jepitan sfingter kuat

Ampula: kolaps (-)

Mukosa: Licin, teraba benjoan di arah jam 3, konsistensi kenyal, licin, nyeri tekan (+),
permukaan rata dan mobile

Prostat tidak teraba

Jari: feses (+) darah (-)

Boring 19 mastitis 14 1 2020

Ny.T Usia: 20th TB: 1570cm BB: 50kg

Tatalaksana:

Paracetamol 500mg tab 3x1 jika demam

Amoxixilin 500mg tab 3x1 harus sampai habis


Edukasi:

Kompres dingin pada payudara untuk mengurangi bengkak dan nyeri

Ibu harus tetap menyusui dimulai dengan payudara yang tidak sakit dan secara bergantian
dengan payudara yang sakit, harus mengosongkan isi payudara,

Massase secara pelan searah jarumjam

Tirah baring dan tingkatkan asupan cairan

s/ Pasien datang dengan keluhan bengkak pada payudara sebelah kiri, sudah dirasakan 3hari,
pasien mengatakan saat bengkak payudaranya terasa nyeri dan payudara yang bengkak tidak di
buat menyusui, pasien juga mengatakan demam selama payudara bengkak, riwayat sebelumnya
pasien tidak pernah merasakan seperti ini.

o/ Kesadaran: CM

TD:102/79 mmHg

RR: 18/menit

N: 110x/menit

S: 38.0oC

Status lokalis:

Regio Mamae sinistra:

Inapeksi: eritem (+) berbatas tegas (+) papil mamae craced (-) luka (-)

Palpasi : nyeri tekan (+) teraba hangat (+)

Boring 20 DKI 14 1 2020

Tn.K Usia: 61th TB: 170cm BB: 80kg

Tatalaksana:

Betametason cream 0,1% tube 3x1 di oleskan ke tempat yang terkena bahan iritan

Cetirizine 10mg 1x1 diminum malam hari jika gatal

Edukasi:
Stop penggunaan bahan iritan (deterjen asam basa kuat) dan bahan iritan yang lain terutama
untuk di daerah sensitif

M e n gga nt i at a u m e n ggu na k an s ar un gt an ga n ap a bi l a ha r us t e rp ak s a k ont a k


de n gan b ah a n i ri t a n

M e nj a ga ke b er si h a n , t i da k m e n gga r uk l uk a

s/ pasien mengeluh gatal-gatal di tangan kanan dan kiri sudah sejak 3hari yang lalu, awal nya
muncul binti merah dan ada plenting kecil berisi air di ujung-uung jari kemudian di garuk pasien
hamper setiap saat gatal dirasakan hingga mengganggu aktivitas, pasien mengatakan setiap hari
pasien kontak dengan sabun pencuci baju, dan muncul gatal setelah mencuci pakaian,
sebelumnya pasien tidak pernah merasaan seperti sekarang.

o/ Kesadaran: CM

TD:128/79 mmHg

RR: 18/menit

N: 89x/menit

S: 36.5oC

Status lokalis:

Regio manus dextra sinistra:

UKK: Makula eritem bentuk bulat, jumlah eritem, batas tegas, terdapat erosi eritem akibat
garuka pasien

Boring 21 candidiasis vaginosis 24 1 2020

Ny.S Usia: 40th TB: 157cm BB: 60kg

Tatalaksana:

Ketokonazole 200mg 2x1 selama 7hari

Cetirizine 10mg 1x1 diminum malam hari jika gatal


Edukasi: Selalu menjaga kebersihan aera kewanitaan, dengan menggunakan celana dalam yang
menyerap keringat, mengganti celana dalam sehari 2 atau 3 kali, usahakan darah kewanitaan
harus kering dan tidak lembab

Jangan menggunakan sabun pada area kewanitaan, cucilah area kewanitaan dengan air biasa

Jangan berhubungan badan apabila masih terdapat keputihan, apabila terpaksa harus memakai
kondom

Hindari stres

s/ pasien datang ke puskesmas dengan keluhan terdapat keputihan pada vagina, keputihan sudah
dirasa sejak 3 minggu yang lalu, menurut pasien keputihan selalu keluar apabila pasien merasa
lelah, keputihan nya bergumpal berwarna putih, tidak bau, kadang terasa perih dan sangat gatal,
pasien mengatakan kadang memakai sabun di area kewanitaan, Buang air kecil lancer, pasien
mengatakan selama keputihan belm pernah di obati dan di biarkan saja.

o/ Kesadaran: CM

TD:153/66 mmHg

RR: 18/menit

N: 80x/menit

S: 36.5oC

Status lokalis: Vagina

Tampak eritem pada labia mayora et minora dextra et sinistra dan pada vulva, terdapat discharge
putih kental seperti susu