Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kesehatan dan Keselamatan Kerja merupakan suatu pemikiran dan upaya untuk
menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani. Dengan
Kesehatan Dan Keselamatan Kerja maka para pihak diharapkan dapat melakukan
pekerjaan dengan aman dan nyaman. Pekerjaan dikatakan aman jika apapun yang
dilakukan oleh pekerja tersebut, resiko yang mungkin muncul dapat dihindari atau
dicegah.1
Kesehatan Dan Keselamatan Kerja merupakan salah satu aspek perlindungan
tenaga kerja yang diatur dalam Undang-Undang No.1 Tahun 1970 tentang
Keselamatan Kerja. Undang-Undang ini mengatur dengan jelas tentang kewajiban
pimpinan tempat kerja dan pekerja dalam melaksanakan keselamatan Kerja.
Selanjutnya yaitu Undang-Undang No.23 Tahun 1992 tentang Kesehatan.
Undang-Undang ini menyatakan secara khusus perusahaan berkewajiban memeriksa
kesehatan badan, kondisi mental dan kemampuan fisik pekerja yang baru maupun yang
akan dipindahkan ke tempat kerja baru, sesuai dengan sifat-sifat pekerjaan yang
diberikan kepada pekerja, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dan juga
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, Undang-Undang ini mengatur mengenai
segala hal yang berhubungan dengan ketenagakerjaan mulai dari upah kerja, jam kerja,
cuti, sampai dengan keselamatan dan kesehatan kerja. Dengan menerapkan teknologi
pengendalian keselamatan dan kesehatan kerja, diharapkan tenaga kerja akan mencapai
ketahanan fisik, daya kerja, dan tingkat kesehatan yang tinggi. Disamping itu
keselamatan dan kesehatan kerja diharapkan dapat menciptakan kenyamanan kerja dan
keselamatan kerja yang tinggi. Jadi, unsur yang ada dalam kesehatan dan keselamatan
kerja tidak terpaku pada faktor fisik, tetapi juga mental, emosional dan
psikologi.Seiring pesatnya perkembangan perusahaan-perusahaan dalam industri
pariwisata maka dibutuhkan SDM yang tinggi, maka potensi bahaya dan resiko yang
terjadi juga semakin besar salah satunya di hotel. Di hotel khususnya di bagian
housekeeping department, merupakan pekerjaan berat dan penuh resiko. Maka dari itu
pentingnya menerapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan memahami ruang
lingkupnya agar dapat menekan jumlah kecelakaan kerja yang diakibatkan human error
maupun kesalahan pada alat kerja. 1
Arti penting dari kesehatan dan keselamatan kerja bagi perusahaan adalah
tujuan dan efisiensi perusahaan sendiri juga akan tercapai apabila semua pihak
melakukan pekerjaannya masing-masing dengan tenang dan tentram, tidak khawatir
akan ancaman yang mungkin menimpa mereka. Selain itu akan dapat meningkatkan
produksi dan produktivitas nasional. Setiap kecelakaan kerja yang terjadi nantinya juga
akan membawa kerugian bagi semua pihak. Kerugian tersebut diantaranya menurut
Slamet Saksono adalah hilangnya jam kerja selama terjadi kecelakaan, pengeluaran
biaya perbaikan atau penggantian mesin dan alat kerja serta pengeluaran biaya
pengobatan bagi korban kecelakaan kerja. 1
Pengusaha sendiri juga memiliki kewajiban dalam melaksanakan kesehatan
dan keselamatan kerja. Misalnya terhadap tenaga kerja yang baru, ia berkewajiban
memberikan training serta menjelaskan tentang kondisi dan bahaya yang dapat timbul
di tempat kerja, semua alat pengaman diri yang harus dipakai saat bekerja, dan cara
melakukan pekerjaannya. Sedangkan untuk pekerja yang telah dipekerjakan,
pengusaha wajib memeriksa kesehatan fisik dan mental secara berkala, menyediakan
secara cuma-cuma alat pelindung diri, memasang gambar-gambar tanda bahaya di
tempat kerja.amu akan akan menilai kualitas pelayanan jika dilihat dari dua aspek
yaitu kinerja yang diberikan oleh pihak hotel ( dalam hal ini karyawan sebagai pelaku
kinerja hotel ) dan harapan tamu terhadap jasa tersebut. Jika kinerja yang diberikan
oleh hotel atau karyawan hotel memenuhi harapan tamu maka tamu akan merasa
sangat puas oleh karena pelayanan yang diberikan. Begitu juga sebaliknya jika tamu
merasa pelayanan yang diterima jauh lebih kecil dari kinerja hotel yang diharapkan
maka tamu akan meras tidak puas dan lambat laun akan meninggalkan hotel.Kualitas
pelayanan yang baik sangat berpengaruh terhadap peningkatan hunian kamar yang
pada akhirnya berpengaruh pada peningkatan pendapatan restoran,walaupun
pendapatan dari sektor makanan dan minuman masih menempati urutan kedua dari
pendapatan terbesar hotel.1
1.2 Batasan Masalah

Makalah ini membahas mengenai definisi, tujuan, fungsi, sebab, serta

pencegahan dan penanggulangan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di hotel

1.3 Tujuan Penulisan

Makalah ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman

tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja di hotel

1.4. Metode Penulisan

Makalah ini ditulis dengan menggunakan metode tinjauan pustaka yang

merujuk dari berbagai literatur.

Sumber : Sucipto, Cecep Dani,2014. Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Gosyen


publishing. Yogyakarta