Anda di halaman 1dari 10

1

FORMAT PENGKAJIAN KELUARGA

I. Data Umum
1. Nama Kepala Keluarga (KK) : Tn. K
2. Usia : 52 tahun
3. Pendidikan : SD
4. Pekerjaan : Buruh
5. Alamat : Jl. Landak Rt 03 Rw 04 Mertasinga, Cilacap
6. Komposisi Anggota Keluarga :
Jenis Hub dgn
No. Nama Umur Pendidikan Pekerjaan
Kelamin KK
1. Tn. K L Kepala 52 tahun SD Buruh
Keluarga
2. Ny. M P Istri 51 tahun SD Ibu rumah tangga
3. An. Y P Anak 32 tahun SMA Ibu rumah tangga
4. An. W P Anak 28 tahun SMA Ibu rumah tangga
5. An.N L Anak 23 tahun SMA Wiraswasta
6. An.S P Anak 21 tahun SMA Wirausaha

Genogram :

Keterangan Genogram :
: Laki-laki : garis pernikahan

: Perempuan : garis keturunan

: Meninggal : tinggal serumah


2

7. Tipekeluarga: Keluargainti(nuclear family) :


Tipe keluarga pada keluarga Tn. S adalah tipe keluarga inti, yang terdiri dari ayah, ibu dan
anak

8. Suku bangsa :
Suku bangsa yang dianut oleh keluarga Tn. K adalah suku jawa dan tidak ada adat atau
budaya yang khusus mempengaruhi pandangan keluarga terhadap kesehatan dan tidak ada
pantangan dalam makan.

9. Agama:
Agama yang dianut oleh keluarga Tn. K adalah agama Islam

10. Status sosial ekonomi keluarga :


Penghasilan dan pengeluaran
a. Pekerjaan : Buruh
b. Besar pendapatan rata-rata perminggu : Rp 500.000/minggu
c. Besar pengeluaran rata-rata perminggu : Rp 350.000/minggu
d. Pemenuhan dasar keluarga : seimbang dan sesuai
e. Simpanan keluarga : karena besar pengeluaran masih lebih kecil dari pendapatan,
maka keluarga bisa menabung sebagai simpanan
f. Penentu/pengatur keuangan dalam keluarga : diatur oleh Tn. Ksebagai kepala
keluarga

11. Aktivitas rekreasi keluarga :


Keluarga Tn. K melakukan rekreasi bersama keluarga setiap 1 tahun sekali, keluarga
mengatakan rekreasi ditempat hiburan atau berkunjung ke saudara yang jauh.

II. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga


12. Tahap perkembangan keluarga saat ini :
Keluarga Tn. S mempunyai 4 orang anak. Anak pertama berusia 32 th, anak kedua berusia
28 tahun, anak ketiga 23 tahun, dan anak ke empat berusia 21 tahun dengan tugas
perkembangan keluarga dengan Anak Dewasa.
3
13. Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi:
Keluarga Tn. K sudah dapat memenuhi tahap perkembangannya sesuai dengan tahap
perkembangannya saat ini yang sekarang dialami.
Tugas perkembangan keluarga pada fase dewasa :
1. Meniti karir
2. Mencari pasangan, belum terpikirkan untuk mencari pasangan karena masih meniti
karir untuk masa depan yang lebih baik.
3. Mempertahankan keharmonisan keluarga.
4. Membantu orang tua memasuki masa tua, dengan mengajak orang tua kumpul
bersama saudara dan keluarga, menyiapkan tunjangan hari tua dan rutin cek
kesehatan ke layanan kesehatan.
5. Membantu anak untuk mandiri di masyarakat.
6. Penataan kembali peran dan kegiatan rumah tangga.

14. Riwayat keluarga inti :


Sebelum menikah Tn. K dan istri statusnya masih lajang. Tn. K berasal dari Cilacap dan
Ny. M berasal dari Cigintung. Tn. K dan Ny. M bertemu saat bekerja di RSUD Cilacap
sebagai cleaning service

15. Riwayat keluarga sebelumnya :


Keluarga Tn. K terdapat riwayat penyakit Hipertensi yang diturunkan dari keluarga Ny.M
yang berasal dari ayah Ny.M

III. Lingkungan
16. Karakteristik rumah :
Rumah berlantaikan tembok keramik, dibangun diatas tanah seluas 55 m2. Tipe
rumah Tn. K yaitu permanen dimana dindingnya terbuat dari semen dan batu bata,
terdapat 2 ruang kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 dapur, 1 ruang tamu, dan 1 ruang keluarga.
Suasana ruangan nyaman dan bersih, sirkulasi udara baik dengan jendela terbuka dan
memadai, cahaya matahari dapat masuk ke rumah. Penggunaan sumber air dari air sumur
untuk keperluan sehari-hari termasuk mandi, mencuci baju dan lainnya. Dan untuk
pembuangan saluran air dibuatkan pipa menuju belakang rumah yang berdekatan dengan
septitank kira-kira 10 m dari jarak belakang rumah.
4

Denah rumah :

Dapur Kamar mandi

Kamar tidur 2
Ruang
keluarga
Kamar tidur 1
(TV)

Ruang Tamu

17. Karakteristik tetangga dan komunitas :


Keluarga Ny. M bergaul baik dengan para tetangga, karena tetangga dekat rumah
merupakan sanak saudara. Dan tidak ada budaya yang khusus mempengaruhi pandangan
keluarga, beragama islam dan rumah dekat dengan mushola sehingga mereka biasanya
sholat bersama ke mushola sehingga tampak ramai dan komunikasi mereka cukup baik.

18. Mobilitas geografis keluarga :


Keluarga Tn. K tidak biasa berpindah tempat tinggal semenjak mereka menikah, dari
dulu hingga sekarang rumah yang ditempati Tn. K masih sama.

19. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyakarat :


Keluarga Tn. K tergolong keluarga yang aktif dalam musyawarah dan kerja bakti
yang diadakan di masyarakat. Serta berinteraksi dengan baik. Kemudian Ny. M juga
mengikuti kegiatan masyarakat setempat seperti Dawis dan ibu PKK.

20. Sistem pendukung keluarga :


Jumlah keluarga yang sehat pada keluarga Tn. K yaitu 5 orang. Keluarga tidak
mempunyai kartu jamkesmas untuk menunjang kesehatan. Keluarga dekat dengan praktik
5
dokter dan bidan, dekat dengan RS. Keluarga tidak ada masalah dengan tetangga,
keluarga selalu mendapat dukungan dari keluarga yang lain dan bila ada masalah selalu
dibicarakan bersama-sama.

IV. Struktur Keluarga


21. Pola komunikasi keluarga :
Kebanyakan penduduk sekitar bersuku jawa dan bahasa yang digunakan untuk
berkomunikasi adalah bahasa jawa namun tekadang memakai bahasa indonesia. Keluarga
berkomunikasi antar keluarga dengan berkunjung langsung dan juga dapat lewat alat
elektronik seperti handphone.

22. Struktur kekuatan keluarga :


Jika ada masalah dalam keluarga, keluarga berusaha untuk mengatasinya dengan
cara kekeluargaan. Misalnya, untuk pengeluaran uang untuk kebutuhan sehari-hari dapat
dibicarakan dengan anggota keluarga lainnya.

23. Struktur peran keluarga.


a. Peran formal:
Tn. K sebagai kepala keluarga, ayah dan suami. Ny. M sebagai ibu dan istri.
Dan 4 anak. Peran kepala keluarga mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan
hidup keluarganya. Dan istri merupakan ibu rumah tangga yang mengurusi
kebutuhan rumah.

b. Peran informal:
Tn. K sebagai orang yang dihormati, sebagai pengambil keputusan dan
pencari nafkah untuk keluarga. Ny.M bertanggung jawab untuk mengurus anak dan
keperluan dapur. Anak menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan
betanggung jawab.

24. Nilai dan norma budaya :


Tidak ada adat atau budaya yang khusus yang mempengaruhi pandangan keluarga
terhadap kesehatan.
6
V. Fungsi Keluarga.
25. Fungsi afektif :
Tn. K dan Ny. M menganggap anaknya sudah tumbuh menjadi anak-anak yang baik
dan saling menghormati dalam keluarga. meskipun ada masalah selalu dibicarakan
bersama-sama.

26. Fungsi sosialisasi :


Keluarga Tn. K beragama muslim sehingga mereka bergaul dengan para tetangga
dan menjalin hubungan dengan anggota keluarganya atau sanak saudaranya yang seorang
muslim juga.

27. Fungsi perawatan keluarga :


Keluarga menyediakan makanan sesuai dengan penghasilan keluarga,
menggunakan pakaian sederhana, pengetahuan keluarga mengenai sehat cukup baik,
ditandai dengan dapat membedakan mana keluarga sehat dan sakit.

Pemeriksaan fisik head to toe :


Tanggal pemeriksaan fisik : 28 Januari 2020
Pemeriksaan Nama anggota keluarga (inisial)
fisik Tn. K Ny. M An. N An. S
KEPALA :
Rambut Hitam, lurus Hitam, lurus Hitam, lurus Hitam, lurus
Mata Conjungtiva Conjungtiva Conjungtiva Conjungtiva
tidak pucat tidak pucat tidak pucat tidak pucat
Hidung Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
sinusitis sinusitis sinusitis sinusitis
Telinga Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
serumen serumen serumen serumen
Gigi-mulut Bersih, tidak Bersih, sedikit Bersih, tidak Bersih, tidak
ada ceries ceries ada ceries ada ceries
LEHER :
Tonsil Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
tonsilitis tonsilitis tonsilitis tonsilitis
Kelenjar Tidak terjadi Tidak terjadi Tidak terjadi Tidak terjadi
pembesaran pembesaran pembesaran pembesaran
7
kelenjar kelenjar kelenjar kelenjar
DADA :
Bentuk dada Simetris Simetris Simetris Simetris
Jantung Normal Normal Normal Normal
Paru Bunyi Bunyi resonan Bunyi resonan Bunyi
resonan Simetris Simetris resonan
Gerakan Simetris Simetris
PERUT :
Bising usus (+) (+) (+) (+)
Nyeri tekan (-) (+) (-) (-)
EKSTREMITAS :
Gerakan Bebas untuk Bebas untuk Bebas untuk Bebas untuk
bergerak bergerak bergerak bergerak
Kelainan (-) (-) (-) (-)
LAIN-LAIN :
Tekanan darah 120/80mmHg 130/90 mmHg 110/80 mmHg 110/80 mmHg
Nadi 80 x/menit 82 x/menit 80 x/menit 81 x/menit
Respirasi 22 x/menit 24 x/menit 23 x/menit 22 x/menit
Suhu 36,7 0C 37 0C 36,5 0C 36,6 0C
Berat badan 84 kg 60 kg 64 kg 50 kg

VI. Stress dan Koping Keluarga


28. Stressor jangka pendek :
Sejak 5 bulan yang lalu Ny. M sakit karena merasa cemas dan juga khawatir
memikirkan anak-anaknya yang paling muda, anak yang ke-4 ingin melanjutkan sekolah
ke jenjang yang lebih tinggi akan tetapi terkendala oleh biaya, sehingga menjadi pikiran.
Dan keluarga Tn. K hanya bisa bersabar dan berusaha semaksimal mungkin untuk
kebahagiaan bersama.

29. Kemampuan keluarga berespons terhadap masalah :


Keluarga Tn. K memeriksakan kesehatan seperti cek tekanan darah secara mandiri
dirumah. Dan ada anak-anak yang merawat Ny.M dirumah.
8
30. Strategi koping yang digunakan :
Keluarga Ny. M dan suami selalu membicarakan masalah keluarga bersama dan
sesekali bersama anak-anaknya jika membicarakan tentang harapan-harapan mereka
terhadap anak-anaknya begitu pula sebaliknya.
31. Strategi adaptasi disfungsional :
Keluarga langsung meminta memeriksakan kesehatannya apabila ada salah satu
anggota keluarga yang sakit. Dan tidak pernah terdapat perselisihan antar anggota
keluarga dalam mengambil suatu keputusan.

VII. Harapan Keluarga terhadap Asuhan Keperawatan Keluarga


Keluarga berharap semoga keluarganya selalu diberikan kesehatan, dan sangat senang
mahasiswa STIKES AIAIC mengunjunginya.

Data Masalah

Ds :
- keluarga mengatakan ingin
meningkatkan kebahagiaan
keluarga
- Keluarga mengatakan ingin
meningkatkan keselamatan
anggota keluarga
- Keluarga mengatakan ingin
meningkatkan pola komunikasi Kesiapan meningkatkan
Do : koping keluarga
- Keluarga Tn. K terlihat peduli
terhadap anggota keluarga yang
lain
- Keluarga Tn.K terlihat sedikit
cemas karena tidak tinggal
serumah bersama dengan ke-
empat anaknya

DS : Ketidakefektifan
9
- Keluarga mengatakan tidak pemeliharaan kesehatan
memiliki jamkesmas
- Keluarga mengatakan tidak
patuh minum obat saat ada
keluhan kesehatan
- Keluarga mengatakan lebih
mencari tau cara mengatasi
keluhan dengan cara tradisional
DO :
- Keluarga Tn.T tidak
mendapatkan jamkesmas di
desanya
- Keluarga Tn.T selalu
memeriksakan keluhan yang
dirasakan ke tetangga sebelah
rumahnya,untuk minta di cek
tekanan darahnya
DS :
- Ny.M mengatakan bahwa ada
keluhan lain yang dirasakan
yaitu nyeri perut dibagian ulu
hati
- Klien mengatakan pusing,
leher cengeng,
- Klien mengatakn nyeri sudah
dirasakan sejak 5 bulan yang Nyeri Akut b.d agens cidera
lalu biologis
DO :
- Klien tampak lemas
- Skala nyeri : 4
- TTV : TD = 130/90 mmHg
S : 36,5
RR : 24 x/menit
N : 80 x/menit
10

PRIORITAS MASALAH

Kesiapan meningkatkan koping keluarga


Kriteria Skor
Sifat masalah
Potensial 1/3 x 1 = 1/3
Kemungkinan untuk di ubah
Mudah 2/2 x 2 = 2
Potensial di cegah
Cukup 2/3 x 1 = 2/3
Menonjolnya masalah
Ada masalah tetapi tidak perlu segera di 1/2 x 1 = ½
tangani
Skor 3½

Ketidakefektikan Pemeliharaan kesehatan


Kriteria Skor
Sifat masalah
Aktual 3/3 x 1 = 1
Kemungkinan untuk di ubah
Sebagian 1/2 x 2 = 1
Potensial di cegah
Cukup 2/3 x 1 = 2/3
Menonjolnya masalah
Masalah tidak di rasakan 0/2 x 1 = 0
Skor 1 1/3