Anda di halaman 1dari 5

BAB V

HASIL DAN DISKUSI KEGIATAN

5.1 Keluarga Ibu Surya

5.1.1 Pertemuan 1

a. Waktu pelaksanaan : Minggu, 17 November 2019


b. Tempat pelaksanaan : Rumah Ibu S
c. Peserta : Bu S
d. Pelaksanaan kegiatan:
- Pada pertemuan 1 dilakukan edukasi terkait gambaran umum tentang
penyakit jantung dan diet untuk pasien jantung. Media yang digunakan
selama edukasi adalah menggunakan poster. Kegiatan kali ini melibatkan
beberapa anggota kelompok dari 2 program studi yaitu PSKED dan PSIG.
- Anggota menjelaskan kepada ibu tentang gambaran umum penyakit
jantung meliputi, tanda gejala, faktor penyebab kekambuhan dan cara
pengendalian penyakit jantung. Anggota juga menjelaskan kepada ibu S
tentang peresepan makanan yang baik untuk penderita jantung.
- Evaluasi tentang edukasi ini dilakukan pada waktu sama dengan
mengajukan beberapa pertanyaan terkait materi edukasi kepada ibu S.
- Hasil evaluasi berjalan dengan baik ibu S dapat menjawab semua
pertanyaan dengan benar, sehingga dapat disimpulkan kegiatan edukasi
terkait gambaran umum tentang penyakit jantung dan diet untuk pasien
jantung berhasil.

e. Analisa kelebihan dan kekurangan kegiatan:


- Kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan pada ibu S terkait
bagaimana ibu S untuk mencegah faktor yang dapat membuat
kekambuhan, tanda- tanda kekambuhan serta tips pengendalian penyakit
jantung dengan salah satunya yaitu periksa rutin ke fasilitas pelayanan
kesehatan, pengobatan yang tepat dan diet dengan gizi seimbang dan
membantu ibu S untuk mengetahui menu makanan sehat yang sudah
sesuai untuk pasien penyakit jantung.
- Kekurangan dari kegiatan ini adalah ibu S pada waktu edukasi
menginginkan untuk diperiksa tekanan darahnya namun anggota
kelompok tidak membawa alat TTV.
f. Hambatan kegiatan:
- Tidak terdapat hambatan yang berarti dalam pertemuan kali ini.

5.1.2 Pertemuan 2

a. Waktu pelaksanaan : Minggu, 24 November 2019


b. Tempat pelaksanaan : Rumah Bu S
c. Peserta : Ibu S dan Mas B (anak ibu S)
d. Pelaksanaan kegiatan:
- Pada pertemuan 2 dilakukan edukasi terkait pola hidup bersih dan sehat.
Intervensi pertama dilakukan edukasi tentang pola hidup sehat
menghadapi masa menopause, yakni seputar tanda gejala memasuki
menopause seperti, kesulitas tidur dan perubahan siklus menstruasi.
Anggota kelompok juga memberikan edukasi terkait tips untuk meredakan
gejala menopause seperti, perbanyak konsumsi buah dan sayur,
mengurangi makanan berminyak, dan juga banyak mengkonsumsi
vitamin c. Intervensi kedua tentang pemberian edukasi terkait pentingnya
mencuci tangan dan praktik mencuci tangan yang tepat. Namun edukasi
ini diberikan kepada mas B (anak ibu S) karena pada pertemuan ini ibu S
sedang sakit. Edukasi ini diberikan agar nantinya mas B dapat
menyampaikannya kepada ibu S untuk dapat mengolah makanan yang
dikonsumsi lebih higienis, mengingat ibu S harus diet dengan gizi
seimbang untuk pasien jantung. Kelompok juga memberikan cendera
mata berupa 1 buah sabun cuci tangan cair dan juga poster cuci tangan
untuk di tempel di dapur atau kamar mandi guna mempermudah
mengingat urutan cuci tangan yang baik sesuai standar kesehatan. Pada
intervensi hari ke-2 melibatkan 2 program studi yaitu PSKB dan PSIK.
- Evaluasi tentang edukasi ini dilakukan dengan menanyakan kembali
beberapa pertanyaan tentang materi edukasi kepada mas B. Hasilnya
mas B dapat menjawab dengan baik dari pertanyaan yang disampaikan
dan juga anggota menanyakan apakah ada yang ditanyakan terkait
materi edukasi yang disampaikan. Evaluasi juga dilakukan dengan
memberikan edukasi singkat dan beberapa pertanyan kepada mas B
tentang gambaran umum tentang penyakit jantung dan diet untuk pasien
jantung pada pertemuan 1, karena ibu S sedang dalam kondisi sakit jadi
tidak memungkinkan untuk dilakukan evaluasi mengenai materi edukasi
pada pertemuan 1.
- Hasil evaluasi berjalan dengan baik pada mas B. Mas B S dapat
menjawab peratanyan yang diajukan oleh anggota kelompok dengan
benar, sehingga dapat disimpulkan kegiatan edukasi terkait pola hidup
sehat dan gambaran umum tentang penyakit jantung dan diet untuk
pasien jantung berhasil.

e. Analisa kelebihan dan kekurangan kegiatan:


- Kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan pada mas B yang nantinya
akan di sampaikan kepada ibu S terkait bagaimana ibu S untuk
menerapkan pola hidup sehat untuk menghadapi masa menopause dan
juga menerapkan praktik cuci tangan yang tepat .
- Kekurangan dari kegiatan ini adalah ibu S pada waktu edukasi sedang
dalam kondisi sakit. Jadi materi edukasi dilanjutkan kepada mas B (anak
ibu S).
f. Hambatan kegiatan:
- Ibu S dalam kondisi sakit jadi tidak dapat mengikuti edukasi, jadi materi
edukasi diberikan kepada mas B (anak ibu S) yang nantinya diharapkan
mas B dapat menyampaikan isi materi kepada ibu S.
5.1.3 Pertemuan 3

a. Waktu pelaksanaan : Senin, 25 November 2019


b. Tempat pelaksanaan : Rumah Bu S
c. Peserta : Ibu S dan Mas B (anak ibu S)
d. Pelaksanaan kegiatan:
- Pada pertemuan 3 dilakukan edukasi terkait konseling tentang sakit yang
sedang ibu S alami yaitu, demam, flu, dan nyeri perut, karena saat ini ibu
S sedang tidak mengkonsumsi obat jantungnya maka edukasi tentang
obat jantung tidak diberikan. Anggota kelompok memberikan edukasi
kepada mas B terkait manajemen sakit demam, flu dan nyeri perut yang
dirasakan ibu S karena maag yang ibu derita sedang kambuh dan juga
anggota melakukan pemeriksaan TTV kepada ibu S. Pada intervensi hari
ke-3 melibatkan 2 program studi yaitu PSKED dan PSF.
- Evaluasi tentang edukasi ini dilakukan dengan menanyakan kembali
beberapa pertanyaan tentang materi edukasi kepada mas B. Hasilnya
mas B dapat menjawab dengan baik dari pertanyaan yang disampaikan.
Evaluasi juga dilakukan kepada mas B dengan menanyakan kembali
beberapa pertanyaan terkait materi edukasi pada pertemuan 1 & 2.
- Hasil evaluasi berjalan dengan baik walaupun mas B membutuhkan
waktu untuk menjawab karena mengingat- ingat materi edukasi yang
disampaikan. Mas B dapat menjawab semua pertanyaan dengan benar
terkait konseling tentang sakit yang sedang ibu S alami yaitu, demam, flu,
dan nyeri perut dan materi edukasi pada pertemuan 1 & 2, sehingga
dapat dikatakan intervensi ini berhasil.

e. Analisa kelebihan dan kekurangan kegiatan:


- Kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan pada mas B terkait edukasi
konseling tentang penyakit yang ibu S sedang alami, dan diharapkan mas
B dapat menyampaikan konseling ini kepada ibu S tentang bagaimana
ibu S untuk mengurangi gejala sakit demam, flu dan nyeri perut juga
manajemen penyakitnya.
- Kekurangan dari kegiatan ini adalah metode ceramah yang mungkin
membosankan bagi mas B namun adanya poster mungkin sedikit
mengurangi kebosanan.

f. Hambatan kegiatan:
- Ibu S dalam kondisi sakit jadi tidak dapat mengikuti edukasi, jadi materi
edukasi diberikan kepada mas B (anak ibu S) yang nantinya diharapkan
mas B dapat menyampaikan isi materi kepada ibu S.