Anda di halaman 1dari 6

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

I. Data Umum
1. Nama Keluarga ( KK) : Tn. A
2. Alamat dan Telephon : Kalibeber, Mojotengah
3. Komposisi Keluarga :

NO Nama Jenis Kelamin Hub dg KK Umur Pendidikan


1 Tn. A Laki – Laki Kepala Keluarga 37 th SLTP
2 Ny. K Perempuan Istri 35 th
3 An. X Perempuan Anak Pertama 12 th
4 An. Y Laki – Laki Anak Kedua 9 th

4. Genogram
5. Tipe Keluarga :
6. Suku : Jawa
7. Agama : Islam
8. Status sosial ekonomi keluarga :
KK bekerja sebagai pedagang dengan penghasilan perbulan Rp .
1.500.000,-.
9. Aktifitas rekreasi keluarga :
Setiap hari keluarga dalam memenuhi kebutuhan akan rekreasi dan hiburan
biasanya menonton TV, berkumpul dengan keluarga dan melepas lelah di
ruane keluarga. Dan untuk kedua anaknya sering bermain keluar dengan
teman-temanya di sore hari.

II. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
2. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
3. Riwayat keluarga saat ini
4. Riwayat keluarga sebelumnya
III. LINGKUNGAN
1. Karakteristik Rumah
Keluarga tinggal dirumah dengan luas tanah 5 X 6 m2 dan luas rumah 4 X
5 m2 , tipe rumah kayu dengan jumlah ruang 1kamar tidur, 1 ruang tamu
sekaligus ruang keluarga, 1 dapur, kamar mandi luar rumah, dan WC umum.
Jumlah jendela 3. Setiap ruangan di manfaatkan sebagaimana fungsinya
secara optimal. Peletakan perabot rumah tidak tertata dengan rapi. Tidak
ada septic tank, pembuangan langsung ke selokan besar, jarak antara WC
dan sumber air kurang lebih 10 meter, sumber air minum PAM.
2. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Keluarga memiliki tetangga yang ramah. Keluarga tinggal di wilayah
perkotaan sehingga jarak rumah satu dengan yang lain cukup dekat.
Penduduk setempat memiliki kesepakatan apabila ada warga baru dan tamu
yang menginap harap lapor pada RT/RW.
3. Mobilisai geografis keluarga
4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Setiap sore dan malam hari anggota keluarga selalu meluangkan waktu
berkumpul. Keluarga klien juga berinteraksi baik dengan warga sekitar.
Bahasa komunikasi yang di gunakan dalam keluarga dan masyarakat adalah
Bahasa jawa dan Indonesia.
5. System pendukung dalam keluarga
Keluarga kurang menyadari pentingnya menjaga kesehatan. Keluarga
menerapkan kebiasaan mencuci tangan sebelum makan, akan tetapi
lingkungan sekitar tidak di jaga dengan baik. Kecukupan gizi dalam
keluarga juga kurang terpenuhi dilihat dari makanan yang sering di
konsumsi tiap harinya karena ekonomi rendah.
IV. STRUKTUR KELUARGA
1. Pola komunikasi dalam keluarga
Komunikasi antar anggota keluarga lebih sering terjadi pada sore hari
karena anggota keluarga pulang kerja pada sore hari.
2. Struktur kekuatan keluarga
Dalam menyelesaikan masalah keluarga klien selalu berunding dengan
seluruh anggota keluarga, namun pengambilan keputusan selalu di tangan
Tn. A.
3. Struktur peran
Tn. A sebagai kepala keluarga bertanggung jawab dalam mencari nafkah
sebagai pedagang, dan Ny. K sebagai istri melakukan tugasnya menjadi
ibu rumah tangga, namun Ny. K menderita gastritis, dan adanya
stress/trauma yang mengganggu anak-anaknya.
4. Nilai dan norma budaya
Keluarga menganut agama islam. Tn. A sebagai kepala keluarga mendidik
anak-anaknya bagaimana cara berperilaku yang baik, sopan santun, tata
krama, cara menjaga hubungan baik dengan orang lain.

V. FUNGSI KELUARGA
1. Fungsi afektif
Anggota keluarga saling menyayangi satu sama lain, dan selalu menjaga
komunikasi dengan baik.
2. Fungsi sosialisasi
Keluarga saling berinteraksi baik dengan anggota lain maupun dengan
tetangga, kedua anak Tn. A bergaul dengan baik dengan teman-
temanya.
3. Fungsi perawatan keluarga
a. Kemampuan keluarga dalam mengenal masalah kesehatan
Keluarga cukup mengetahui mengenai penyakit, namun mengenai
penanganan jika mengalami kekambuhan penyakit kurang. Terbukti
saat Ny. K kambuh penyakitnya dia hanya membeli obat apotek
tanpa berobat ke dokter dulu, dan juga ketika anaknya mengalami
cedera hanya diberi minyak gosok di area yang sakit, lalu di
gunakan untuk istirahat sampai terasa baik.
b. Kemampuan keluarga memliha lingkungan rumah yang sehat
1) Keluarga kurang menyadari bahwa dengan menciptakan
lingkungan yang bersih dapat mencegah penyebaran berbagai
penyakit. Terbukti dari lingkungan sekitar banyak terdapat
tumpukan sampah, dan tidak terdapat tempat sampah.
2) Keluarga kurang mengerti dan menyadari tentang pentingnya
hygiene sanitasi untuk menciptakan rumah yang sehat. Terbukti
jendela rumah jarang di buka.
3) Keluarga secara keseluruhan kurang mampu mempertahankan
kondisi kesehatan mereka. Terbukti pemenuhan gizi seimbang
kurang, tidur tidak teratur, mengatur waktu antara bekerja dan
berkumpul dengan keluarga kurang baik, terbukti keluarga
mengutamakan pekerjaan.
c. Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit
1) Jika anggota keluarga ada yang sakit sekiranya perlu
penanganan tenaga kesehatan. Namun bila sakitnya masih
tergolong ringan, keluarga hanya menganjurkan istirahat,
pemenuhan kebutuhan dan konsumsi obat antiseptic, generic, dll
dari apotek atau waung.
2) Untuk berjaga-jaga, keluarga hanya menyediakan obat-obatan
yang sering di konsumsi dan cocok bagi masing- masing
anggota keluarga. Apabila penyakit yang diderita dirasa parah,
keluarga akan membawa ke tenaga kesehatan.
3) Keluarga memberikan perhatian, kasih saying dan support untuk
membantu proses penyembuhan.
d. Kemampuan keluarga mengambil keputusan mengenai tindakan
kesehatan yang tepat :
1) Keluarga cukup mengerti tentang kesehatan pada anggota
keluarganya
2) Keluarga sangat cemas dengan kemungkinan penyakit yang
menyerang anggota keluarga yang lain
3) Keluarga selalu menanggapi masalah kesehatan keluarga secara
positif
4) Keluarga kurang mendapat informasi yang tepat mengenai
tindakan yang dilakukan jika maslah kesehatan muncul dalam
keluarga, sehingga tidak dapat mengambil keputusan.

VI. STRESS DAN KOPING KELUARGA


1. Stressor jangka pendek ( < 6 bulan yang dirasakan keluarga )
2. Stressor jangka Panjang ( > 6 bulan yang sirasakan keluarga )
3. Kemampuan keluarga berespon terhadap masalah
4. Strategi koping yang di gunakan
5. Strategi adaptasi disfungsional

VII. HARAPAN KELUARGA


VIII. PEMERIKSAAN FISIK
a. Keadaan umum
Keadaan Tn. A Ny. K An. X An.Y
Umum Baik Baik Baik Baik
b. TTV
Pemeriksaan Anggota Keluarga
Fisik Tn. A Ny. K An. X An.Y