Anda di halaman 1dari 3

Panduan Masuk Unit Perinatologi Level II & III

No. Dokumen No. Revisi Halaman


00
1 dari 3
Ditetapkan oleh,
DIREKTUR
SPO Tanggal Terbit
(STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL) 12 Maret 2019
Dr. Tri Noviati, MARS
NIP. 196111051989032004
Fasilitas rumah sakit dengan unit perinatology level II dan III yang
memiliki SDM terlatih dan kompetensi dengan peralatan untuk
memberikan dukungan kehidupan yang berkelanjutan dan
komprehensif unuk bayi baru lahir sangat beresiko tinggi dengan
PENGERTIAN
penyakit yang kompleks dan kritis.
Unit perinatologi level II terbagi menjadi II A dan II B, unit level II
A ada di ruang perina dan II B hingga level III A ada di ruang
NICU. Unit level III di RSUD Budhi Asih adalah level III A standar.
Untuk dapat mengidentifikasi kebutuhan pasien akan pelayanan
TUJUAN
kesehatan pada pasien rawat inap.
Keputusan Direktur RSUD Budhi Asih nomor 1096 tahun 2018
tentang Kebijakan Panduan Masuk Level II dan III.
RSUD Budhi Asih melaksanakan pengkajian pasien secara terus
menerus dan dinamis baik dirawat jalan maupun rawat inap dengan
KEBIJAKAN
mengumpulkan informasi keadaan fisik, psikologis, sosial dan
riwayat kesehatan pasien serta menganalisis hasil laboratorium dan
radiologi untuk membuat rencana pelayanan guna memenuhi
kebutuhan pasien.
a. Kriteria Masuk Perinatologi Level II
1) Bayi prematur > 32 minggu
2) Bayi dari ibu DM
PROSEDUR
3) Bayi yang lahir dari kehamilan beresiko tinggi , atau
persalinan dengan komplikasi gawat nafas yang tidak
memerlukan ventilasi bantuan,
Panduan Masuk Unit Perinatologi Level II & III

No. Dokumen No. Revisi Halaman


00
2 dari 3

4) Sepsis neonatorum,
5) Bayi hiperbilirubinemia yang memerlukan terapi sinar
6) Ketidakmatangan fisiologis seperti apnea prematuritas,
7) Ketidakmampuan mempertahankan suhu tubuh,
8) Ketidakmampuan asupan makanan oral .
9) Bayi yang tergolong dalam kasus yang dimaksudkan yaitu
bayi dengan BBLR kurang dari 2.500 gram, prematuritas,
infeksi, gangguan pernapasan, gangguan gastrointestinal,
gangguan metabolic, masalah CNS, malformasi,
kardiovaskular dan sirkulasi, miscellaneous.
10) Perawatan level II dibagi menjadi 2 kategori yang dibedakan
oleh (tingkat IIA) yang tidak atau (tingkat IIB) memiliki
kemampuan menyediakan tekanan positif dengan atau tanpa
ventilasi mekanik terus menerus untuk jangka waktu singkat
(kurang dari 24 jam).
b. Tingkat Perawatan Neonatus Level III A
Kriteria :

1) Bayi dengan resiko henti nafas (sering Apneu)


2) Bayi dengan kelainan bawaan berat yang tidak memerlukan
tindakan bedah anak segera.
3) Bayi dengan asfiksia berat.
4) Kejang berulang/lama.
5) Bayi dengan pemakaian obat inotropic
6) Bayi dengan alat ventilator.
7) Bayi dengan syok septik.
8) Bayi dengan gangguan hemodinamik (syok hypovolemik)
9) Gagal nafas, memerlukan CPAP atau ventilasi jangka
pendek selama < 7 hari
10) Bayi dengan hasil pemeriksaan neurologis abnormal, bayi
Panduan Masuk Unit Perinatologi Level II & III

No. Dokumen No. Revisi Halaman


00
3 dari 3

dengan kejang, bayi yang perlu tranfusi tukar untuk


hiperbilirubinemia atau polisitemia
11) Nutrisi parenteral < 7 hari
12) Melakukan prosedur pembedahan minor pemasangan vena /
arteri kateter umbilikal, PICC akses.

Unit Perinatologi Level II A Ruang Perina


UNIT TERKAIT
Unit Perinatologi Level II B – III A Ruang NICU