Anda di halaman 1dari 5

NILAI

PEMERIKSAAN HASIL SATUAN ANALYSIS


RUJUKAN
HEMATOLOGI
Hemoglobin 15.0 14.0 – 18.0 g/dl
Leokosit 14.5* 4.0 – 10.5 ribu/ul Leokosit meningkat, diduga
terjadinya infeksi
Eritrosit 5.33 4.10 – 6.00 juta/ul
Hematocrit 45.7 42.0 – 52.0 %
Trombosit 320 150 – 450 ribu/ul
RDW-CV 12.2 12.1 – 14.0 %
MCV, MCH, MCHC
MCV 85.7 7.50 – 96.0 fl
MCH 28.1 28.0 – 32.0 pg
MCHC 32.8* 33.0 – 37.0 % MCHC tidak terjadi
penuruna yang signifikan
HITUNG JENIS
Basofil% 0.5 0.0 – 1.0 %
Eosinofil% 0.8* 1.0 – 3.0 % Eosinofil rendah, diduga
adanya reaksi infeksi
Neotrofil% 81.5* 50.0 – 81.0 % Neotrofil meningkat,
diduga adanya reaksi
infeksi
Limfosit% 11.0* 20.0 – 40.0 % Limfosit menurut, diduga
adanya reaksi infeksi
Monosit% 6.2 2.0 – 8.0 %
Basofil# 0.07 <1.00 ribu/ul
Eosinofil# 0.11 <3.00 ribu/ul
Neotrofil# 11.82* 2.50 – 7.00 ribu/ul Neotrofil meningkat,
diduga adanya reaksi
infeksi
Limfosit# 1.60 1.25 – 4.00 ribu/ul
Monosit# 0.90 0.30 – 1.00 ribu/ul
KIMIA
DIABETES
Glukosa Darah Puasa 90 80 – 115 mg/dl
FAAL LEMAK DAN JANTUNG
Kolestrol Total 191 0 – 200 mg/dl
HDL Kolesterol 44 >40.00 mg/dl
LDL Kolesterol 146 0 - 100 mg/dl
NILAI
PEMERIKSAAN HASIL SATUAN ANALISIS
RUJUKAN
Trigliserida 112 0 – 150 mg/dl Normal
LDH 217 125 - 220 U/L Normal
GINJAL
Ureum 32 0 – 50 mg/dl Normal
Kreatinin 0.78 0.72 – 1.25 mg/dl Normal
Obat
Konsiderasi
Nama Obat Indikasi Kontra Indikasi Mekanisme Obat
Perawat
Inj. Citicoline Penyakit Hipersensitivitas Citicolin 1. Benar pasien (Tn.
Alzheimer, meningkatkan zat A)
penyakit kimia otak yang 2. Benar obat
serebrovaskuklar disebut (Citicoline)
seperti stroke, fosfatidilkolin. 3. Benar dosis
hilang ingatan (2x500mg)
karena faktor 4. Benar cara
usia, penyakit pemberian (IV)
perkinson, ADHD 5. Benar waktu
( attention 6. Benar
deficithyperactive dokumentasi
disorder), dan 7. Benar pendidikan
glaucoma kesehatan
8. Hak klien untuk
menolak
9. Benar
pengkajian.
10. Benar evaluasi
11. Benar reaksi
terhadap makanan
12. Benar reaksi
dengan obat lain
OMZ Pengobatan Gangguan ginjal, Menghambat 1. Benar pasien (Tn.
jangka pendek fungi hati, sekresi asam A)
untuk tukak menyususi, lambung melalui 2. Benar obat
duodenal, tukak hipersensitifitas, sistem enzim (Omeprazole)
lambung, fefluks kehamilan, adenosin 3. Benar dosis
esophagitis, lambung. trifosfatase (1x40mg)
sindrom zollinger hydrogen-kalium 4. Benar cara
ellison. dari sel parietal pemberian (IV)
lambung. 5. Benar waktu
6. Benar
dokumentasi
7. Benar pendidikan
kesehatan
8. Hak klien untuk
menolak
9. Benar
pengkajian.
10. Benar evaluasi
11. Benar reaksi
terhadap
makanan
12. Benar reaksi
dengan obat lain
CPG Sindrom coroner Riwayat alergi Menghambat 1. Benar pasien
akut, stroke. obat clopidogrel, secara mengikat (Tn. A)
kerusakan hati anatara Adenosine 2. Benar obat
parah, ibu yang Difosfat (ADP) (Clopidogrel)
sedang menyusui. dengan platelet 3. Benar dosis
reseptor P2Y12, (1x75mg)
kemudian
4. Benar cara
nebgaktivasi
pemberian
glikoprotein
GPIIb/IIIa agregasi (IV)
trombosit. 5. Benar waktu
6. Benar
dokumentasi
7. Benar
pendidikan
kesehatan
8. Hak klien
untuk
menolak
9. Benar
pengkajian.
10. Benar
evaluasi
11. Benar reaksi
terhadap
makanan
12. Benar reaksi
dengan obat
lain
Aspilet Penyakit jantung Riwayat alergi Terkait dengan 1. Benar pasien
dan pasca stroke. aspilet, penghambatan (Tn. A)
mempunyai aktivitas COX-1, 2. Benar obat
riwayat tkak yang berperan (Aspilet)
lambung atau untuk metabolisme 3. Benar dosis
maag, mengalami enzim utama dari (1x1)
perdarahan asam arakodonat
4. Benar cara
dibawah kulit, yang merupakan
pemberian
penyakit kelainan precursor
pembekuan prostaglandin yang 5. Benar waktu
darah, sedang memainkan peran 6. Benar
mendapat terapi utama dalam dokumentasi
antikoagulan. patogenesis 7. Benar
peradangan, nyeri pendidikan
dan demam kesehatan
8. Hak klien
untuk
menolak
9. Benar
pengkajian.
10. Benar
evaluasi
11. Benar reaksi
terhadap
makanan
12. Benar reaksi
dengan obat
lain
Alprazolam Ansietas, Depresi Meningkatkan efek 1. Benar pasien
campuran pernafasan, asam (Tn. A)
ansietas-depresi, gangguan hati gammaminobutyric 2. Benar obat
dan gangguan berat, miasteni (GABA) di otak. (Alprazolam)
panic (pemakaian gravis, 3. Benar dosis
jangka pendek) insufisiensi 4. Benar cara
pulmoner akut,
pemberian
kondisi fobia dan
5. Benar waktu
obsesi, psikosis
kronik, glaucoma 6. Benar
sudut sempit dokumentasi
akut, serangan 7. Benar
asma akut, pendidikan
trimester pertama kesehatan
kehamilan, bayi 8. Hak klien
premature; tidak untuk
boleh digunakan menolak
sendirian pada 9. Benar
depresi atau pengkajian.
ansietas dengan 10. Benar
depresi.
evaluasi
11. Benar reaksi
terhadap
makanan
12. Benar reaksi
dengan obat
lain